-->

Ads

Nasional

Kesehatan

Internasional

TOP NEWS

Kamis, 06 Agustus 2026

Ketua IWO Soppeng Kritik PN Watan Soppeng. Klarifikasi Ke Media Lain Di Nilai Cederai Etiika Transparansi



Soppeng Sigapnews.com Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng menyoroti sikap Pengadilan Negeri (PN) Watansoppeng yang dinilai tidak profesional dalam menyikapi pemberitaan dugaan pengusiran wartawan di lingkungan pengadilan

Ketua IWO Soppeng, Kamaruddin, mengkritik keras langkah lembaga peradilan tersebut yang justru menyampaikan klarifikasi melalui media lain, bukan kepada media yang pertama kali memuat berita pada Rabu (5/8/2026). Menurutnya, tindakan ini menyalahi etika keterbukaan informasi publik dan berpotensi menimbulkan preseden buruk dalam relasi antara pers dan institusi penegak hukum.

Jika terdapat pemberitaan yang perlu diluruskan, mekanisme yang benar adalah memberikan hak jawab atau klarifikasi kepada media pemuat berita, bukan memilih media lain. Cara seperti ini rawan menimbulkan penafsiran bahwa ada perlakuan berbeda atau bahkan upaya memecah belah antarinsan pers, tegas Kamaruddin dalam pernyataannya, Jumat (7/8/2026).

Kamaruddin mengkhawatirkan pola komunikasi semacam itu dapat mengganggu harmoni di kalangan wartawan dan mencederai prinsip kemitraan yang setara antara pers dan lembaga negara. Ia menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah mengatur secara jelas mekanisme hak jawab dan hak koreksi yang harus dihormati oleh semua pihak.

Kritik ini bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan sebagai pengingat keras agar lembaga publik, termasuk pengadilan, mau tidak mau harus menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan kemitraan yang sehat. Klarifikasi yang bias hanya akan mengurangi kepercayaan publik terhadap transparansi institusi hukum itu sendiri, ujarnya.

Lebih lanjut, IWO Soppeng mengingatkan bahwa hubungan antara pers dan lembaga negara harus dibangun di atas fondasi saling menghormati fungsi masing-masing. Pers memiliki amanat kontrol sosial, sementara lembaga publik berkewajiban menyediakan informasi yang akurat melalui saluran yang benar dan terbuka bagi semua.

Kami berharap ke depan tidak ada lagi sikap diskriminatif terhadap media. Semua insan pers memiliki kedudukan yang sama dalam memperoleh akses informasi dan pelayanan, sesuai amanat Undang-Undang Pers,pungkas Kamaruddin.

(Yund)

Silaturahmi Perdana dengan Bupati, Kapolres Soppeng Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi


Soppeng, Sigapnews.com,– Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., melakukan silaturahmi perdana dengan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (6/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum awal mempererat sinergi antara Polres Soppeng dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi AKBP Hari Budiyanto kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Soppeng. Sebelum bertemu Bupati, ia terlebih dahulu mengunjungi Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng sebagai bentuk penguatan koordinasi antar-aparat penegak hukum.

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Suwardi Haseng dan Kapolres Hari Budiyanto berdiskusi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang efektif serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Keduanya sepakat bahwa sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang berjalan optimal, pelayanan publik yang berkualitas, serta situasi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif.

Bupati Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi Kapolres Soppeng. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan.

"Sinergi yang baik tentu akan mendukung kelancaran program-program pembangunan di daerah. Di sisi lain, koordinasi yang kuat juga penting untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Soppeng agar tetap aman dan kondusif," ujar Suwardi Haseng.

Sementara itu, AKBP Hari Budiyanto menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng serta seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak.

"Polres Soppeng siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi Kabupaten Soppeng tetap aman, damai, dan kondusif," ujarnya.

Silaturahmi tersebut ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Polres Soppeng. Diharapkan, kolaborasi yang semakin erat ini mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Ketua Kwarcab Soppeng Tutup Perkemahan, Gudep SMAN 1 Soppeng Raih Juara Umum Tingkat Penegak




Soppeng Sigapnews.com Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng, Syahruddin M. Adam, secara resmi menutup kegiatan perkemahan yang diselenggarakan oleh Kwarcab Soppeng. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Perkemahan ini mengusung tema Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045 Tema tersebut diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda, khususnya anggota Pramuka, dalam mendukung pembangunan nasional. Rabu (05/08/2026) 

Dalam kegiatan tersebut, piala bergilir juara umum Tingkat Penegak berhasil diraih oleh Gugus Depan (Gudep) SMAN 1 Soppeng. Prestasi ini sekaligus menandai keberhasilan Gudep SMAN 1 Soppeng mempertahankan gelar juara untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Pembina Gudep SMAN 1 Soppeng, Andi Muliyadi, menyampaikan apresiasi atas capaian para peserta didiknya. Ia mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan mempertahankan piala bergilir tersebut.

Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian yang membanggakan karena kami mampu mempertahankan piala bergilir untuk kedua kalinya. Harapan kami, pada perkemahan berikutnya piala ini dapat menjadi piala tetap pada tahun 2027, ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan perkemahan ini bertujuan untuk memupuk rasa persatuan dan persaudaraan di antara anggota Pramuka, baik penggalang maupun penegak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menguji dan mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembinaan peserta didik di masing-masing gugus depan dalam lingkup Kwartir Cabang Soppeng


 (The Yund)

Rabu, 05 Agustus 2026

Pecah Rekor! Siswa SMAN 1 Soppeng Jadi Satu-satunya Wakil Sulsel di Semifinal OSN Ekonomi 2026


Soppeng, Sigapnews.com,– Kabar membanggakan datang dari SMAN 1 Soppeng. Seorang siswanya, Andi Jo Karim Mappatunru, sukses menembus babak semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2026 bidang Ekonomi. Yang lebih membanggakan, ia menjadi satu-satunya wakil Sulawesi Selatan yang berhasil lolos pada bidang tersebut. Rabu (5/8/2026).

Nama Andi Jo tercantum dalam pengumuman resmi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai salah satu dari 100 peserta terbaik nasional yang berhak melanjutkan perjuangan ke babak semifinal OSN bidang Ekonomi.

Siswa kelas XI.10 SMAN 1 Soppeng itu merupakan putra ketiga pasangan H. Andi Zulkarnain dan Hj. Zulhidayah Baharuddin. Berasal dari Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Andi Jo kini menjadi kebanggaan sekolah, keluarga, sekaligus masyarakat Kabupaten Soppeng.

Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi ketat pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) yang digelar pada 27–29 Juli 2026. Dari 13.542 peserta yang mengikuti OSN-P di seluruh Indonesia, hanya 900 peserta yang dinyatakan lolos ke semifinal nasional, atau masing-masing 100 peserta untuk sembilan bidang lomba.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing dengan siswa-siswa terbaik di Indonesia. Capaian Andi Jo juga memperkuat reputasi SMAN 1 Soppeng sebagai salah satu sekolah yang konsisten melahirkan peserta didik berprestasi di tingkat nasional.

Babak semifinal OSN Nasional dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026. Seluruh masyarakat Soppeng pun menaruh harapan besar agar Andi Jo kembali menorehkan prestasi dan melangkah hingga babak final, membawa nama Sulawesi Selatan semakin bersinar di kancah nasional.

(Yund)

Minggu, 02 Agustus 2026

Bupati Soppeng Ajak Pramuka Perkuat Karakter saat Buka Perkemahan HUT RI ke-81


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus memperkuat karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Perkemahan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65 di Kawasan Wisata Alam (KWA) Waduk Ompo, Minggu (2/8/2026).

Menurut Suwardi Haseng, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, semangat kebangsaan, dan kepedulian terhadap sesama.

"Perkemahan bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi sarana membentuk kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka," ujar Bupati.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Ancaman seperti penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, hingga penyebaran informasi yang tidak benar harus dihadapi dengan penguatan karakter sejak dini.

Karena itu, Suwardi menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus terus menjadi wadah pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, dan semangat gotong royong.

"Pramuka harus mampu melahirkan generasi yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, cinta lingkungan, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Perkemahan yang berlangsung selama 2–5 Agustus 2026 tersebut diikuti Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs serta Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK/MA dari gugus depan se-Kabupaten Soppeng. Beragam kegiatan edukatif dan kompetitif disiapkan untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kerja sama, serta membangun mental dan karakter peserta.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Ia meminta peserta menjaga kesehatan, keselamatan, serta kebersihan lingkungan selama berada di lokasi perkemahan.

Kepada para pembina dan pelatih, Suwardi berharap pendampingan yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi peserta dalam membentuk pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Soppeng juga melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur.

Ia berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga nama baik Kabupaten Soppeng dengan menunjukkan sikap disiplin, sportif, dan semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan tingkat nasional.

"Jadilah duta terbaik Kabupaten Soppeng. Tunjukkan bahwa Pramuka Soppeng memiliki karakter yang kuat, semangat kebersamaan, serta mampu bersaing dengan kontingen dari seluruh Indonesia," pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Drs. Sulo Parma, M.Si menjelaskan, perkemahan tahun ini mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045."

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antargugus depan, mengevaluasi hasil pembinaan peserta didik, sekaligus memperkuat persatuan dan persaudaraan di lingkungan Gerakan Pramuka.

Upacara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, staf ahli, para asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, camat, Ketua Kwartir Ranting beserta jajaran pengurus, serta kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan bersama para pembina Pramuka.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap Gerakan Pramuka terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, berdaya saing, nasionalis, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

(Yund)

Sabtu, 01 Agustus 2026

Jelang HUT ke-14 IWO, Kabag Humas IWO Soppeng Ajak Wartawan Perkuat Profesionalisme dan Solidaritas



SOPPENG Sigapnews.com Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) yang akan diperingati pada 8 Agustus 2026, Kepala Bagian (Kabag) Humas Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Soppeng  Jalan Pemuda  Kelurahan  Lalabata  Rilau  kecamatan Lalabata  menyampaikan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, serta memperkuat solidaritas di kalangan insan pers.

Momentum peringatan HUT ke-14 IWO diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut wartawan media online untuk mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, berimbang, serta tetap berpedoman pada kode etik jurnalistik.

Memasuki usia ke-14 tahun, IWO diharapkan semakin matang dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap dibarengi dengan ketelitian, verifikasi, dan tanggung jawab, ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota IWO Soppeng untuk menjadikan peringatan HUT ke-14 sebagai momentum memperkuat kebersamaan serta membangun organisasi yang semakin profesional, solid, dan berintegritas.

Selain itu, Kabag Humas IWO Soppeng menegaskan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik melalui penyajian informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat.

Wartawan bukan hanya menyampaikan informasi tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap media, katanya.

Dengan mengusung semangat “Profesionalisme Berdampak”, IWO diharapkan terus memperkuat perannya dalam menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, menangkal penyebaran hoaks, serta menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Menjelang puncak peringatan HUT ke-14, PD IWO Soppeng mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga marwah profesi, mempererat persaudaraan dan bersama-sama menghadirkan jurnalisme yang profesional, independen serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Yund)

Jumat, 31 Juli 2026

Bakal Gelar Aksi Sosial, IWO Soppeng Siap Semarakkan HUT ke-14 Ikatan Wartawan Online





SOPPENG Sigapnews.com Ikatan Wartawan Online (IWO) bersiap menyambut momentum bersejarah. Organisasi profesi pers media siber ini secara resmi akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 pada 8 Agustus 2026. Menjelang hari jadi tersebut, jajaran Pengurus Daerah IWO Kabupaten Soppeng telah merancang serangkaian kegiatan bermakna untuk memeriahkan perayaan tahun ini.

Menginjak usia ke-14 tahun, IWO mengusung tema nasional Profesionalisme Wartawan IWO, Berdampak Bagi Kebaikan Bangsa. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan landasan moral bagi seluruh wartawan yang bernaung di bawah bendera IWO untuk terus menjunjung tinggi etika jurnalistik, mengedepankan akurasi berita, serta merawat independensi dalam setiap karya jurnalistiknya.

Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, menyambut HUT ke-14 ini dengan pesan mendalam. Ia meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota IWO Soppeng untuk terus memegang teguh kode etik jurnalistik dan independensi pers dalam menjalankan tugas di lapangan.

Perjalanan 14 tahun IWO secara nasional, dan 8 tahun keberadaan IWO di Kabupaten Soppeng, bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah bukti konsistensi kita dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang bertanggung jawab melalui peningkatan kualitas jurnalisme online di Indonesia,ujar Andi Mull Makmun, dalam keterangan persnya. Sabtu (1/8/26)

Jejak perjalanan IWO di Bumi Latemmamala (Soppeng) memiliki catatan sejarah tersendiri. Organisasi ini resmi dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IWO saat itu, Jodhi Yudono, dalam prosesi pelantikan Pengurus IWO Kabupaten Soppeng di TWA Lejja pada Sabtu, 25 Agustus 2018.

Hingga kini, IWO Soppeng tetap eksis dan kokoh menaungi 42 media online. Sosok Andi Mull Makmun yang juga menjabat sebagai Pemilik Media Sulselinfo.com sekaligus pendiri organisasi pers Pena Jurnalis Nusantara (PJN) menyadari bahwa dinamika organisasi pasti diwarnai tantangan.

Ia tidak menampik adanya riak-riak kecil sepanjang perjalanan organisasi. Namun, riak tersebut justru dipandang sebagai proses pendewasaan yang semakin memperkokoh struktur IWO Soppeng.

Prinsip Utama, Komitmen seluruh anggota untuk tetap "Satu Komando" menjadikan organisasi ini tetap solid, menjunjung kebersamaan.

Ia berharap seluruh pewarta IWO Soppeng terus menjadi jurnalis yang edukatif, konstruktif, serta mampu menyajikan informasi yang sejuk dan berdampak positif bagi masyarakat.

Menandai 14 tahun kiprah IWO di tanah air, IWO Soppeng tidak hanya menggelar seremonial belaka. Sejumlah aksi kepedulian sosial telah dirancang untuk menyentuh langsung lapisan masyarakat yang membutuhkan.

Di antara agenda yang disiapkan meliputi. Anjangsana dan kunjungan ke panti asuhan. Penyaluran bantuan sembako bagi warga kurang mampu.

Rangkaian kegiatan sosial ini menjadi sarana pembuktian bahwa keindahan jurnalisme tidak hanya tertuang dalam barisan kata di media online, tetapi juga terwujud dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi kebaikan masyarakat dan daerah.

(Yund)

Kamis, 30 Juli 2026

Camat dan Sekcam Lalabata Ajak Warga Perkuat Budaya Gotong Royong Lewat Kerja Bakti


Soppeng, Sigapnews.com,– Komitmen membangun lingkungan yang bersih dan sehat terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Lalabata melalui kegiatan kerja bakti bersama di Lorong Perintis, Kelurahan Lemba. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Camat Lalabata, Risqun, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris Kecamatan Lalabata, H. Munadir Nurdin, S.Sos.

Kerja bakti melibatkan berbagai unsur, di antaranya jajaran Kantor Kecamatan Lalabata, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng, Koramil Lalabata, Polsek Lalabata, Kantor Urusan Agama (KUA) Lalabata, Pemerintah Kelurahan Botto dan Kelurahan Lemba, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Nasional Indonesia ASRI yang mendorong terciptanya kawasan permukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan melalui semangat gotong royong.

Camat Lalabata, Risqun, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap wilayah tempat kita tinggal. Kami berharap budaya gotong royong terus tumbuh dan menjadi kebiasaan masyarakat," ujarnya. Jum'at (31/7/2026). 

Sementara itu, Sekcam Lalabata, H. Munadir Nurdin, menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih semakin meningkat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga budaya kerja bakti terus terpelihara dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kecamatan Lalabata.

Melalui aksi bersama tersebut, Pemerintah Kecamatan Lalabata kembali menegaskan bahwa pembangunan lingkungan yang bersih dan asri hanya dapat terwujud melalui sinergi dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

(Yund)

Bupati Soppeng Tekankan Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkualitas pada Harganas ke-33


Soppeng, Sigapnews.com, Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dimanfaatkan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., untuk mengajak seluruh keluarga, khususnya para ayah, agar semakin aktif mengambil peran dalam pengasuhan anak. Pesan tersebut sejalan dengan tema Harganas tahun ini, "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak.

Dalam tayangan video yang disampaikan pada Jumat (31/7/2026), Suwardi Haseng menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas keluarga yang mampu menjalankan fungsi pengasuhan secara optimal.

Bupati menilai, sosok ayah memiliki peran strategis yang tidak dapat tergantikan. Kehadiran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, pembimbing, sekaligus teladan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

"Kehadiran seorang ayah akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan mental, emosional, serta pembentukan karakter anak. Karena itu, ayah harus hadir secara utuh dalam kehidupan keluarga," ujar Suwardi.

Ia menjelaskan bahwa keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut, katanya, menjadi bekal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Suwardi juga mengajak seluruh orang tua untuk memperbanyak waktu bersama anak, membangun komunikasi yang hangat, serta menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Menurutnya, perhatian sederhana dari orang tua akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak di masa depan.

Ia berharap peringatan Harganas ke-33 tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Soppeng. Dengan keluarga yang kokoh, lanjutnya, akan lahir generasi penerus yang mampu membawa daerah menuju kemajuan dan kesejahteraan.

"Marilah kita jadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," tutupnya.

(Yund)

Rabu, 29 Juli 2026

Bupati Suwardi Haseng Pastikan Rekomendasi KPK Jadi Prioritas Pembenahan Tata Kelola Pemkab Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memperkuat budaya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai langkah nyata mencegah praktik korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Program Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Satuan Tugas Wilayah 4.2 Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Tri Budi Rachmanto beserta rombongan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, para kepala perangkat daerah, serta pejabat yang membidangi delapan area perubahan dalam program pencegahan korupsi.

Dalam sambutannya, Suwardi Haseng mengatakan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus dibangun melalui sistem pemerintahan yang kuat, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan integritas dalam setiap proses pelayanan maupun pengelolaan anggaran.

"Komitmen membangun pemerintahan yang bersih harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas harus terus kita perkuat di seluruh perangkat daerah," ujar Suwardi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Soppeng berhasil meraih peringkat pertama Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 di Sulawesi Selatan dengan nilai indeks 80,48. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa upaya membangun budaya integritas telah menunjukkan hasil yang positif.

Meski demikian, Suwardi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berpuas diri. Hasil survei tersebut justru menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek yang masih memiliki potensi risiko, terutama dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan keuangan daerah.

"Pencapaian ini harus menjadi motivasi untuk terus berbenah. Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi KPK agar tata kelola pemerintahan di Kabupaten Soppeng semakin baik dan bebas dari praktik korupsi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Wilayah 4.2 Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Tri Budi Rachmanto, mengingatkan agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap sektor pengadaan barang dan jasa, pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, serta hibah dan bantuan sosial yang dinilai masih memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyimpangan.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng dan KPK berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun sistem pencegahan korupsi yang berkelanjutan.

(Yund)

LSM SIDIK Kawal Proyek Revitalisasi SDN 7 Salotungo Senilai Rp2 Miliar, Tegaskan Pengawasan Demi Kualitas Pekerjaan


Soppeng, Sigapnews.com, Lembaga Swadaya Masyarakat Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (LSM SIDIK) mulai melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng. Proyek yang memiliki nilai anggaran lebih dari Rp2 miliar tersebut dikerjakan melalui mekanisme swakelola dan menjadi salah satu program peningkatan sarana pendidikan di daerah.

Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, turun langsung ke lokasi proyek untuk menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, pengawasan dilakukan sejak tahap awal pelaksanaan agar pekerjaan berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis) serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan lapangan, Mahmud mengamati sejumlah pekerjaan awal, di antaranya pemasangan sloof dan pengerjaan rangka baja atap bangunan. Seluruh perkembangan proyek juga didokumentasikan sebagai bahan evaluasi pada monitoring berikutnya.

Mahmud menegaskan bahwa proyek yang menggunakan anggaran negara harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menilai pengawasan sejak dini merupakan langkah penting untuk meminimalkan potensi penyimpangan maupun pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

"Kami turun langsung untuk memastikan revitalisasi SDN 7 Salotungo benar-benar dikerjakan sesuai petunjuk teknis. Jangan sampai anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari uang negara justru menghasilkan pekerjaan yang tidak berkualitas," ujar Mahmud Cambang. Rabu (29/7/2026). 

Ia menambahkan, kehadiran LSM SIDIK di lapangan bukan untuk mencari kesalahan pelaksana proyek, melainkan memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai aturan sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.

Menurutnya, bangunan sekolah yang direvitalisasi harus memiliki kualitas konstruksi yang baik agar aman, kokoh, dan mampu digunakan dalam jangka panjang oleh guru maupun peserta didik.

Mahmud juga menyampaikan bahwa hasil dokumentasi lapangan akan menjadi bahan evaluasi berkelanjutan. Jika dalam proses pengawasan ditemukan pekerjaan yang dinilai belum sesuai dengan ketentuan teknis, pihaknya akan lebih dahulu menyampaikan masukan kepada pelaksana agar dilakukan perbaikan.

"Ini baru tahap awal. Semua item pekerjaan yang kami lihat sudah kami dokumentasikan. Kalau nantinya ada hal-hal yang perlu dibenahi, tentu akan kami komunikasikan dengan pelaksana. Yang kami kawal adalah uang negara, sehingga setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan dengan hasil pekerjaan yang sesuai standar. Tidak boleh ada ruang untuk pekerjaan asal jadi," tegasnya.

LSM SIDIK menyatakan akan terus melakukan pemantauan hingga proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo selesai, sebagai bagian dari peran serta masyarakat dalam mengawal penggunaan anggaran publik agar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Terima Kunjungan Forum Ponpes,Bupati Siap Dukung Peringatan Hari Santri 2026



SOPPENG Sigapnews.com Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menerima kunjungan Forum Komunikasi Pondok Pesantren Soppeng di ruang kerjanya, Kantor Bupati Soppeng, Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana peringatan Hari Santri yang akan digelar pada 22 Oktober 2026 mendatang.

Rombongan dipimpin Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Soppeng, Najamuddin, S.Ag., M.Pd.I., didampingi sejumlah pimpinan pondok pesantren, yakni H. Muh. Taslim Basri Daud, Lc (Pimpinan Ponpes Yasrib Soppeng), H. A. Darwis, S.Ag., M.Ag. (Kementerian Agama Soppeng), KM. Sulaeman, S.Pd.I. (Pimpinan Ponpes Pergi Ganra), serta H. Supriadi, Lc (Wakil Pimpinan DDI Pattojo).

Najamuddin menyampaikan, kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Soppeng.

Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan Hari Santri. Kami juga berharap Bupati Soppeng dapat hadir pada kegiatan tersebut, ujar Najamuddin

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap pengembangan pendidikan pesantren selama ini

Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pesantren di Soppeng. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkembang, katanya.

Najamuddin menambahkan, peringatan Hari Santri di Kabupaten Soppeng rencananya akan digelar secara bertahap di setiap kecamatan, dengan titik awal kegiatan di Kecamatan Marioriawa

Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyambut baik rencana kegiatan itu dan menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan pesantren.

Pesantren punya peran besar dalam membentuk anak-anak kita, bukan hanya dari sisi ilmu agama tapi juga akhlaknya. Pemerintah daerah tentu akan terus memberi perhatian agar pesantren di Soppeng bisa berkembang dengan baik, ujar Suwardi.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan undangan secara resmi kepada Bupati Soppeng untuk menghadiri peringatan Hari Santri 2026

(Yund)

Bupati Soppeng Serahkan KUA-PPAS 2027, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,12 Persen di Tengah Tantangan Fiskal




Soppeng Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng resmi memasuki tahapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 dengan penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng, Senin (29/7/2026).

Penyerahan dokumen anggaran tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Soppeng, H. Naspidin, dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng memaparkan sejumlah target indikator makro pembangunan Kabupaten Soppeng pada 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 4,83 persen hingga 6,12 persen, dengan tingkat kemiskinan diproyeksikan turun ke angka 5,84-6,19 persen dan tingkat pengangguran terbuka hanya 2,67-2,95 persen.

Sementara itu, PDRB per kapita ditargetkan mencapai Rp82,97 juta hingga Rp83,89 juta, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada rentang 74,75-75,36 poin.

Bupati Suwardi juga memaparkan proyeksi struktur APBD Tahun Anggaran 2027. Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp949,88 miliar, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp206,76 miliar dan pendapatan transfer Rp743,12 miliar. Sementara belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp950,67 miliar.

Di sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp30 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan dialokasikan untuk pembayaran cicilan pokok utang program PEN sebesar Rp20,04 miliar serta pembayaran utang daerah lainnya sebesar Rp9,16 miliar.

Meskipun berbagai indikator menunjukkan tren positif, Bupati Suwardi mengingatkan bahwa tantangan fiskal masih membayangi. Ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih relatif tinggi, ruang fiskal daerah terbatas, sementara kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik terus meningkat.

Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus melakukan penguatan Pendapatan Asli Daerah, meningkatkan efisiensi belanja, serta memastikan setiap program dan kegiatan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap pembahasan KUA-PPAS bersama DPRD dapat berjalan konstruktif, sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Yund)

Sabtu, 25 Juli 2026

Kejari Soppeng Jadi yang Pertama di Sulsel Jalin Kerja Sama dengan BHP Makassar


Soppeng, Sigapnews.com, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng mencatatkan capaian penting dengan menjadi Kejaksaan Negeri pertama di Sulawesi Selatan yang menjalin kerja sama resmi dengan Balai Harta Peninggalan (BHP) Makassar. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Kantor BHP Makassar, Jumat (24/7/2026).

Penandatanganan PKS ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Soppeng dengan BHP Makassar, khususnya dalam memberikan perlindungan hukum terhadap pengelolaan harta peninggalan dan penyelamatan aset.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pemberian bantuan hukum, pendampingan hukum, penyelesaian sengketa terkait perwalian dan pengampuan, pengamanan serta penyelamatan aset, hingga pengelolaan harta peninggalan yang tidak terurus. Selain itu, kedua institusi juga berkomitmen memperkuat tata kelola pengurusan harta peninggalan agar berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepastian hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan hukum kepada masyarakat sekaligus menjaga aset agar tidak menjadi objek penguasaan oleh pihak yang tidak berhak.

"Kerja sama ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam memberikan kepastian hukum. Sebagai Kejaksaan Negeri pertama di Sulawesi Selatan yang menjalin sinergi dengan Balai Harta Peninggalan, kami ingin memastikan tidak ada aset masyarakat maupun negara yang terbengkalai atau dikuasai secara melawan hukum. BHP berperan sebagai pengelola harta peninggalan, sementara Kejaksaan memberikan dukungan hukum melalui kewenangan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara," ujar Kajari Soppeng.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan harta peninggalan yang lebih tertib, aman, dan memberikan perlindungan hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Sementara itu, Kepala Balai Harta Peninggalan Makassar memberikan apresiasi atas inisiatif Kejari Soppeng yang dinilai menjadi pelopor di Sulawesi Selatan. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi Kejaksaan Negeri lainnya dalam membangun sinergi kelembagaan untuk memberikan pelayanan hukum yang lebih efektif.

Melalui kerja sama ini, Kejari Soppeng dan BHP Makassar berkomitmen meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, sehingga penyelesaian persoalan hukum di bidang perdata, pengelolaan harta peninggalan, serta perlindungan aset dapat dilakukan secara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

(Red)

Kamis, 23 Juli 2026

Dugaan Pelanggaran Anggota Disorot, Kasat Resnarkoba Polres Gowa Janji Proses Transparan


Gowa, Sigapnews.com, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polresta Gowa, Kompol Ismail, S.H., M.M., menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran yang melibatkan anggotanya.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap dugaan insiden yang melibatkan dua oknum personel Satresnarkoba Polresta Gowa. Menurut Kompol Ismail, setiap laporan yang diterima akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri.

"Apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan anggota, tentu akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Kompol Ismail.

Ia menjelaskan, penyelesaian secara damai antara pihak-pihak yang berselisih tidak menghentikan proses pemeriksaan internal. Polri tetap berkewajiban melakukan pembinaan, pengawasan, serta penegakan disiplin dan kode etik apabila ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan personel.

Kompol Ismail menegaskan seluruh proses pemeriksaan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan fakta serta alat bukti. Ia juga memastikan tidak ada toleransi terhadap anggota yang terbukti melanggar aturan maupun kode etik profesi.

"Kami mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada institusi Polri menyelesaikan proses klarifikasi dan pemeriksaan secara menyeluruh agar setiap persoalan dapat diputuskan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan respons atas tuntutan Front Aktivis Kerakyatan (FAKTA) Sulawesi Selatan yang meminta Sipropam dan Siwas Polresta Gowa mengusut dugaan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan dua oknum anggota Satresnarkoba terhadap seorang warga sipil. Organisasi tersebut juga mendesak evaluasi terhadap pimpinan Satresnarkoba apabila ditemukan adanya kelalaian dalam melakukan pengawasan terhadap personel.

Kasat Resnarkoba Polresta Gowa memastikan seluruh laporan masyarakat akan ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Red)

Selasa, 21 Juli 2026

Bupati Soppeng Bikin Terobosan, Soppeng Jadi Penerima Program ICARE Rp60 Miliar


Soppeng, Sigapnews.com,– Terobosan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng dalam memperkuat sektor pertanian kembali membuahkan hasil. Kabupaten Soppeng berhasil masuk dalam daftar daerah penerima Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) dengan nilai sekitar Rp60 miliar yang akan digunakan untuk memperkuat 20 Brigade Pangan Milenial.

Capaian tersebut menjadi angin segar bagi dunia pertanian di Kabupaten Soppeng. Program yang didukung pendanaan Bank Dunia itu merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat modernisasi pertanian melalui penguatan kelembagaan petani dan penggunaan teknologi mekanisasi.

Keberhasilan Soppeng memperoleh program tersebut tidak lepas dari komunikasi dan koordinasi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Kementerian Pertanian RI. Proses itu kemudian berlanjut dengan kunjungan Direktur ICARE Bram Kusbiantoro bersama perwakilan Bank Dunia, Mr. Joel, ke Kabupaten Soppeng pada pertengahan Juli 2026.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan verifikasi lapangan terhadap kesiapan lokasi serta calon penerima manfaat. Hasilnya, Soppeng dinyatakan memenuhi kriteria untuk melaksanakan Program ICARE.

Direktur ICARE Bram Kusbiantoro menjelaskan bahwa Program ICARE hanya dijalankan di tiga provinsi di Indonesia, yakni Sulawesi Selatan, Lampung, dan Kalimantan Barat. Di Sulawesi Selatan sendiri, hanya empat kabupaten yang ditetapkan sebagai penerima, yaitu Soppeng, Gowa, Barru, dan Enrekang.

"Soppeng dinilai memiliki potensi dan kesiapan dalam mengembangkan pertanian modern berbasis korporasi. Karena itu, penguatan Brigade Pangan menjadi salah satu fokus utama program," jelas Bram.

Melalui Program ICARE, sekitar Rp60 miliar akan dialokasikan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern bagi 20 Brigade Pangan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, mempercepat proses tanam dan panen, serta mendorong efisiensi usaha tani.

Program kini memasuki tahap sosialisasi ICARE Project Implementation Unit (PIU) yang dilaksanakan Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) di Aula Pertemuan Gabungan Dinas, Kompleks Kantor Bupati Soppeng.

Dalam sambutan Bupati Soppeng yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah H. Andi Haeruddin, ditegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Soppeng merupakan peluang besar untuk mempercepat transformasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan daya saing hasil pertanian daerah.

Pemerintah Kabupaten Soppeng juga berkomitmen mengawal pelaksanaan Program ICARE agar tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tani.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, mengatakan program akan difokuskan di Kecamatan Lalabata, Ganra, Marioriawa, dan Donri-Donri.

Menurutnya, penerima manfaat diprioritaskan bagi petani milenial berusia maksimal 40 tahun sebagai bagian dari upaya regenerasi petani sekaligus mencetak sumber daya manusia pertanian yang mampu menguasai teknologi modern.

Penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026. Kehadiran 20 Brigade Pangan diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan produksi pangan dan percepatan modernisasi pertanian di Kabupaten Soppeng.

Masuknya Program ICARE senilai sekitar Rp60 miliar menjadi salah satu capaian strategis Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Bupati H. Suwardi Haseng. Selain menghadirkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, program ini juga mempertegas posisi Soppeng sebagai salah satu daerah yang dipercaya mengembangkan pertanian modern di Sulawesi Selatan.

(Yund)

Senin, 20 Juli 2026

Listrik Masuk Sawah Jadi Misi Baru Bupati Soppeng, Jemput Dukungan PLN Demi Produktivitas Petani


Soppeng, Sigapnews.com, Program Listrik Masuk Sawah kini menjadi salah satu fokus baru Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendorong modernisasi sektor pertanian. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Suwardi Haseng, program tersebut diproyeksikan menjadi solusi bagi ribuan hektare sawah tadah hujan yang selama ini terkendala keterbatasan akses air.

Keseriusan itu ditunjukkan Bupati Suwardi Haseng dengan menemui langsung General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, di Kantor PLN UID Sulselrabar, Makassar, Senin (20/7/2026).

Dalam audiensi tersebut, Suwardi didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan. Turut hadir Manager PLN ULP Pajalesang Muh. Faisal Hasan bersama jajaran PLN.

Pertemuan itu difokuskan pada pembahasan perluasan jaringan listrik menuju kawasan pertanian sebagai fondasi utama pelaksanaan program Listrik Masuk Sawah. Pemerintah Kabupaten Soppeng menilai, tanpa dukungan jaringan listrik, pemanfaatan pompa air untuk mengalirkan air dari sungai maupun sumur bor tidak dapat berjalan maksimal.

Bupati Suwardi Haseng mengatakan, sebagian besar lahan persawahan di Kabupaten Soppeng masih mengandalkan air hujan. Kondisi tersebut membuat petani menghadapi tantangan setiap kali musim kemarau tiba karena pasokan air menjadi terbatas.

"Sebagian besar sawah di Kabupaten Soppeng masih bergantung pada air hujan. Karena itu, kami mendorong pengembangan pompanisasi agar petani memiliki sumber air yang lebih terjamin dan dapat meningkatkan intensitas tanam. Upaya tersebut membutuhkan dukungan jaringan listrik yang memadai. Kami berharap PLN dapat menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperluas jangkauan layanan kelistrikan hingga ke kawasan persawahan sehingga program Listrik Masuk Sawah dapat diwujudkan secara bertahap," ujar Suwardi.

Menurutnya, Listrik Masuk Sawah bukan sekadar menghadirkan jaringan listrik hingga ke area pertanian. Program tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Dengan tersedianya listrik, petani dapat memanfaatkan pompa air listrik yang lebih hemat biaya operasional dibandingkan mesin berbahan bakar minyak. Ketersediaan air yang lebih stabil juga akan meningkatkan indeks pertanaman sehingga lahan yang sebelumnya hanya ditanami saat musim hujan berpotensi menghasilkan panen lebih dari satu kali dalam setahun.

Selain berdampak pada peningkatan produksi pangan, program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Soppeng.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PLN bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng juga membahas kebutuhan pengembangan jaringan distribusi listrik di sejumlah kawasan pertanian yang menjadi prioritas. Langkah ini menjadi tahap awal untuk menyusun skema kolaborasi agar program dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi teknis di lapangan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng, Listrik Masuk Sawah bukan hanya proyek pembangunan infrastruktur kelistrikan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan pertanian daerah. Melalui sinergi dengan PLN, Pemkab optimistis petani akan memiliki akses energi yang lebih baik untuk mendukung produktivitas, mengurangi ketergantungan terhadap musim, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Bumi Latemmamala.

(Yund)

Sabtu, 18 Juli 2026

Nahkoda Baru PBVSI Soppeng, Syahrir Ajak Seluruh Klub Bersatu Kejar Prestasi


Soppeng, Sigapnews.com, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Soppeng resmi memiliki nahkoda baru. Mantan atlet voli andalan Soppeng, Syahrir, S.E., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Soppeng periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (MUSKABLUB) yang berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (19/7/2026).

Terpilihnya Syahrir mendapat dukungan penuh dari peserta musyawarah yang dihadiri perwakilan 21 klub voli dari total 30 klub yang diundang. Proses pemilihan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema "PBVSI Soppeng Satu Tekad Menuju Prestasi."

Kepercayaan yang diberikan kepada mantan atlet terbaik Soppeng itu diharapkan menjadi awal kebangkitan bola voli di Bumi Latemmamala. Pengalaman panjang Syahrir sebagai atlet dinilai menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan pembinaan sekaligus menjawab tantangan prestasi olahraga voli di daerah.

Dalam sambutan perdananya usai ditetapkan sebagai ketua, Syahrir menegaskan komitmennya untuk menjadikan PBVSI Soppeng sebagai organisasi yang profesional, terbuka, dan mampu melayani seluruh klub secara adil.

Ia menilai organisasi olahraga tidak hanya bertugas menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga harus menjadi wadah yang mampu membangun ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Organisasi ini harus dikelola dengan terbuka dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Mari tinggalkan perbedaan, kita bersatu lewat semangat gotong royong demi membawa voli Soppeng ke panggung nasional," ujar Syahrir.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Syahrir telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fondasi pengembangan bola voli Soppeng selama empat tahun ke depan.

Fokus pertama adalah membangun sistem pembinaan atlet secara berjenjang mulai dari desa dan kelurahan. Menurutnya, potensi atlet muda tersebar di berbagai wilayah sehingga harus diberikan ruang pembinaan sejak usia dini melalui klub-klub yang aktif.

Ia berencana menghidupkan kembali aktivitas klub di tingkat desa agar menjadi pusat pencarian bibit atlet sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap olahraga bola voli.

Selain pembinaan usia dini, Syahrir juga menargetkan terselenggaranya kompetisi secara rutin setiap tahun. Turnamen lokal dinilai menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas permainan atlet, membangun mental bertanding, sekaligus menjadi ajang evaluasi hasil latihan.

"Kalau kompetisi berjalan rutin, atlet akan terus berkembang. Klub juga memiliki motivasi untuk melakukan pembinaan secara berkesinambungan," katanya.

Tak kalah penting, Syahrir berkomitmen menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Seluruh proses administrasi, pengelolaan keuangan, hingga penyusunan program kerja akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh klub anggota.

Menurutnya, kepercayaan merupakan modal utama dalam membangun organisasi olahraga yang sehat dan mampu berkembang.

Syahrir juga menegaskan bahwa prestasi tidak mungkin diraih hanya mengandalkan pengurus PBVSI. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari KONI Soppeng, Pemerintah Kabupaten Soppeng, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, dunia pendidikan, hingga sektor swasta.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan dukungan terhadap pembinaan atlet, penyediaan sarana latihan, penyelenggaraan kejuaraan, hingga peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan.

MUSKABLUB PBVSI Soppeng turut dihadiri Kepala Dinas PAPORA Kabupaten Soppeng yang mewakili Bupati Soppeng, Sekretaris PBVSI Sulawesi Selatan, Wakil Ketua KONI Soppeng, serta para pengurus dan perwakilan klub voli dari berbagai kecamatan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan besarnya harapan terhadap kepengurusan baru agar mampu membawa PBVSI Soppeng lebih maju dan kompetitif.

Dengan latar belakang sebagai mantan atlet yang pernah mengharumkan nama daerah, Syahrir dinilai memahami persoalan yang dihadapi para atlet maupun klub di lapangan. Karena itu, kepemimpinannya diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berpihak pada pembinaan dan peningkatan prestasi.

Kini, harapan besar tertumpu pada kepengurusan PBVSI Soppeng periode 2026–2030 untuk mengembalikan kejayaan bola voli Kabupaten Soppeng, mencetak atlet-atlet berbakat dari desa-desa, serta membawa nama Bumi Latemmamala bersaing di level provinsi hingga nasional.

(Red)

Rabu, 15 Juli 2026

Dua Siswi SMA Negeri 13 Bone Sabet Medali di POPKAB 2026, Bukti Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone Terus Cetak Atlet Berprestasi


Bone, Sigapnews.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda binaan Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Bone 2026 cabang olahraga karate. Dua atlet putri berhasil mempersembahkan medali bagi Kecamatan Tanete Riattang Barat, sekaligus mengharumkan nama SMA Negeri 13 Bone sebagai sekolah tempat mereka menimba ilmu.

Adalah Nur Adelia yang sukses meraih medali perak (Juara II) pada nomor Kata Perorangan Kadet Putri. Penampilannya yang konsisten sejak babak penyisihan hingga final mampu mengantarkannya menjadi salah satu karateka terbaik pada kategori tersebut.

Sementara itu, rekannya Nur Aqilah juga tampil membanggakan dengan meraih medali perunggu (Juara III) pada nomor Kumite Kadet Putri +54 Kg. Semangat juang dan determinasi tinggi yang ditunjukkannya di setiap pertandingan menjadi modal penting hingga berhasil naik podium.

Keberhasilan kedua atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone terus menunjukkan hasil positif. Melalui latihan yang rutin, disiplin, dan berkesinambungan, dojo ini kembali membuktikan kemampuannya dalam melahirkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing pada ajang olahraga tingkat kabupaten.

Pelatih Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone, Senpai Muldiyana, mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras para atlet selama menjalani proses latihan.

"Teruslah mengasah kemampuan dan jangan cepat berpuas diri. Prestasi hari ini adalah awal dari perjalanan menuju pencapaian yang lebih tinggi. Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone akan terus berkomitmen melahirkan bibit-bibit atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan," ujar Senpai Muldiyana, Rabu (15/7/2026).

Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dengan disiplin, menjaga sportivitas, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi.

Prestasi Nur Adelia dan Nur Aqilah tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan dojo, tetapi juga membawa nama baik SMA Negeri 13 Bone. Sebagai pelajar yang mampu menyeimbangkan pendidikan dan prestasi olahraga, keduanya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun nonakademik.

Kontribusi kedua atlet tersebut juga memberikan dampak positif bagi kontingen Kecamatan Tanete Riattang Barat, yang berhasil meraih predikat Juara Umum III pada cabang olahraga karate di POPKAB Bone 2026. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama antara atlet, pelatih, pemerintah kecamatan, dan seluruh pihak terkait mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Dukungan penuh turut diberikan oleh Camat Tanete Riattang Barat yang hadir langsung di arena pertandingan. Kehadirannya menjadi penyemangat tersendiri bagi para atlet yang sedang berjuang mengharumkan nama kecamatan. Camat menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, orang tua, dan pihak sekolah atas dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan selama mengikuti kejuaraan.

Ajang POPKAB Bone sendiri merupakan salah satu kompetisi olahraga pelajar bergengsi di Kabupaten Bone yang menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial untuk dipersiapkan menuju kejuaraan pada jenjang yang lebih tinggi.

Dengan capaian dua medali pada POPKAB Bone 2026, eksistensi Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone semakin diperhitungkan sebagai salah satu pusat pembinaan karate yang konsisten melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Diharapkan, prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar di tingkat provinsi hingga nasional serta memotivasi generasi muda Bone untuk terus berprestasi melalui olahraga.

(Red)

Kadisdik Soppeng Tekankan Kolaborasi, Digitalisasi, dan Fokus pada Mutu Belajar dalam Forum K3SD Lalabata


Soppeng, Sigapnews.news, Pertemuan Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kecamatan Lalabata yang digelar di SDN 5 Mattiropole, Rabu (15/7/2026), menjadi momentum penyampaian sejumlah arah kebijakan pendidikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nur Alim menyoroti keikutsertaan perdana Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Soppeng dalam forum K3SD. Menurutnya, kehadiran SRT menjadi langkah positif untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan pertukaran pengalaman antarsatuan pendidikan.

"Semakin banyak ruang untuk saling berbagi pengalaman, semakin besar peluang kita meningkatkan mutu pendidikan bersama," ujarnya.

Dr. Nur Alim juga meluruskan persepsi terkait penerapan sistem absensi digital SETARA. Ia menegaskan bahwa sistem tersebut bukan bertujuan mempersulit guru maupun aparatur sipil negara (ASN), melainkan untuk membangun budaya disiplin serta memastikan efektivitas waktu kerja.

Selain itu, ia menekankan bahwa digitalisasi pendidikan merupakan sebuah kebutuhan. Menurutnya, pemanfaatan laptop dan berbagai perangkat teknologi harus menjadi bagian dari proses pembelajaran agar sekolah mampu mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dr. Nur Alim mengajak seluruh sekolah membenahi lingkungan masing-masing, mulai dari membersihkan halaman, memperbaiki pagar, hingga menata taman demi menciptakan suasana belajar yang bersih, nyaman, dan kondusif.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, H. Andi Zulkarnain, mengingatkan para kepala sekolah agar tidak terjebak dalam rutinitas administrasi hingga melupakan esensi pendidikan.

"Saat ini tantangan pendidikan bukan lagi kekurangan aturan, tetapi bagaimana memastikan setiap kebijakan benar-benar berdampak pada kualitas belajar anak," katanya.

Ia menilai perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digitalisasi, serta perubahan karakter peserta didik menuntut para kepala sekolah untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kepemimpinan pendidikan.

Andi Zulkarnain juga mendorong K3SD menjadi wadah berbagi praktik-praktik baik antarsekolah, bukan sekadar forum penyampaian informasi.

"Tidak ada sekolah yang sempurna. Tetapi setiap sekolah pasti memiliki praktik baik. K3SD harus menjadi tempat saling belajar, bukan sekadar tempat menyampaikan informasi," ujarnya.

Menutup penyampaiannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak diukur dari banyaknya rapat atau laporan administrasi, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan peserta didik.

"Ukuran keberhasilan kita bukan banyaknya rapat atau laporan yang disusun, tetapi ketika anak-anak pulang dari sekolah membawa ilmu, karakter yang baik, dan semangat untuk terus belajar. Itulah tujuan utama pendidikan," pungkasnya.

(Yund)

Photos

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved