-->

Senin, 02 Agustus 2021

Kabid Humas Polda Sulsel Sampaikan Sejumlah Nama Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Batua

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E .Zulpan (Ist).

Makassar, Sigapnews.com,-Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan(Sulsel) akhirnya menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Gedung Puskesmas Batua, pada Dinkes Kota Makassar Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E .Zulpan mengatakan Ke 13 orang yang ditetapkan tersangka ini masing-masing, berinisial dr.AN , dr.SR, MA, FM, HS, MW, AS, Ir.MK, AIHS, AEH, Ir.DR, APR dan RP. Mereka ini terdiri dari Dinas Kesehatan Makassar (PA, KPA, PPK, PPTK, PPHP ), Pelaksana Rekanan, Pokja III ULP Kota Makassar, Konsultan dan Inspektur Pengawasan.

"Sebanyak 13 orang yang ditetapkan sebagai tersangka mereka dianggap telah melakukan perbuatan melanggar hukum yang menyebabkan kerugian negara ,"kata E Zulpan saat ditemui di Mapolda Sulsel, Senin 2 Agustus 2021.

Kombes Pol E .Zulpan menerangkan, para tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi pembangunan gedung Puskesmas Batua pada Dinas Kesehatan Kota Makassar yang dibiayai oleh APBD 2018 sebesar 25 miliar lebih sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) Subs pasal 3 UU No .31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tinndak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No .20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No .31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo 55 ayat (1) ke 1E KUHPidana.

E.Zulpan juga membeberkan modus operandi dalam kasus tersebut yaitu terjadi pengaturan Pemenang Lelang oleh Pokja III sehingga PT. SA menjadi pemenang lelang , Selain itu , PT. SA dan penerima sub kontrak AIHS melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak atau spesifikasi dan membuat addendum kontrak yang tidak sesuai dengan mekanisme.

Kombes Pol E .Zulpan menyampaikan pula keterangan hasil ahli konstruksi yang menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan dan pengujian di lapangan terhadap semua komponen bangunan bahwa mutu beton hampir keseluruhan sangat rendah atau kategori bangunan sangat jelek.

Selain itu , lanjut E .Zulpan, hasil investigatif audit BPK RI dalam rangka perhitungan kerugian keuangan negara daerah atas pekerjaan pembangunan Puskesmas Batua tahap 1 ditemukan kurang lebih 22 miliar dianggap total loss.

"Seluruh tersangka saat ini menjalani pemeriksaan , dan belum dilakukan penahanan ,"ungkap Kabid Humas Polda Sulsel. (Edil Rauf/JOIN).

Jumat, 30 Juli 2021

Alumni Akpol 91 dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity


Jakarta, Sigapnews.com, - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi mahasiswa yang ikut berperan aktif dalam mendukung target Pemerintah dalam melakukan percepatan Herd Immunity dan pengendalian terhadap Covid-19 yang salah satunya melalui vaksinasi. 

Hal tersebut disampaikan Sigit saat meninjau vaksinasi massal yang dilaksanakan atas kolaborasi Polri dalam rangka bakti 30 tahun pengabdian alumni Akpol 1991 atau Batalion Bhara Daksa, bersama BEM Nusantara, BEM Seluruh Indonesia, DEMA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, BEM PTMI, DEMA PTAI, Permikomnas, serta Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Nasional Indonesia di Universitas Bhayangkara, Kota Bekasi, Sabtu (31/7/2021).

"Tentunya sangat mengapresiasi kerjasama dari rekan-rekan yang tergabung dalam aliansi BEM, dan khususnya rekan-rekan yang tergabung dalam Batalion Bhara Daksa yang hari ini telah membantu melaksanakan dan prakarsai akselerasi terkait kegiatan vaksinasi massal yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah dalam rangka melakukan upaya percepatan Herd Immunity," kata Sigit dalam sambutannya. 

Selain itu, Sigit juga meninjau vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
(GMNI) Jakarta Timur berkolaborasi dengan alumni Akpol 1991, di GOR Pulogadung. 

Mantan Kapolda Banten ini berharap, sinergitas Polri dengan elemen pemuda ataupun mahasiswa dalam penanganan Pandemi Covid-19, kedepannya harus dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. 

Menurut Sigit, untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di Indonesia, diperlukan sinergitas dan kerjasama yang kuat antara Pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat. 

"Oleh karena itu tentunya kami, tentunya sangat senang bahwa kolaborasi bisa dilaksanakan dan ini tidak berhenti sampai disini, akan dilaksanakan terus di wilayah.  Kami tentunya sangat senang melihat adik-adik mahasiswa siap dan mau jadi relawan dengan kemampuan yang dimiliki. Semuanya ternyata ikut didalam kegiatan tersebut," ujar mantan Kabareskrim Polri ini. 

Disisi lain, Sigit juga mengapresiasi Batalion Bhara Daksa yang mau menggelar vaksinasi massal bersama dengan mahasiswa. Menurutnya, bentuk pengabdian saat ini adalah dengan melakukan akselerasi target kekebalan kelompok. 

"Seluruh rekan-rekan Batalon Bhara Daksa terima kasih di hari ulang tahun ke-30 ini rekan-rekan mengisi dengan kegiatan yang betul-betul ditunggu oleh seluruh masyarakat.  Dimana kita bisa menghadapi Pandemi Covid-19 ini dengan baik," ucap Sigit. 

Sementara itu, Sigit tetap mengingatkan kepada seluruh mahasiswa maupun peserta vaksinasi, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sudah disuntik vaksin. 

"Rekan-rekan mahasiswa yang telah vaksinasi, saya selalu ingatkan tetap laksanakan protokol kesehatan. Karena kita harus tetap menjaga baik diri kita, untuk tidak menularkan ataupun tertular, karena itu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Walaupun kita semua sudah vaksinasi," tutur Sigit. 

Untuk diketahui, vaksinasi massal yang digelar bersama aliansi BEM  di Universitas Bhayangkara, Bekasi, menargetkan 1.100 orang disuntik vaksin jenis Sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 81 orang, yang terdiri dari 60 orang vaksinator Dinkes, 10 orang relawan, dan 11 vaksinator Polri.

Sementara, vaksinasi massal yang diselenggarakan GMNI bersama Polri di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, menargetkan 1.000 orang disuntik vaksin. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 39 orang, yang terdiri dari 14 orang vaksinator Polri dan 25 orang relawan.

Selain vaksinasi massal, dalam dua kegiatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Tujuannya untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak perekonomiannya di saat Pandemi Covid-19. (JOIN).

Alumni Akpol 91 Bersama Kapolda Sulsel Melaksanakan Baksos Dengan Ribuan Paket Sembako

Kapolda Sulsel saat hadiri bakti sosial alumni Akpol 91 di Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin (Ist).

Makassar, Sigapnews.com,-Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam bersama Pangkoops AU II Masda TNI Minggit Tribowo S.I.P yang merupakan satu alumni Akabri angkatan tahun 1991, melakukan bakti sosial berupa penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis bersama TNI - Polri mengabdi untuk Negeri, 30 tahun pengabdian Akabri 1991.

Kegiatan baksos Kapolda Sulsel bersama rekan-rekan anggota TNI-Polri yang merupakan angkatan 1991 itu digelar di Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin, Sabtu (31/07/2021).

Dalam acara itu, turut hadir PJU Polda Sulsel Alumni Akpol tahun 1991 diantaranya Karo SDM Polda Sulsel, Dir Krimsus, Dir Krimum, Dirresnarkoba, Dir Polairud, dan KA SPN Polda Sulsel.

Demikian juga dari TNI, tampak hadir Danlanud Hasanuddin Makassar Marsma TNI Danet Hendriyanto S.Sos , As Log Kasops AU II Kolonel Tek Ifan Budi Marwanto M.Ha , Irut Ben Div 3 Kostrad Kolonel Infanteri Ahmad D Leo dan Asren Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Infanteri Tornado, selain itu turut pula KA BNN Provinsi Sulsel Brigjen Pol.Drs.Ghiri Prawijaya,M.Th

Diketahui, Baksos dalam rangka mengenang masa 30 tahun pengabdian alumni Akabri 1991 membagikan 1.000 paket sembako dari semua Matra Polri dan TNI kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan Baksos dengan membagikan paket sembako tersebut dalam rangka membantu kesulitan masyarakat dan meringankan beban ditengah Pandemik Covid-19.


"Dimana kami memahami kesulitan yang dirasakan. Untuk itu berangkat dari situasi tersebut, kami berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial, "kata Irjen Pol Merdisyam dalam keterangannya, Sabtu (31/7/2021).


Jenderal Polisi bintang dua itu menjelaskan, adapun sasaran dari kegiatan bakti sosial ini yaitu para Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta masyarakat yang terdampak Covid-19.

Ditemui saat kegiatan berlangsung, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan menjelaskan kegiatan bakti sosial ini dalam rangka memperingati HUT Alumni Akpol atau Akabri 1991 Batalyon Bhara Daksa yang ke-30

Dikatakannya, sebelumnya Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdisyam telah menyerahkan bantuan sosial (bansos) sebanyak 1.000 Paket Sembako kepada Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Papua yang berdomisili di Makassar .

Selain itu, lanjut E. Zulpan, Alumni Akademi Kepolisian angkatan 1991 Bhara Daksa Polda Sulsel juga menyalurkan paket sembako sebanyak 229 Paket, kepada Purnawirawan Polri dan Warakawuri Polri .

Kemudian, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pesantren Ummul Mukminin Aisyiyah Sulsel, Alumni Akademi Kepolisian angkatan 1991 Bhara Daksa Polda Sulsel membagikan 500 paket Bansos ke warga pesantren. (JOIN).

Bertajuk Silaturahmi dan Tatap Muka, Kapolres Soppeng Bersama Pengurus Persaudaraan UMKM Bahas Pencegahan Virus Corona


Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com,-Kapolres Soppeng Akbp Mohammad Roni Mustofa S.I.K M.I.K melaksanakan Silaturahmi dan Tatap Muka bersama Pengurus Persaudaraan UMKM dan Pemilik Pengelola Warkop dan Cafe Kab. Soppeng, Jumat 30 Juli 2021.

Kegiatan yang digelar di Aula Serba Guna juga turut dihadiri Wakapolres Soppeng Kompol H. Muhiddin Yunus S.H M.H, Kabag Sumda Kompol Umar Siatta S.Sos, Kabag Ren Akp Sultan Tabo, Kasat Int Akp Ab Laba S.IP, Kasat Reskrim Iptu Noviarif Kurniawan S.TrK, Kasat Binmas Akp Jamaluddin S.H, Kasat Lantas Akp H. M. Nawir S.Sos serta Kasie Propam Polres Soppeng Ipti Asrudi S.Sos M.H dengan penerapan Protokol kesehatan pencegahan Covid - 19.


Kapolres Soppeng Akbp Mohammad Roni Mustofa S.I.K M.I.K dalam sambutannya mengungkapkan bahwa "Silaturahmi dan Tatap Muka yang dilaksanakan guna saling memberi masukan dan sharing dalam mencegah penyebaran Covid - 19 ditengah situasi Pandemi khususnya para pelaku usaha warung makan dan Warkop yang berada di Kab. Soppeng". Ujarnya

"Untuk saat ini seluruh dunia menghadapi pandemi yang belum berakhir selama setahun lebih, selain itu hal tersebut juga berpengaruh terhadap Kamtibmas, kesehatan dan Sosial Budaya".terangnya

"Soppeng saat ini sudah beradah di level 3 dengan Total 1745 warga Soppeng yang tercomfirmasi Covid - 19, meninggal dunia sebanyak 34 orang, sembuh 1420 serta Rawat Inap dan Isolasi Mandiri total 300 orang".Jelasnya

Guna mencegah penyebaran Covid - 19 yang lebih massif di Kab. Soppeng, Kapolres Soppeng menekankan agar para pelaku usaha bertanggung jawab untuk memperhatikan Penerapan Protokol kesehatan di warung masing - masing.

Meski begitu pemerintah TNI - Polri sudah berupaya terus memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat, namun hal tersebut perlu adanya dukungan dari seluruh element untuk menjadi duta - duta Protokol kesehatan".tambahnya

"Saya mohon dukungan untuk kita sama - sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kab. Soppeng serta turut dalam menjadi duta Protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid - 19 di Kab. Soppeng". Pungkasnya

Dalam kegiatan juga dilaksanakan penyerahan Bantuan PPKM Mikro Polres Soppeng secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak Covid - 19. (JOIN).

Kamis, 29 Juli 2021

Kapolda Sulsel : Sudah Selayaknya Nakes Diberi Apresiasi Setinggi-tingginya, Begini Alasan Irjenpol Merdisyam

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdisyam saat menyampaikan sambutan (Ist).

Makassar, Sigapnews.com,-Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdisyam menyerahkan bantuan sosial (bansos) sebanyak 1.000 Paket Sembako kepada Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Papua yang berdomisili di Makassar, Jumat.(30/07/2021) Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lantai 3 Rumah Sakit Bhayangkara Jl. A. Mappaodang Makassar.

Acara penyerahan Paket Sembako ini digelar sebagai momen 30 tahun atau 3 dekade pengabdian alumni Akademi Kepolisian Tahun 1991 (Akpol 91) dengan melaksanakan kegiatan bertema Polri Peduli Gebrak Vaksinasi dan .Pemberian Baksos Presisi.


Selain Kapolda Sulsel, turut hadir dalam acara tersebut Kepala BNN Prov. Sulsel Brigjen Pol.Drs.Ghiri Prawijaya,M.Th dan pada Pejabat Utama Polda Sulsel

Kapolda Sulsel mengatakan sudah selayaknya nakes diberi apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangannya selama Pandemi COVID-19 .

Dikatakannya, pengorbanan para tenaga kesehatan bukan hanya materi tapi waktu, tenaga , bahkan nyawa .

"Kita doakan semoga para nakes yang telah mendahului kita mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.,"ungkap Kapolda Sulsel.




Lebih lanjut Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa dalam penanganan Covid 19 di Sulsel, Polda Sulsel mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat, hal ini karena wujud kesungguhan dalam membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita juga patut bangga bahwa RS. Bhayangkara Makassar sebagai Rumah Sakit Favorit pilihan masyarakat karena adanya peningkatan kualitas, pelayanan dan kesiapan dokter yang ada ," kata Kapolda Sulsel

Dalam kesempatan itu , Kapolda Sulsel juga menyampaikan pesan ke warga Papua di Makassar bahwa ditengah situasi sulit karena Pandemi Covid 19 . agar jangan pernah putus asa atas keadaan ini,.

"Kami selalu ada sebagai Orang tua disini dan akan saling membantu, karena adik-adik merupakan bagian dari kita semua , "ungkap Kapolda Sulsel .

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E .Zulpan yang hadir di lokasi, menyebut para alumni Akpol 91 di seluruh Tanah Air juga menggelar berbagai kegiatan kemanusiaan terkait penanggulangan COVID-19 . Peringatan 30 tahun pengabdian ini bertema 'Polri Peduli Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi'. secara bersamaan. yang dibagikan oleh Batalyon Bhara Daksa di seluruh provinsi.

"Mudah-mudahan saat pandemi ini kita bisa berbuat, sehingga kita semuanya diberikan kesehatan dan keselamatan sampai nanti pandemi COVID selesai. Demikian terkait pemberian sembako kepada teman-teman khususnya dari Papua di Makassar," jelas E Zulpan. (JOIN).

Penurunan Level PPKM, Kapolri Ajak Pemda Dikawal TNI-POLRI Pastikan Kepatuhan Prokes Yang Kuat


Jakarta, Sigapnews.com, - Pemerintah telah memutuskan memperpanjang PPKM Level 4, dengan memberikan kelonggaran terhadap pusat perekonomian masyarakat seperti pasar agar tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Begitu yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Posko PPKM di Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (29/7/2021).

“Oleh karena itu tadi kami meninjau langsung untuk memastikan bahwa terkait dengan beraktivitasnya pasar, tentunya pengaturan terkait protokol kesehatan harus dilaksanakan,” kata Sigit.

Sigit menekankan sebagaimana Instruksi Mendagri No 24/2021 terdapat Level dalam penerapan PPKM mulai dari 1-4, yang dimana setiap level berebeda aturan pengetatannya. Untuk itu, Sigit mengingatkan penurunan Level dalam penerapan PPKM merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat dengan tetap menegakan protokol kesehatan.

“Ini adalah kesempatan untuk kita semua bagaimana seluruh wilayah bisa menurunkan level. Dengan menurunkan level otomatis akan ada peningkatan pelonggaran sehingga aktivitas ekonomi bisa lebih baik di level yang diturunkan,” tekan mantan Kapolda Banten ini.

Nantinya, lanjut Sigit, akan ada asesment setiap minggunya oleh Kementerian Kesehatan bagi wilayah yang memang memenuhi syarat untuk diturunkan level PPKM-nya. Oleh karena itu, Sigit mendorong agar masyarakat dan Pemda dengan dikawal TNI-Polri, untuk memastikan kepatuhan protokol kesehatan yang kuat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

"Dengan prokes yang kuat tentunya akan menurunkan angka positif harian dan mingguan atau positivity rate, menurunkan angka kematian, meningkatkan angka kesembuhan, menurunkan BOR rumah sakit," kata Sigit.

Menurut Sigit, apabila penegakan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin, hal itu akan menurunkan tingkat level PPKM. Dengan begitu, pembatasan berkurang dan perekonomian masyarakat akan kembali bergerak.

"Dengan posisi begitu maka suatu wilayah akan turun level, dan saat turun level maka pembatasan juga akan berkurang disesuaikan dengan level yang baru, artinya pergerakan disektor ekonomi untuk pedagang dan kelompok yang ditentukan juga akan semakin meningkat karena adanya kurangnya pembatasan sesuai dengan level," ucap Sigit.

Sigit menyebut, untuk menurunkan level PPKM tersebut diperlukan kerjasama seluruh stakeholder masyarakat dengan Satgas Covid-19 Pemda, TNI dan Polri.

"Ini perlu kerjasama antara masyarakat dan seluruh stakeholder terkait, Pemda di backup satgas, TNI-Polri, dan lainnya, sehingga angka covid menurun dan kegiatan perekonomian meningkat," tutur Sigit.

Dalam asesmen mingguan, di seluruh Provinsi Indonesia masih berada di level 3 dan 4. Atau dengan kata lain, penerapan protokol kesehatan masih harus terus dilaksanakan secara disiplin dan ketat. Penentuan asesmen situasi sendiri menggunakan dua perbandingan yakni, indikator transmisi komunitas dan indikator kapasitas respon.

Pada penentuan tingkat transmisi komunitas, menggunakan jumlah kasus, jumlah kasus rawat, dan jumlah kematian yang dihitung per 100 ribu penduduk per minggu sebagai indikator utama. Pemerintah telah menetapkan nilai-nilai ambang untuk masing-masing indikator sehingga dapat membagi indikator ke dalam tingkat transmisi tertentu.

Misalnya, kasus konfirmasi di bawah 20/100.000 penduduk/minggu dikategorikan sebagai transmisi komunitas tingkat 1. Sedangkan kematian di atas 5/100.000 penduduk/minggu dikategorikan sebagai transmisi komunitas tingkat 4. Kesimpulan tentang tingkat transmisi komunitas diambil berdasarkan indikator dengan tingkat transmisi tertinggi.

Sementara untuk kapasitas respons kesehatan dikategorikan memadai, sedang, atau terbatas berdasarkan tiga indikator, yakni positivity rate dari testing dengan mempertimbangkan rasio testing, rasio kontak erat yang dilacak untuk setiap kasus, dan keterisian tempat tidur perawatan.

Oleh sebab itu, Sigit menekankan soal kepatuhan terhadap protokol kesehatan di Pasar Modern BSD tetap dipertahankan. Pelonggaran terhadap sektor perekonomian masyarakat ini, menurut Sigit harus dipertanggungjawabkan secara bersama-sama dengan betul-betul memperhatikan kapasitas pengunjung pasar yang diperbolehkan hanya 50 persen dan mengatur alur masuk pengunjung.

Dalam tinjauannya, Sigit juga menyempatkan berinteraksi pemilik tempat pangkas rambut atau Barber Shop. Ia menyosialisasikan soal pentingnya protokol kesehatan agar pengelola dan pengunjung aman dari virus corona.

"Nanti yang potong rambut harus pakai APD ya. Ada APD nya kan. Karena kan yang dipotong dibuka tuh. Biar aman semuanya ya," kata Sigit saat beriteraksi dengan pemilik Barber Shop.

Selanjutnya, Sigit juga menyapa para pedagang di Pasar Modern BSD. Warga yang berjualan pun menyampaikan ke Sigit bahwa penghasilannya sedikit berkurang, namun tetap bersyukur saat ini diperbolehkan untuk kembali beraktivitas.

"Sedikit ya. Tapi alhamdulillah yang penting sekarang masih bisa kerja ya, terima kasih," ujar Sigit.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit menyalurkan bantuan sosial PPKM Level 4 kepada pengelola pasar dan masyarakat lainnya. Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban di tengah Pandemi Covid-19.

Diketahui, posko PPKM di pasar terdapat vaksinasi mobile dalam rangka percepatan pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19 yang target sasaranya pengunjung pasar dan pedagang dengan kuota 50 orang perhari.

Posko PPKM di pasar itu nantinya juga menyiapkan bantuan sosial (bansos) PPKM level 4 dari pemerintah. Pembentukan posko PPKM di pasar itu mulai dilakukan pada Selasa (27/7). Tercatat, sudah ada 9.213 posko PPKM di seluruh Indonesia. Jumlah itu berasal dari unsur TNI, Polri dan relawan.

Kamis, 22 Juli 2021

Sebanyak 30 Vial Vaksin Tersalur di Kecamatan Lilirilau, Bhabinkamtibmas Aiptu Ali Pantau Pendistribusian

Penyaluran vaksin di puskesmas kecamatan Lilirilau (Ist).

Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com,-Personil Polsek Lilirilau Polres Soppeng melaksanakan pengawalan pendistribusian Vaksin Covid - 19 di wilayah Kecamatan Lilirilau Kab. Soppeng, Jumat 23 Juli 2021.


Bhabinkamtibmas Polsek Lilirilau Aiptu Ali yang memimpin pengawalan pendistribusian Vaksin Covid - 19 mengungkapkan bahwa "Vaksin Covid - 19 sebanyak 30 Vial di distribusikan oleh Dinas Kesehatan Kab. Soppeng". Ujarnya.


"Sebanyak 30 Vial Vaksin tersebut dibagi masing - masing 10 Vial untuk tiap Puskesmas diantaranya Puskesmas Cabenge, Puskesmas Baringeng dan Puskesmas Cakkuridi". Jelasnya.


Dalam kesempatannya dirinya juga memberikan Imbauan Protokol Kesehatan kepada warga agar selalu memakai masker menjaga jarak dan rajin cuci tangan untuk pencegahan dan penanggulangan Covid - 19.


Untuk diketahui Polres Soppeng bekerja sama Dinkes Kab. Soppeng rencananya akan menggelar Vaksinasi tahap kedua pada Sabtu 24 Juli 2021.

Kasatlantas Polres Bone Apresiasi Kemitraan Dengan Awak Media

Kasatlantas Polres Bone saat ngopi bareng dengan awak media (Ist).

Bone (Sulsel), Sigapnews.com,-
Memasuki era 4.0 kinerja kepolisian Republik Indonesia dibutuhkan informasi super cepat melalui peran transformasi Digital
Polisi presisi yang merupakan program Kapolri Jenderal Sigit Listianto Prabowo l, sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat, polisi dituntut untuk terus bermitra dengan masyarakat khususnya Awak media ,

Karena Media adalah corong penyampaian informasi bagi pemerintah dan masyarakat , kehadiran media sangat mendukung kinerja kepolisian sehingga perkembangan terkait kepolisian dapat segera diakses oleh masyarakat melalui media online.

Bertempat di Warkop 23 Samping Rujab bupati Bone jln MH Thamrin no 1 Watampone Tanete Riattang kab Bone Sulawesi Selatan Kamis 22-juli 2021 Kasat Lantas Polres Bone AKP Mustari SH bersama Kanit Regident IPDA Sujarwo , Kanit turjawal IPDA Muh Irdan , Iptu Suherman, Aipda Jamal bagian tilang polres Bone ngopi bareng bersama awak media.


Bincang-bincang bertajuk Ngopi break bersama Awak media tersebut dihadiri oleh pengurus Organisasi JOIN Bone, PWI Bone , Awak media Info Bone A1 ,dan awak Media lainnya.

Dalam kesempatan itu AKP Mustari SH mengungkapkan bahwa "Media sebagai mitra kerja perlu ada balance dalam pemberitaan agar tetap terjalin sinergitas, katanya.

"Saya sangat mengapresiasi kemitraan yang terjalin dengan Awak media di kabupaten Bone ini selama menjadi orang nomor satu di jajaran satlantas polres Bone, ujar AKP Mustari.

"Peran media sangat penting siera digitalisasi saat ini karena mampu mengakses cepat berita kegiatan dan atau kejadian yang terjadi, jelasnya.

Kata Dia, "Sebagai kasat lantas Saya siap bersinergi dengan seluruh teman teman media di Bone ini agar menjadi mitra yang terbaik dan terjadi balance dalam setiap pemberitaan, jelasnya kepada sejumlah awak media.


"Jika ada kendala dilapangan mari kita bicarakan secara baik, jangan langsung dinaikkan beritanya tanpa adanya konfirmasi dengan kami sehingga jika tak ada konfirmasi maka terjalin komunikasi yang tidak baik dan jika beritanya sudah menggelinding ke mana mana bahkan meskipun beritanya bagus, pasti ada saja yang berpikiran Negatif, terang Kasat Lantas AKP Mustari.

Sementara itu ditempat yang sama, Andi Trisna Arif Ketua DPD Jurnalis Online Indonesia Kabupaten Bone mengajak teman teman media untuk mendukung setiap program positif Satlantas Polres Bone yang salah satunya adalah program bedah Rumah. Ujarnya.


Sekedar diketahui hadir dalam bincang bertajuk Ngopi break Ini yakni Kasat lantas AKP Mustari SH,
Iptu Suherman, IPDA Sujarwo kanitregident, IPDA Muh. Irdan Kanit turjawali, Aipda Jamal bagsim, Andi Trisna Arif ketua DPD Join kab Bone, Aldi media rakyatku.com, Ani Hammer cakrawalainfo.com, Arnold topikinformasi.com, A.Fadel topikinformasi.com, Amir Media Somasinews.com, Milad Indonesia Alakomai.com, Novi Piramida pancasaktinews, Andi ida Parida infoBanua, Andi Syafri TVRI
Andi Basri Rani KaryaRakyatku
Yusdi Musliadi Trobos, Iwan Hammer Kabiro Sulsel media online berandankrinews.com.

Team
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved