-->

Selasa, 17 November 2020

Bakti Masyarakat dan Donor Darah Dalam Rangka Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 75



Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, - PGRI Kabupaten Wajo hari ini Rabu (18/11/2020) mengadakan kegiatan donor darah di gedung PGRI jalan Rusa Sengkang. Bakti sosial ini terlaksana atas kerja sama PGRI Kab Wajo dan PMI sebagaimana disampaikan oleh Suharto salah satu anggota PMI wajo via whattsapp.

Kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat dan membantu mengatasi kekurangan stock darah dan mudah mudahan hal ini terus berkelanjutan selain bermanfaat untuk kemanusiaan juga bagi kesehatan para pendonor.
Pada kegiatan ini berhasil dikumpulkan 19 (sembilan belas) kantong darah dari para relawan donor darah PGRI Wajo ucap Suharto mengakhiri percakapan. (ope). 


Demi Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas, Bhabinkantibmas Polsek Maniangpajo Himbau Warga Binaan Untuk Tidak Menyimpan Material Dipinggir Jalan




Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, - Dalam rangka memperlancar Arus lalu lanlang kendaraan, Bhabinkamtibmas Polsek Maniangpajo Polres Wajo Aipda Darwan mendatangi Warganya yang menaruh Pasir di pinggir jalan Poros Wajo - Sidrap di Desa Mattirowalie Kec Maniangpajo Kab Wajo.Rabu (18/11/2020)

Pada kunjungan tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Maniangpajo Polres Wajo menghimbau Kepada Pemilik untuk segera memindahkan material bangunan berupa pasir yang ditaruh dipinggir jalan untuk segera dipindahkan karena hal ini dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta akan membahayakan keselamatan pengguna jalan

Hal ini bisa menyebabkan laka lantas dimana tempat tersebut sering ditempati oleh para pengemudi untuk istrihat sehingga menyebabkan jalanan tambah sempit .

Kapolsek Maniangpajo Polres Wajo AKP RAMLI KAMRAN SH menjelaskan bahwa "Salah satu wujud peran Bhabibkamtibmas yaitu memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan", ucap Kapolsek. (ope)

Senin, 16 November 2020

Bhabinkantibmas Polsek Maniangpajo Sosialisasikan Protokoler Kesehatan kepada Warga Tangkoli yang akan melakukan Hajatan




Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, - Upaya penanggulangan penyebaran covid 19 di kelurahan Tangkoli, Bhabinkantibmas Polsek Maniangpajo Polres Wajo Bripka Andi Gusti mengunjungi salah satu rumah warga yang akan melakukan hajatan pesta pernikahan. Selasa, 17 November 2020.

Bripka Andi Gusti menghimbau dan mensosialisasikan protokoler kesehatan kepada warga, dalam pelaksanaan hajatan pesta pernikahannya agar menyiapkan tempat cuci tangan/hand sanitiser, memakai masker dan menata meja serta tempat duduk para tamu agar tidak berdekatan imbuh Bhabinkantibmas.

Warga yang didatangi Bhabinkantibmas membenarkan hal tersebut dan tidak akan menghadirkan orang yang banyak. (ope) . 

Minggu, 15 November 2020

Polres Wajo Resmi Tetapkan "SY" Tersangka Penyalahgunaan Narkotika




Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, - Lelaki berinisial "SY" berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Wajo beberapa hari yang lalu karena ditemukan barang bukti berupa shabu sebanyak 7 (tujuh) sachet dalam penguasaan nya

SY (20) tahun resmi ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sabu oleh SatRes Narkoba Polres Wajo Senin, 16 Nov 2020

Menurut Kasat Res Narkoba Akp. Agus Salim, SH. "Hari ini lelaki SY telah ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik".

"Untuk para tersangka disangkakan dengan pasal 114 (1) sub pasal 112 (1) uu no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun." tegasnya pada pihak media. 

"SY" bersama para tersangka lainya, sekarang dipindahkan ke Rutan Mapolres Wajo dan berkas perkaranya sementara dilengkapi dan sesegera mungkin akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri wajo." Pungkasnya.

Sabtu, 14 November 2020

Anggota DPRD Sulsel Andi Ansyari Mangkona Gelar Sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2016 di Kabupaten Wajo



Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, -Sosialisasi Peraturan daerah nomor 6 tahun 2016 tentang transparansi partisipasi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kegiatan ini Bertempat di Tomodi Kelurahan Pattirosompe Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo yang dihadiri oleh anggota DPRD Prov Sulsel H. Andi Ansyari Mangkona, SE. dari fraksi PDI Perjuangan serta didampingi anggota DPRD Kab Wajo Drs Andi Tenri Lengka.

Pada kesempatan itu Andi Ansyari menyampaikan bahwa selain memaparkan peraturan daerah ini Beliau juga ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kabupaten Wajo khusuanya didaerah ini. Sebagaimana fungsi anggota DPRD yaitu legislasi, pengawasan dan penganggaran. Yang langsung ditanggapi oleh Indo ufe salah satu warga Bulu citta yang mengeluhkan sulitnya air bersih dan berharap ada aliran pdam juga ke daerahnya.

Lebih lanjut disampaikan terkait sosialisasi perda ini yakni transparansi atau keterbukaan pemerintah kepada masyarakat yang tentunya dalam hal peraturan/kebijakan kebijakan yang ada serta sangat dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan tersebut.
(ope) .

Rabu, 22 Juli 2020

Optimalisasi Program Ketapang dan Kesmas, Konstratani Gandeng Muspida Wajo Kembangkan Tanaman Porang



Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, Penanaman Perdana Porang Kerjasama Kodim 1406 Wajo dan Pemerintah Kabupaten Wajo di Lokasi Kelompok Tani Pemuda Tani Desa Ajuraja Kec. Takkalalla Kab. Wajo berlangsung, Rabu (22/7/2020). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut  Dandim 1406 Wajo Letkol Inf. Utsman Abdul Ghoifr, S.Sos, Camat Takkalalla Sandi Borahim, S.STP, Danramil 07 Takkalalla Letda Inf Jumain, Pemimpin Pertanian Kec. Takkalalla Guspiani Ibnur, S.Pt, M.Si, Kepala Desa Ajuraja Miharuddin, PPL, Babinsa, Persit dan Anggota Kelompok Tani serta Masyarakat Desa Ajuraja. 

Dalam kegiatan ini dirangkaikan juga pemberian bibit porang kepada pemerintah Desa Ajuraja.

Sandi Borahim menyatakan bahwa guna mengoptimalkan program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat (Ketapang dan Kesmas) di wilayah Kecamatan Takkalalla, maka salah satunya adalah pemanfaatan lahan tidur untuk kembangkan budidya porang, kata Camat Takkalalla dan ini sangat didukung oleh Kepala Desa Ajuraja untuk memulai penanaman perdana ini di wilayahnya.

Dandim 1406 Wajo sangat mengapresiasi budidaya Porang ini karena memiliki potensi sebagai tanaman ekspor, yang sampai saat ini bahan bakunya masih sangat kurang.  Menurut Dandim ekspor terhadap porang terbuka lebar saat ini.  Untuk sementara yang diekspor itu berbentuk chips dan tepung dan berharap komoditi ini menjadi sumber ekonomi baru bagi petani.  

Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, selain juga untuk bahan pembuat lem ramah lingkungan.

Kegiatan ini disambut baik oleh Pemimpin Pertanian Kecamatan Takkalalla beserta PPL.” Kami  selaku penyuluh pertanian memberikan informasi mengenai budidaya porang ini kepada Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Takkalalla dengan memanfaatkan potensi lahan. 

Kami juga berharap Kelompok Tani bisa mengembangkan komoditi lain, selain tanaman padi yang dapat menambah pendapatan petani beserta keluarganya dan untuk selanjutnya semoga ada bantuan bibit porang dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Wajo dalam rangka pengembangan budidaya porang ini”, tutur Guspiani.

Penanaman tanaman porang di Kabupaten Wajo dengan harapan dapat melakukan ekspor ke luar negeri mendukung salah satu program Menteri Pertanian saat ini, yaitu program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor ( GraTiEks). 

Dengan tingginya permintaan porang dari luar negeri, semoga menjadi motivasi para petani untuk membudidayakan tanaman ini dengan bimbingan para penyuluh pertanian. 

“Walau masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum tau kapan akan berakhir, kami Penyuluh Pertanian sebagai salah salah satu insan pertanian tetap aktif beraktivitas, tentu saja dengan tetap memperhatikan protocol pencegahan Covid-19,” papar Guspiani. 

Hal ini sejalan dengan pesan Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursamsi bahwa yang menganjurkan kepada para Penyuluh Pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani. “Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada (komoditas) pangan yang tertahan”, tegas beliau.

Penulis : Guspiani Ibnur (PPK Takalala)
Editor : Risna Ardhayanti

Kamis, 25 Juni 2020

Hebat, Syamsul Bahri Raih Gelar Doktor predikat CUM LAUDE



Sigapnews.com,Makassar - Syamsul Bahri meraih Gelar Doktor di bidang akademik dengan predikat Tertinggi CUM LAUDE di Universitas Hasanuddin Makassar.

Sidang promosi doktor Syamsul Bahri Dilaksanakan di Ruang senat Fakultas ilmu sosial dan politik unhas.kamis (25/6/2020).

Pelaksanaan sidang secara terbatas dan dapat disaksikan langsung melalui live streming link youtube fisip Unhas.

Setelah pelaksanaan ujian, Sidang dilanjutkan dengan prosesi yudisium oleh pimpinan sidang Dekan Fisipol Unhas, prof.Dr.H.Armin Arsyad, M.Si dengan promotor dan Penguji terdiri dari beberapa Guru Besar dan Doktor bidang Administrasi Publik.

Al Hasil,...! Mantan Kepala Dinas PMD Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri dinyatakan lulus dan berhak menggunakan gelar Doktor pada bidang akademik dengan predikat tertinggi CUM LAUDE.

Syamsul Bahri mengaku sangat senang atas Hasil yang diraihnya, dirinya sangat Berterima Kasih kepada Keluarganya, Sahabat dan para dosen dan pembimbingnya yang selalu memberikan Support.

"Makasih atas Do'a dan support seluruh sahabat, keluarga dan para dosen, sehingga saya bisa melaluinya dan sampai pada pencapaian ini" kata Mantan Camat Bola, Syamsul Bahri(red/twj)

Senin, 22 Juni 2020

Bupati Amran Mahmud Resmikan Pilot Project Kampung Tangguh" Balla Ewako" Lawan Covid 19



Sigapnews.com, Wajo (Sulsel) - Dalam upaya memerangi Covid -19, Pemerintah Kabupaten Wajo, meresmikan 12 Desa dan  2 Kelurahan di Kabupaten Wajo sebagai ‘Pilot Project Kampung Tangguh"Balla Ewako" lawan Covid 19. Peresmian itu dilakukan Bupati bersama Wakil Bupati Wajo dan Forkopimda Kab. Wajo di kantor Desa Pakkanna, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. Senin 22 Juni 2020.

Desa dan kelurahan untuk pencanangan kampung tangguh "Balla Ewako" Lawan Covid - 19 yakni desa Patila, desa Pakkanna, desa Arajang, desa Lawesso, desa Keera, desa Pasaka, desa Botto Tanre, desa Desa Allewadeng, desa Mattiro Walie, Desa Leweng, dan Desa Bola dan desa Buriko. Sementara dua Kelurahan yakni Teddaopu dan Kelurahan Maccero.

Bupati Wajo Dr.H. Amran Mahmud.S.Sos,.M.Si, dalam sambutannya mengatakan, pilot project Kampung Tangguh Covid-19 ini, patut diapresiasi, sebagai sebuah langkah inovatif dalam  upaya memerangi penyebaran Covid-19.

Menurut Bupati. Adanya Pandemic Virus Corona yang melanda dunia tidak hanya berdampak pada sector kesehatan namun juga berdampak kepada, kehidupan masyarakat dan perekonomian. Untuk itu menurutnya, lounching kampung tangguh merupakan gerakan positif untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat di era new normal, seperti sekarang ini.

"Semua ini sebagai langkah baik, upaya kuat Desa dan Kelurahan dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona, dan kami sangat mengapresiasi itu, “Ujarnya.

Nantinya Kata Ketua DPD Partai Amanat Nasional ini, dengan adanya kampung Tangguh "Balla Ewako" lawan Covid bisa menjadi titik untuk melakukan pencegahan secara signifikan, terukur dan terarah.

"Jadi kampung tangguh, bukan hanya sebagai desa tangguh melawan dan melakukan pencegahan dalam menghadapi covid - 19 namun juga diharapkan menjadi kampung tangguh dalam hal pangan sehingga ditengah pandemic virus covid 19 masyarakat tidak kekurangan pangan," ujar Bupati Wajo.

Menurutnya meski hanya 14 Desa dan kelurahan yang ditetapkan sebagai kampung tangguh balla ewako namun diharapkan menjadi role model yang bisa diaplikasikan pada seluruh desa dan kelurahan di kabupaten Wajo.

"Dengan begitu, solidaritas sosial dan modal sosial akan menjadi kekuatan yang besar  bagi seluruh kompenen masyarakat dan bagi kita semua untuk bersama sama membangun komitmen menghentikan penyebaran covid 19 di Kabupaten Wajo ini,"jelasnya

Bupati mengharapkan semua pihak untuk mendukung keberadaan kampung tangguh dalam menekan dan melawan virus covid 19, karena menurutnya tanpa dukungan masyarakat untuk memutus mata rantai covid 19 tidak akan berhasil maksimal.

"Untuk itu mari kita bersama sama mencegah penyebaran covid 19 ini dengan saling peduli dengan mengedepankan semangat gotong royong, berdisiplin serta tetap menerapkan protokol kesehatan,"Harapnya.

Launching ‘Pilot Project Kampung Tanggap Covid 19, di desa Pakkanna Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo ini dihadiri Wakil Bupati Wajo, Wakapolres Wajo, Dandim 1406, ketua DPRD dan Kajari serta unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah lainnya termasuk Sekretaris daerah Kabupaten Wajo, Pimpinan OPD, Camat Tanasitolo, Danramil, Kapolsek lurah dan Kepala Desa sekecamatan Tanasitolo. (Red).

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved