-->

Senin, 19 Juli 2021

Konsolidasi di Wajo, Ketua WPP Sulsel Andi Nurhidayati Kumpul Kader Perempuan PPP


Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, - Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin bersilaturrahim dengan kader perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Wajo, di The Lounge Garden Cafe di Jl Pahlawan Sengkang, Senin (19/7/2021).

Kegiatan konsolidasi berlangsung santai dihadiri pengurus Pimpinan Cabang (PC) WPP Kabupaten Wajo yang  dipimpin oleh Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Marlina.

"Karena teman-teman PC WPP Wajo tidak sempat menghadiri konsolidasi yang digelar PW WPP Sulsel makanya Saya sengaja mengagendakan pertemuan hari ini untuk menyampaikan rekomendasi dari Rakerwil di Malino awal Juni lalu," ujar Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel ini.

Wakil Ketua PPP Sulsel ini juga berharap kader WPP mempersiapkan diri untuk pemilihan legislatif 2024 mendatang, tidak hanya untuk melengkapi kuota 30 persen perempuan di setiap daerah pemilihan (dapil) tapi bagaimana bisa terpilih di Pileg mendatang.

"Pileg 2014, PPP di Wajo mendapatkan 7 kursi dan berhasil menempatkan kader sebagai Wakil Ketua DPRD, dari 7 itu ada 3 kader perempuan berhasil terpilih. Sementara di 2019, PPP hanya mendapatkan 3 kursi, dan hanya 1 perempuan. Dan di 2024 kita harus kembali solid dan mempersiapkan komposisi caleg dari sekarang," ujar Legislator Sulsel 2 periode ini.

Selasa, 25 Mei 2021

Kemendagri Mengapresiasi Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Wajo

Kemendagri Mengapresiasi Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Wajo 

Wajo (Sulsel), Sigapnews.com,-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang berlangsung  di 103 Desa di kabupaten Wajo, hari ini (25/5/2021) mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Jendral Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo saat menerima laporan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 di kabupaten Wajo via Video Converensi. 

"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di kabupaten Wajo  yang berlangsung dalam suasana pandemi Covid 19, "Ujar Yusharto Huntoyungo

Masih menurut Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri ini,  Pelaksanaan  Pilkades Serentak ini dapat berjalan lancar hingga akhir sehingga nantinya kita jadikan kabupaten Wajo sebagai tempat penyelenggaraan Pilkades Serentak. 

Sebelumnya,  Bupati Wajo,  H. Amran Mahmud didampingi Wakil Bupati, H. Amran,  SE,  Ketua DPRD wajo,  Andi Alauddin Palaguna, serta Pimpinan Forkopimda se kabupaten Wajo melaporkan penyelenggaraan Pilkades Serentak ini di kabupaten Wajo.

Dalam laporannya, Bupati melaporkan bahwa penyelengaraan Pilkades Serentak ini berlangsung di 321 TPS pada 103 desa yang tersebar di 13 kecamatan di kabupaten Wajo  diikuti 348 kandidat. 

Menurut Bupati Wajo, H. Amran Mahmud penyelenggaraan Pilkades Serentak ini mengacu pada Permendagri No.72 Tahun 2020 tentang Perubahan kedua Permendagri No. 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa yang ditindak lanjuti dengan Peraturan Bupati Wajo Nomor 4 Tahun 2021 tentang petunjuk tekhnis pelaksanaan Perda Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

"Untuk Mencegah penularan Covid 19, pemilih pada setiap TPS dibatasi maksimal 500 orang dan setiap tingkat kepanitiaan melibatkan Tim Covid 19, " Pungkas Bupati.

Rabu, 12 Mei 2021

Hindari Pengendara Motor, Mobil Rush Tabrak Pohon, Kapolsek Pammana langsung Ke TKP.

Hindari Pengendara Motor, Mobil Rush Tabrak Pohon, Kapolsek Pammana langsung Ke TKP (foto ope)

Wajo (Sulsel). Sigapnews.com - Mobil Toyota Rush Dengan No Pol DW 1016 LD warna Hitam Menabrak Pohon Kayu Cina usai menghindari sepeda motor dari arah berlawanan di jalan poros Sengkang Wajo tepatnya di Depan Islami Center Ulugalung Desa Lempa Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo. Rabu 12/05/2021 Siang.

Diketahui Pengendara Mobil Toyota Rush Tersebut Berinisial H. Muhammad Arsyad S.Pd. beralamat Desa Welado Kecamatan Ajangale Kab.Bone sedangkan pengendara sepeda motor tidak diketahui identitasnya karena langsung pergi meninggalkan lokasi  kejadian. 

Kapolsek Pammana Iptu Andi Amiruddin saat di temui di TKP  membenarkan kejadian tersebut bermula lelaki Muh Rasyad S.Pd mengendarai mobilnya dari arah sengkang ke Bone.

"Tiba-tiba dari arah depan datang sepeda motor sehingga Lelaki Muh.Arsyad membanting mobilnya kearah kanan untuk menghindari tabrakan yang mengakibatkan mobil menabrak pohon kayu cina dan membuat mobil rusak berat pada bagian depan”.tandas Kapolsek.

Kapolsek Menambahkan atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa “pengendara mobil selamat dan hanya mengalami luka ringan , tutup Kapolsek.

Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Masjid Agung Ummul Qura Sengkang, Bupati Wajo Sampaikan Ini

Usai Shalat Idul Fitri, Bupati Wajo Sampaikan Sambutan Kepada Jamaah (Foto Ope)

Wajo (Sulsel). Sigapnews.com -- Hari Raya Idulfitri 1 syawal 1442 Hijriah berlangsung hikmat di Sengkang Kabupaten Wajo. Meski ditengah pandemi Covid 19, jaamah tetap antusais melangsungkan salat idulfitri di Masjid Agung Ummul Qura, Sengkang, Kamis, 13 Mei 2021.

Bupati Wajo, Amran Mahmud dalam sambutannya, mengajak seluruh warga Bumi Lamaddukelleng untuk tetap jalin tali silaturahmi dengan sanak famili, tetangga dan saudara muslim lainnya. Walaupun lengan tidak bisa merangkul, tangan tidak dapat berjabat dengan erat, akan tetapi jiwa yang suci telah disatukan untuk saling memaafkan.
 
“Saat ini kita sedang mengalami ujian dengan adanya pandemi covid-19 yang sampai hari ini belum ada tanda- tanda akan mereda.Namun, pandemi Covid 19 ini adalah suatu cobaan dan semua itu telah menjadi ketentuan Sang Maha Kuasa. Kita sedang diuji, apabila kita dapat melaluinya dengan penuh kesabaran, ketabahan dan keikhlasan, kita akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT,”ujarnya.

Amran juga meminta kepada masyarakat Wajo untuk menanamkan keyakinan dalam diri bahwa dibalik ketetapanNya selalu ada hikmah besar yang terkandung didalamnya. “Mari kita sambut hari raya idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah dengan rasa syukur, meski dengan cara yang berbeda dalam tatanan kehidupan normal yang baru ini,”serunya.

Diakhir sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Wajo mengimbau kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan seringlah mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir atau memakai handsanitizer. 

“Walaupun sampai dengan saat ini, tidak terdapat penambahan kasus covid-19. Akan tetapi, kondisi ini jangan sampai membuat kita lengah. Kita harus tetap waspada. Mari terus kita jaga iman dan imun diri sendiri, keluarga dan masyarakat dalam setiap aktivitas keseharian,”imbaunya.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri berlangsung khusyuk dengan Imam oleh Dr. KM. H. Abdul Waris Ahmad, S.HI, M.HI dengan menerapkan protokol kesehatan, dan penggunaan mesjid 50% dari kapasitas normal. Rangkaian Shalat Id ditutup dengan Khutbah oleh Korwil 4 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulsel, H. Bunyamin Yafid, LC, MA.

Minggu, 09 Mei 2021

Keterbatasan Pupuk Subsidi jadi Keluhan Warga Saat Reses H. Andi Ansyari Mangkona di Wajo

H. Andi Ansyari Mangkona saat melakukan reses di kabupaten Wajo (Foto Istimewa)

Wajo (Sulsel). Sigapnews.com - Reses Masa sidang III tahun 2020 - 2021 oleh H. Andi Ansyari Mangkona, SE. kembali digelar di Wajo meliputi tiga Kecamatan yakni Majauleng, Tanasitolo dan Pammana. (7-9 Mei 2021)

Acara yang dihadiri ratusan warga ditiap lokasi reses tetap memperhatikan protokol kesehatan apalagi masih masa pandemi covid 19. Warga juga dibagi bagikan masker oleh Tim Staf Ketua fraksi PDI Perjuangan ini. 


Saat di Macanang Kecamatan Majauleng aspirasi disampaikan langsung oleh Lurah Macanang terkait infrastruktur yang masih sangat memprihatinkan serta pemeliharaan lampu jalan. 

Sementara di Pincengpute Kecamatan Tanasitolo warga mengususulkan jalan tani, lampu jalan dan alsintan. 

Dan terakhir di Desa Lampulung Kecamatan Pammana aspirasi juga disampaikan langsung oleh Kepala Desa Lampulung Ambo Tahang (Pak Abot)  terkait bantuan Penguatan Perajin ATBM dan jalan Tani. 

Hal yang menarik dari ketiga lokasi yang berbeda tersebut para petani sama sama mengeluhkan keterbatasan alokasi pupuk subsidi yang akan berdampak pada hasil pertanian mereka. 

H. Andi Ansyari Mangkona dalam sambutannya menyampaikan akan mendengar apa yang menjadi aspirasi masyarakat dan akan memperjuangkannya di DPRD Prov Sulsel. 

"Apa yang menjadi usulan ta akan saya rangkum dan perjuangkan sesuai fungsi saya di komisi D yang membidangi Pembangunan" kata Andi AnsyarI.  "terkait usulan yang menjadi kewenangan Kabupaten tentunya akan saya sampaikan kepada Bapak Bupati Wajo" sambungnya. (ope) 

Jumat, 07 Mei 2021

H Andi AnsyarI Mangkona Jemput Aspirasi di Lilirilau Soppeng

Legislator PDIP Sulsel H.Andi Ansyari Mangkona, SE saat reses di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng (Foto Istimewa)

Soppeng (Sulsel). Sigapnews.com - Reses masa sidang III tahun 2020 - 2021 kembali digelar oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan H. Andi Ansyari Mangkona, SE. 

Acara yang dikemas dalam dialog dan tatap muka dilaksanakan di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng tepatnya di Kelurahan Ujunge dan Desa Kebo (5-6 Mei 2021)

Dalam sambutannya Puang AnsyarI berharap masalah pandemi covid 19 segera berlalu sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas dengan normal. 

Lebih lanjut Ketua fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan ini meminta usulan usulan pada masyarakat yang terkait kewenangannya di komisi D yang membidangi Pembangunan untuk Beliau perjuangkan. (ope) 

Minggu, 02 Mei 2021

Anggota DPRD Prov Sulsel H. Andi Ansyar Mangkona ketemu Warga Tancung

Anggota DPRD Prov Sulsel dapil Soppeng Wajo H. Andi AnsyarI Mangkona, SE Ketemu Warga Kelurahan Tancung (Foto Istimewa)

Wajo (Sulsel). Sigapnews.com - Anggota DPRD Prov Sulsel dapil Soppeng Wajo H. Andi AnsyarI Mangkona melakukan sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengarustamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

Gender adalah konsep yang mengacu pada pembedaan peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan yang terjadi akibat dari dan dapat berubah oleh keadaan sosial dan budaya masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Tancung Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo (Sabtu,1/5/2021) yang dihadiri lebih dari 200 (dua ratus) orang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Dalam sambutannya Andi AnsyarI mengatakan, " Saya adalah Wakil Rakyat Sulsel khususnya Soppeng Wajo yang senantiasa akan mendengar dan memperjuangkan aspirasi ta, bukan hanya mewakili orang orang yang memilih saya pada pemilu lalu". Katanya.

Lebih lanjut kata Ketua fraksi PDI Perjuangan DPRD Prov Sulsel ini "saya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Kelurahan Tancung yang menyempatkan diri hadir meskipun dalam suasana terik matahari yang sangat panas serta dalam kondisi menjalankan ibadah puasa, Pungkasnya."(ope) 

Jumat, 23 April 2021

PLT. Gubernur Sulsel Akan Kembangkan Sutra di Soppeng dan Wajo Dengan Mesin Pemintal


Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (Foto Istimewa)

Makassar, Sigapnews.com,- Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mendorong upaya pengembalian kejayaan sutra di Sulsel.

Kabupaten Wajo dan Soppeng menjadi dua daerah yang akan menjadi fokus sentra pengembangan sutera di Sulsel.

Mendukung hal itu, Pemprov Sulsel membangun dua rumah produksi pemintalan sutra di Soppeng dan Wajo. Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil, melaporkan ke Plt Gubernur Sulsel terkait progres hal itu.

“Kita rencana untuk pengadaan mesin pemintal. Pada prinsipnya, beliau mengatakan jalan saja, yang penting bermanfaat dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Jumat 23 April 2021.

Namun, untuk pengadaan dua mesin pemintal di Kabupaten Wajo dan Soppeng, Dinas Perindustrian Sulsel masih perlu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Bapak Plt Gubernur meminta agar ada surat pernyataan dari daerah, apakah mesin ini sesuai yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, terus mendorong kejayaan sutra di Sulsel. Apalagi sejak tahun 1980-an, popularitas produksi kain sutra hampir di Sulselel.

Khususnya produksi yang terbesar saat itu pada tiga daerah, yaitu Kabupaten Wajo, Soppeng, dan Enrekang. Tak hanya dikenal di pasar lokal, kain sutra dari ketiga daerah itu juga kerap kali mengisi pasar nasional, bahkan pasar internasional.

Andi Sudirman berharap, hal ini selain mengembalikan kejayaan sutra bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah.

“Industri kain sutra sudah menjadi usaha dan kerajinan turun temurun bagi masyarakat Wajo maupun Soppeng. Karena ini bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Andi Sudirman.

Olehnya itu, ujar dia, perlu disiapkan mesin yang sesuai kebutuhan petani (sutra). Sehingga, alatnya bisa dimanfaatkan lebih baik. (Humas/Hajar).

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved