-->

Ads

Nasional

Kesehatan

Internasional

TOP NEWS

Senin, 10 Agustus 2026

Wabup Selle Buka Peluang Bantuan Tambahan, 40 Perempuan Soppeng Ditantang Buktikan Mesin Bisa Menghasilkan


Soppeng, Sigapnews.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, memberikan suntikan semangat kepada 40 perempuan penerima bantuan peralatan menjahit di Kabupaten Soppeng.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Selle juga membuka peluang adanya tambahan bantuan jika para penerima mampu menunjukkan hasil dari program tersebut.

Hal itu disampaikan Selle saat menghadiri kegiatan Piloting Ruang Bersama Indonesia bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati Rusdi di Soppeng, Senin (10/8/2026).

Sebanyak 20 mesin jahit dan 20 mesin obras diberikan kepada 40 perempuan dari Kelurahan Jennae dan Desa Ganra. Masing-masing wilayah mendapat jatah 20 penerima.

Di hadapan peserta, Selle menyampaikan bahwa keberhasilan memanfaatkan bantuan dapat membuka jalan untuk mendapatkan dukungan berikutnya.

“Kalau ini berhasil, Ibu Wagub akan tambah lagi. Insya Allah,” ujar Selle.

Pernyataan tersebut sontak menjadi kabar menggembirakan bagi para peserta. Namun, di balik peluang itu terdapat pesan yang jelas: bantuan harus benar-benar dimanfaatkan.

Selle Ingin Mesin Segera Berproduksi

Selle mendorong para penerima tidak berhenti pada pelatihan. Mesin yang sudah berada di tangan harus segera digunakan untuk membuat produk yang memiliki nilai ekonomi.

Menurutnya, keterampilan menjahit yang telah diperoleh akan lebih berarti apabila mampu dikembangkan menjadi usaha yang menghasilkan pendapatan.

Para penerima dapat mengembangkan usaha secara mandiri maupun membentuk kelompok produksi.

Dengan demikian, bantuan pemerintah tidak hanya menjadi fasilitas sesaat, tetapi bisa menjadi modal awal untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Fatmawati Ingatkan Jangan Dijual

Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi turut mengingatkan para penerima agar menjaga dan memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya.

“Perempuan harus berdaya dan mandiri, minimal membantu ekonomi keluarga. Alat ini dimanfaatkan sebaik-baiknya agar produktif, jangan sampai dijual,” tegas Fatmawati.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa mesin jahit dan mesin obras yang diberikan bukan sekadar bantuan barang.

Ada target yang lebih besar: melahirkan perempuan yang produktif, mandiri, dan mampu membantu ekonomi rumah tangga.

Kini perhatian tertuju kepada 40 penerima bantuan di Jennae dan Ganra. Jika mesin mulai berproduksi dan usaha berkembang, bukan tidak mungkin bantuan berikutnya kembali mengalir ke Soppeng.

Wabup Selle sudah membuka peluang. Kini giliran para penerima membuktikan hasilnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Sekda Soppeng H. Andi Haeruddin, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Hj. Suarni Suwardi, Kepala DP3AP2KB Soppeng Hj. Andi Husniati, S.Sos., M.M., serta sejumlah pejabat lainnya.

(Yund)

Minggu, 09 Agustus 2026

HKAN 2026 di Lejja, Wabup Soppeng Tegaskan: Jangan Kejar Wisata, Tapi Korbankan Alam


Soppeng, Sigapnews.com, Taman Wisata Alam (TWA) Permandian Air Panas Lejja, Kabupaten Soppeng, menjadi pusat peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (10/8/2026).

Penunjukan Lejja sebagai lokasi peringatan HKAN bukan sekadar seremoni. Kawasan seluas sekitar 1.318 hektare itu menjadi ruang untuk mengingatkan kembali bahwa pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan kepentingan konservasi.

Pesan itu ditegaskan Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, saat menghadiri rangkaian HKAN yang digelar Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan.

Selle mengapresiasi kepercayaan BBKSDA Sulsel yang memilih TWA Lejja sebagai lokasi peringatan HKAN tingkat provinsi. Menurutnya, Lejja memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata, namun pengembangannya tidak boleh menggeser fungsi utama kawasan sebagai wilayah konservasi.

“Pariwisata itu penting, tetapi jauh lebih penting menjaga lingkungannya. Menanam itu penting, tetapi jauh lebih penting memastikan tanaman tersebut tumbuh dengan baik, bukan hanya sekadar seremonial,” tegas Selle.

Lejja Dikunjungi Sekitar 100 Ribu Orang per Tahun

Potensi wisata Lejja terbilang besar. Berdasarkan data yang disampaikan pihak BKSDA, kawasan tersebut mampu menarik sekitar 100 ribu pengunjung setiap tahun.

Selle menilai angka tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula tanggung jawab semua pihak dalam menjaga kawasan.

Apalagi pengelolaan TWA Lejja saat ini melibatkan BUMD melalui PT Perseroda Lamataesso Mattappa.

Menurut Selle, pengelolaan berbasis BUMD harus mampu mempertemukan kepentingan ekonomi daerah dengan tanggung jawab ekologis.

Bukan Sekadar Tanam Pohon

Rangkaian HKAN di Lejja diisi dengan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak, aksi bersih-bersih sampah, serta penanaman pohon secara simbolis.

Kepala BBKSDA Sulsel, Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa konservasi tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mengajak masyarakat Soppeng dan Sulsel untuk bersama-sama menjaga hutan, air, dan satwa. Konservasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Penanaman pohon secara massal akan dilanjutkan setelah memasuki musim penghujan. Langkah tersebut dilakukan agar tanaman yang ditanam memiliki peluang tumbuh lebih baik.

“Penanaman pohon dilakukan secara simbolis hari ini. Untuk penanaman secara serentak akan dilakukan setelah memasuki musim penghujan,” kata Hasnawir.

Komunitas Pencinta Alam Turun Langsung

HKAN 2026 di Lejja juga melibatkan puluhan komunitas pencinta alam, Sispala, komunitas pejalan, organisasi pemuda hingga konten kreator.

Rangkaian kegiatan bahkan telah dimulai sehari sebelumnya melalui camping. Sebelumnya, para komunitas mengikuti rapat persiapan bersama PT Perseroda Lamataesso Mattappa pada 6 Agustus 2026.

Selain kegiatan konservasi, peserta mengikuti live music dan diskusi mengenai konservasi alam serta masa depan TWA Lejja.

Plt Direktur PT Perseroda Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, mengatakan keterlibatan komunitas menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan.

“Sebagai pengelola TWA Lejja, kami mempunyai tanggung jawab menjaga fungsi konservasi kawasan. Pada saat yang sama, kawasan ini juga harus bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dengan tetap memperhatikan kelestarian alam,” katanya.

Ia menilai komunitas pencinta alam tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengawasan sosial terhadap kawasan.

Lejja, Antara Wisata dan Konservasi

TWA Lejja berada di Desa Bulu'e, Kecamatan Marioriawa, dengan luas sekitar 1.318 hektare. Kawasan ini ditetapkan sebagai taman wisata alam berdasarkan SK Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 169/Kpts-II/2000.

Selain terkenal dengan sumber air panasnya, Lejja menyimpan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah dengan kekayaan flora dan fauna.

Karena itu, peringatan HKAN di Lejja menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi kawasan tersebut: wisata boleh berkembang, tetapi konservasi tidak boleh dikorbankan.

Pesan Wabup Selle menjadi relevan di tengah meningkatnya aktivitas wisata di kawasan tersebut. Ukuran keberhasilan pengelolaan Lejja bukan hanya berapa banyak wisatawan yang datang atau berapa besar pendapatan yang dihasilkan, tetapi juga sejauh mana hutan, air, flora dan fauna tetap terjaga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Prof. H. Nurdin Abdullah selaku tokoh masyarakat, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Kepala BBKSDA Sulsel Hasnawir, jajaran Forkopimda Soppeng, Kepala Resort Pulhut TWA Lejja Andi Ahmad, S.H., jajaran pengelola TWA Lejja, jajaran PT Perseroda Lamataesso Mattappa, serta berbagai komunitas pencinta alam.

HKAN 2026 di Lejja pun meninggalkan pesan yang lebih besar dari sekadar kegiatan tanam pohon: menjaga alam bukan kegiatan seremonial, melainkan memastikan kawasan tetap lestari ketika pariwisata terus berkembang.

(Yund)

Rumah Ludes Terbakar di Rompegading, Bupati Soppeng Suwardi Haseng Datang Bawa Bantuan dan Santunan Pribadi

 


Soppeng, Sigapnews.com, Tiga keluarga di Dusun Paddempung, Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, masih harus menghadapi duka setelah rumah mereka ludes terbakar.

Sehari setelah kejadian, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng langsung mendatangi para korban, Minggu (9/8/2026) malam.

Suwardi datang bukan sekadar melihat kondisi warga. Ia membawa bantuan kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan santunan pribadi kepada tiga kepala keluarga yang kehilangan rumah dan harta benda dalam musibah tersebut.

Bantuan yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Soppeng di antaranya sembako, beras, pakaian, kasur, terpal dan kebutuhan harian lainnya.

Di hadapan korban, Suwardi meminta keluarga tetap kuat menghadapi musibah. Ia juga memastikan pemerintah akan membantu sesuai kemampuan.

“Tidak ada yang mau kena musibah seperti ini. Yang penting sekarang tetap sabar, tetap semangat. Kita hadapi bersama-sama. Insyaallah ada jalan dan pemerintah akan membantu sesuai kemampuan,” ujar Suwardi.

Suwardi kemudian menyerahkan santunan pribadinya kepada tiga kepala keluarga korban.

“Ini sekadar untuk meringankan beban keluarga. Semoga bermanfaat untuk kebutuhan sementara. Sabarki,” katanya.

Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Bupati terlihat berbincang langsung dengan korban dan mendengarkan kondisi mereka setelah kehilangan tempat tinggal.

Dalam kunjungan itu, Suwardi didampingi Kepala Dinas Sosial Soppeng Taufik Ramli, S.Sos., M.M., Plt. Kepala Dinas Pertanian, pejabat BPBD serta Camat Liliriaja Andi Lukman Saransi.

Tiga Rumah Panggung Hangus

Kebakaran terjadi Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Api diduga berasal dari korsleting listrik dari salah satu rumah.

Api kemudian dengan cepat merambat ke dua rumah panggung yang berada di sekitarnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga rumah beserta sejumlah harta benda milik warga hangus terbakar.

Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kehadiran Bupati sehari setelah kejadian menjadi perhatian tersendiri bagi keluarga korban. Di tengah kehilangan yang mereka alami, bantuan pemerintah dan santunan pribadi Suwardi diharapkan dapat sedikit meringankan beban tiga keluarga tersebut untuk melewati masa sulit.

(Yund)

Bupati Suwardi Haseng Apresiasi Ribuan Petani, Gerak Jalan Indah Gapoktan Semarakkan HUT RI ke-81


Soppeng, Sigapnews.com– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengapresiasi antusiasme ribuan petani yang ambil bagian dalam Gerak Jalan Indah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Anjungan I Mangkawani, Minggu (9/8/2026), tersebut diikuti 56 Gapoktan dari delapan kecamatan. Para peserta tampil dengan beragam kostum, atribut pertanian hingga atraksi kreatif yang menyedot perhatian masyarakat.

Bupati Suwardi Haseng secara langsung melepas peserta dengan pengibaran bendera start.

Bagi Suwardi, kehadiran ribuan petani dalam kegiatan tersebut bukan sekadar menunjukkan semangat menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi bukti kuatnya kebersamaan masyarakat Soppeng.

“Petani merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tegas Suwardi.

Ia mengatakan, Gerak Jalan Indah Gapoktan menjadi ruang bagi para petani untuk memperkuat persatuan, persaudaraan, nasionalisme dan kekompakan.

Suwardi berharap semangat yang ditampilkan para peserta tidak berhenti di arena perlombaan. Menurutnya, kreativitas, kedisiplinan, ketertiban dan kebersamaan harus terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Antusiasme masyarakat, khususnya para petani, menunjukkan bahwa pertanian bukan hanya memiliki kekuatan ekonomi, tetapi juga kekuatan sosial dan budaya yang mampu menyatukan masyarakat,” ujarnya.

Selain melepas kegiatan, Bupati Soppeng juga memberikan perhatian khusus kepada peserta yang tampil kreatif. Suwardi memberikan tambahan hadiah pembinaan secara pribadi kepada peserta yang dinilai memiliki penampilan dan kreativitas terbaik.

Sementara itu, hasil perlombaan menempatkan Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri sebagai Juara I. Juara II diraih Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, sedangkan Desa Paroto, Kecamatan Lilirilau, berhasil meraih Juara III.

Untuk kategori juara harapan, Kelurahan Bila meraih Harapan I, Kelurahan Labessi Harapan II dan Desa Umpungeng Harapan III.

Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, S.Hut., M.Si., menyebut kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perlombaan.

“Gerak Jalan Indah ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan dan kekompakan para petani,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Wakapolres Soppeng, jajaran kepala SKPD dan bagian Setda, para camat, Pimpinan BRI Cabang Soppeng, koordinator BPP, penyuluh pertanian serta ribuan petani.

Bagi Bupati Suwardi Haseng, semarak HUT RI menjadi momentum untuk menegaskan bahwa petani bukan hanya penggerak sektor pertanian, tetapi juga bagian penting dalam membangun kekuatan sosial dan ketahanan pangan daerah.

(Red)

Sabtu, 08 Agustus 2026

Gelar Syukuran HUT IWO ke-14 IWO Soppeng Siapkan Acara Puncak Istimewa pada 25 Agustus




SOPPENG Sigapnews.com Ikatan Wartawan Online (IWO) Soppeng menggelar acara syukuran sederhana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IWO ke-14 tingkat nasional. Kegiatan ini berlangsung hangat di Kantor Sekretariat PD IWO Soppeng, Jalan Pemuda, Soppeng, Sabtu (8/8/2026).

Peringatan HUT ke-14 ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Daerah (PD) IWO di seluruh Indonesia. Secara nasional, pusat kegiatan dipusatkan di Gorontalo yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IWO, Dwi Cristianto.

Di Soppeng, momentum syukuran ini dikemas secara bersahaja namun penuh keakraban. Peringatan tersebut dihadiri oleh Drs. Kanaruddin. M.S.i Kadis Kominfo Kabupaten Soppeng, Dr. Musmuliadi. S.Ag, Kepala MAN 1 Soppeng sekaligus pembaca doa syukuran, para kerabat media, serta komunitas Warkop Olleng.

Ketua PD IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, menyampaikan bahwa momen ini merupakan bentuk rasa syukur atas dedikasi dan kiprah organisasi IWO selama 14 tahun mengabdi di belantara pers Indonesia.

Hari ini kami sengaja mengundang kawan-kawan terdekat sebagai ungkapan rasa syukur bahwa IWO telah hadir selama 14 tahun mengabdi untuk bangsa, khususnya dalam menyajikan informasi yang terpercaya, ujar Andi Mull.

Ia juga menambahkan bahwa acara hari ini merupakan partisipasi PD IWO Soppeng dalam mendukung agenda puncak peringatan HUT IWO secara nasional. Sementara itu, untuk tingkat daerah, IWO Soppeng telah merancang perayaan khusus.

Secara resmi, PD IWO Soppeng baru akan menggelar puncak perayaan HUT ke-8 tingkat daerah pada 25 Agustus mendatang secara lebih istimewa, pungkasnya.

Suasana kebersamaan dan ramah tamah menutup rangkaian acara syukuran sederhana tersebut, menandai komitmen IWO Soppeng untuk terus memperkuat peran jurnalisme digital yang profesional dan independen di daerah.

(Humas IWO)

Rayakan HUT ke-14, PP IWO Salurkan Beasiswa untuk 8 Siswa SD Muhammadiyah 16 Jakarta Selatan




Jakarta Sigapnews.com Memasuki usia ke-14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) tidak hanya menggelar perayaan internal, tetapi juga menebar manfaat melalui kegiatan sosial yang menyentuh dunia pendidikan.

Salah satu rangkaian acara yang digelar adalah kunjungan dan bakti sosial di SD Muhammadiyah 16, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/8/2026). Dalam kegiatan bertajuk "Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat" ini, PP IWO menggandeng PCM Bukit Duri untuk berbagi kebahagiaan dengan para siswa.

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini diisi dengan penyerahan beasiswa pendidikan kepada 8 siswa yang membutuhkan. Tak hanya itu, panitia juga membagikan makanan bergizi dan menggelar permainan edukatif berupa kuis pengetahuan umum yang menghadirkan 8 hadiah spesial sebagai simbolisasi tanggal lahir organisasi.

Ketua Umum PP IWO, H. Teuku Yudhistira Adi Nugraha, menyampaikan bahwa momen HUT ke-14 ini menjadi pijakan bagi IWO untuk terus berkontribusi nyata kepada masyarakat.

Di hari Jumat yang penuh berkah ini, kami sangat senang bisa hadir dengan sambutan meriah di SD Muhammadiyah 16. Ini adalah wujud komitmen kami untuk berbuat bagi generasi cerdas bangsa, ujar Yudhistira.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan IWO terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Yudhistira menambahkan, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Majelis Kehormatan IWO, Agus Andrianto, yang juga menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Beliau turut menyampaikan salam hangat kepada pihak sekolah dan adik-adik generasi penerus bangsa yang kelak akan menyukseskan cita-cita Indonesia Emas 2045, tandasnya.

Sambutan hangat juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bukit Duri, Husnul Yaqin. Ia mengapresiasi kepedulian IWO terhadap proses pendidikan di sekolah tersebut.

Kami sangat berterima kasih atas dukungan IWO yang telah membantu biaya pendidikan siswa-siswa kami yang kurang beruntung. Semoga ke depan IWO semakin besar, jaya, dan terus berkembang. Aamiin, ucapnya.

Puncak acara dimeriahkan dengan pemotongan kue tart sebagai simbol perayaan HUT IWO ke-14, dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari IWO kepada PCM Bukit Duri, dan diakhiri dengan santap siang bersama menu makanan bergizi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wasekjen Sainudin Mahyudin, Bendahara Umum Adrika Willial, Ketua Bidang Humas Aqmarul Akhyar, pengurus PP IWO Hengky Lumbantoruan, serta Wartawan Senior Carlos Pardede. Sementara dari pihak Muhammadiyah hadir Wakil Ketua Bidang Pendidikan Syamsudin beserta jajaran guru SD Muhammadiyah 16 Bukit Duri.

(Yund)

Jumat, 07 Agustus 2026

PN Watansoppeng Minta Maaf dan Tegaskan Komitmen Perbaiki Pelayanan ke Insan Pers



SOPPENG Sigapnews.com Ketua Pengadilan Negeri (PN) Watansoppeng menyampaikan permohonan maaf resmi kepada seluruh insan pers di Kabupaten Soppeng, khususnya wartawan yang tergabung dalam Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Soppeng, menyusul kesalahpahaman yang terjadi di ruang tunggu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) saat awak media menunggu jalannya persidangan.

Permohonan maaf tersebut disampaikan oleh Juru Bicara PN Watansoppeng, Muh. Yusril Yusuf, mewakili pimpinan pengadilan. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang telah menjadi perhatian serius institusi.

Fasilitas pengadilan adalah milik masyarakat. Karena itu, hak akses awak media yang menjalankan tugas jurnalistik harus dihormati, dengan tetap mematuhi peraturan perundang-undangan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di PN Watansoppeng, ujar Yusril.

Sebagai tindak lanjut, PN Watansoppeng telah memberikan pembinaan kepada petugas keamanan yang terlibat sebagai bentuk evaluasi dan perbaikan pelayanan.

Anggota keamanan yang terlibat telah kami lakukan pembinaan secara tegas,katanya.

PN Watansoppeng berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga peradilan dan insan pers dalam menjaga transparansi, profesionalisme, serta kepercayaan publik.

Permohonan maaf tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pengadilan untuk terus meningkatkan pelayanan yang terbuka, humanis, dan berintegritas.

(The Yund)

Kamis, 06 Agustus 2026

Ketua IWO Soppeng Kritik PN Watan Soppeng. Klarifikasi Ke Media Lain Di Nilai Cederai Etiika Transparansi



Soppeng Sigapnews.com Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng menyoroti sikap Pengadilan Negeri (PN) Watansoppeng yang dinilai tidak profesional dalam menyikapi pemberitaan dugaan pengusiran wartawan di lingkungan pengadilan

Ketua IWO Soppeng, Kamaruddin, mengkritik keras langkah lembaga peradilan tersebut yang justru menyampaikan klarifikasi melalui media lain, bukan kepada media yang pertama kali memuat berita pada Rabu (5/8/2026). Menurutnya, tindakan ini menyalahi etika keterbukaan informasi publik dan berpotensi menimbulkan preseden buruk dalam relasi antara pers dan institusi penegak hukum.

Jika terdapat pemberitaan yang perlu diluruskan, mekanisme yang benar adalah memberikan hak jawab atau klarifikasi kepada media pemuat berita, bukan memilih media lain. Cara seperti ini rawan menimbulkan penafsiran bahwa ada perlakuan berbeda atau bahkan upaya memecah belah antarinsan pers, tegas Kamaruddin dalam pernyataannya, Jumat (7/8/2026).

Kamaruddin mengkhawatirkan pola komunikasi semacam itu dapat mengganggu harmoni di kalangan wartawan dan mencederai prinsip kemitraan yang setara antara pers dan lembaga negara. Ia menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah mengatur secara jelas mekanisme hak jawab dan hak koreksi yang harus dihormati oleh semua pihak.

Kritik ini bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan sebagai pengingat keras agar lembaga publik, termasuk pengadilan, mau tidak mau harus menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan kemitraan yang sehat. Klarifikasi yang bias hanya akan mengurangi kepercayaan publik terhadap transparansi institusi hukum itu sendiri, ujarnya.

Lebih lanjut, IWO Soppeng mengingatkan bahwa hubungan antara pers dan lembaga negara harus dibangun di atas fondasi saling menghormati fungsi masing-masing. Pers memiliki amanat kontrol sosial, sementara lembaga publik berkewajiban menyediakan informasi yang akurat melalui saluran yang benar dan terbuka bagi semua.

Kami berharap ke depan tidak ada lagi sikap diskriminatif terhadap media. Semua insan pers memiliki kedudukan yang sama dalam memperoleh akses informasi dan pelayanan, sesuai amanat Undang-Undang Pers,pungkas Kamaruddin.

(Yund)

Silaturahmi Perdana dengan Bupati, Kapolres Soppeng Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi


Soppeng, Sigapnews.com,– Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., melakukan silaturahmi perdana dengan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (6/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum awal mempererat sinergi antara Polres Soppeng dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi AKBP Hari Budiyanto kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Soppeng. Sebelum bertemu Bupati, ia terlebih dahulu mengunjungi Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng sebagai bentuk penguatan koordinasi antar-aparat penegak hukum.

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Suwardi Haseng dan Kapolres Hari Budiyanto berdiskusi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang efektif serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Keduanya sepakat bahwa sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang berjalan optimal, pelayanan publik yang berkualitas, serta situasi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif.

Bupati Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi Kapolres Soppeng. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan.

"Sinergi yang baik tentu akan mendukung kelancaran program-program pembangunan di daerah. Di sisi lain, koordinasi yang kuat juga penting untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Soppeng agar tetap aman dan kondusif," ujar Suwardi Haseng.

Sementara itu, AKBP Hari Budiyanto menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng serta seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak.

"Polres Soppeng siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi Kabupaten Soppeng tetap aman, damai, dan kondusif," ujarnya.

Silaturahmi tersebut ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Polres Soppeng. Diharapkan, kolaborasi yang semakin erat ini mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Ketua Kwarcab Soppeng Tutup Perkemahan, Gudep SMAN 1 Soppeng Raih Juara Umum Tingkat Penegak




Soppeng Sigapnews.com Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng, Syahruddin M. Adam, secara resmi menutup kegiatan perkemahan yang diselenggarakan oleh Kwarcab Soppeng. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Perkemahan ini mengusung tema Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045 Tema tersebut diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda, khususnya anggota Pramuka, dalam mendukung pembangunan nasional. Rabu (05/08/2026) 

Dalam kegiatan tersebut, piala bergilir juara umum Tingkat Penegak berhasil diraih oleh Gugus Depan (Gudep) SMAN 1 Soppeng. Prestasi ini sekaligus menandai keberhasilan Gudep SMAN 1 Soppeng mempertahankan gelar juara untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Pembina Gudep SMAN 1 Soppeng, Andi Muliyadi, menyampaikan apresiasi atas capaian para peserta didiknya. Ia mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan mempertahankan piala bergilir tersebut.

Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian yang membanggakan karena kami mampu mempertahankan piala bergilir untuk kedua kalinya. Harapan kami, pada perkemahan berikutnya piala ini dapat menjadi piala tetap pada tahun 2027, ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan perkemahan ini bertujuan untuk memupuk rasa persatuan dan persaudaraan di antara anggota Pramuka, baik penggalang maupun penegak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menguji dan mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembinaan peserta didik di masing-masing gugus depan dalam lingkup Kwartir Cabang Soppeng


 (The Yund)

Rabu, 05 Agustus 2026

Pecah Rekor! Siswa SMAN 1 Soppeng Jadi Satu-satunya Wakil Sulsel di Semifinal OSN Ekonomi 2026


Soppeng, Sigapnews.com,– Kabar membanggakan datang dari SMAN 1 Soppeng. Seorang siswanya, Andi Jo Karim Mappatunru, sukses menembus babak semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SMA/MA/SMK Tahun 2026 bidang Ekonomi. Yang lebih membanggakan, ia menjadi satu-satunya wakil Sulawesi Selatan yang berhasil lolos pada bidang tersebut. Rabu (5/8/2026).

Nama Andi Jo tercantum dalam pengumuman resmi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai salah satu dari 100 peserta terbaik nasional yang berhak melanjutkan perjuangan ke babak semifinal OSN bidang Ekonomi.

Siswa kelas XI.10 SMAN 1 Soppeng itu merupakan putra ketiga pasangan H. Andi Zulkarnain dan Hj. Zulhidayah Baharuddin. Berasal dari Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Andi Jo kini menjadi kebanggaan sekolah, keluarga, sekaligus masyarakat Kabupaten Soppeng.

Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi ketat pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) yang digelar pada 27–29 Juli 2026. Dari 13.542 peserta yang mengikuti OSN-P di seluruh Indonesia, hanya 900 peserta yang dinyatakan lolos ke semifinal nasional, atau masing-masing 100 peserta untuk sembilan bidang lomba.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing dengan siswa-siswa terbaik di Indonesia. Capaian Andi Jo juga memperkuat reputasi SMAN 1 Soppeng sebagai salah satu sekolah yang konsisten melahirkan peserta didik berprestasi di tingkat nasional.

Babak semifinal OSN Nasional dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026. Seluruh masyarakat Soppeng pun menaruh harapan besar agar Andi Jo kembali menorehkan prestasi dan melangkah hingga babak final, membawa nama Sulawesi Selatan semakin bersinar di kancah nasional.

(Yund)

Minggu, 02 Agustus 2026

Bupati Soppeng Ajak Pramuka Perkuat Karakter saat Buka Perkemahan HUT RI ke-81


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus memperkuat karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Perkemahan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65 di Kawasan Wisata Alam (KWA) Waduk Ompo, Minggu (2/8/2026).

Menurut Suwardi Haseng, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, semangat kebangsaan, dan kepedulian terhadap sesama.

"Perkemahan bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi sarana membentuk kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka," ujar Bupati.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Ancaman seperti penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, hingga penyebaran informasi yang tidak benar harus dihadapi dengan penguatan karakter sejak dini.

Karena itu, Suwardi menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus terus menjadi wadah pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, dan semangat gotong royong.

"Pramuka harus mampu melahirkan generasi yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, cinta lingkungan, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Perkemahan yang berlangsung selama 2–5 Agustus 2026 tersebut diikuti Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs serta Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK/MA dari gugus depan se-Kabupaten Soppeng. Beragam kegiatan edukatif dan kompetitif disiapkan untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kerja sama, serta membangun mental dan karakter peserta.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Ia meminta peserta menjaga kesehatan, keselamatan, serta kebersihan lingkungan selama berada di lokasi perkemahan.

Kepada para pembina dan pelatih, Suwardi berharap pendampingan yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi peserta dalam membentuk pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Soppeng juga melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur.

Ia berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga nama baik Kabupaten Soppeng dengan menunjukkan sikap disiplin, sportif, dan semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan tingkat nasional.

"Jadilah duta terbaik Kabupaten Soppeng. Tunjukkan bahwa Pramuka Soppeng memiliki karakter yang kuat, semangat kebersamaan, serta mampu bersaing dengan kontingen dari seluruh Indonesia," pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Drs. Sulo Parma, M.Si menjelaskan, perkemahan tahun ini mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045."

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antargugus depan, mengevaluasi hasil pembinaan peserta didik, sekaligus memperkuat persatuan dan persaudaraan di lingkungan Gerakan Pramuka.

Upacara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, staf ahli, para asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, camat, Ketua Kwartir Ranting beserta jajaran pengurus, serta kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan bersama para pembina Pramuka.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap Gerakan Pramuka terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, berdaya saing, nasionalis, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

(Yund)

Sabtu, 01 Agustus 2026

Jelang HUT ke-14 IWO, Kabag Humas IWO Soppeng Ajak Wartawan Perkuat Profesionalisme dan Solidaritas



SOPPENG Sigapnews.com Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) yang akan diperingati pada 8 Agustus 2026, Kepala Bagian (Kabag) Humas Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Soppeng  Jalan Pemuda  Kelurahan  Lalabata  Rilau  kecamatan Lalabata  menyampaikan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, serta memperkuat solidaritas di kalangan insan pers.

Momentum peringatan HUT ke-14 IWO diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut wartawan media online untuk mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, berimbang, serta tetap berpedoman pada kode etik jurnalistik.

Memasuki usia ke-14 tahun, IWO diharapkan semakin matang dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap dibarengi dengan ketelitian, verifikasi, dan tanggung jawab, ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota IWO Soppeng untuk menjadikan peringatan HUT ke-14 sebagai momentum memperkuat kebersamaan serta membangun organisasi yang semakin profesional, solid, dan berintegritas.

Selain itu, Kabag Humas IWO Soppeng menegaskan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik melalui penyajian informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat.

Wartawan bukan hanya menyampaikan informasi tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap media, katanya.

Dengan mengusung semangat “Profesionalisme Berdampak”, IWO diharapkan terus memperkuat perannya dalam menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, menangkal penyebaran hoaks, serta menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Menjelang puncak peringatan HUT ke-14, PD IWO Soppeng mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga marwah profesi, mempererat persaudaraan dan bersama-sama menghadirkan jurnalisme yang profesional, independen serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Yund)

Jumat, 31 Juli 2026

Bakal Gelar Aksi Sosial, IWO Soppeng Siap Semarakkan HUT ke-14 Ikatan Wartawan Online





SOPPENG Sigapnews.com Ikatan Wartawan Online (IWO) bersiap menyambut momentum bersejarah. Organisasi profesi pers media siber ini secara resmi akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 pada 8 Agustus 2026. Menjelang hari jadi tersebut, jajaran Pengurus Daerah IWO Kabupaten Soppeng telah merancang serangkaian kegiatan bermakna untuk memeriahkan perayaan tahun ini.

Menginjak usia ke-14 tahun, IWO mengusung tema nasional Profesionalisme Wartawan IWO, Berdampak Bagi Kebaikan Bangsa. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan landasan moral bagi seluruh wartawan yang bernaung di bawah bendera IWO untuk terus menjunjung tinggi etika jurnalistik, mengedepankan akurasi berita, serta merawat independensi dalam setiap karya jurnalistiknya.

Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, menyambut HUT ke-14 ini dengan pesan mendalam. Ia meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota IWO Soppeng untuk terus memegang teguh kode etik jurnalistik dan independensi pers dalam menjalankan tugas di lapangan.

Perjalanan 14 tahun IWO secara nasional, dan 8 tahun keberadaan IWO di Kabupaten Soppeng, bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah bukti konsistensi kita dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang bertanggung jawab melalui peningkatan kualitas jurnalisme online di Indonesia,ujar Andi Mull Makmun, dalam keterangan persnya. Sabtu (1/8/26)

Jejak perjalanan IWO di Bumi Latemmamala (Soppeng) memiliki catatan sejarah tersendiri. Organisasi ini resmi dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IWO saat itu, Jodhi Yudono, dalam prosesi pelantikan Pengurus IWO Kabupaten Soppeng di TWA Lejja pada Sabtu, 25 Agustus 2018.

Hingga kini, IWO Soppeng tetap eksis dan kokoh menaungi 42 media online. Sosok Andi Mull Makmun yang juga menjabat sebagai Pemilik Media Sulselinfo.com sekaligus pendiri organisasi pers Pena Jurnalis Nusantara (PJN) menyadari bahwa dinamika organisasi pasti diwarnai tantangan.

Ia tidak menampik adanya riak-riak kecil sepanjang perjalanan organisasi. Namun, riak tersebut justru dipandang sebagai proses pendewasaan yang semakin memperkokoh struktur IWO Soppeng.

Prinsip Utama, Komitmen seluruh anggota untuk tetap "Satu Komando" menjadikan organisasi ini tetap solid, menjunjung kebersamaan.

Ia berharap seluruh pewarta IWO Soppeng terus menjadi jurnalis yang edukatif, konstruktif, serta mampu menyajikan informasi yang sejuk dan berdampak positif bagi masyarakat.

Menandai 14 tahun kiprah IWO di tanah air, IWO Soppeng tidak hanya menggelar seremonial belaka. Sejumlah aksi kepedulian sosial telah dirancang untuk menyentuh langsung lapisan masyarakat yang membutuhkan.

Di antara agenda yang disiapkan meliputi. Anjangsana dan kunjungan ke panti asuhan. Penyaluran bantuan sembako bagi warga kurang mampu.

Rangkaian kegiatan sosial ini menjadi sarana pembuktian bahwa keindahan jurnalisme tidak hanya tertuang dalam barisan kata di media online, tetapi juga terwujud dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi kebaikan masyarakat dan daerah.

(Yund)

Kamis, 30 Juli 2026

Camat dan Sekcam Lalabata Ajak Warga Perkuat Budaya Gotong Royong Lewat Kerja Bakti


Soppeng, Sigapnews.com,– Komitmen membangun lingkungan yang bersih dan sehat terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Lalabata melalui kegiatan kerja bakti bersama di Lorong Perintis, Kelurahan Lemba. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Camat Lalabata, Risqun, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris Kecamatan Lalabata, H. Munadir Nurdin, S.Sos.

Kerja bakti melibatkan berbagai unsur, di antaranya jajaran Kantor Kecamatan Lalabata, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng, Koramil Lalabata, Polsek Lalabata, Kantor Urusan Agama (KUA) Lalabata, Pemerintah Kelurahan Botto dan Kelurahan Lemba, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Nasional Indonesia ASRI yang mendorong terciptanya kawasan permukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan melalui semangat gotong royong.

Camat Lalabata, Risqun, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap wilayah tempat kita tinggal. Kami berharap budaya gotong royong terus tumbuh dan menjadi kebiasaan masyarakat," ujarnya. Jum'at (31/7/2026). 

Sementara itu, Sekcam Lalabata, H. Munadir Nurdin, menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih semakin meningkat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga budaya kerja bakti terus terpelihara dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kecamatan Lalabata.

Melalui aksi bersama tersebut, Pemerintah Kecamatan Lalabata kembali menegaskan bahwa pembangunan lingkungan yang bersih dan asri hanya dapat terwujud melalui sinergi dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

(Yund)

Bupati Soppeng Tekankan Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkualitas pada Harganas ke-33


Soppeng, Sigapnews.com, Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dimanfaatkan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., untuk mengajak seluruh keluarga, khususnya para ayah, agar semakin aktif mengambil peran dalam pengasuhan anak. Pesan tersebut sejalan dengan tema Harganas tahun ini, "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak.

Dalam tayangan video yang disampaikan pada Jumat (31/7/2026), Suwardi Haseng menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas keluarga yang mampu menjalankan fungsi pengasuhan secara optimal.

Bupati menilai, sosok ayah memiliki peran strategis yang tidak dapat tergantikan. Kehadiran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, pembimbing, sekaligus teladan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

"Kehadiran seorang ayah akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan mental, emosional, serta pembentukan karakter anak. Karena itu, ayah harus hadir secara utuh dalam kehidupan keluarga," ujar Suwardi.

Ia menjelaskan bahwa keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut, katanya, menjadi bekal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Suwardi juga mengajak seluruh orang tua untuk memperbanyak waktu bersama anak, membangun komunikasi yang hangat, serta menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Menurutnya, perhatian sederhana dari orang tua akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak di masa depan.

Ia berharap peringatan Harganas ke-33 tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Soppeng. Dengan keluarga yang kokoh, lanjutnya, akan lahir generasi penerus yang mampu membawa daerah menuju kemajuan dan kesejahteraan.

"Marilah kita jadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," tutupnya.

(Yund)

Rabu, 29 Juli 2026

Bupati Suwardi Haseng Pastikan Rekomendasi KPK Jadi Prioritas Pembenahan Tata Kelola Pemkab Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memperkuat budaya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai langkah nyata mencegah praktik korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Program Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Satuan Tugas Wilayah 4.2 Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Tri Budi Rachmanto beserta rombongan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, para kepala perangkat daerah, serta pejabat yang membidangi delapan area perubahan dalam program pencegahan korupsi.

Dalam sambutannya, Suwardi Haseng mengatakan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus dibangun melalui sistem pemerintahan yang kuat, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan integritas dalam setiap proses pelayanan maupun pengelolaan anggaran.

"Komitmen membangun pemerintahan yang bersih harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas harus terus kita perkuat di seluruh perangkat daerah," ujar Suwardi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Soppeng berhasil meraih peringkat pertama Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 di Sulawesi Selatan dengan nilai indeks 80,48. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa upaya membangun budaya integritas telah menunjukkan hasil yang positif.

Meski demikian, Suwardi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berpuas diri. Hasil survei tersebut justru menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek yang masih memiliki potensi risiko, terutama dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan keuangan daerah.

"Pencapaian ini harus menjadi motivasi untuk terus berbenah. Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi KPK agar tata kelola pemerintahan di Kabupaten Soppeng semakin baik dan bebas dari praktik korupsi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Wilayah 4.2 Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Tri Budi Rachmanto, mengingatkan agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap sektor pengadaan barang dan jasa, pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, serta hibah dan bantuan sosial yang dinilai masih memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyimpangan.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng dan KPK berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun sistem pencegahan korupsi yang berkelanjutan.

(Yund)

LSM SIDIK Kawal Proyek Revitalisasi SDN 7 Salotungo Senilai Rp2 Miliar, Tegaskan Pengawasan Demi Kualitas Pekerjaan


Soppeng, Sigapnews.com, Lembaga Swadaya Masyarakat Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (LSM SIDIK) mulai melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng. Proyek yang memiliki nilai anggaran lebih dari Rp2 miliar tersebut dikerjakan melalui mekanisme swakelola dan menjadi salah satu program peningkatan sarana pendidikan di daerah.

Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, turun langsung ke lokasi proyek untuk menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, pengawasan dilakukan sejak tahap awal pelaksanaan agar pekerjaan berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis) serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan lapangan, Mahmud mengamati sejumlah pekerjaan awal, di antaranya pemasangan sloof dan pengerjaan rangka baja atap bangunan. Seluruh perkembangan proyek juga didokumentasikan sebagai bahan evaluasi pada monitoring berikutnya.

Mahmud menegaskan bahwa proyek yang menggunakan anggaran negara harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menilai pengawasan sejak dini merupakan langkah penting untuk meminimalkan potensi penyimpangan maupun pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

"Kami turun langsung untuk memastikan revitalisasi SDN 7 Salotungo benar-benar dikerjakan sesuai petunjuk teknis. Jangan sampai anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari uang negara justru menghasilkan pekerjaan yang tidak berkualitas," ujar Mahmud Cambang. Rabu (29/7/2026). 

Ia menambahkan, kehadiran LSM SIDIK di lapangan bukan untuk mencari kesalahan pelaksana proyek, melainkan memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai aturan sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.

Menurutnya, bangunan sekolah yang direvitalisasi harus memiliki kualitas konstruksi yang baik agar aman, kokoh, dan mampu digunakan dalam jangka panjang oleh guru maupun peserta didik.

Mahmud juga menyampaikan bahwa hasil dokumentasi lapangan akan menjadi bahan evaluasi berkelanjutan. Jika dalam proses pengawasan ditemukan pekerjaan yang dinilai belum sesuai dengan ketentuan teknis, pihaknya akan lebih dahulu menyampaikan masukan kepada pelaksana agar dilakukan perbaikan.

"Ini baru tahap awal. Semua item pekerjaan yang kami lihat sudah kami dokumentasikan. Kalau nantinya ada hal-hal yang perlu dibenahi, tentu akan kami komunikasikan dengan pelaksana. Yang kami kawal adalah uang negara, sehingga setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan dengan hasil pekerjaan yang sesuai standar. Tidak boleh ada ruang untuk pekerjaan asal jadi," tegasnya.

LSM SIDIK menyatakan akan terus melakukan pemantauan hingga proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo selesai, sebagai bagian dari peran serta masyarakat dalam mengawal penggunaan anggaran publik agar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Terima Kunjungan Forum Ponpes,Bupati Siap Dukung Peringatan Hari Santri 2026



SOPPENG Sigapnews.com Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menerima kunjungan Forum Komunikasi Pondok Pesantren Soppeng di ruang kerjanya, Kantor Bupati Soppeng, Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana peringatan Hari Santri yang akan digelar pada 22 Oktober 2026 mendatang.

Rombongan dipimpin Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Soppeng, Najamuddin, S.Ag., M.Pd.I., didampingi sejumlah pimpinan pondok pesantren, yakni H. Muh. Taslim Basri Daud, Lc (Pimpinan Ponpes Yasrib Soppeng), H. A. Darwis, S.Ag., M.Ag. (Kementerian Agama Soppeng), KM. Sulaeman, S.Pd.I. (Pimpinan Ponpes Pergi Ganra), serta H. Supriadi, Lc (Wakil Pimpinan DDI Pattojo).

Najamuddin menyampaikan, kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Soppeng.

Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan Hari Santri. Kami juga berharap Bupati Soppeng dapat hadir pada kegiatan tersebut, ujar Najamuddin

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap pengembangan pendidikan pesantren selama ini

Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pesantren di Soppeng. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkembang, katanya.

Najamuddin menambahkan, peringatan Hari Santri di Kabupaten Soppeng rencananya akan digelar secara bertahap di setiap kecamatan, dengan titik awal kegiatan di Kecamatan Marioriawa

Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyambut baik rencana kegiatan itu dan menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan pesantren.

Pesantren punya peran besar dalam membentuk anak-anak kita, bukan hanya dari sisi ilmu agama tapi juga akhlaknya. Pemerintah daerah tentu akan terus memberi perhatian agar pesantren di Soppeng bisa berkembang dengan baik, ujar Suwardi.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan undangan secara resmi kepada Bupati Soppeng untuk menghadiri peringatan Hari Santri 2026

(Yund)

Bupati Soppeng Serahkan KUA-PPAS 2027, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,12 Persen di Tengah Tantangan Fiskal




Soppeng Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng resmi memasuki tahapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 dengan penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng, Senin (29/7/2026).

Penyerahan dokumen anggaran tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Soppeng, H. Naspidin, dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng memaparkan sejumlah target indikator makro pembangunan Kabupaten Soppeng pada 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 4,83 persen hingga 6,12 persen, dengan tingkat kemiskinan diproyeksikan turun ke angka 5,84-6,19 persen dan tingkat pengangguran terbuka hanya 2,67-2,95 persen.

Sementara itu, PDRB per kapita ditargetkan mencapai Rp82,97 juta hingga Rp83,89 juta, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada rentang 74,75-75,36 poin.

Bupati Suwardi juga memaparkan proyeksi struktur APBD Tahun Anggaran 2027. Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp949,88 miliar, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp206,76 miliar dan pendapatan transfer Rp743,12 miliar. Sementara belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp950,67 miliar.

Di sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp30 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan dialokasikan untuk pembayaran cicilan pokok utang program PEN sebesar Rp20,04 miliar serta pembayaran utang daerah lainnya sebesar Rp9,16 miliar.

Meskipun berbagai indikator menunjukkan tren positif, Bupati Suwardi mengingatkan bahwa tantangan fiskal masih membayangi. Ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih relatif tinggi, ruang fiskal daerah terbatas, sementara kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik terus meningkat.

Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus melakukan penguatan Pendapatan Asli Daerah, meningkatkan efisiensi belanja, serta memastikan setiap program dan kegiatan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap pembahasan KUA-PPAS bersama DPRD dapat berjalan konstruktif, sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Yund)

Photos

Internasional

Ekonomi

Politik

HUKUM KRIMINAL

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved