-->

Rabu, 05 Januari 2022

Wabup dan Kapolres Soppeng Ikuti Zoom Meeting, Kapolri Sampaikan Pesan Yang Harus Diketahui

Wabup Soppeng Lutfi Halide dan Kapolres Soppeng AKBP Moh Roni Mostafa (Ist).

Soppeng, Sigapnews.com,-Kapolres Soppeng Akbp Mohammad Roni Mustofa, SIK, MIK bersama Wakil Bupati Soppeng Ir H Lutfi Halide, MP menghadiri Zoom Meeting launching Akselerasi Vaksinasi merdeka Anak di Media Center penanganan Covid - 19 Kabupaten Soppeng yang dilaksanakan oleh Mabes Polri di SDN Mangga Dua Jakpus Wilayah Polda Metro Jaya, Rabu 05 Januari 2022.


Akselerasi Vaksinasi merdeka anak yang dilaksanakan menyasar para anak usia 6 hingga 11 tahun sesuai Instruksi Presiden RI terkait percepatan Herd Imunity bagi semua penduduk Indonesia dan mencegah penyebaran Covid - 19.

Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan percepatan vaksinasi terhadap anak digelar sebagaimana tindaklanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin agar anak-anak Indonesia mendapatkan perlindungan dari ancaman virus Covid-19.

Apalagi saat ini, muncul varian baru Omicron yang sudah menyebar ke ratusan negara termasuk Indonesia.

Beberapa waktu lalu Pak Presiden sudah mulai melaksanakan vaksinasi anak-anak, dan hari ini menjadi tekad kita dimana kebijakan dan perintah dari pak Presiden ini bisa kita lakukan percepatan, karena kita lihat semakin hari dampak dari varian Omicron cukup mengkhawatirkan," ujar Sigit.

Varian Omicron, kata Sigit, bisa bertransmisi dan menjangkit seseorang yang sudah divaksin.

Meskipun dampaknya sangat ringan bagi yang sudah divaksin, katanya.

Untuk itu, ia menegaskan percepatan vaksinasi khususnya bagi anak-anak, mau tak mau harus dilakukan, agar tak terjadi fatalitas jika terpapar varian Omicron, jelasnya.

Apalagi, lanjut Sigit, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dibuka 100 persen, sehingga percepatan vaksinasi wajib dilakukan untuk melindungi anak-anak Indonesia, imbuhnya.

Jenderal Sigit menuturkan bahwa kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen merupakan kebutuhan penting untuk anak-anak, sebab selama hampir dua tahun pandemi, anak-anak kehilangan waktu belajar yang efektif karena pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh.

"Jadi ini tentunya tantangan bagi kita bagaimana setelah PTM kita buka dan lancar, namun disisi lain anak-anak terlindungi karena sudah vaksin dan tentunya bagaimana kemudian kegiatan ini (PTM) bisa kita jaga agar tak memunculkan klaster," terang Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dan bersama-sama menghadapi varian Omicron.

Dia menyebut, Beberapa hal yang dilakukan yakni dengan memperkuat pos-pos masuk negara, memperketat protokol kesehatan hingga percepatan vaksinasi, terangnya.


Dalam pelaksanaan vaksinasi anak-anak, Jenderal Listyo Sigit meminta seluruh provinsi dapat mempercepatnya, sebab, vaksinasi adalah upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari serangan virus Covid-19.

"Anak-anak kita adalah generasi yang mengisi posisi penting di tahun 2045 karena tahun 2030 kita memiliki potensi 60 persen masyarakat kita berada di usia produktif, tandasnya.

"Untuk bisa mempersiapkan SDM unggul, mau tak mau anak-anak kita harus kita jaga dari risiko terkait munculnya varian baru atau varian-varian yg nanti muncul.

"Yang kita lakukan salah satunya memberikan kekebalan imunitas dengan vaksin," katanya.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten itu mengapresiasi kerja keras rekan-rekan baik tenaga kesehatan, tenaga pengawas prokes dan tenaga vaksinator yang telah menjaga angka Covid-19 masih bisa terkendali.

Namun, ia juga meminta semua pihak waspada dan tak boleh lengah dengan capaian penekanan laju Covid-19 yang saat ini sudah baik.

Untuk itu, jenderal bintang empat ini meminta penguatan protokol kesehatan, penegakan 3M khususnya pemakaian masker dan melakukan akselerasi vaksinasi tetap terus dilakukan.

"Perkuat prokes, penegakan 3M khususnya memakai masker dan melakukan akselerasi vaksinasi ini kunci upaya kita untuk betul-betul bisa mengendalikan Covid-19," pungkas Sigit.

Turut hadir dalam kegiatan Wakapolres Soppeng Kompol H Muhiddin Yunus, SH, MH, Hj. Awaliyah Ketua Forum Komunikasi pengawas Sekolah SMA dan SMK se Kabupaten Soppeng, Azis Achmad Kabib Pembinaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng serta Vaksinator Pemerintah Kab. Soppeng dan para PJU Polres Soppeng.


(Red/Humaspol Ali).

Sabtu, 04 Desember 2021

Berkunjung ke Istiqlal Jakarta, Ini Yang Akan Dilakukan BKPRMI Kaimana Untuk Membina Pemuda dan Remaja Jadi Ulama



Jakarta, Sigapnews.com,-Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Kaimana silaturahmi sekaligus membahas agenda strategis dan akurat dalam pembinaan remaja masjid bersama pengurus Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) Jakarta Pusat. (02/12/2021).

Rombongan BKPRMI Kaimana diterima sebagai tamu khusus oleh Wakil Kepala Bidang Diklat Pendidikan dan Pelatihan Mulawarman Hannase di Kantor Sekretariat BPMI Jl. Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat.

Mulawarman Hannase menyambut baik kedatangan BKPRMI Kaimana di Kantor BPMI yang membidangi Pendidikan dan Pelatihan.

"Selamat datang kepada rombongan BKPRMI Kaimana, saya berharap pertemuan ini akan membawa manfaat untuk kita semua, khususnya kepada pemuda dan remaja masjid yang ada di Kaimana" Ucap Wakil Kepala Bidang Diklat Pendidikan dan Pelatihan BPMI.

"Masjid Istiqlal memiliki banyak program pembinaan umat, meliputi semua aspek jasmani maupun rohani, kami siap menerima BKPRMI Kaimana jika ingin melakukan Study Banding, untuk membuka wawasan dan pengetahuan dalam pengelolahan Masjid yang relevan dengan perkembangan zaman" Ungkap MH

Mulawarman menambahkan "Masjid bukan hanya tempat untuk mengelola aspek rohani tapi sangat penting untuk melihat peran jasmani dalam mewujudkan ibadah yang baik"

"Pihak pengelola Masjid Besar Istiqlal Jakarta sejauh ini sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah instansi di beberapa daerah yang ada di Indonesia, namun untuk Papua sendiri memang belum ada, olehnya itu kami berharap BKPRMI Kaimana siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk ikut serta dalam program Pendidikan Kader Ulama (PKU) Istiqlal, dalam rangka mewujudkan dan melahirkan generasi Ulama handal, dan Kami siap menjalin kerjasama tersebut"

"Kaimana bisa menjadi pintu masuknya Pendidikan Kader Ulama yang ada di Papua, khususnya Papua Barat" tutup Mulawarman.

Ketum BKPRMI Kaimana, Slamet Laway menyatakan kesediaanya membangun kerjasama dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal untuk masa depan ummat kedepannya.

"Pembinaan Pemuda dan Remaja di masing-masing Masjid Khususnya yang ada dikaimana, itu menjadi tanggung jawab besar BKPRMI untuk melakukan pembinaan berupa pendidikan dan pelatihan" ungkap Slamet

Imbuhnya "Dengan membangun kerja sama dalam Pendidikan Kader Ulama Istiqlal, tentu akan mencetak Ulama Ulama handal di tanah Papua, Khususnya dikabupaten Kaimana"

Pertemuan ini ditutup dengan Safari Keliling melihat Infrastruktur pengelolaan Masjid Istiqlal yang didampingi langsung oleh Wakil Kepala Bidang Diklat Pendidikan dan Pelatihan BPMI Mulawarman Hannase.

Rabu, 01 Desember 2021

Evaluasi Purnawidya Pasca Pelatihan, Cara Kementan Perbaiki Sistem Peningkatan SDM


Gowa (Sulsel), Sigapnews.com,-Menjelang penghujung tahun 2021, BBPP Batangkaluku melaksanakan evaluasi pasca pelatihan untuk alumni (Purnawidya) pada pelatihan yang telah dilaksanakan di waktu lalu. 

Tujuannya untuk melihat sejauhmana tingkat efektivitas pelatihan yang sudah diadakan serta sejauhmana tingkat penerapan hasil pelatihan dan menggali informasi apakah pelatihan yang telah diikuti oleh purnawidya memberikan dampak terhadap kinerja penyuluh  yang dilaksanakan oleh purnawidya maupun masyarakat sekitarnya. 

Selain itu, juga ingin dilihat apakah dampak pelatihan dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap kemajuan kinerja penyuluh pertanian dalam menjalankan tupoksinya di wilayah kerjanya. 

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian. SDM pertanian merupakan komponen penting dalam peningkatan produksi pertanian Nasional.

“Salah satu fokus kita adalah meningkatkan kualitas SDM. Dengan SDM yang berkualitas tersebut, kita akan meningkatkan pertanian,” ujar Mentan Syahrul. 

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa BPPSDMP berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian. 

“Itu berarti segala sesuatu yang terkait peningkatan kapasitas SDM merupakan tugas BPPSDMP, " ujar Dedi Nursyamsi. 

Dedi menjelaskan tentang tiga pilar dalam peningkatan SDM pertanian. “Pilar pertama adalah penyuluhan, pilar kedua pelatihan dan pilar yang ketiga adalah Pendidikan dan semua harus berjalan seiring dan seimbang, tiga pilar yang mengemban tugas peningkatan SDM pertanian ini untuk peningkatan produktifitas”, jelasnya. 


Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati dalam Pembukaan Serentak Evaluasi Pasca Pelatihan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Provinsi Sulawesi Selatan (01/12/2021) menjelaskan petani dan penyuluh dapat meningkatkan kompetensinya melalui berbagai metode, salah satunya mengikuti kegiatan online yang diselenggarakan oleh BPPSDMP yaitu Bertani on Cloud (BOC), MENTAN sapa Petani dan Penyuluh Pertanian (MSPP) serta Ngobrol Asyik Penyuluhan (Ngobras). 

“Evaluasi pasca pelatihan ini merupakan wujud peningkatan kualitas pelatihan pertanian yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian. 

Hasil evaluasi ini akan menjadi masukan dan rekomendasi dalam pelaksanaan pelatihan pertanian tahun 2022.” Ungkap Leli.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Sabir menjelasakan Evaluasi Pasca Pelatihan PEN Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan pada 5 kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Bone, Kabupaten Luwu, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Gowa. Rabu (2/12/2021) 

Evaluasi Pasca Pelatihan pada tahap ini dilaksanakan selama dua hari ( 1 s/d 2 November 2021) dan diikuti oleh 800 orang purnawidya beserta atasan langsung. 

Sabir berharap kegiatan pasca pelatihan ini berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diinginkan bersama sehingga nanti sistem penyelenggaraan pelatihan kedepannya lebih baik lagi.

(Tim Humas BBPP-BK)

Minggu, 28 November 2021

Mentan SYL Hadir di Gowa Jalin Kerjasama Pembangunan Kawasan Jagung


Gowa (Sulsel), Sigapnews.com,-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan membangun kawasan budidaya jagung seluas 1.200 hektar yang berlokasi Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa untuk mendukung ketahanan stok jagung nasional dan bahkan ditargetkan ekspor.

Oleh karena itu, pembangunan kawasan jagung ini digarap secara serius melalui bimbingan teknis yang intensif dan hingga membangun industri pengolahan agar petani mendapatkan tambahan nilai ekonomi yang tinggi.

"Menindaklanjuti perintah Bapak Presiden Jokowi untuk menyiapkan upaya-upaya optimalisasi ketersediaan pangan di tahun 2022 nanti dan lebih khusus lagi ketersediaan jagung dalam negeri maupun kelebihanya untuk ekspor, oleh karena itu saya bersama Bupati Gowa merencanakan kawasan jagung 1.200 hektar. Ini dilakukan dalam regulasi maksimum untuk melakukan akselerasi jagung," ujar Mentan SYL pada acara panen jagung dengan produktivitas 6 ton perhektar bersama Bupati Gowa di Desa Katangka, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa pada hamparan seluas 250 hektar, Minggu (28/11/2021).

Mantan Gubernur dua periode ini menjelaskan langkah nyata yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pengembangan kawasan jagung seluas 1.200 tersebut yakni mulai dari menyediakan sarana penanganan budidaya, pasca panen, dan produk olahan turunan jagung. Kabupaten Gowa sendiri merupakan daerah penghasil jagung, dimana di semua kecamatan terdapat lahan jagung, namun khusus kawasan jagung 1.200 hektar ini diarahkan untuk menghasilkan jagung dengan kualitas tertentu.

"Jika kebutuhan nasional terpenuhi, nanti kita lakukan ekspor, sama halnya dilakukan di daerah lainnya. Oleh karena itu, ini upaya yang maksimal bersama Bupati Gowa untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut SYL menjelaskan pembangunan kawasan jagung merupakan contoh pengembangan kawasan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Upaya nyata yang dilakukan yakni melakukan intervensi peningkatan indeks pertanaman, bimbingan teknis dan memperbaiki sarana produksi yang digunakan petani.

"Kita berharap tidak hanya untuk komoditas jagung, tapi juga komoditas lainnya yang bisa mendukung akselerasi penyediaan pangan. Dan pengembangan kawasan seperti ini tentu tidak hanya di Gowa ini kami lakukan, tapi juga sudah dilakukan di daerah lainnya sehingga ketersediaan jagung kita aman, bahkan ada kelebihan kita lakukan ekspor," tegasnya.

"Intervensi lainnya yang lebih pentingnya adalah kami siapkan dana KUR. Tahun ini dana KUR sektor pertanian Rp 78 triliun. Petani di Bontonompo dan umumnya Kabupaten kami bantu dapatkan KUR Rp 10 sampai 50 juta tanpa agunan. Tentu peningkatan pinjaman berdasarkan kinerjanya bertahap ditingkatkan," kata SYL.

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memberikan apresiasi atas dukungan Kementan untuk pembangunan pertanian Kabupaten Gowa, dimana tahun 2021 ini mendapat total bantuan sebesar Rp 59 miliar. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Gowa siap berkontribusi menjaga ketahanan pangan nasional, salah satunya komoditas jagung berkualitas ekspor dengan pendekatan pembangunan pertanian berbasis teknologi.

"Hari ini kita melaksanakan panen jagung tiada lain ini merupakan wujud kontribusi kabupaten Gowa untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Ini terbukti meskipun di tengah situasi pandemi covid 19 di mana semua daerah mengalami penurunan, Kabupaten Gowa tidak mengalami dampak. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa tetap tumbuh positif meskipun hanya satu persen," ujarnya.

Adnan menegaskan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa ini ditopang oleh kinerja sektor pertanian sebesar 60 persen. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Gowa telah mengagendakan 5 tahun kedepan sampai dengan tahun 2026, di mana program pertanian menjadi salah satu program prioritas.

"Sebab jika kita ingin meningkatkan pendapatan masyarakat maka sektor pertanian tentu menjadi salah satu sektor yang harus menjadi prioritas. Sehingga secara perlahan, teknologi pertanian diperkenalkan kepada petani supaya produksinya bisa lebih meningkat," pungkas Adnan. 

Ditemui juga Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku yang diwakili Sugeng Mulyono Widyaiswara BBPP Batangkaluku mengatakan pihaknya selaku UPT dibawah naungan BPPSDMP siap mendukung program kementerian pertanian dalam hal peningkatan SDM Pertanian melalui pelatihan (Bimbingan Teknis). (Al-Aziz/Yuli N).

Selasa, 23 November 2021

Bersama Mentan SYL, Presiden Jokowi Akui Tanam Jagung di Hamparan Luas Lebih Cepat Pakai Traktor


Jeneponto, Sigapnews.com,-Presiden Jokowi bersama menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menanam jagung bersama para petani di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, 23 November 2021.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengendarai traktor untuk menanam benih jagung.

"Tadi cara, saya juga baru, hari ini saya bisa pegang traktor dan juga sangat mudah sekali. Saya tadi diajari sebentar oleh Pak Menteri Pertanian," ujar Presiden Jokowi selepas menjajal traktor.

Presiden Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 13.38 WITA dengan didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan disambut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Usai meninjau panel, Presiden langsung menuju lahan pertanian bersama sejumlah petani.

Presiden Jokowi pun mulai mendorong alat tanam jagung atau corn planter dan diikuti oleh para petani secara serentak. Uniknya, usai menanam benih jagung sepanjang kurang lebih 100 meter, Presiden menaiki traktor yang telah terparkir di lokasi.

"Tadi kan kita melakukan penanaman dengan planter untuk khusus jagung tapi juga tadi saya mencoba untuk penanaman dengan traktor yang di belakangnya ada planter-nya," ujar Presiden Jokowi.

Traktor berwarna hijau pun melaju perlahan di hamparan lahan. Bersama Menteri Pertanian, Presiden berkeliling satu putaran lahan.

Kepala Negara memandang, pemanfaatan alat mekanis pertanian seperti traktor dibutuhkan jika lahan garapan para petani sangat luas sehingga penanaman bisa lebih efektif.

"Saya kira dua-duanya baik tetapi kalau dalam hamparan yang sangat luas memang yang paling cepat adalah memakai traktor, cepat sekali. 

Saya kira mekanisasi seperti ini juga perlu dikenalkan kepada seluruh petani agar penggunaan alat-alat semiberat seperti ini bisa juga dilakukan," Pungkasnya. (Al-Aziz/Yuli N).

Minggu, 14 November 2021

Menteri Pertanian SYL : Kalau Mau Bangun Papua"Bertanilah", Olah Karena Kalian Pejuang Kemanusiaan


Papua, Sigapnews.com,- Penguatan kapasitas SDM pertanian di wilayah Papua dan Papua Barat digencarkan oleh Kementerian Pertanian. Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan melaksanakan pelatihan bagi petani milenial di Papua dan Papua Barat, 15-23 November 2021

Kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung ketersediaan pangan ini, melibatkan 20 Kabupaten/Kota di Papua dan 18 Kabupaten/Kota di Papua Barat, dengan jumlah peserta lebih dari 1.200 orang

Di Provinsi Papua, pelatihan dilangsungkan di BPTP Papua, BLP Sentani, BPP Sidori, Dishut Biak, Ditan Merauke, Distan Nabire, Polbangtan Merauke, BPP Semangga, Balai Kampung Domande, Diperta, SMK Eca, dan Diperta Yapen.

Sementara di Papua Barat, pelatihan dipusatkan di Polbangtan Manokwari, Dinas Pertanian Kab. Pegaf, Dinas Pertanian Kab. Telbin, Dinas Pertanian Kab. Sorong, Dinas Pertanian Kab. Fakfak dan Dinas Pertanian Kab. Tambrauw.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengatakan Pelatihan Bagi Petani Milenial di Papua Dan Papua Barat Mendukung Ketersediaan Pangan ini luar biasa, apalagi Papua didukung memiliki bumi yang subur.

"Jika kita semua bergerak, maka ketersediaan pangan akan bisa dipenuhi. Namun, kita berharap petani milenial bisa menjadi yang terdepan dalam hal itu. Papua punya bumi yang subur, manfaatkan itu untuk pertanian”, katanya.


Mentan SYL juga menitipkan kepada Gubernur dan Kepala Daerah di Papua dan Papua Barat beserta jajaran untuk lebih memperhatikan Petani Milenial. Dan menegaskan pelatihan ini adalah ‘connecting’ menjadi anak negeri dan pejuang. Satu bulan kita lakukan agenda ‘mixing’, tunjukan hasilnya. Semua Jajaran harus perhatikan anak-anak milenial yang kini menjadi anak-anak Kementan untuk membangun pertanian Papua dan Papua Barat.

“Ini anak-anak saya dan tidak boleh gagal. Ini momentum untuk connecting dan selanjutnya adalah mixing dengan program pertanian lainnya.

"Kalian pejuang kemanusiaan, kalau mau bangun Papua olah pertaniannya, kalian bertanilah dan bangun pertaniannya di tanah Papua ini. Tugas kalian buktikan itu”, tegasnya.


Menurutnya selama pandemi covid-19 bahkan dalam kondisi krisis sekalipun pertumbuhan PDB pertanian yang naik 16.24%, sedangkan ekspor meningkat 15.79% di tahun 2020. Bahkan hingga tahun 2021 meningkat sampai 47, 96%. Sementara Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) meningkat sebesar 105,58 dan Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 105,68.

“Ini artinya pertanian mempunyai peluang besar yang bisa dimanfaatkan. Bertani tidak akan miskin, menjadi Petani itu hebat, dan petani milenial itu luar biasa. Dan Petani harus tangguh, kendalikan alam, produksi pangan untuk kehidupan tambahnya”, tambahnya.

Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan jika pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi (pengetahuan, keterampilan / keahlian dan sikap) petani milenial.

"Khususnya untuk meningkatkan kompetensi petani milenial Papua dan Papua Barat dalam mendukung ketersediaan pangan," katanya.

Dedi menambahkan, pelatihan ini dilaksanakan dengan metode On the Job Training (OJT).

"Yaitu, metode pelatihan yang mengajarkan pengetahuan, keterampilan, kompetensi yang diperlukan oleh penyuluh dan petani langsung di lokasi usaha tani," jelasnya.

Dijelaskannya, materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini antara lain On Farm, Off Farm, Teknologi Pertanian, dan Ekspor, yang disesuaikan dengan kebutuhan dari peserta.

Selain itu ada juga mengenai budidaya, dan kredit usaha rakyat (KUR) agar mereka bisa mengembangkan usahanya dengan bantuan KUR.

"Materi-materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para petani milenial dalam mendesain dan mempromosikan produk unggulan yang dimilikinya, sehingga mampu bersaing dan berkembang di masa yang akan datang," katanya.

Dedi menambahkan, materi akan disampaikan oleh fasilitator yang kompeten di bidangnya, baik dari Widyaiswara, Dosen, Penyuluh, dan Praktisi.

Sedangkan Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar menyampaikan bahwa momentum ini akan di manfaatkan sebaik-baiknya oleh milenial di Papua dan Papua Barat.

“Kami akan mendorong milenial Papua dan Papua Barat untuk berbisnis pertanian terutama dalam komoditas ekspor seperti kopi dan kelapa sawit”, ujar Billy. (Al-Aziz/Yuli N).

Sabtu, 13 November 2021

Kapolri Wujudkan Mimpi Sang Atlet Lompat Galah Peraih Emas PON Jadi Polisi


Jakarta, Sigapnews.com, - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewujudkan mimpi dari Teuku Tegar Abadi seorang atlet Lompat Galah yang telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia baik di internasional maupun nasional. Terbaru, Tegar mendapat medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua.

Atlet asal Tuban, Jawa Timur itu diwujudkan mimpinya untuk menjadi polisi. Dalam hal ini, Sigit memberikan kesempatan Tegar menjadi prajurit Korps Bhayangkara melalui jalur rekrutmen proaktif.

"Ya sudah nanti mas Tegar akan didatangi anggota saya untuk bisa masuk polisi jalur rekrutmen proaktif, karena memang Polri sangat butuh orang-orang yang punya prestasi dan tentunya kita senang kalau memang mas Tegar ikut bergabung di kita," kata Sigit menyampaikan langsung kepada Tegar melalui sambungan video call, Sabtu (13/11/2021).

Tegar pun merasa senang karena mimpinya diwujudkan oleh Kapolri Jenderal Sigit.

Dalam kesempatan itu, Ia menanyakan kepada Kapolri apakah setelah masuk ke dalam institusi Polri, masih bisa diberikan kesempatan untuk terus berlatih sebagai atlet.

Menanggapi pertanyaan itu, Sigit dengan tegas memperbolehkan Tegar untuk terus mengukir prestasi dengan terus berlatih ketika menjadi seorang polisi.

"Saya pastikan bahwa kegiatan mas Tegar akan terus bisa dilanjutkan, dikembangkan, kita pengen mas Tegar bisa jadi polisi tapi juga sekaligus bisa mewakili polisi juga untuk membawa nama institusi di kancah nasional dan internasional.

"Nah itu tentunya kita dukung," ujar mantan Kapolda Banten itu.

Tak berhenti disitu, Sigit juga memastikan kepada Tegar bahwa, tidak perlu khawatir akan dipungut biaya terkait dengan rekrutmen proaktif tersebut.

"Sigit menekankan, semua hal tidak dikenakan biaya.

Jika nanti dalam prosesnya Tegar dimintakan biaya oleh oknum, mantan Kabareskrim Polri itu menegaskan, untuk melaporkan hal itu ke pihak Propam.

Menurutnya, kemampuan dan prestasi adalah hal nomor satu untuk menjadi seorang aparat penegak hukum.

"Iya nih maaf ya pak. Ada biaya tambahan gitu tidak pak? soalnya kan biasanya masuk polisi bayar atau gimana gitu nanti?," tanya Tegar.

"Waduh yang ngomong bohong itu, Jadi saya pastikan masuk polisi tidak ada yang bayar, semua gratis.

"Nanti kalau ada informasi seperti itu bisa dilaporkan ke Propam, nanti kita proses itu oknum.

"Yang jelas untuk masuk polisi semuanya gratis, yang penting punya kemampuan, punya prestasi," jawab Sigit dengan tegas.

Tegar ingin menjadi polisi karena terinspirasi dari sang kakek.

Dia pun ingin meneruskan perjuangan kakeknya.

Akhirnya mimpi tersebut pun kini sudah tercapai berkat niat baik dari Kapolri Sigit.

Sigit pun menyempatkan untuk menyampaikan ucapan selamatnya kepada Tegar, karena telah memecahkan rekor lompat galah.

Sigit juga meminta tegar untuk terus berlatih demi menyongsong persiapan bertanding di Sea Games tahun depan nanti.

Sigit juga mendengarkan cerita keseharian Tegar yang membantu ayahnya berladang menanam jagung dan tomat.

Terkait hal itu, Sigit menyampaikan ke Tegar, saat nanti resmi menjadi polisi, dirinya juga diperbolehkan tetap membantu ayahnya di ladang.

"Nanti kalau sudah jadi polisi masih boleh nanam tomat lagi," imbuh Sigit.

Diakhir percakapan keduanya, Sigit menyatakan nantinya proses rekrutmen proaktif akan diurus oleh jajarannya. Ia meminta kepada Tegar untuk tetap terus latihan dan menjaga kesehatan.

"Oke selamat bergabung nanti ada yang menghubungi. Yang penting tetap jaga kesehatan. Latihan terus. Salam buat orang tua. Matur nuwun nggeh," tutur Sigit.

Usai diwujudkan mimpinya oleh Kapolri, Tegar mengaku senang dan terharu karena telah diberikan kesempatan menjadi seorang polisi yang merupakan mimpi yang sudah lama diinginkannya itu

"Saya juga berterima kasih kepada Bapak Kapolri, Kapolda dan Karo SDM yang telah memberikan saya kesempatan untuk masuk di Polri," tutup Tegar. (Edil Rauf/Ali/JOIN).

Selasa, 19 Oktober 2021

Desa Ganra Raih Penghargaan Nasional Berupa Trophy Proklim Utama dari KLHK

Kepala Desa Ganra bersama Kades Mattabulu dan Camat saat kegiatan penganugerahan penghargaan proklim tingkat nasional (Ist)

Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com,-Mewakili Bupati Soppeng, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kab. Soppeng, Andi Ibrahim Harta, SH, M.Si mengikuti acara Penyerahan Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Kabupaten Soppeng Tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual bertempat di ruang pertemuan Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Soppeng, Selasa (19 Oktober 2021)

Kegiatan ini merupakan puncak kegiatan Festival Iklim Tahun 2021, dimana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyerahkan penghargaan Proklim kepada lokasi Proklim Kategori Utama dan Lestari, Apresiasi Pembinaan Proklim dan Apresiasi Pendukung Proklim yang telah aktif dalam mendukun dan mengembangkan Proklim sebagai bentuk kontribusi nyata para pihak dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Direktur jenderal pengendalian perubahan iklim, Ir. Laksmi Dhewanthi, M.A dalam laporannya mengatakan, Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa festival iklim tahun 2021 mengambil tema "Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan Peningkatan Ketahanan Iklim untuk Indonesia Tangguh-Indonesia Tumbuh".

Tema ini diambil untuk menyemangati kita semua atas dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan terutama unit kerja di lingkup kementerian lingkungan hidup dan kehutanan yang telah melakukan berbagai macam kegiatan festival di tahun ini diantaranya webinar, pameran virtual proglim, workshop pelatihan jurnalis dan penulisan media sosial serta tidak ketinggalan berbagai lomba kreatifitas yang menarik dan diikuti oleh berbagai macam kalangan serta penyerahan penghargaan proklim tahun 2021.

Pada festival iklim tahun ini, kita memperkenalkan berbagai kebijakan, program dan inovasi-inovasi baru dalam upaya penurunan emisi rumah kaca dan dan Peningkatan Ketahanan Iklim serta menjalin kolaborasi dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan program serta karya-karya cerdas yang menggunakan metodelogu yang berasal dari inisiatif pimpinan Kabupaten Kota.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan DR IR. Siti Nurbaya bakar, M.Sc. dalam sambutannya mengatakan, "Kegiatan adaptasi perubahan iklim ini perlu diterjemahkan dengan program dan aksi nyata baik di Kabupaten, Kecamatan, Desa/Lurah serta seluruh pihak perlu memberikan peran aktif, karena pelaksanaan program iklim ini merupakan langkah strategis dalam upaya pengurangan resiko bencana terkait iklim serta memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penghematan energi yang dapat memberikan kontribusi dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

"Pada kesempatan ini, saya sampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah melaksanakan aksi nyata di lokasi program kampung iklim serta kepada pemerintah daerah yang telah melakukan pembinaan kepada masyarakat.

Proklim akan terus diperkuat dengan menggerakkan seluruh potensi yang ada untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Untuk itu, mari kita lakukan semata-mata untuk membangun kekuatan dalam mengatasi perubahan iklim dan melindungi SDA yang merupakan titipan yang akan digunakan untuk anak cucu kita di masa yang akan datang.

Penerima penghargaan proklim ini dilakukan secara faktual/tetap muka dan secara Virtual/Zoom Cloud meeting.

Untuk faktual terdiri dari penerima trophy proklim kategori Lestari sebanyak 7 wilayah, penerima piagam apresiasi pembinaan program tingkat provinsi sebanyak 7 wilayah dan penerimaan piagam apresiasi pendukung proklim sebanyak 9 instansi.

Untuk penerima penghargaan proklim secara virtual terdiri dari penerima trophy proklim utama 54 wilayah, penerima piagam apresiasi pembinaan proklim tingkat kota/ Kabupaten sebanyak 8 kota dan 23 Kabupaten, penerima sertifikat proklim utama sebanyak 198 wilayah.

Dalam kegiatan festival iklim ini, Kab. Soppeng mendapatkan 2 penghargaan yang diterima secara virtual yaitu :

Penerima Trophy Proklim Utama� diberikan kepada Desa Ganra Kecamatan Ganra.

Sementara Penerima Sertifikat Proklim Utama� diberikan kepada
Desa Mattabulu Kecamatan
Lalabata� Kabupaten Soppeng.

Turut hadir, Kepala dinas Lingkungan Hidup Kab. Soppeng, camat ganra, Kades Ganra, Kades Mattabaulu, tim pembina proklim Kab. Soppeng.

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved