-->

Minggu, 28 Juni 2020

Dihadapan Pengasuh Pondok Pesantren Lanyalla Mattalitti Sebut Lima Sila Pancasila Sudah Final


Ir.AA La Nyalla Mahmud Mattalitti (Foto Dokumen)

Sigapnews.com, Surabaya (Jatim) - Dinamika sosial menyusul maraknya penolakan atas Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) mendapat perhatian khusus dari Anggota DPD-MPR RI, Ir. La Nyalla Mahmud Mattalitti. Hal itu disampaikan dalam acara Sosialisasi Empat Pilar dihadapan sekitar 50 pengasuh Pondok Pesantren se-Jawa Timur di Surabaya, Minggu (28/6/2020).

Dikatakan, lima Sila dalam Pancasila sudah final dan tidak bisa diperas lagi dalam pemaknaan Trisila atau Ekasila. Karena ke-5 sila tersebut saling berurutan dari Sila pertama hingga melahirkan tujuan hakiki bangsa ini di Sila kelima.

“Dan Pancasila sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran agama, termasuk Islam. Artinya Islam bukan ancaman bagi Pancasila. Justru komunisme dan kapitalisme ancaman sebenarnya bagi Pancasila,” kata LaNyalla.

Lebih jauh LaNyalla menjabarkan bahwa, Sila pertama yang berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa memiliki arti ber-Tuhan, artinya melaksanakan ajaran agamanya. Dalam Islam, artinya menjalankan Syariat Islam. Dan syariat Islam paling fundamental adalah mendirikan sholat dan berbuat amal kebajikan. Dengan mendirikan sholat berbuat amal sholeh, sudah bisa mencegah manusia Indonesia dari perbuatan keji dan mungkar.

“Nah, kalau seluruh anak bangsa ini menjalankan ajaran agamanya, dan kita sudah mencegah perbuatan keji dan mungkar, maka Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab akan terwujud. Apa artinya? Rakyat yang hidup di negeri ini memiliki moral, akhlak dan adab, serta sikap yang baik dan luhur,” jelas Ketua Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur itu.

Dengan situasi itu, masyarakat Indonesia akan bersatu dengan saling menghargai perbedaan suku dan agama serta perbedaan lainnya. Masyarakat Indonesia akan hidup dalam keber-adab-an dengan budi pekerti yang luhur. Dalam situasi itu, maka terwujudlah Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Persatuan yang terjadi atas kesadaran diri, bukan atas paksaan atau tekanan.

“Lalu apa yang terjadi setelah orang-orang yang menjalankan agamanya, dan orang-orang beradab ini bersatu? Munculah orang-orang yang bijaksana sebagai perwakilan untuk bermusyawarah dengan tujuan menemukan pemimpin bangsa ini. Itulah makna Sila keempat. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat dalam Permusyawaratan Perwakilan,” bebernya.

Jika keempat Sila telah dilaksanakan, maka bangsa yang kaya dan besar ini akan dipimpin oleh pemimpin yang Hikmat dalam mengabdi untuk bangsa dan negara. Dan jika hal ini terwujud, maka Indonesia akan menjadi Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur. Yaitu terwujudnya Sila kelima yang merupakan cita-cita akhir para pendiri bangsa ini. Yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

LaNyalla menegaskan, kalimat Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengandung dua frasa penting. Yaitu kata Keadilan Sosial dan kata Seluruh Rakyat. Artinya, adil dalam kacamata sosial itu bukanlah sama rata sama rasa atau membiarkan siapa yang mampu bertahan hidup. Tetapi mana yang harus dibantu, mana yang tidak, mana yang harus disubsidi, mana yang tidak.

Orang miskin atau kurang beruntung harus mendapat keadilan dengan biaya kesehatan gratis. Biaya pendidikan gratis, dan lainnya. Sementara yang mampu atau kaya, tidak boleh mendapatkan perlindungan negara semacam itu. Makanya dalam konstitusi kita disebutkan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Itulah makna keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Jadi, sambungnya, wajar adanya banyak penolakan RUU HIP dari seluruh elemen bangsa ini. Terutama dari MUI, NU dan Muhamadiyah. Karena hal itu bermuara pada sikap dan pandangan umat Islam, bahwa Pancasila itu sudah final dan sama sekali tidak bertentangan dengan Islam. Bahkan sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Quran. Tidak perlu diberi tafsir baru lagi, apalagi dimaknai dalam Trisila dan Ekasila.

Oleh karena itu, DPD RI sepakat membentuk Tim Kerja untuk menelaah lebih dalam dan komprehensif terhadap RUU HIP tersebut, untuk nantinya DPD RI akan menyatakan sikapnya secara kelembagaan. Apakah RUU ini harus disederhanakan hanya sebagai payung hukum Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) saja, atau memang tidak perlu ada.

Sosialisasi Empat Pilar tersebut selain dihadiri para pengasuh Pondok Pesantren se Jawa Timur, juga diikuti Anggota Komisi Kajian Konstitusi MPR RI Jamal Aziz dan Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto. Pertemuan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan dengan memberi jarak antara kursi peserta dialog.

Pandangan yang sama juga diutarakan oleh Jamal Aziz bahwa Pancasila sudah final dengan urutan sila yang terkandung di dalamnya. Sila pertama melahirkan sila dua, sila kedua melahirkan Sila ketiga, Sila ketiga melahirkan Sila keempat dan Sila keempat melahirkan sila kelima.

“Ini sudah final dan ini yang melahirkan para kyai terdahulu. Sehingga menurut saya, penjabaran pak LaNyalla itu sudah mewakili, sangat mewakili. Apalagi pak La Nyalla ini dari Pemuda Pancasila. Implementasinya sudah pas,” ujar Jamal Aziz.

Sementara seorang peserta sosialisasi, Gus Zahrul Azhar As’ad atau yang dikenal Gus Hans, mengatakan RUU HIP memang meresahkan masyarakat. Apalagi banyak informasi yang simpang siur di media sosial.

“Karena itu saya sempatkan datang untuk mendengarkan perspektif utuh apa sebenarnya yang dimaksud HIP. Dan mudah-mudahan langkah pak LaNyalla yang selalu berkeliling Jatim dan Indonesia bisa mencerahkan,” pungkasnya. (Syafrudin).

Sabtu, 27 Juni 2020

Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin II Dihadiri Dandim Blitar, Ini Kata Letkol Inf.Kris Bianto, SE



Sigapnews.com, Blitar - Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE beserta Forpimda melaksanakan peresmian Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il bertempat di Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il Jl. KH. Misbahudin Ahmad Dsn. Sumber Suko Ds. sumber Kec. Sanankulon Kab. Blitar, Sabtu (27/06/2020).

Untuk mempersiapkan Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il, pihak pondok pesantren telah menyiapkan sarana penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid-19, mulai dari fasilitas pengecekan suhu badan, tempat cuci tangan, penyemprotan disinfektan, penyediaan hand sanitizer dan tempat inap sementara bagi santri nantinya kalau sakit.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE saat ditemui mengatakan bahwa kegiatan Launching Pondok Pesantren Mamubaus Sholikin II ini kita harus punya perasaan yang sama baik TNI-Polri maupun Pemerintah dengan masyarakat untuk sama-sama berbuat bagaimana kita mencegah penyebaran covid 19.

Saya harap pondok pesantren benar-benar mampu menyiapkan dirinya untuk menerima santrinya kembali beraktivitas dalam artian bebas dari konflik. Pemerintah menginginkan masyarakat produktif tetapi dapat terhindar dari penyebaran covid-19 itu yang diharapkan dan saya berharap pagi ini kami sudah melihat elemen dari protokol kesehatan disiapkan oleh pondok pesantren ini cukup baik, kami juga mengapresiasi elemen dari protokol kesehatan dimulai dari personilnya yang ada di pondok pesantren

Lanjut Dandim 0808/Blitar juga menambahkan dengan adanya Louncing Pondok pesantren Mambaus Sholikin II tersebut bertujuan untuk mendorong para santri yang akan kembali menuntut ilmu dimasa New normal ini mampu menghadapi bencana pandemi Covid-19 serta  kesadaran kepada para santri terkait kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tatanan baru kebiasaan baru yang namanya new normal tatanan baru kebiasaan baru yang lebih produktif dan aman bebas dari virus di semua sektor di semua bidang kita bentuk kampung tangguh sehingga nantinya pesantren yang siap secara mandiri menatap masa depan yang lebih baik, ujarnya (Red).

Senin, 22 Juni 2020

Dandim 0808/Blitar Bersama Walikota Blitar dan Kapolres Blitar Kota Launching Stasiun Dan Terminal Tangguh Covid-19



Sigapnews.com, Blitar (Jatim) - Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE bersama Walikota Blitar Drs Santoso dan Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela bersama jajaran Forkopimda lainnya meresmikan Stasiun dan Terminal Tangguh Covid-19 yang ada di Kota Blitar, Senin ( 22/06/2020).

Peresmian (Launching) stasiun dan terminal tangguh Covid-19 ditandai dengan pemotongan pita oleh Walikota Blitar Drs Santoso bersama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE dan Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela.


Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE saat ditemui menuturkan peresmian (Launching) Stasiun dan terminal Tangguh Covid-19 di Kota Blitar yang kita laksanakan hari ini bersama jajaran forkopimda kota Blitar, untuk membangun ketangguhan penerapan protokol kesehatan dalam rangka untuk mencegah penyebaran Covid- 19 di tempat area transportasi.

"kita lihat secara langsung ke lapangan sejauh mana persiapannya dan apa yang harus dilaksanakan, dalam menjalankan aturan protokol kesehatan di area Stasiun dan Terminal dalam rangka untuk mencegah serta memutus penyebaran Covid-19"Tutur Dandim 0808/Blitar.

Pada saat yang sama Dandim 0808/Blitar juga meninjau sejumlah lokasi di area Stasiun Kota Blitar seperti loket antrean penumpang, ruang kesehatan, ruang tunggu penumpang, serta pintu keluar stasiun kota Blitar.

Usai dari Stasiun Kota Blitar Dandim 0808/Blitar bersama rombongan Forkompimda Kota Blitar melanjutkan perjalanan ke Terminal Patria Kota Blitar guna meninjau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana dalam menjalankan Protokol kesehatan yang ada di terminal tersebut (Red).

Kamis, 28 Mei 2020

Dandim 0808/Blitar Siap Dukung Program Kampung Tangguh Bencana



Sigapnews.com, Blitar (Jatim) - Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE menghadiri Launcing kampung tangguh bencana yang di launching di tiga desa di wilayah hukum polres Blitar kota, Kamis (28/05/2020).

Ketiga kampung tangguh yang di launching itu adalah Kampung Tangguh di Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon, Kampung Tangguh di Desa Bacem Kecamatan Ponggok dan Kelurahan Nglegok Kabupaten Blitar.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE saat ditemui mengungkapkan. Kampung tangguh ini merupakan kampung yang diharapkan dapat mengatasi suatu bencana salah satunya dapat mengatasi pandemi Virus Covid-19 yang terjadi saat ini dengan berkomitmen mengutamakan gotong royong dan kerjasama oleh seluruh warganya.

"Dengan berkomitmen mengutamakan gotong-royon yang melibatkan seluruh warga, para relawan yang selalu rutin dalam melaksanakan pendataan, pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan, pemberlakuan physical distancing serta penyiapan tempat karantina dalam rangka untuk memutus mata rantai Covid-19" Ungkap Dandim 0808/Blitar.

Lanjut Dandim 0808/Blitar menambahkan, Kodim 0808/Blitar beserta jajaranya juga akan selalu siap membantu dalam mencegah penyebaran virus Corona (covid-19) melalui pembentukan Kampung Tangguh yang sudah di launching pada hari ini.

"Kodim 0808/Blitar selalu siap membantu dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui Kampung Tangguh ini, akan tetapi ini harus dilandasi dengan kerja sama semua Desa dan Kampung dengan konsisten menerapkan aturan protokol kesehatan, sehingga pencegahan penyebaran Covid-19 dapat ditekan bahkan dapat dihilangkan dari wilayah Blitar,” pungkasnya.

Launching Kampung Tangguh Virus Corona (Covid-19) di tiga Desa diwilayah hukum Polres Blitar itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Blitar Drs Rijanto. MM di dampingi Dandim 0808/Blitar, Kapolres Blitar Kota, Forkopimda Blitar dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, (Red).

Rabu, 20 Mei 2020

Dandim 0808 Serahkan Bantuan Secara Simbolis Kepada LVRI



Sigapnews.com, Blitar (Jatim) - Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto,SE secara simbolis memberikan bantuan kepada anggota LVRI bertempat di Makodim 0808/Blitar Jl. Ahmad Yani No 06 Kota Blitar, Rabu (20/05/2020).

Bantuan ini merupakan sebagai bentuk wujud kepedulian TNI kepada LVRI di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE menyampaikan bantuan ini merupakan sebagai wujud kepedulian dan perhatian TNI kepada para LVRI yang telah berjuang dan rela mengorbankan jiwa raganya demi Kemerdekaan Bangsa dan Negara Republik Indonesia. 

“Para LVRI telah berjuang demi Kemerdekaan Bangsa dan Negara Indonesia oleh sebab itu, ini wujud perhatian dan kepedulian TNI dengan memberikan bantuan di tengah pandemi covid-19 ”jelas Dandim 0808/Blitar.

Lanjut Dandim 0808/Blitar juga mengucapkan terima kasih kepada para LVRI atas apa yang sudah diberikan kepada Bangsa dan Negara Indonesia.

"Bantuan yang kita berikan ini tidak sebanding dengan apa yang sudah diberikan oleh LVRI demi Bangsa dan Negara Indonesia. Terima kasih kepada seluruh LVRI. Semangat perjuangan merupakan penyemangat bagi kami untuk terus melanjutkan perjuangan dalam mengawal cita-cita bangsa indonesia serta untuk berjuang membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kita hadapi saat ini ”tandasnya (Red).

Dandim 0808/Blitar Berangkatkan Tim Distribusi Bantuan Kepada Masyarakat Yang Terdampak Covid-19



Sigapnews.com, Blitar (Jatim) - Sinergitas TNI-POLRI Peduli Covid-19. Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE secara simbolis memberangkatkan tim distribusi paket sembilan bahan pokok (sembako) yang diperuntukkan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan hari Rabu (20/05/2020) dan di dampingi oleh Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan, Wakapolres Blitar Kota Kompol Nur Halim, S.H bersama perwira Staf Kodim 0808/Blitar di halaman Makodim 0808/Blitar Jl. Ahmad Yani No. 06 Kota Blitar.

“Hari ini saya bersama Kasdim 0808/Blitar, Wakapolres Blitar Kota dan perwira Kodim 0808/Blitar secara simbolis memberangkatkan tim distribusi paket sembako untuk masyarakat yang sangat membutuhkan akibat pandemi Vovid-19.

Untuk paket sembako tersebut, langsung dibawa oleh para Babinsa yang ada di Koramil-Koramil jajaran Kodim 0808/Blitar dengan menggunakan sepeda motor dinasnya masing-masing yang telah dilengkapi dengan keranjang untuk dibagikan kepada masyarakat binaannya yang sangat membutuhkan akibat terdampak Covid-19 "Kata Dandim 0808/Blitar.

Dandim 0808/Blitar juga menjelaskan, metode pendistribusian paket sembako tersebut dilakukan dari rumah ke rumah agar penerima bantuan benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang ada di wilayah teritorial Kodim 0808/Blitar.

Ada sebanyak 250 paket sembako yang kami distribusikan hari ini kepada masyarakat, paket sembako ini dibawa langsung oleh Babinsa selanjutnya akan dibagikan melalui masing-masing Koramil jajaran Kodim 0808/Blitar.

Lanjutnya, khusus kepada personel Babinsa yang membawa paket sembako agar tetap memprioritaskan keselamatan dalam berkendaraan dan dalam menyerahkan paket sembako tersebut hendaknya juga dilakukan dengan melaksanakan Protokol kesehatan sesuai dengan SOP Covid-19.

“Lakukan kegiatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan mudah-mudahan apa yang telah kita lakukan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di tengah wabah pandemi covid-19, serta menjadi amal dan ladang ibadah untuk kita semua, "Harap Dandim 0808/Blitar (Red).

Alumni Unej Saling Buka Data dalam Webinar Kauje-LP2M



Sigapnews.com, Jember (Jatim) - Webinar Series III Kauje-LP2M dengan tema Intrik , Kejahatan Baru, dan Penegakan Hukum Diera pandemi covid 19 berjalan semarak. Peserta yg mencapai 500-an turut interaktif. Narasumber yang berasal dari alumni Unej akhirnya banyak memberikan informasi yang Ekslusif.

Narasumber yang dimaksud adalah Wakil Ketua KPK RI Dr. Nurul Ghufron , SH, MH , Asstafsus Wapres RI Dr.Ikhsan Abdullah, SH, MH dan Anggota Ombudsman RI Dr. Niniek Rahayu, SH,MS.
Acara yang dimoderatori Dedy Hariyadi S, Praktisi Hukum Telematika juga dihadiri langsung Rektor Universitas Jember(Unej) dan Ketua Umum Keluarga Alumni Unej (Kauje) M.Sarmudji, SE, M.Si.

Moderator sempat mempertanyakan mengapa belum ada kabar lagi KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ghufron(Sapaan Nurul ghufron) lantas mengatakan bahwa substansi dari pemberantasan korupsi bukan hanya penangkapan. Namun juga pencegahan. "Terbukti banyak sekali langkah pencegahan dari KPK yang terbukti membuat orang/pejabat untuk tidak melakukan korupsi," terangnya.

Namun Ghufron dipertengahan acara mengumumkan bahwa KPK pada beberapa jam yang lalu telah melakukan OTT. "Ini kabar yang baru saja saya peroleh,"tukasnya sembari disambut tepuk tangan peserta Webinar Series yang mengangkat tema Intrik, Kejahatan Baru, dan penegakan Hukum di era Pandemi Covid-19.

Tak kalah memberikan informasi ekslusif, Ninik juga membuka data aduan maladministrasi yang masuk ke Ombudsman RI. Beberapa lembaga keuangan banyak dikeluhkan masyarakat. "Ada banyak keluhan terkait lembaga keuangan. OJK harus segera merespon ini," tegasnya.
Tidak hanya itu Ninik juga menyoroti pendistribusian bansos yang kerap menjadi ajang pungli oknum tertentu. Untuk itu Ombudsman menurutnya sudah membuat aduan online yang bisa langsung dideliver ke Ombudsman."Adukan saja ke aduan online kami atau dinomor 082137777. Akan langsung kami tindaklanjuti," terangnya.

Menimpali pernyataan Ninik, Ikhsan yang juga Wakil ketua komisi hukum MUI mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa kali melangsungkan pertemuan dengan pihak OJK. Dan OJK telah menyatakan agar perbankan dapat  melakukan relaksasi kredit terkait nasabah yang terdampak covid19."Tidak ada alasan pihak bank terus menekan nasabah untuk membayar apabila terkena dampak covid-19," terangnya.

Ikhsan Bahkan siap pasang badan apabila aduan yang masuk ke dirinya dan memang aduan itu terkait persoalan relaksasi kredit."Laporkan kesaya.Akan saya minta OJK menindak perbankan atau lembaga pembiayaan yang tidak patuh kepada OJK," Tambahnya.

Diakhir acara Niniek membuka data yang krusial terkait dampak covid 19.Khususnya di dalam keluarga. Niniek dulunya mantan Komisioner Komisi Perlindungan perempuan dan Anak(KPPA). "Semasa covid banyak kekerasan terjadi dirumah tangga. Tidak hanya kekerasan. Perkosaan juga terjadi, " terangnya. Untuk itu ia meminta aparat penegak hukum bersikap tegas terkait hal itu. "Tidak hanya itu.Kehamilan juga meningkat di era pandemi ini ," timpalnya.

Diakhir acara moderator meminta agar participant yang tidak bisa menonton utuh acara ini dapat menonton di channel youtube Unej Official.

Moderator yang dibantu oleh MC Frenza akhirnya ditutup oleh pernyataan Ketum kauje dan Rektor dengan mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir batin. "Saya mendahului ya agar tidak lupa nantinya," pungkas Iwan.

Acara diikuti oleh 500 peserta yang berasal dari latar belakng berbeda. Ada dari instansi pemerintah, kementerian, lembaga, bank indonesia, dosen, TNI/Polri, OKP dan mahasiswa. (Urc).

Selasa, 12 Mei 2020

Hadiri Pemusnahan Miras.Dandim 0808/Blitar Ingatkan Masyarakat Akan Bahaya Miras



Sigapnews.com, Blitar - Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE turut menghadiri pemusnahan minuman keras (Miras) yang diamankan Polres Kabupaten Blitar selama operasi Ketupat bertempat di Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar Jl. Kusuma Bangsa No. 60 Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Selasa (12/05/2020).

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE saat ditemui mengucapkan selamat atas keberhasilan Polres Kabupaten Blitar beserta jajarannya dalam mengungkap dan membasmi minuman Keras(Miras) di wilayah Kabupaten Blitar

Ke depan, Kodim 0808/Blitar beserta jajaran akan selalu mendukung penuh dalam memberantas peredaran minuman keras (Miras) karena Miras dapat meresahkan Keamanan dan ketertiban masyarakat serta demi kondisifitas wilayah Kabupaten Blitar.

"Dengan digelarnya pemusnahan Barang Bukti minuman keras (Miras), ini merupakan bukti bahwa TNI-Polri bersama Pemerintah daerah mendukung perang terhadap peredaran miras diwilayah Kabupaten Blitar, ”tegas Dandim 0808/Blitar.

Lanjut pada kesempatan itu juga Dandim 0808/Blitar menghimbau agar masyarakat tidak terjerumus mengonsumsi minuman beralkohol atau Miras. Sebab dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta dapat merusak para generasi muda.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarkat khususnya masyarakat Blitar agar selalu menjauhi yang namanya miras. Karena Miras merupakan awal dari semua tindak kejahatan, untuk itu kami butuh dukungan semua elemen masyarakat dalam meghentikan peredaran miras. Sehingga diharapkan di wilayah Blitar akan tetap aman dan kondusif serta jauh dari yang namanya miras, ”Imbuhnya (Red).

Rabu, 29 April 2020

Dandim 0808/Blitar Mengikuti Kegiatan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19



Sigapnews.com, Blitar (Jatim) - Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE mengikuti kegiatan rapat koordinasi bersama Bupati Blitar dan Forkopimda, pimpinan DPRD dan muspika se-Kabupaten Blitar secara Video Conference.

Kegiatan Video Conference dalam rangka penanganan tentang covid-19 yang ada di wilayah Blitar bertempat di ruang transit Kantor Kabuaten Jl. Kusuma Bangsa No 60 Kanigoro Kab.Blitar, Rabu (29/04/2020).

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE dalam sambutannya mengatakan kepada seluruh Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0808/Blitar selalu koordinasi dengan tiga pilar maupun masyarakat untuk mensosialisasikan cara mencegah covid-19.

Untuk kegiatan di pasar kaget kita juga harus ingatkan agar di lokasi pasar tersebut para pembeli memakai masker, sosial distancing sehingga masyarakat bisa memahami apa yang kita sampaikan dan untuk masyarakat yang tidak mempunyai masker agar kita koordinasi dengan gugus covid-19 agar memakai masker nantinya. 

Lanjut kami juga mengingatkan sekiranya ada gejala tolong laksanakan karangtina apalagi pemudik yang keluar dari zona merah, demi keamanan keluarga yang kita sayangi sehingga kita dapat bekerja dengan tenang kembali.

Saya berharap Danramil dan Babinsa turun ke lapangan dengan bekerja sama dengan unsur-unsur tiga pilar sehingga "mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan bersama ini dapat bermanfaat yang bertujuan untuk menghambat dan memutus rantai penyebaran Covid-19, sehingga dengan harapan aktivitas bisa kembali normal seperti biasanya "Ungkapnya (Red).

Tinjau Dapur Umum TNI-POLRI, Dandim 0808/Blitar Semoga Dapat Meringankan Beban Masyarakat Terdampak Covid-19



Sigapnews.com, Blitar (Jatim) - Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE bersama Bupati Blitar Drs Rijanto. MM meninjau secara langsung proses memasak dan pengemasan Dapur umum TNI-Polri dalam rangka untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 bertempat di Mapolres Blitar Jl. Raya Talun No 88 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Rabu (29/04/2020).

Komandan Kodim (Dandim) 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE disela-sela kegiatan mengatakan, apa yang kita lakukan bersama ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang merasakan dampak ekonomi di tengah wabah virus corona atau covid-19.    
 
Sinergitas antara Aparat TNI-Polri dibantu Pemerintah Daerah bahu-membahu memasak untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan harapan dapat membantu masyarakat, apalagi bulan ini bulan Ramadhan sehingga nantinya dapat dijadikan untuk berbuka puasa.

"Melalui Dapur Umum TNI-POLRI kita Tiga Pilar Pemerintah Kab. Blitar ingin membantu, ingin berbuat, untuk membantu serta meringankan beban masyarakat Kabupaten Blitar yang saat ini terdampak COVID-19," kata Dandim 0808/Blitar (Red).

Sabtu, 07 Maret 2020

Kodim 0808/Blitar Ikut Meramaikan Car Free Day "BLITAR RAYA SEHAT"



Sigapnews.com, Blitar - Komando Distrik Militer Kodim 0808/Blitar ikut meramaikan Car Free Day yang bertajuk ''Blitar Raya Sehat'' yang dipusatkan di depan Kantor Walikota Blitar Jln. Merdeka Kota Blitar, Minggu (08/03/2020) pagi.

Car Free Day yang digelar oleh Pemerintah Blitar Raya ini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dalam menghadapi merebaknya virus Corona saat ini.


Dalam acara Car Free Day "Blitar Raya Sehat" diisi dengan senam bersama, jalan santai dan pemberian edukasi tata cara cuci tangan yang baik dan benar yang dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda Kota Blitar raya, TNI-Polri serta disambut antusias oleh seluruh masyarakat Kota Blitar.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE saat ditemui menyampaikan, sangat mendukung dengan adanya kegiatan Car Free Day yang diselenggarakan oleh pemerintah Blitar Raya pada hari ini.


Karena kegiatan ini sangat baik, dengan adanya kegiatan Car free Day pada pagi ini, kita dapat memberikan kesempatan bagi orang-orang yang setiap harinya penuh dengan kesibukan dapat berolah raga bersama "Kata Dandim 0808/Blitar.

Lanjut Dandim 0808/Blitar, selain mereka dapat berolah raga bersama, Car Free Day ini juga dapat dijadikan sebagai momentum dalam memberikan sosialisai kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan memberikan pemahaman soal merebaknya virus corona. 

"Artinya dengan banyaknya info virus corona ini, kita harus mendorong masyarakat agar meningkatkan imunitas diri masing-masing.

Kita juga diberi edukasi sosialisasi tata cara mencuci tangan yang baik dan benar, strategi hidup sehat dan tenang, serta trik menghadapi isu penyebaran virus corona. Sehingga masyarakat tidak perlu panik dalam mengahadapi soal merebaknya virus corona "ungkapnya (Red).
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved