-->

Jumat, 21 Oktober 2022

Jumardin Main Sedotan Kini Diamankan di Polsek Keera

Poto Jumardin tersangka pencurian solar dengan cara menyedot tangki mobil truk yang sedang parkir.

Sigapnews.com,Wajo - Dipimpin Kapolsek Keera Iptu Muhammad Hatta SH bersama Personil berhasil mengamankan warga desa Padangloang,Kecamatan Pitumpanua bernama Jumardin (35).

Jumardin diamankan oleh Polsek Keera karena diduga pelaku melakukan pencurian di Desa Inrello Kecamatan Keera,Kabupaten Wajo,Selasa 18 Oktober 2022,lalu sekitar pukul 04.00 Wita dini hari.

Kasat Reskrim Polres Wajo AKP Teodorus lcheal Setiawan, S.IK MH dihubungi melalui Whatshapnya membenarkan penangkapan diduga pelaku pencurian oleh personil Polsek Keera di Desa Inrello.Diduga pelaku bernama Jumardin berteman mengambil solar didalam tangki mobil truk parkir di pinggir jalan yang sebelumnya dirusak dengan gunakan obeng, setelah itu disedot dengan selang masuk ke jergen.

"Ya betul,telah terjadi tindak pidana pencurian yang diduga dilakukan Jumardin berteman dengan cara pelaku mengambil solar didalam tangki mobil pelapor selaku mobil truk yang sebelumnya dirusak dengan gunakan obeng, setelah itu disedot dengan selang masuk ke jergen,"jelas
AKP Teodorus lcheal Setiawan, S.IK saat dihubungi 21/10/2022.

Sementara Kapolsek Keera Iptu Muhammad Hatta SH menjelaskan secara rinci kronologis kejadian tersebut,sopir truk selaku pelapor sementara istirahat sempat curiga lalu turun dari mobilnya dan menemukan jerigen bersama selang ditangki mobil pelapor kemudian menemukan pelaku berada diatas mobilnya.

"Pelapor selaku sopir mobil saat menemukan dan menyadari tangki mobilnya dirusak dengan mengunakan obeng dan solarnya disedot dengan selang masuk ke jergen oleh pelaku.Pelapor minta bantuan,selanjutnya pelaku ditangkap dan diamankan oleh masyarakat lalu menghubungi Polsek Keera," jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Urban Pitumpanua.

Kemudian pelaku diamankan bersama barang bukti solar dan sebuah mobil Merk WULLING warna merah DD 1759 JT yang digunakan Pelaku dibawa Polsek Keera untuk dilakukan proses selanjutnya.

Saat diamankan dipolsek Keera,diduga pelaku Jumardin berteman setelah diintrogasi mengakui telah melakukan pencurian solar dengan cara merusak pelampung tangki mobil pelapor dengan obeng lalu menyedot solar yang ada ditangki ke jerigen yang telah disiapkan,urainya lebih lanjut.

" Pelaku juga mengakui bahwa sebelumnya melakukan perbuatan tersebut atau pada malam itu juga pelaku berteman terlebih dahulu mengambil solar disalah satu warung di Lalliseng yang tidak dikenal tanpa seijin atau sepengatahuan dengan pemiliknya, ia mengakui mengambil solar tersebut dengan maksud untuk menjual di daerah Siwa,"ungkapnya.

Dan untuk sementara temannya bernama Ardi masih dalam pencarian karena melarikan diri.Akibat kejadian tersebut pelapor mengalami kerusakan pelampung tangki dan kehilangan solar yg ditaksir kerugian sebesar Rp. 3.300.000 (tiga juta tiga ratus tiga puluh ribu rupiah),tutupnya.

^^

Kamis, 13 Oktober 2022

Bersatu Merajut Persaudaraan, Bupati Soppeng Lepas Kirab Pelajar Andalan


Soppeng, Sigapnews.com,- Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak melepas rombongan Kirab Pelajar Andalan Kabupaten Soppeng yang dilaksanakan di Halaman Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Kamis, 13 Oktober 2022.

Ketua Panitia, Naharuddin, S.Pd, M.Pd.I dalam laporannya mengatakan, "Tema Kirab Pelajar Andalan Kab. Soppeng ini yaitu “Soppen Optimis, Soppeng Tangguh Pelajar Unggul” dengan Motto “Bersatu merajut persaudaraan pelajar andalan untuk Soppeng Tangguh”.

Tanggal pergerakan Kirab Pelajar Andalan Kab. Soppeng ini yaitu tanggal 13 s/d 16 Oktober 2022

Kegiatan parade Pelajar Andalan Kabupaten Soppeng ini diikuti oleh 28 sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA/SMK yang mengutus masing-masing siswanya dengan jumlah keseluruhan sebanyak 5910 orang Siswa/Siswi.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menerima risalah ikrar pelajar andalan Sulawesi Selatan dari Pelajar Andalan Kab. Bone ke Pelajar Kab. Soppeng dan selanjutnya untuk diserahkan ke Kabupaten Maros.

Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE dalam sambutannya mengatakan,"Atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh peserta Kirab Pelajar Andalan Kabupaten Soppeng yang akan melaksanakan tugas estafet untuk diserahkan kepada Kabupaten Maros.

Kegiatan ini merupakan suatu kerjasama kita bersama, yang pada hakikatnya kegiatan ini adalah kegiatan Prov. Sulawesi Selatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan ke-353 Tahun, maka seluruh jajaran mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK yang ada di Kabupaten Soppeng diberi tugas oleh Gubernur Sulawesi Selatan untuk melaksanakan kegiatan ini.

"Oleh karena itu, selaku penanggung jawab wilayah saya minta agar dalam melaksanakan kegiatan ini jangan setengah-setengah, karena ini demi nama baik Kabupaten Soppeng, tegas Bupati Andi Kaswadi Razak.

Dikatakannya, "Tujuan kegiatan ini adalah bagaimana memberikan suatu contoh yang baik kepada anak-anak kita semua, apalagi ditengah kondisi dan situasi saat ini yang membutuhkan kebersamaan yang tinggi yang dibuktikan pada hari ini yaitu dengan kerjasama dan kolaborasi antara para Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, seluruh sekolah mulai tingkat SD, SMP, SMA/SMK, Pemerintah daerah dan seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Soppeng mendukung secara total kegiatan ini.

"Semoga apa yang kita lakukan dapat menjadi moment dan tolak ukur bahwa di kab. Soppeng senantiasa selalu siap menghadapi segala sesuatu yang mungkin akan terjadi termasuk dalam menghadapi krisis global yang terjadi saat ini di Indonesia khususnya di Kabupaten Soppeng.

"Karena ini adalah salah satu upaya untuk menguji dan melihat kebersamaan kita sehingga hari ini kita bisa buktikan bahwa strategi dalam mengahdapi segala sesuatunya akan mudah apabila dihadapi dengan kebersamaan, Pungkas Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak.


Acara dilanjutkan dengan pelepasan peserta Kirab Pelajar Andalan ini yang ditandainya dengan pengibasan Bendera Star oleh Bupati Soppeng turut didampingi Wakil Bupati Soppeng, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, para anggota forkopimda, ketua pengadilan negeri watansoppeng, ketua pengadilan agama watansoppeng, Sekretaris Daerah Kab. Soppeng, para kepada SKPD dan para Kepala Sekolah se Kab. Soppeng.


Selanjutnya Bupati Soppeng bersama Wakil Bupati Soppeng, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, para Anggota Forkopimda dan tamu undangan lainnya ikut dalam rombongan parade Kirab Pelajar Andalan ini hingga ke garis finish.

Adapun rute yang dilalui yaitu star dari Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Jln. Kemakmuran, Cikke'e, Salotungo, dan finish di Lolloe tepatnya di gerbang batas kota.

Published : Edil Rauf

Kamis, 06 Oktober 2022

Kepala BPPSDMP Sebut P4S Jadi Garda Terdepan Atasi Krisis Pangan Global


Gowa, Sigapnews.com,- Di tengah sejumlah ancaman yang membayangi pertanian, peran P4S dinilai sangat penting, oleh sebab itu, Kementerian Pertanian menggenjot potensi P4S sebagai pembaharu pertanian di perdesaan.


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, P4S memiliki peran untuk mendukung pembangunan pertanian.


“Pembangunan pertanian yang kita lakukan, dimulai dari desa. Oleh karena itu, kita memaksimalkan peran P4S sebagai pembaharu perdesaan,” katanya.


Mentan pun berharap P4S bisa menghadirkan inovasi-inovasi yang dibutuhkan pertanian.


Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, saat membuka Pelatihan Manajemen Bagi Pengelola P4S Wilayah READSI, di Gowa, Kamis (6/10/2022)


“Tahun 2022 bisa dikatakan sebagai tahunnya P4S. Ada dua alasan untuk mendukung itu. Pertama, saat pelaksanaan Fornas pada pekan lalu yang sukses diselenggarakan di Bali telah menghasilkan Ketua dan Pengurus FK P4S Nasional yang baru setelah selama ini tertunda beberapa tahun,” tuturnya.


Kedua, lanjut Dedi, tahun depan sejumlah P4S akan menjadi sasaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk menu Pertanian Presisi dan Regeneratif.


Pria yang sering disapa Prof Dedi itu menambahkan bahwa, selain itu peran P4S menjadi sangat penting bila dikaitkan dengan 3 tantangan dan ancaman utama sektor pertanian saat ini, yaitu pasca pandemi Covid-19, perubahan iklim, dan tekanan geopolitik Rusia-Ukraina.


“Akibat dampak dari covid 19, perubahan iklim atau climate change serta perang Rusia dan Ukraina mengakibatkan menurunya produksi dan produktivitas pangan global secara signifikan.


"Sedangkan permintaan bahan pangan terus meningkat mengakibatnya harga komunitas pangan melejit”, ujarnya.


“Ketidakpastian ini perlu disikapi dengan upaya peningkatan produksi dan produktivitas pada subsektor budidaya dengan menerapkan konsep efisiensi dan konservasi lingkungan,” terangnya.


Menurutnya ada tiga jurus jitu mengatasinya. “Yang pertama Kendalikan inflasi terutama pada komoditas pertanian.


"Kendalikan produksi, olahan dan distribusinya.


"Yang kedua lakukan substitusi pangan impor ke pangan lokal mengingat harga pangan impor semakin tinggi. Dan yang ketiga Genjot ekspor”, tutur Dedi.


Ditambahkan Dedi melihat kondisi ini yang paling penting, bagaimana P4S menjadi garda terdepan mengatasi krisis pangan global.

“Tentunya ada amunisi yang perlu kalian pegang yaitu impelmantasikan smart farming dan manfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)”, katanya.



Sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis, P4S diharapkan menjadi pembaharu perdesaan dalam upaya untuk meningkatkan ketersediaan pangan lokal melalui pemanfaatan teknologi smart farming dan penumbuhkembangan petani millenial.


“P4S harus menjadi pelopor dan agen. P4S menjadi andalan, harapan dan masa depan pembangunan pertanian kita.


"Untuk itu P4S juga diharapkan dapat berfungsi sebagai klinik agribisnis (KIA) bagi petani/pelaku usaha di sekitarnya dalam mendukung Program TANI AKUR yang memberikan referensi dan pendampingan dalam akses KUR,” katanya.


Kemudian menurutnya, kelembagaan P4S berfungsi untuk mempercepat penyebaran informasi teknologi di bidang pertanian.


“Oleh karena itu melalui pelatihan ini, saya berharap dapat dihasilkan pengelola P4S yang mampu mengelola P4S dengan baik, mampu merancang dan melaksanakan pelatihan dan permagangan, serta mampu membangun jejaring kemitraan dan negosiasi dengan semua stakeholder baik pemerintah maupun swasta,” ujar Prof Dedi.


Sementara Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangakaluku, Muhammad Sidiq menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengelola P4S dalam merancang, melaksanakan pelatihan permagangan, jejaring kemitraan dan negosiasi serta manajemen pengelolaan P4S.


“Pelatihan Manajemen bagi Pengelola P4S akan dilaksanakan secara offline selama 5 hari, yaitu 5 sampai 10 Oktober 2022, di Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku,” terangnya.


Target peserta pelatihan yaitu sejumlah 60 orang pengelola P4S di wilayah Program READSI dari 4 provinsi yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo yang akan difasilitasi oleh fasilitator pelatihan dari Praktisi/Akademisi dan Widyaiswara BBPP Batangkaluku.


(Red/**)

Kamis, 22 September 2022

Bantu Warga Peroleh Pangan Murah, Dinas TPHPKP Soppeng Gelar Bazar Hasil Pertanian


Soppeng, Sigapnews.com, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Soppeng bekerjasama dengan Bulog Kabupaten Soppeng melaksanakan Bazar Pangan Murah yang dilaksanakan di pelataran kantor Bupati Soppeng jalan Salotungo Kelurahan Lalabata Rilau Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Jumat (23/9/2022).

Pasar murah ini sebagai salah satu upaya memberikan ketersediaan dan akses pangan murah bagi masyarakat ditengah kenaikan berbagai harga pangan pokok sekaligus upaya dalam menekan laju inflasi, ujar Sekretaris Dinas TPHPKP Aryadin Arif, SP, M.Si.

Dalam kegiatan ini berbagai produk pangan pokok murah disediakan diantaranya beras, telur, gula, minyak goreng, daging ayam, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit, aneka sayuran lainnya, dan ikan segar serta produk-produk olahan hasil pertanian, ujarnya.

"Berbagai produk pangan segar maupun olahan yang dipasarkan disuplai dari Bulog Soppeng maupun Kelompok-kelompok tani produsen serta kelompok wanita tani maupun kelompok usaha pengolahan hasil pertanian yang ada di Kabupaten Soppeng.

Dari pantauan lapangan, masyarakat sangat antusias dengan kehadiran bazar pangan murah ini, hal tersebut terlihat dari antrian panjang masyarakat untuk membeli bahan pangan murah yang disediakan.

Wakil Bupati Soppeng Ir. H. Lutfi Halide, MP. hadir secara langsung ditengah-tengah masyarakat yang datang ke acara Bazar Pangan Murah tersebut.

Wakil Bupati Soppeng Ir H Lutfi Halide mengungkapkan bahwa, "Dengan adanya Bazar Pangan Murah ini sekaligus promosi pangan lokal di Kabupaten Soppeng, katanya.

Dengan adanya bazar pangan ini tentunya diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memperoleh bahan pangan yang murah, sehat dan bermutu tinggi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang bergizi, seimbang dan aman, tutur mantan Kadis Pertanian Sulsel ini.

Dikatakan pula bahwa, "Kegiatan ini diharapkan untuk terus menjadi agenda rutin yang dilaksanakan melalui Bidang Ketahanan Pangan Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng, pungkas Wakil Bupati Soppeng Ir Lutfi Halide MP.

(Red/Edil Rauf)

Selasa, 20 September 2022

Andi Seto Gadista Asapa Responsif dan Merakyat, Dinanti Lanjutkan Dua Periode



Sinjai,Sigapnews.com,-Andi Seto Gadista Asapa merupakan sosok pemimpin bersahaja. Dia resmi memimpin Bumi Panrita Kita, sebutan Daerah Kabupaten Sinjai sejak tahun 2018 ( periode pertama).

Selain, Enerjik, dan gesit menonjolkan sejumlah potensi produk kerja cerdas sejak memimpin pemerintahan di kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Andi Seto juga patut disebut responsif dan merakyat.

Sejumlah perogram telah terbukti seperti dunia usaha mikro kecil dan menengah UMKM, Pariwisata, Pendidikan, kesehatan, pertanian, Peternakan, dan masih banyak program kerja cerdas lainnya, demikian ungkapan Muhammad Said salah satu warga kabupaten Sinjai.

Said menyebut berdasarkan data hasil survei sejak beberapa bulan terakhir, meliputi sejumlah wilayah kecamatan di kabupaten Sinjai "kepemimpinan ASA, sapaan singkat Andi Seto Gadista Asapa lebih lanjut di periode kedua dominan dinanti warga meluas.

Hasil wawancara survei menjadi acuan "Dinda" imbuh said.

warga masyarakat banyak mengaku kagum dengan kiprah kepemimpinan putra mantan Bupati Sinjai dua periode berturut-turut Andi Rudiyanto Asapa (Alm-red).

Ditanya mengapa dirinya melakukan survei.

Said, menjawab ini adalah bentuk partisipasi selaku warga masyarakat Sinjai sekaligus penggiat dunia pers. Artinya "konstribusi sosial".

"Saya rasa sah-sah saja kalau saya melakukan survei. Dan hasilnya banyak warga berharap Andi Seto dapat melanjutkan periode kedua", tutur Said

Pemilihan Bupati Sinjai periode berikut, said menyebut tahun depan pesta demokrasi tersebut digelar, pasca masa jabatan Andi Seto Gadista Asapa dinyatakan berakhir pada periode 2018-2023.

mudahan, Seto senantiasa "sukses" menyelesaikan periode pertamanya, dan akan melaju di jabatan periode kedua", demikian perediksi berdasarkan surve Versi hasil wawancara Muhammad Said.

Penulis :Pimred Sniperjurnalis.com (Supriadi Buraerah).

Sabtu, 17 September 2022

Pengurus dan Panitia Milad MW KAHMI SULAWESI SELATAN kunjungan ke Tribun Timur Makassar


Pengurus dan Panitia Milad MW KAHMI SULAWESI SELATAN melakukan kunjungan media ke Tribun Timur Makassar.

Sigapnews.com,Sulsel - Dalam rangka Milad KAHMI 56, yang bertepatan pada hari ini Sabtu tanggal 17 September 2022, Pengurus dan Panitia Milad MW KAHMI SULAWESI SELATAN melakukan kunjungan media ke Tribun Timur Makassar. 

Hadir dalam kunjungan tersebut Presidium Ir. Fadriaty yang akrab disapa Kak Enceng dan Prof. Mustari Mustafa bersama Hidayah Muhallim Sekretaris Umum MW KAHMI SULSEL. Sejumlah jajaran Panitia Pelaksana Milad KAHMI ke 56 yang diwakili oleh Drg. Ardiansyah S. Pawinru (Ketua Panitia), Dr. Rosnaini Daga (Sekretaris Panitia), Drg. Ita Lestari Anwar (Bendahara Panitia) turut hadir dalam
Kunjungan tersebut dan diterima langsung oleh jajaran redaksi Tribun Timur yang diwakili oleh Ronald Ngantung (Vice Editor In Chief).

Kunjungan silaturahmi ini sekaligus untuk menjalin hubungan yang lebih akrab dengan awak media Tribun Timur Makassar.

Ketua Panitia Milad MW KAHMI Sulawesi Selatan, drg. Ardiansyah S. Pawinru memaparkan beberapa rangkaian kegiatan Milad KAHMI ke 56 ini antara lain Jalan Sehat Akbar yang mengundang seluruh warga dan pengurus Majelid Daerah KAHMI se-Sulawesi Selatan dan Bakti Sosial Kesehatan serta diskusi publik yang sedianya dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2022 di Jalan Boulevard, Kec. Panakkukang, Kota Makassar.

Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan, Prof. Mustari Mustafa mengatakan bahwa MW KAHMI Sulsel kedepannya akan bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder termasuk media. Demikian halnya dengan Ibu Fadriaty yang menegaskan bahwa Milad KAHMI ke 56 akan menjadi momentum yang sangat baik bagi KAHMI Sulsel untuk membangun sinergitas dan kolaborasi dengan segala stakeholder demi pembangunan dan kemajuan bangsa terkhusus Provinsi Sulawesi Selatan.

Senada dengan itu Hidayah Muhallim, Sekretaris Umum MW KAHMI menaruh harapan besar bahwa Kahmi sangat bisa memaksimalkan kontribusi dan mendayagunakan segala potensi yang dimilikinya untuk kemajuan dan pembangunan bangsa terutama di Sulawesi Selatan sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab sosialnya.

Diakhir pertemuan Ronald Ngantung, wakil pimpinan redaksi Tribun Timur memberi pesan positif bahwa "pencapaian KAHMI sebelumnya harus bisa lebih ditingkatkan sejak hari ini. Disrupsi teknologi dan percepatan informasi menjadi peluang dan tantangan yang harus dihadapi dengan intelektualitas dan mesti bisa bersinergi dengan pihak-pihak serta organisasi-organisasi lain, kuncinya sambil mengucapkan "Selamat Milad Kahmi ke-56" dan teruslah berkarya". (*)

Rabu, 14 September 2022

Dukung Ketahanan Pangan Pemerintah Masa Depan, Murid SD Belajar Pertanian di BBPP Batangkaluku


Gowa, Sigapnews.com,-Puluhan murid Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Fikri Makassar melakukan kunjungan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Gowa. Rabu. 14/09.

Sebanyak 77 Murid-Murid kelas I dan III ini terlihat gembira berlari kesana kemari melihat tanaman yang berjejer di jalan masuk BBPP Batangkaluku seakan menyambut mereka.

Bermain sambil belajar mengenai tanaman menjadikan murid cepat mengerti jenis tanaman yang di jelaskan pendamping BBPP Batangkaluku.

Tema pembelajaran kali ini menyangkut pengenalan berbagai macam jenis sayuran seperti sayur Pakcoy sayuran Hijau yang Kaya Manfaat, memanen sawi, kacang panjang serta murid-murid juga menanam jagung secara langsung di lahan BBPP Batangkaluku.

Guru pendamping Sumarni mengatakan Kegiatan ini sudah direncanakan jauh sehari sebelumnya, namun bisa terlaksana sekarang, terangnya.

"Salah tujuan kegiatan ini adalah untuk memupuk sejak dini kecintaan terhadap pertanian, karena mengenalkan dan mengedukasi anak tentang alam juga penting, tandasnya.

“Selain itu kunjungan ini juga bertujuan agar murid-murid lebih mengenal alam lingkungan sekitar mereka.

"Khususnya, pertanian mengenalkan mereka sejak dini, karena masih banyak murid belum mengerti mengenai jenis tanaman sayur dan buah,” jelas Sumarni.

Dirinya berharap kedepannya agar murid-murid bisa mencintai dan melindungi tanaman, ungkapnya.


Sementara itu, Resky Yulianti Widyaiswara BBPP Batangkaluku mengatakan, " Pengenalan dan edukasi pertanian memang sebaiknya diterapkan sejak dini, sehingga memunculkan kecintaan anak - anak terhadap pertanian, mengingat mereka adalah generasi penerus pembangunan pertanian, tuturnya.

“Kegiatan menanam langsung seperti ini akan mengajarkan banyak hal serta membentuk karakter penting pada anak mulai dari kedisiplinan, kesabaran, hingga bagaimana kita harus kerja keras untuk menghasilkan sesuatu yang diharapkan” ungkap Rezky.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong materi pertanian ditanamkan sejak dini kepada masyarakat. Ia ingin materi pertanian masuk dalam pelajaran di sekolah.

Ia menilai memperkenalkan pertanian kepada siswa akan mendukung program ketahanan pangan pemerintah di masa depan.

"Pengetahuan tentang pertanian bisa menjadi skill bagi anak-anak, bukan hanya hidupnya tapi juga masa depannya," kata Syahrul.

Senada dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi menjelaskan, seluruh kegiatan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan akan mendukung penumbuhan pertanian milenial, salah satunya pertanian masuk sekolah.

(tim humas bbpp-bk/AL-Ilhm)

Sabtu, 10 September 2022

Mentan SYL Bahas Kekuatan Nalar dan Gengsi Kultural Wujudkan Unhas di KTI Jadi Pilar Menuju Indonesia Maju Modern Ditengah Krisis


Makassar, Sigapenews.com ,-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta perguruan tinggi untuk ikut merespons persoalan pangan yang menjadi krisis dalam beberapa waktu terakhir.

Mentan SYL mengatakan, perguruan tinggi mesti menciptakan ekosistem bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi, ikut mendorong percepatan hilirisasi pertanian.

Hal itu diungkapkan saat melakukan orasi ilmiah di acara Dies Natalis Universitas Hasanuddin (Unhas) ke-66 dengan judul Menjaga Kekuatan Nalar dan Gengsi Kultural, Mewujudkan Unhas di Kawasan Timur Indonesia (KTI) Menjadi Pilar Menuju Indonesia Maju, Mandiri dan Modern di Tengah Krisis Global yang dilangsungkan mulai pukul 09.00 Wita di Gedung Baruga A.P. Pettarani, Kampus Tamalanrea, Makassar, dan terhubung secara daring melalui zoom meeting dan youtobe Unhas, Sabtu (10/09)..

Dalam kesempatan itu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa nalar merupakan basis kekuatan sebuah perguruan tinggi termasuk Universitas hasanuddin.

"Perguruan tinggi seperti Unhas diisi oleh insan akademik yang berkualifikasi tinggi.

"Kekuatan nalar bermakna sebagai kekuatan untuk melihat suatu realitas dalam basis kebenaran ilmiah.

"Kebenaran ini menurut SYL adalah kaidah koherensi, korespondensi dan pragmatis,. katanya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa, "Salah satu tanggungjawab perguruan tinggi adalah membangun dan menghasilkan benih nalar yang paripurna.

"Nalar yang paripurna hadir dari hati yang bersih dan memiliki idealisme kuat dan mendasar.

"Perguruan tinggi harus menjadi pengemudi yang menumbuhkan visi dan misi sosial sebagai landasan kehidupan masyarakat.

Selain kemampuan nalar, SYL juga menekankan pada penguatan kebudayaan.

Ia menjelaskan, masyarakat Sulsel yang merupakan lingkungan terdekat Unhas memiliki sistem nilai dan norma atau karakter budaya yang menjadikannya disegani oleh suku bangsa lain di Indonesia, bahkan dunia.

Pada tantangan yang semakin berat, SYL menyakini Unhas mampu tampil membangkitkan kekuatan nalar dan gengsi kultural sebagai landasan menuju Indonesia maju, mandiri dan modern guna menjawab tantangan global.

"Unhas sebagai perguruan tinggi pada kawasan timur Indonesia telah menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang terbukti mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas dengan bingkai akademi intelektual mumpuni.

"Unhas juga telah berkiprah melahirkan sosok yang mempunyai kemampuan berkiprah memajukan ekonomi dan menata politik kebangsaan," jelas SYL.

Menurutnya, banyak SDM pada kawasan timur Indonesia yang mampu mengisi posisi strategi nasional.

"Hal ini terlihat dari memimpinnya di lembaga tinggi negara, bahkan menteri hingga presiden dan wakil presiden.

"Dengan berbagai potensi akademik, inovasi dan infrastruktur yang dimiliki, Unhas sebagai pendidikan tinggi terkemuka mampu mewarnai KTI menjadi salah satu penopang utama pembangunan nasional wilayah timur, sebut SYL.

Mentan SYL menegaskan bahwa, "Dalam menghadapi krisis global yang berdampak langsung pada pangan, telah melakukan sejumlah mitigasi dan beberapa bentuk upaya guna mengurangi bahkan menghapus kemungkinan kerugian yang akan terjadi akibat krisis.

"Salah satunya terus mendorong tumbuhnya peningkatan kemampuan adaptasi staf Kementan dan masyarakat luas, terutama petani, agar adaptif dengan perubahan lingkungan yang ada.

"Untuk itu pendekatan yang saya gunakan adalah melalui penguatan jejaring kerja (network,- red) dan kolaborasi.

"Penguatan jejaring kerja (network) dengan pemangku kepentingan, melibatkan semua komponen antara lain pemerintah daerah, swasta, BUMN, UMKM, pelaku usaha pangan dan pertanian lainnya bahkan lembaga pembiayaan dan lembaga pendidikan untuk penguatan ekosistem pangan dan pertanian," katanya.

"Oleh karena itu, penting kita dorong perguruan tinggi untuk membentuk Badan Usaha Pertanian Kampus.

"Badan usaha ini diharapkan dapat memperpendek rantai pasok komoditi pangan sekaligus instrumen penguatan ekosistem pangan dan pertanian.

"Program KUR akan menjadi pilihan bagi badan-badan ini untuk permodalannya," tuturnya.

Mentan SYL menuturkan ke depan tantangan pembangunan pertanian makin besar, sebab sudah terjadi di berbagai negara, yakni terjadi kenaikan harga energi, pupuk, gangguan iklim global dan kebijakan pembatasan ekspor negara eksportir makin meningkatkan risiko tersebut.

"Hal itu untuk mengantisipasi agar ancaman krisis pangan tidak terjadi di Indonesia, tandasnya.

Ditempat terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menyampaikan bahwa dalam kondisi apapun pertanian tidak boleh bermasalah, pertanian tidak boleh berhenti, katanya.

"Oleh sebab itu, petani dan penyuluh selalu turun ke lapangan untuk memastikan produksi pertanian bisa tetap berjalan.

"Penyedia sentral pangan telah melakukan restriksi, beberapa negara mengalami inflasi dan harga beberapa komoditas pangan yang melejit.

"Tidak itu saja, tingkat inflasi luar biasa. Kondisi saat ini menuntut kerja yang luar biasa," ujar Dedi.

"Kita harapkan dapat saling bersinergi dengan konsep pentahelix atau multipihak, termasuk perguruan tinggi, badan atau pelaku usaha, pemerintah, akademisi, serta masyarakat, dalam menciptakan lumbung pangan baru dan mencapai ketahanan pangan nasional, Pungkas Dedi.

Penta helix merupakan perluasan dari strategi triple helix dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat maupun lembaga-lembaga non profit dalam rangka mewujudkan inovasi.

Melalui kolaborasi sinergis tersebut diharapkan terwujud suatu inovasi yang didukung oleh berbagai sumberdaya yang berinteraksi secara sinergis.

(Tim humas bbpp-bk/ Ilham. AL)
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved