-->

Selasa, 14 Mei 2024

Kepedulian Wakil Bupati Soppeng Jenguk Korban Kebakaran di Puskesmas

Soppeng, Sigapnews.com, Peristiwa kebakaran yang terjadi di Kelurahan Cabenge Kecamatan Lilirilau mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Soppeng Ir H. Lutfi Halide, MP dengan menjenguk korban atas nama lelaki Fery di Puskesmas Cabenge, Selasa malam (14/5/2024). 

Kehadiran orang nomor 2 di kabupaten Soppeng ini disambut gembira sanak keluarga korban. 

Dengan rasa empati, Wakil Bupati Soppeng mengatakan bahwa, "Semoga cepat sembuh dari akibat musibah kebakaran ini, dan semoga kita tetap diberikan kesabaran atas cobaan yang menimpa. 

Kata Wabup, "Mungkin ada rencana Allah yang terbaik di balik musibah ini, harap H. Lutfi Halide.

Sementara itu, Arhama istri korban menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Wakil Bupati Soppeng dengan jiwa kepeduliannya sehingga sudi menjenguk keluarga kami, ungkapnya. 

Sekadar diketahui dari sumber media ini bahwa musibah kebakaran itu terjadi pada selasa malam sekira pukul 19.30 saat korban (Fery) mengganti tabung gas 3 kg dalam kondisi tidak dipadamkan terlebih dahulu sehingga semburan gas LPG 3 kg tersebut mengakibatkan kebakaran dapur warung miliknya dan api menyebabkan luka bakar pada lengannya. 

Dalam insiden musibah kebakaran tersebut mengundang perhatian masyarakat maupun pihak pihak kepolisian sektor lilirilau yang langsung datang ke TKP bersama 1 unit mobil pemadam kebakaran dan Mobil PSC. 

Korban kemudian diantar menggunakan mobil PSC ke Puskesmas Lilirilau dan sekarang mendapatkan perawatan medis. 

Wakil Bupati Soppeng menyampaikan terimakasih kepada para pihak, baik PMK, Polsek Lilirilau, PSC dan Masyarakat yang dengan sigap sehingga kebakaran ini tidak merambah ke rumah warga yang lainnya. 

(Hendra/JOIN) 

Senin, 12 Februari 2024

Gawat! Bundo Kanduang 2 Disantroni Maling, Rabbit Hilang


Banyumas, Sigapnews.com , Siapa sih yang tidak jengkel bila harta kekayaan milik sendiri digondol maling? Meski itu hanya sebentuk hewan peliharaan berupa rabbit (kelinci) sekalipun.            

Bukan karena kerugian material yang kecil. Tapi, yang jelas rasa jengkel bukan hanya kerugian material tapi juga kerugian immaterial berupa rasa jengkel dan penasaran, mengapa hewan peliharaan bisa diambil padahal sudah dipasang pagar rumah.

Rasa jengkel dan penasaran saat ini terasa oleh Bundo pemilik rumah singgah berupa villa disekitaran wilayah wisata  Baturaden yang dinamakan Villa Bundo Kanduang 2, di Desa...., Banyumas, Jawa Tengah.

Terlihat jejak tangan maling yang melekat di tembok putih milik Bundo. Ia perkirakan pelakunya lebih dari satu orang. Karena untuk mengamankan langkah pencurian tentu perlu ada rekan yang menolong untuk menampung hasil curian dari pekarangan. Juga sambil jaga-jaga andai ada orang lalu lalang di depan melihat aksi mereka.

 Pemilik villa Bundo Kanduang 2 tidak menyangka di desa yang dianggap relatif aman bisa terjadi pencurian. Sudah begitu parah kondisi sosial ekonomi masyarakat, sehingga suasana tenang, damai dan nyaman berubah menjadi suasana yang mengenaskan: rabbit pun dicuri!

 Rencana pemilik rumah ingin menelusuri siapa gerangan pelaku pencurian tersebut.

Senin, 05 Februari 2024

Dituntut Mundur dari Jabatan, Kades Maleku Lutim Malah Minta Perenungan

Lutim, Sigapnews.com,- Masyarakat Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar aksi damai di depan kantor Desa setempat menuntut Kepala Desa, Juber Sangga dan BPD mundur dari jabatan pada Senin (5/2/2024).

Terpantau di lokasi, massa aksi dilengkapi 1 mobil komando dan beberapa spanduk tuntutan ke Kades dan BPD Maleku. Massa aksi juga membakar ban sebagai bentuk protes mereka.

Usai melakukan orasi, Camat mangkutana Zulkifli meminta warga untuk masuk ke aula kantor desa guna melakukan audiens bersama sama. Dalam audiens kepala desa membeberkan perihal pembangunan yang ada di desa.

"Kalau masalah pembangunan di desa ini sudah melewati beberapa mekanisme termasuk kegiatan juga ditangani oleh kaur-kaur  desa yang memiliki tugas masing. Dan kalau masalah ada perubahan dalam APBDes itu ranah aparat desa yang lain, dan satu hal yang perlu bapak ketahui bahwa tidak mungkin juga kita kerja kegiatan yang ada di desa kalau tidak di tanda tangani oleh camat dan kadis DPMD lewat asistensi sebelum pencairan," kata Kades Juber Sangga.

Menanggapai hal tersebut, kaur desa bidang pembangunan Antonius Lasampa, angkat bicara dan merasa tersinggung jika kaur dan aparat desa yang selalu disalahkan, bahkan dia tidak segan membeberkan kesalahan-kesalahan yang ada di desa yang jauh dari regulasi dan bukan hasil dari musyawarah desa.

Bahkan Antonius siap mundur jika dirinya dianggap salah karena berdiri bersama-sama warga desa.

Diakhir audiens massa aksi tetap meminta kepala desa dan BPD menandatangani tuntutan yang saat ini disuarakan, namun kepala desa dan ketua BPD Edison Panginja meminta agar diberi waktu untuk melakukan renungan terhadap apa yang dituntutkan.

Kemudian, Koordinator aksi meminta massa membubarkan diri karena audiens ini tidak menghasilkan apa-apa.

Bahkan massa akan buat petisi dan pelaporan langsung baik ke aparat penegak hukum dan Bupati Luwu Timur terkait adanya pelanggaran penyalahgunaan kewenangan dan keuangan desa Maleku.

Sementara Kapolsek Mangkutana AKP Simon Sintu, saat melakukan pengawalan langsung aksi damai di desa Maleku menyampaikan syukur karena aksi damai ini berjalan aman dan tertib.

"Kami juga mengimbau kepada warga jikalau nantinya ada aksi selanjutnya agar dilaksanakan di pasca pemilu. Mari kita sama-sama jaga pesta demokrasi yang sebentar lagi akan kita laksanakan, semoga pemilu ini berjalan damai tanpa ada masalah yang bisa menciderai pesta demokrasi ini, kami sebagai aparat penegak hukum tetap akan mengawal hak-hak masyarakat sejauh masih taat aturan seperti apa yang dilakukan oleh warga desa hari ini," harap AKP Simon.

Adapun yang hadir dalam aksi demo ini Kadis Kesbangpol, perwakilan Kapolres Luwu Timur, Kapolsek Mangkutana, Koramil Mangkutana, Camat Mangkutana, pemerintah Desa, BPD Maleku, dan Satpol PP. 

(Red/ISK) 

Jumat, 29 September 2023

Terus Bergerak Sebar Kebaikan, AAS Community Soppeng Bantu 5 Korban Kebakaran di Desa Labae


Soppeng, Sigapnews.com, Pasca terjadinya peristiwa kebakaran yang menimpa saudara kita sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang terjadi di Desa Labae, Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng, Tiem AAS Community bergerak cepat untuk membantu para korban terkena bencana tersebut.

Dengan dipimpin langsung Korkab AAS Community kabupaten Soppeng Abd Rasyid SH bersama Suharman, SS dan anggota diantaranya Andi Ikhsan, Hatta Razak, Hamdani, Ummi bergerak menuju lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK) di Desa LabaE dengan menggunakan kendaraan mobil Avanza dan Pick up yang membawa logistik.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan 5 unit rumah tersebut mendapat perhatian dari AAS Community.

Abd Rasyid mengungkapkan bahwa, " Sebagaimana arahan dari Ketua Umum AAS Community Andi Amar Maruf Sulaiman bahwasanya setiap kejadian dan atau peristiwa di wilayah masing-masing AAS Community harus hadir untuk membantu saudara-saudara kita utamanya yang terdampak bencana, tanpa perintah untuk menyebar kebaikan, ujarnya menegaskan di beberapa kesempatan.

Hal tersebut yang terus di Implementasikan oleh anggota AAS Community di seluruh kabupaten/kota termasuk di kabupaten Soppeng di bawah Koordinator Abd Rasyid, SH.

Abd Rasyid mengungkapkan bahwa dalam kejadian tersebut, kami dari AAS Community mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas peristiwa ini yang ditaksir kerugian material mencapai 400 juta rupiah.

"Meski tidak seberapa yang kami bisa berikan bantuan berupa sembako, namun setidaknya ada bentuk perhatian kami untuk sedikit meringankan beban keluarga yang terkena bencana sebanyak 5 kepala keluarga dalam peristiwa ini, jelasnya.

Suharman anggota AAS Community kabupaten Soppeng mengungkapkan, " Kami berikan semabako diantaranya, beras, telur, mie instan, gula pasir, dan air mineral.

"Ada juga kopi, teh dan lainnya, terang yang diketahui Bacaleg Gerindra kecamatan Lalabata ini.

"Kami berharap saudara kita di 5 kepala keluarga ini untuk tabah menghadapi cobaan dalam peristiwa ini.

"Saya yakin ada rencana Allah SWT yang lebih baik lagi, untuk kita semua utamanya para korban bencana kebakaran ini, tandasnya.

Para korban kebakaran tersebut mengungkapkan rasa terima kasih kepada tiem AAS Community atas keprihatinannya untuk membantu saudaranya yang terkena bencana.

Sekadar diketahui para korban pemilik rumah yang terkena bencana tersebut yakni :

Pemilik rumah pertama atas nama Nama pemilik (KK) bersama anggota 

Murni umur 43 tahun.

Rumah kedua Syarifuddin umur 40 tahun.

Rumah ketiga atas nama A.munti umur 63 tahun.

Rumah keempat atas nama Rosdiana 55 tahun.

Rumah kelima atas nama Nursamiddin 60 tahun.     

Published: Hendra

Selasa, 12 September 2023

Kebakaran Hanguskan 4 rumah di kabupaten Soppeng


Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com,
BREAKING NEWS,, - dikutip dari Okitanews, telah terjadi kebakaran hebat di Tonronge Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan. rabu, 13 September 2023. Sekira pukul 01:00 wita dini hari.

Lokasi kejadian pertigaan Tonronge SMA Negeri 5 Soppeng jalan poros Takalala-Lapri.

Salah satu rumah korban atas nama H.Giling selaku ketua RW 3 tonronge, rumah atas nama yayat pekerjaan fotografer, rumah atas nama ruse, dan rumah atas nama asi, dua diantaranya pemilik rumah tersebut berada diluar kota.

Sementara Belum tau persis penyebat terjadinya kebakaran, namun keterangan warga yang berada di lokasi kejadian, diduga api berawal dari belakang rumah H. Giling.

Akibat kejadian tersebut Empat rumah hangus terbakar dan sejumlah kendaraan yang belum tau persis jumlah kendaraan yang terbakar, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Published : HJ/DN

Kamis, 20 April 2023

Pristiwa Kriminalitas Terjadi Di Wilayah Hukum Polsek Sinjai Selatan, Eks Warga Talle Kritis


Dok potongan video Detik Pristiwa terjadi.

Sinjai, Sigapnews.com, Inisial I dan inisial A. L terpaksa harus menjalani perawatan dokter secara terpisah, akibat keduanya dianiaya oleh sekelompok orang belum terungkap identitas.

Mengenai identitas korban, Inisial I (23) Eks warga Talle kini berdomisili di Desa Lembang lohe, Kecamatan Tellulimpoe. Sedangkan korban inisial A.L (20) warga Dusun Gareccing
Desa Talle, keduanya berjenis kelamin laki-laki.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Sinjai Selatan, sekitar tugu Samaenre lingkungan Sangaseri, sekitar pukul 22.30 Wita Kamis malam, (20/4/3023). 

Korban berinisial I mengalami luka pada sekujur tubuhnya termasuk wajah dan terdapat pada bagian perut sebelah kiri di luka tusukan. 

Sementara Korban berinisial A. L mendapatkan perawatan medis di puskesmas sinjai selatan, A.L menderita luka pada wajah, dan telah keluar dari ruangan Puskesmas pasca mendapatkan perawatan, kini sudah ada dirumahnya. 

Korban di RS sinjai 

Sementara itu, korban berinisial I dirawat di RSUD Sinjai, dalam keadaan kritis, menurut informasi sementara, Kemungkinan korban akan dirujuk ke RS Kota Makassar. 

Kerabat dan keluarga korban, histeris melihat kondisi korban kritis, terpantau Tim 1 tulisan, di ruangan UGD RSUD Sinjai sekitar pukul 00.02 Kamis malam. 

Lebih lanjut, terpantau terpisah, di ruangan SPKT Polres Sinjai sekitar pukul 01. 50 Wita Jumat dini hari. 
Keluarga korban melaporkan kasus tersebut. Pelayanan Polres Sinjai patut diapresiasi. Penyidik begitu responsif melayani pihak korban saat laporan. 

Sebelumnya, Kapolsek Sinjai Selatan, Iptu Massalinri, membenarkan peristiwa tersebut, korban dirujuk ke RSUD Sinjai. 

 "Iye' dirujuk ke Rsud Sinjai.  Tim sudah bergerak untuk lidik para terduga pelaku" imbuhnya saat dikonfirmasi.

Kendati demikian, Kapolres Sinjai, AKBP Rachmat Sumekar, melalui sambungan telepon genggam mengatakan Kasus sudah ditangani Anggota sudah turun melakukan operasi penangkapan, ungkap, AKBP Rachmat Sumekar, kepada Tim Jurnalis.

Sampai berita ini disiarkan baik kronologi maupun motiv terjadinya peristiwa tersebut, belum ada informasi diperoleh secara detail. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap Pelaku. 

Meski begitu, Keluarga korban ditemui di ruangan RSUD Sinjai, menceritakan dirinya mendapat informasi bahwa korban dianiaya oleh sekolompok orang belum diketahui identitasnya dan penyebabnya.
 
"Langsung di keroyok di sekitar Tugu Pertigaan Samaenre. Saya langsung ke lokasi. Baru saya bawami ke rumah sakit I***", imbuhnya.

Masih, seputar ruangan RSUD Sinjai, kedua orang tua korban bersama keluarga tampak terlihat dibalut kesedihan mendalam, atas musibah dialaminya. 

Sementara Keluarga korban diluar RSUD Sinjai, berharap para pelaku ditangkap secepatnya. "Saya berharap pelaku secepatnya ditangkap, ditakutkan ada gerakan tidak diinginkan dilakukan Keluarga lainnya", harapnya. 

Sekedar kabar, sebelumnya di Sinjai Selatan setiap momen Ramadan ada Posko operasi ketupat di tugu peringatan Samaenre, sejumlah personel siaga Kamtibmas di Posko dimaksud. Namun menuru informasi ramadhan tahun 2023 ini di sana belum ditemukan adanya Posko operasi ketupat. 

Liputan. 1Tulisan

Selasa, 18 April 2023

Melaju Dari Kolaka Mobil Avanza Menabrak Pohon Di Alenangka Sinjai Selatan


Sinjai, Sigapnews.com, Diduga Sopir Mini bus merek Toyota Avanza dengan nomor polisi DT 1013 EB hilang kendali hingga, Mobil menabrak pohon ditepi jalan poros Sinjai -Bulukumba, atau tepatnya di Taruncue, Desa Alenangka, Sinjai Sulsel. Sekita pukul 00.31 Wita dini hari Rabu (19/4/2023).

Adapun diketahui Mobil melaju dari arah kota Sinjai Menuju Ara Bulukumba.


Warga setempat mengetahui kejadian tersebut, lalu memberikan pertolongan.

Setelah kejadian, semula sejumlah penumpang dibawa masuk ke rumah warga, sebelum di larikan ke Puskesmas Samaenre Kecamatan Sinjai Selatan.


Menurut informasi, sejumlah penumpang berasal dari Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara sebagian ada anak dibawah umur.

"Orang kolaka mau ke Lappa, Kecamatan Tellulimpoe", Kata, Wirdah, warga Taruncue Desa Alenangka, selang beberapa menit setelah kecelakaan tersebut.

Atas peristiwa tersebut, 2 orang penumpang mengalami patah tulang, telah mendapatkan perawatan di Puskesmas.


"Sebanyak 6 orang berada diatas mobil, tidak ada korban jiwa, cuma 2 orang mengalami pata tulang. Kejadian di dekat rumah", demikian terang Wirdah menceritakan peristiwa tersebut.

Sampai berita ini disiarkan belum ada komentar dari pihak kepolisian.

(Tim 1 tulisan)

Rabu, 12 April 2023

Wanita Asal Bone Diduga Jadi Korban Kriminal di Puncak Ambapa, Polres Koltim Terjunkan Tim Gabungan Tangkap Pelaku



Koltim, Sigapnews.com,-Baru-baru ini Nurjanna, Warga Desa Singgere, Tinondo, Koltim, datang melapor ke Mapolsek Mowewe, Polres Koltim, Sultra, terkait kasus dugaan kekerasan dan pencurian dialaminya berlokasi di sekitar area puncak Ambapa, Desa Ambapa, Tinondo. sekitar pukul 01. 00 WITA dini hari, Senin 10 April 2023.

Kapolres Kolaka Timur, AKBP Yudhi Palmi DJ, S.IK, M.Si membenarkan laporan kasus dugaan pencurian dan kekerasan tersebut.

"Iya Ada. Laporan di Polsek Mowewe, dan kita sudah turunkan Sat Reskrim Polres koltim untuk mem back tim dalam melakukan pengungkapan pelaku" Demikian kata Kapolres Koltim, AKBP Yudhi Palmi DJ, S.IK, M.Si saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp Redaksi sniperjurnalis.com tepat pukul 22.31 Rabu malam (12/4/2023)

Adapun kronologi kejadian tersebut, diceritakan Nurjannah kepada Polisi awalnya Nurjanah menumpangi sebuah mini bus dari arah kota menuju kediamannya di Desa Singgere. "saya menumpang mobil Toyota Avanza warna putih degan nomor Polisi DT 1440 bersama anak saya bernama Arpan, setelah tiba di puncak Ambapa Desa Ambapa, Sopir mobil Avanza tersebut mengambil barang-barang bawaan saya dan kemudian saya disuruh turun dan sopir mobil tersebut berkata "Turunko saya gereko nanti (saya potongko-arti Bahasa Nasional)", katanya.

Selain itu dalam pristiwa tersebut, Wanita kelahiran kota beradat Kabupaten Bone, ini, mengakui, sejumlah barang-barang miliknya berhasil dibawa lari oleh sang sopir mobil tersebut ditaksir berjumlah kurang lebih sebesar Rp 10 juta rupiah

Dengan rincian:
Uang tunai senilai Rp. 2.500.000 ,- (Dua Juta lima ratus ribu rupiah)

1 buah Handphone merk realme 8i dengan nomor imei 1 : 867030052886677, nomor imei 2 : 867030052886669 dengan nomor handphone 081913215862


1 buah Handphone merk Samsung

100 toples kue kering mentega senilai senilai Rp. 5.500.000 ,- (Lima juta lima ratus ribu rupiah)

Atas kejadian korban mengalami kerugian ditaksir kurang lebih sebesar Rp. 10.000.000 ,- (Sepuluh juta Rupiah).

Menerima laporan dari masyarakat Pihak kepolisian gabungan Polsek Mowewe Polsek koltim dan Uluwoi mengambil tindakan lebih lanjut dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), Memeriksa saksi-saksi. Pelaku saat ini masih dalam pengejaran Petugas (Polisi).

Kendati demikian, Kapolres koltim, Kapolsek Mowewe dan Kapolsek Uluwoi menghimbau kepada elemen masyarakat agar jangan melakukan perjalanan pada malam hari dalam keadaan rawan mengalami tindakan kejahatan.

"Boleh melakukan perjalanan asalkan beramai-ramai", kuncinya. (1 Tulisan/sniper)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved