-->

Sabtu, 27 September 2025

Modernisasi Pertanian, Kementan Dorong Pemanfaatan Alsintan untuk Swasembada Pangan

 


Gowa, Sigapnews.com,– Kementerian Pertanian (Kementan) terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian dalam menghadapi tantangan pangan nasional. Salah satu langkah penting adalah memperkuat pelatihan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani dan penyuluh pertanian.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kunjungan Tenaga Ahli Menteri (TAM) Bidang Pengembangan Pertanian Presisi, Desrial dan Tenaga Ahli Menteri Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Pembiayaan Pertanian Mat Syukur ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Sabtu(27/09/2025). 

Dalam kunjungan ini, TAM bersama Kepala Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian, Eko Nugroho Dharmo Putro melakukan pengecekan langsung ke bengkel Alat Mesin Dan Pertanian (Alsintan) yang dimiliki BBPP Batangkaluku.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya pemanfaatan alsintan.

"Modernisasi pertanian melalui alsintan adalah kunci untuk mengejar target produksi, memperkuat Brigade Pangan, dan mewujudkan kedaulatan pangan bangsa. Tanpa alsintan, kita tidak akan mampu melakukan percepatan olah tanah dan tanam tiga kali dalam setahun," tegas Menteri Pertanian.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa pelatihan alsintan  harus terus ditingkatkan sebagai pusat pembelajaran petani.

"SDM pertanian yang menguasai alsintan adalah garda terdepan dalam percepatan tanam, panen, hingga pengolahan hasil pertanian. Inilah yang akan membawa pertanian Indonesia." ujarnya.

Bengkel alsintan ini menjadi salah satu fasilitas unggulan di BBPP Batangkaluku, karena tidak hanya digunakan untuk praktik pelatihan, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran bagi petani dan penyuluh untuk memahami cara penggunaan, perawatan, hingga perbaikan alsintan.

Usai melakukan pengecekan, TAM kemudian berdiskusi dengan Kepala BBPP Batangkaluku Jamaluddin Al Afgani mengenai strategi balai dalam memperkuat peran alsintan untuk mendukung produktivitas pertanian.

Kepala BBPP Batangkaluku Jamaluddin Al Afgani menyampaikan bahwa pelatihan alsintan menjadi ciri khas yang membedakan BBPP Batangkaluku dengan balai pelatihan lainnya.

"Di sini kami memberikan pembekalan kepada petani dan penyuluh agar mereka tidak hanya mampu mengoperasikan alsintan, tetapi juga memahami aspek pemeliharaan dan perbaikan. Keunggulan ini penting agar alsintan benar-benar dimanfaatkan secara maksimal di lapangan," ujarnya.

Menanggapi hal itu, TAM Desrial memberikan apresiasi sekaligus dorongan agar BBPP Batangkaluku terus fokus mengembangkan pelatihan alsintan.

"BBPP Batangkaluku memiliki keistimewaan dalam membina petani melalui pelatihan alsintan. Harapan kami, balai ini semakin memperkuat pembelajaran bagi petani dan penyuluh untuk mendukung program Brigade Pangan. Brigade Pangan inilah yang akan menjadi motor percepatan produktivitas, mewujudkan tanam tiga kali setahun (IP 300), dan menuju swasembada pangan nasional," tegasnya.

Penggunaan alsintan menjadi faktor kunci dalam modernisasi pertanian. Alsintan berperan penting untuk mempercepat seluruh proses pertanian mulai dari pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Dengan penggunaan alsintan, pekerjaan yang biasanya memakan waktu berhari-hari dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam.

Selain itu, alsintan juga membantu mengatasi keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian. Dengan semakin berkurangnya jumlah petani muda, penggunaan alsintan menjadi solusi strategis agar produktivitas tetap terjaga bahkan meningkat.

Kementerian Pertanian menegaskan bahwa keberhasilan program tanam tiga kali setahun (IP 300) sangat ditopang oleh keberadaan alsintan. Tanpa alsintan, percepatan olah tanah dan tanam akan sulit terwujud. Karena itu, kemampuan petani dan penyuluh dalam menguasai alsintan menjadi faktor penentu keberhasilan program.

Dengan adanya fasilitas bengkel alsintan, BBPP Batangkaluku tidak hanya berperan sebagai tempat pelatihan reguler, tetapi juga sebagai pusat unggulan pelatihan alsintan di Indonesia.

Melalui pelatihan ini, petani diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan alsintan di lapangan, mendukung efisiensi biaya produksi, mempercepat proses budidaya, serta meningkatkan produktivitas pertanian.

(Red) 

Jumat, 26 September 2025

Pelantikan 13 Pejabat di Soppeng, ASN Diminta Profesional dan Disiplin


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 13 pejabat struktural dan fungsional di Kantor Bupati Soppeng, Jumat (26/9/2025).

Pelantikan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si., mewakili Bupati Soppeng.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan karir Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diperbarui menjadi PP Nomor 17 Tahun 2020.

“Pelantikan ini untuk memperkuat kelembagaan dan menempatkan pegawai sesuai kualifikasi dan kompetensinya. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja profesional, disiplin, dan menjadi motivator di unit kerja masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan ASN untuk berkontribusi nyata mendukung visi Pemkab Soppeng, yakni Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan.

Adapun pejabat yang dilantik antara lain penyuluh pertanian, dokter ahli pertama, arsiparis, analis SDM aparatur, pranata komputer, hingga kepala seksi pada tingkat kelurahan.

Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Para pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tugas barunya demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Rabu, 24 September 2025

Gotong Royong TNI dan Warga di Pegunungan Bintang, Bukti Kepedulian di Perbatasan


Pegunungan Bintang, Papua,Sigapnews.com, Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali memperlihatkan wujud kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah perbatasan.

Melalui kegiatan gotong royong bersama warga, personel Pos Yappimakot Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) membersihkan jalan utama di Kampung Yappimakot, Distrik Kalomdol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kegiatan berlangsung pada Kamis (25/9/2025) dan diikuti puluhan prajurit serta masyarakat setempat.

Jalan Desa yang menjadi akses vital warga sehari-hari itu dibersihkan secara bersama-sama menggunakan alat sederhana seperti sapu, cangkul, dan parang.

Aksi gotong royong ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan warga kampung di daerah perbatasan.

Komandan Pos Yappimakot, Letda Inf Saydina Ali, menegaskan bahwa kegiatan gotong royong tersebut bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan bagian dari misi sosial TNI untuk hadir dan membantu masyarakat hingga pelosok negeri.

“TNI lahir dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat. Lewat gotong royong seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun wilayah perbatasan,” ungkapnya.

Masyarakat Kampung Yappimakot menyambut baik keterlibatan TNI dalam membantu menjaga kebersihan lingkungan.

Mereka menilai keberadaan Satgas Pamtas tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan bersama seperti ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tidak hanya menjaga perbatasan dari potensi ancaman, TNI juga aktif mendorong terwujudnya lingkungan yang sehat, harmonis, dan kondusif di daerah terpencil.

Dengan adanya kegiatan gotong royong tersebut, diharapkan jalan utama Kampung Yappimakot dapat lebih nyaman digunakan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

TNI berkomitmen untuk terus hadir bersama rakyat, membangun kedekatan, dan mendukung terciptanya kesejahteraan di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini.

(Red)

Pemkab Soppeng Tegaskan Komitmen Perlindungan Pekerja Rentan lewat Program SIBALIPERI

Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (DPM-PTSP-Naketrans) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Inovasi SIBALIPERI (Siaga Bersama Perlindungan Pekerja Rentan dan Informal) di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Rabu (24/9/2025).

Kepala DPM-PTSP-Naketrans Kabupaten Soppeng, Andi Dhamrah, melaporkan bahwa pada tahun 2024 tercatat 1.723 ASN berpartisipasi dengan total tanggungan 1.763 pekerja rentan/informal. Namun hingga September 2025, jumlah kepesertaan aktif menurun menjadi 715 orang atau 16,83%, lebih rendah 23,72% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 40,55%.

Menurutnya, penurunan ini dipengaruhi oleh kurangnya sosialisasi, belum adanya mekanisme pelaporan maupun penghargaan bagi ASN yang berpartisipasi, serta lemahnya monitoring dan evaluasi berkala. 

Meski demikian, Pemkab Soppeng tetap menunjukkan komitmen melalui Surat Pemberitahuan Bupati Soppeng tertanggal 28 April 2025 serta keberhasilan Program SIBALIPERI meraih Top 10 Innovative Latenmamala Award 2025.

Mewakili Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, Najmawati, Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus, mengapresiasi langkah Pemkab Soppeng yang sejak 2024 konsisten melaksanakan program tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki lima program perlindungan, dengan fokus SIBALIPERI pada pekerja informal berisiko tinggi.

“Sejak 2024 hingga 2025, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan kematian kepada sejumlah peserta di Kabupaten Soppeng. Santunan sebesar Rp42 juta juga dilengkapi dengan beasiswa bagi dua anak apabila kepesertaan lebih dari tiga tahun,” ujarnya.

Mewakili Bupati Soppeng, Pj Sekda Soppeng Drs. Andi Muhammad Surahman secara resmi membuka acara. 

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.

“Program Inovasi SIBALIPERI adalah wujud kepedulian pemerintah daerah untuk mendorong tercapainya Universal Coverage Jamsostek. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan sehingga diperlukan langkah konkret, seperti memperkuat sosialisasi, meningkatkan komitmen perangkat daerah, menyusun mekanisme iuran yang berkelanjutan, serta memberikan apresiasi bagi ASN maupun perangkat daerah yang konsisten mendukung program ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap program tersebut dapat berkembang menjadi SIBALINYAMEN (sama-sama nyaman, bahagia, dan sejahtera) agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Soppeng.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan santunan kematian secara simbolis oleh Pj Sekda Soppeng kepada ahli waris peserta Program SIBALIPERI.

Acara turut dihadiri para Kepala SKPD, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Soppeng, serta para camat se-Kabupaten Soppeng.

(Red) 

Didampingi 3 Pilar, Peserta Didik SDN 3 Lemba Salurkan Bantuan Kepada Kaum Dhuafa


Soppeng, Sigapnews.com, Peserta didik SDN 3 Lemba menyalurkan bantuan beras melalui Program Ase Budu (Aksi Sejuta Butir Beras untuk Dhuafa) kepada masyarakat kurang mampu di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Selasa (24/9/2025).

Penyaluran bantuan tersebut didampingi Lurah Lemba Sofyan Massaire, SE, bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kebersamaan antara pihak sekolah, pemerintah kelurahan, aparat keamanan, serta warga.

Lurah Lemba Sofyan Massaire, SE, mengapresiasi langkah SDN 3 Lemba yang melibatkan langsung peserta didik dalam kegiatan sosial ini.

Menurutnya, program tersebut bukan hanya sekadar berbagi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi anak-anak.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan pembelajaran karakter. Mereka belajar berbagi sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial sejak dini,” ujarnya.

Kepala SDN 3 Lemba, Falmunadi, S.Pd, menjelaskan bahwa Program Ase Budu lahir dari keprihatinan sekaligus kesadaran pentingnya menanamkan nilai empati pada peserta didik.

Ia berharap kegiatan itu dapat menumbuhkan kesadaran berbagi kepada sesama.

Warga penerima bantuan menyambut baik program tersebut dan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan. Suasana penyaluran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

(Red)

Selasa, 23 September 2025

Kenalkan Pertanian Sejak Dini, UPT Pelatihan Kementan Edukasi Siswa SDIT Al Fikri


Makassar, Sigapnews.com, Sebanyak 105 siswa SDIT Al Fikri Makassar mengikuti kegiatan outing class di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Selasa (23/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan praktik bercocok tanam hidroponik serta pengelolaan ternak ayam pedaging dan petelur. Suasana belajar berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, karena siswa diberi kesempatan untuk mencoba langsung.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pertanian untuk mendukung keberlanjutan pangan nasional.
“Petani muda harus menjadi contoh bagi petani lainnya agar sektor pertanian tetap produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani perlu terus digalakkan agar produksi pangan tetap terjaga.
“Segala tantangan petani muda harus dicarikan solusi dan difasilitasi agar tetap bersemangat berproses di bidang pertanian,” jelasnya.

Kepala SDIT Al Fikri, Ismu Haryati, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan BBPP Batangkaluku. Ia menilai kegiatan ini selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Anak-anak sangat antusias karena bisa praktik langsung. Kami berharap mereka terinspirasi dan mencoba menerapkan ilmu yang didapat di sekolah,” katanya.

Kegiatan outing class ini menjadi bentuk sinergi positif antara dunia pendidikan dengan BBPP Batangkaluku, sekaligus upaya menanamkan minat pertanian sejak dini kepada generasi penerus bangsa.

(Red)

Jumat, 19 September 2025

Arham Ms,Kamaruddin Bincang Santai Terkait Pembangunan dan Mengapresiasi Kinerja Pemerintah

Poto: Warkop Abadi.

Sigapnews.com,Soppeng-
Dalam sebuah pertemuan santai, dua ketua organisasi Arham,MS dan Kamaruddin membahas terkait kontrol berita pembangunan dan memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah.Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama dan meningkatkan transparansi dalam proses pembangunan. Jumat, 19 -2025.

Dalam bincang santai tersebut, Arham(AMJI-R I) dan Kamaruddin (IWO) membahas beberapa topik terkait kontrol berita pembangunan, antara lain:
Pentingnya kontrol berita untuk memastikan informasi yang akurat dan transparan tentang pembangunan.

Peran media dan organisasi dalam menyebarkan informasi tentang pembangunan kepada masyarakat.

Apresiasi terhadap kinerja pemerintah dalam melaksanakan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kedua ketua organisasi memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di daerah Soppeng. Mereka menilai bahwa pemerintah telah melakukan upaya signifikan dalam meningkatkan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua ketua organisasi juga membahas pentingnya kerjasama antara organisasi, media, dan pemerintah untuk meningkatkan transparansi dalam proses pembangunan.

Mereka sepakat bahwa transparansi dan kontrol berita yang baik dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan proses pembangunan.

Dengan bincang santai ini, diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan meningkatkan transparansi dalam proses pembangunan, serta memberikan apresiasi yang tepat terhadap kinerja pemerintah.

(Ladani)

Ketum AMJI RI Bersilaturahmi dengan Ketua IWO dan Pengurus di Warkop Abadi Kota Soppeng



Sigapnews.com,
Kota Soppeng - Ketua Umum Aliansi Media Jurnalistik Independen (AMJI) RI yang juga menjabat sebagai Pimpinan Lembaga Kajian dan Advokasi HAM Indonesia (LHI) Arham,MS, melakukan silaturahmi dengan Kamaruddin Ketua IWO  dan pengurus yang baru saja dilantik di  Warung Kopi Abadi di jalan kemakmuran,Kota Soppeng. Jumat,19 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Ketum AMJI RI Arham,MS menyampaikan beberapa poin penting. Pertama, beliau mengucapkan selamat kepada Ketua IWO beserta jajaran pengurus yang baru saja dilantik. Kedua, Ketum AMJI RI menitipkan pesan agar IWO di bawah kepemimpinan Kamaruddin benar-benar mampu menjadikan organisasi pers ini sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Ketum AMJI RI juga menegaskan bahwa sebagai Ketua Umum AMJI-RI, beliau akan senantiasa mengawal setiap kebijakan Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Bapak Suwardi Haseng. Tujuan dari pengawalan ini adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Dengan silaturahmi ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik antara AMJI RI, IWO, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Selain itu, peran IWO sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah dapat semakin efektif dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Diwaktu yang sama. Ketua IWO Soppeng, Kamaruddin,juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng, khususnya kepada Bupati Soppeng, atas komitmennya dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang saat ini telah berjalan dengan baik.

(Ladani)

Rabu, 17 September 2025

Momentum Bersejarah, Pengurus Baru PMI Soppeng Periode 2025–2030 Dilantik


Soppeng, Sigapnews.com, Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Soppeng untuk masa bakti 2025–2030 resmi dilantik pada Selasa (16/9/2025) oleh Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Adnan Purichta Ichsan, SH., MH.

Pelantikan yang berlangsung khidmat ini sekaligus menandai momentum peringatan Hari Ulang Tahun PMI ke-80 dan ditandai dengan penyerahan bendera petaka PMI sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru.

Acara pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua PMI Provinsi Sulsel oleh Sekretaris PMI Provinsi, H. Hasanuddin Kamal, dilanjutkan ikrar pelantikan, penandatanganan berita acara, dan penyematan pin kepada pengurus terpilih.

Penyerahan pin diberikan kepada Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Soppeng, Dra. H. Andi Tenri Sessu, M.Si, serta Ketua PMI Kabupaten Soppeng terpilih, Ir. Selle KS Dalle, yang juga menjabat Wakil Bupati Soppeng.

Penyerahan bendera petaka PMI menjadi penanda resmi dimulainya masa bakti kepengurusan baru.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Soppeng Ir. Selle KS Dalle menyampaikan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya dan menegaskan komitmen kerja nyata bagi masyarakat.

“Momentum ulang tahun PMI ini kami maknai sebagai pengingat untuk tidak pernah lelah menebarkan kebaikan. PMI adalah rumah kemanusiaan bagi semua, dan kami akan menjaga agar keberadaan PMI senantiasa memberi kerja nyata bagi masyarakat,” ujar Selle.

Ia juga mengajak pengurus, relawan, dan masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam layanan kemanusiaan, menekankan bahwa kekuatan PMI terletak pada relawan dan partisipasi semua pihak.

Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Adnan Purichta Ichsan mengingatkan bahwa tugas kemanusiaan PMI menuntut kesiapsiagaan terus-menerus.

“PMI tidak mengenal jam kerja, markas PMI harus selalu siaga 24 jam untuk membantu sesama, karena bencana tidak pernah memberi tanda,” tegasnya.

Adnan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab kebutuhan darah di Sulawesi Selatan yang mencapai puluhan ribu kantong setiap tahun.

Ia mengajak semua elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga kesehatan untuk bersinergi dalam penyediaan stok darah, kesiapsiagaan bencana, serta program-program kesehatan dan pendidikan kemanusiaan.

Pelantikan ini diharapkan memperkuat peran PMI Kabupaten Soppeng dalam pelayanan tanggap darurat, donor darah, penanggulangan bencana, serta kegiatan sosial lainnya selama lima tahun ke depan.

Kepengurusan baru berkomitmen meningkatkan kapasitas relawan, memperluas jaringan donor, dan memperkuat program pencegahan serta kesiapsiagaan bencana di tingkat kabupaten dan desa.

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah organisasi kemanusiaan nasional yang bergerak dalam penanggulangan bencana, pelayanan darah, kesehatan masyarakat, dan bantuan sosial.

PMI berlandaskan prinsip-prinsip kemanusiaan dan kepalangmerahan untuk meringankan penderitaan, menyelamatkan nyawa, dan menjaga martabat manusia tanpa membedakan suku, agama, atau status sosial.

(Red)

Kunjungan Tim SMEP ke Soppeng, Perkuat Program Kesejahteraan Keluarga


Soppeng, Sigapnews.com, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, menyambut hangat kunjungan Tim Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (16/9/2025).

Kunjungan yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Soppeng ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dan memberi masukan agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Soppeng lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan penerimaan dilaksanakan resmi di Rumah Jabatan Bupati dan dihadiri Ketua Tim SMEP Provinsi Sulsel, Dra. Hj. Kasmawati Patturusi, MM, bersama jajaran, serta pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng.

Dalam laporan yang disampaikan Sekretaris TP PKK Kabupaten Soppeng, Widyawati, dipaparkan sepuluh lokus SMEP yang telah disiapkan pihak kabupaten.

Lokus tersebut meliputi Desa Layak Anak di Desa Jampu, pemberdayaan lansia di Desa Citta, program aksi stop stunting melalui Rumah Gizi Pesse, serta Posyandu Panca Bakti Desa Maccile sebagai salah satu pusat layanan utama.

Hj. Suarni menilai kunjungan tim provinsi sebagai momentum penting untuk berbenah dan meningkatkan capaian program.

“Kunjungan ini merupakan kesempatan baik bagi kami untuk dinilai sesuai indikator yang ada, sekaligus menerima masukan dan saran yang sifatnya positif serta membangun agar PKK Kabupaten Soppeng bisa lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Ia berharap rekomendasi dan temuan selama SMEP dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga dan kualitas masyarakat di Soppeng.

Ketua Tim SMEP TP PKK Provinsi Sulsel, Hj. Kasmawati Patturusi, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil masyarakat yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan kesejahteraan.

Melalui kegiatan SMEP, pihak provinsi ingin memastikan bahwa pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berlangsung secara terukur, efisien, dan responsif terhadap kondisi lokal di setiap kabupaten/kota.

Rangkaian kunjungan di Soppeng ditutup dengan inspeksi lapangan ke beberapa lokus program yang ditunjuk dan diakhiri dengan santap malam bersama di Rumah Jabatan Bupati sebagai bentuk kebersamaan dan konsolidasi antara provinsi dan kabupaten.

TP PKK Kabupaten Soppeng berkomitmen memperkuat peran keluarga dalam pembangunan kesejahteraan melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan TP PKK Provinsi Sulsel dan lintas sektor, Kabupaten Soppeng terus mendorong program-program prioritas seperti pengentasan stunting, pemberdayaan lansia, perlindungan anak, dan peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

(Red)

Outing Class Kementan, Siswa Diajak Cinta Pertanian


Gowa, Sigapnews.com, Puluhan siswa Sekolah Alam Darul Istiqamah tampak antusias mengikuti outing class di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Rabu (17/9/2025). Dengan penuh keceriaan, mereka belajar mengenal dunia pertanian melalui praktik langsung, mulai dari menanam hortikultura, budidaya jamur tiram, hingga pengolahan hasil pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda di sektor pertanian. “Keterlibatan petani muda menjadi faktor keberlanjutan pangan nasional. Mereka harus menjadi contoh bagi petani lainnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti. Menurutnya, regenerasi petani penting karena mayoritas petani saat ini sudah berusia tua. “Sedangkan kebutuhan pangan terus meningkat. Karena itu, mendorong lahirnya petani muda menjadi kunci ketahanan pangan,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, siswa kelas 3 dan 4 mendapat materi menanam hortikultura, pengolahan hasil pertanian, serta pengenalan alsintan. Sementara siswa kelas 5 dan 6 diajarkan budidaya jamur tiram, pembuatan trichoderma, hidroponik, dan pengolahan jahe.

Guru pendamping, Fatmawati, menyebut outing class ini bertujuan menanamkan kecintaan anak terhadap pertanian dan alam. “Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menstimulasi motorik anak-anak melalui praktik langsung,” ujarnya.

Para siswa tampak bersemangat saat mencoba menanam bunga kol, mengemas olahan jahe, hingga praktek inokulasi trichoderma. Suasana interaktif itu membuktikan bahwa pertanian dapat dipelajari dengan cara menyenangkan sekaligus inspiratif.

Diharapkan pengalaman ini menumbuhkan semangat baru bagi generasi muda untuk mencintai pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan bangsa.

(Red)

Selasa, 16 September 2025

Atlet Tenis Meja Soppeng Diberangkatkan ke Makassar, Semangat Raih Medali

 


Soppeng, Sigapnews.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, secara resmi melepas kontingen atlet cabang tenis meja Kabupaten Soppeng yang akan berlaga pada Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) XVIII Sulawesi Selatan.

Pelepasan berlangsung pada Selasa (16/9/2025) dalam suasana sederhana namun penuh semangat, dihadiri pengurus tim, pelatih, dan para atlet.

Kontingen Kabupaten Soppeng beranggotakan 12 orang yang terdiri dari atlet dan official.

Ketua tim, Hariadi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan KONI Soppeng atas dukungan penuh selama persiapan.

“Kami membawa sebanyak 12 orang peserta yang terdiri dari atlet dan official. InsyaAllah mereka akan berlaga mulai tanggal 17 hingga 21 September 2025 di Makassar,” ujar Hariadi, menegaskan kesiapan tim untuk bertanding.

Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle memberikan apresiasi besar kepada seluruh kontingen dan menekankan pentingnya sportivitas serta menjaga nama baik daerah.

“Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh kontingen tenis meja Soppeng. Junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik daerah, dan berikan penampilan terbaik".

"Semoga Soppeng bisa meraih prestasi gemilang di ajang Pra Porprov ini,” kata Selle.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk terus mendukung pembinaan olahraga lokal, agar semakin banyak atlet berpotensi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Pelepasan diwarnai dengan doa dan dukungan dari masyarakat serta jajaran pengurus olahraga

Harapan besar disematkan agar para atlet tidak hanya meraih hasil maksimal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif berolahraga dan menekuni cabang olahraga tenis meja.

Kontingen akan bertanding di Makassar mulai 17 hingga 21 September 2025, dengan target meningkatkan pengalaman kompetitif dan berjuang meraih medali untuk Kabupaten Soppeng.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen memajukan pembinaan olahraga melalui dukungan fasilitas, pelatihan, dan pembinaan atlet muda.

Bersama KONI Soppeng dan stakeholder terkait, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan potensi olahraga sebagai sarana pembentukan karakter, kebugaran, dan prestasi untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi dan nasional.

(Red)

Senin, 15 September 2025

Pemuda Muhammadiyah: Golkar Harus Bersikap Soal Isu Perselingkuhan Legislator


Soppeng, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Soppeng mendesak DPD II Partai Golkar Soppeng segera bersikap tegas dan mengambil langkah konkret menyusul munculnya isu perselingkuhan yang diduga melibatkan salah satu anggota DPRD Soppeng dari Fraksi Golkar berinisial HK.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng, Ruslan Efendi, menilai isu ini bukan hanya menyangkut persoalan pribadi, tetapi telah menyeret nama baik Partai Golkar sekaligus mencederai kehormatan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat. 

Menurutnya, jika kasus ini dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas, maka akan berdampak pada turunnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik dan lembaga demokrasi.

“Golkar adalah partai besar dengan sejarah panjang serta kontribusi nyata bagi bangsa ini. Jangan biarkan perilaku tidak bermoral dari oknum tertentu merusak marwah partai maupun DPRD sebagai institusi publik. 

"Kami meminta DPD II Partai Golkar segera memanggil semua pihak yang terlibat, mengusut tuntas dugaan ini, dan jika terbukti benar segera mengusulkan PAW,” tegas Ruslan dalam keterangannya, Selasa (16/9/2025).

Ruslan menambahkan, publik menaruh harapan besar kepada para pejabat dan wakil rakyat agar senantiasa menjadi teladan moral. 

Karena itu, menurutnya, setiap perilaku yang melanggar norma, nilai etika, dan kepercayaan masyarakat harus diberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu. 

“Seorang anggota DPRD adalah wajah rakyat di parlemen. Jika perilakunya justru mencederai moral publik, maka hal tersebut tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.

Pemuda Muhammadiyah Soppeng menegaskan bahwa langkah tegas dari DPD II Partai Golkar akan menjadi bukti nyata bahwa partai politik memiliki komitmen dalam menjaga integritas, moralitas, dan kredibilitas di hadapan masyarakat. 

Organisasi kepemudaan ini juga berharap kasus tersebut dapat ditangani secara transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Selain itu, Ruslan mengingatkan pentingnya proses penyelesaian yang sesuai dengan mekanisme internal partai, aturan hukum, serta nilai-nilai demokrasi. 

Dengan begitu, penyelesaian kasus tidak hanya memberi efek jera bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga memberikan pelajaran penting bagi seluruh pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam menjaga perilaku dan integritasnya.

“Demokrasi hanya bisa tumbuh jika wakil rakyat menjaga amanah, bekerja dengan jujur, dan berperilaku sesuai norma moral yang berlaku di masyarakat". 

"Demokrasi hanya bisa tumbuh jika wakil rakyat menjaga amanah dan berperilaku sesuai norma moral. DPRD Soppeng harus tetap dihormati, bukan diragukan integritasnya,” tutup Ruslan.

(Yun) 

Tingkatkan Keamanan, Koramil 1423-01/Lalabata Laksanakan Patroli Rutin


Soppeng, Sigapnews.com, Komando Distrik Militer (Kodim) 1423/Soppeng terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui patroli rutin di sejumlah titik strategis.

Pada Senin malam (15/9/2025), personel Koramil 1423-01/Lalabata melaksanakan patroli wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Patroli yang dipimpin oleh Ws. Danramil 1423-01/Lalabata, Lettu Arh Soekarno HH, melibatkan empat personel.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengamanan di antaranya:

Kantor Bupati Soppeng

Kantor DPRD Soppeng

Rumah Jabatan Bupati

Area sekitar Bank BRI dan Bank Mandiri

Wilayah Kelurahan Salokaraja

Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 21.00 WITA itu berjalan aman, tertib, dan lancar.

Tujuan patroli tidak hanya untuk menciptakan suasana kondusif, tetapi juga meningkatkan rasa aman masyarakat serta mempererat sinergi TNI dengan komponen pendukung lainnya.

“Dengan patroli rutin ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas lebih tenang dan merasa terlindungi,” ujar Lettu Arh Soekarno HH.

Kodim 1423/Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Bupati Soppeng : Olahraga Jadi Gerakan Nasional untuk Bangun Karakter dan Kesehatan Bangsa

 


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 tahun yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Soppeng, Jalan Salotungo, Senin (15/9/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, bertindak selaku inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menegaskan pentingnya olahraga sebagai bagian dari gerakan kebangsaan.

Menurutnya, olahraga tidak hanya membangun kesehatan jasmani, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, daya juang, dan persatuan bangsa.

Bupati Suwardi menegaskan kembali pesan Presiden RI yang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai budaya hidup.

Ia menekankan bahwa bangsa yang sehat, kuat, dan tangguh lahir dari generasi yang terbiasa berolahraga sejak dini.

“Olahraga adalah jalan membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik, berkarakter, dan memiliki jiwa patriotisme,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, komunitas, hingga dunia usaha, untuk ikut ambil bagian dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para atlet Soppeng yang berhasil mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

Muhammad Armyn, peraih medali emas di Pentathlon Asia Championship 2024 di Thailand.

Mulki JP. Asnawi dan Jabir Saleh Asnawi, keduanya sukses menyabet medali emas di ajang The 8th Karate Do Gojukai Global Championship 2025 di Jepang.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Soppeng atas dedikasi dan perjuangan para atlet.

“Prestasi yang diraih para atlet ini adalah bukti bahwa Soppeng memiliki potensi besar di bidang olahraga.

"Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar lahir lebih banyak atlet unggul dari daerah ini,” tegas Bupati.

Selain penghargaan, momentum Haornas juga dijadikan ajakan untuk memperluas akses olahraga bagi masyarakat.

Bupati menekankan perlunya pembangunan ruang publik yang ramah olahraga, penguatan pembinaan atlet berbasis sport science, serta dorongan pada industri dan pariwisata olahraga.

Kepada generasi muda, ia berpesan agar tidak terjebak gaya hidup pasif.

“Mulailah dengan hal sederhana, seperti bersepeda, berenang, atau memainkan olahraga tradisional bersama teman-teman. Jadikan olahraga sebagai aktivitas harian, bukan sekadar kegiatan seremonial,” imbaunya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan bahwa olahraga adalah bagian penting dari pembangunan manusia, berdampingan dengan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Melalui dukungan infrastruktur, pelatihan berbasis ilmiah, serta penghargaan kepada atlet berprestasi, diharapkan lahir generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

“Olahraga bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang membentuk masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki semangat gotong royong.

"Dengan kebersamaan, kita bisa menjadikan olahraga sebagai kekuatan untuk membangun daerah,” pungkas Bupati Suwardi.

(Red/Yun)

Jumat, 12 September 2025

Menuju Swasembada Pangan: UPT Kementan Gencarkan Pelatihan Teknologi Pertanian Modern


Gowa, Teropongsulawesi.com, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung modernisasi sektor pertanian. 

Melalui berbagai inovasi dan kegiatan pelatihan, lembaga di bawah Kementerian Pertanian ini terus mendorong percepatan produksi pangan nasional.

Langkah tersebut sejalan dengan target Indeks Pertanaman (IP) 300, yakni kemampuan petani menanam padi tiga kali dalam setahun. 

Target ambisius ini dinilai sebagai kunci mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa IP 300 bukanlah sekadar program, melainkan kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan krisis pangan global.

“Jika setiap daerah mampu menanam tiga kali setahun, swasembada bukan mimpi, melainkan kenyataan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dengan lahan subur dan sumber daya manusia melimpah. 

Yang dibutuhkan saat ini adalah transformasi pola pikir dan penerapan teknologi yang lebih efisien.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya mengubah paradigma bertani.

“Mindset harus berubah. Pertanian modern adalah keharusan, bukan lagi pilihan,” tegasnya.

Menurut Idha, pola pertanian konvensional sudah tidak relevan dengan kebutuhan zaman. 

Modernisasi, termasuk pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan), efisiensi persemaian, hingga pola tanam berkelanjutan, harus menjadi budaya baru di kalangan petani.

Komitmen modernisasi ini diwujudkan BBPP Batangkaluku lewat praktik langsung di lapangan. 

Pada Jumat (12/9/2025), Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani, memberikan pelatihan persemaian padi metode dapog kepada pegawai serta siswa magang.

Metode dapog dikenal lebih efisien, murah, serta cocok untuk penggunaan transplanter. Jamal menegaskan bahwa teknologi ini harus segera ditularkan ke masyarakat.

“Persemaian untuk transplanter tidak harus mahal. Setelah paham, ajarkan ke masyarakat,” pesannya.

Jamal juga mengingatkan bahwa sebagian petani masih beranggapan persemaian baru bisa dilakukan setelah panen selesai. Menurutnya, cara berpikir seperti ini harus segera ditinggalkan.

“Mindset itu harus diubah. Saat 15 hari jelang panen, kita sudah bisa menyiapkan persemaian,” jelasnya.

Ia bahkan mencontohkan bahwa persemaian bisa dibuat di halaman rumah atau lahan sempit dengan sistem bertingkat. Dengan teknik ini, tanam tiga kali setahun bisa lebih mudah diwujudkan.

Tak hanya menyasar petani, Jamal menekankan bahwa seluruh pegawai BBPP Batangkaluku, termasuk yang berlatar belakang non-pertanian, wajib memahami program Kementan. 

Hal ini dianggap penting agar setiap individu dapat berkontribusi dalam gerakan bersama menuju swasembada pangan.

“Semoga kita bisa bersama-sama berkontribusi untuk IP 300 sehingga Indonesia mampu swasembada pangan berkelanjutan,” harapnya.

Upaya BBPP Batangkaluku ini menjadi bukti bahwa transformasi besar bisa dimulai dari langkah kecil, seperti memperkenalkan metode persemaian yang efisien. Jika gerakan ini menyebar luas, bukan tidak mungkin IP 300 akan segera tercapai.

Dengan demikian, target kedaulatan pangan nasional yang selama ini hanya menjadi wacana, perlahan bisa diwujudkan menjadi kenyataan. 

Modernisasi pertanian bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama untuk masa depan bangsa.

(Red) 

Rabu, 10 September 2025

Wakil Ketua PJI Sulsel Kritisi Seleksi BUMD Makassar yang Diduga Nepotisme


Makassar, Sigapnews.com, Wakil Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Rizal Rahman, menyoroti adanya potensi pelanggaran aturan dalam proses seleksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar yang baru saja diumumkan oleh Pemerintah Kota Makassar.

Menurut Rizal, Pasal 57 Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD secara tegas melarang adanya hubungan keluarga sedarah hingga derajat ketiga atau semenda antara anggota direksi maupun dewan pengawas dalam satu BUMD.

“Ini tindakan cacat administrasi. Ketua panitia seleksi harus bertanggung jawab, dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin harus mengambil sikap tegas dengan membatalkan hasil lelang jabatan BUMD Kota Makassar,” tegas Rizal, Kamis (11/9/2025).

Ia juga meminta Ketua Tim Seleksi (Timsel) BUMD Kota Makassar, Prof. Aswanto—mantan hakim Mahkamah Konstitusi sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Unhas—untuk bersikap tegas terhadap dugaan pelanggaran aturan tersebut.

“Pasal 30 PP No. 54 Tahun 2017 menyebutkan: ‘Anggota Direksi dan Dewan Pengawas/Dewan Komisaris dilarang memiliki hubungan keluarga sampai derajat ketiga atau semenda dengan sesama anggota Direksi atau Dewan Pengawas/Dewan Komisaris dalam satu BUMD,’” ujarnya.

Rizal mengungkapkan, dalam jajaran Direksi Perumda Parkir Makassar terdapat dua nama yang memiliki hubungan keluarga, yakni Adi Rasyid Ali dan Christopher Aviary, yang berstatus om dan ponakan.

Diketahui, Christopher Aviary sebelumnya telah menjabat sebagai Direksi Perumda Parkir pada periode lalu. Sementara itu, Adi Rasyid Ali merupakan Plt Direksi Perumda Parkir yang ditunjuk langsung oleh Wali Kota Makassar beberapa bulan terakhir.

“Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai konsistensi pemerintah kota dalam menegakkan aturan, khususnya terkait larangan hubungan keluarga di jajaran direksi dan dewan pengawas BUMD sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan diperjelas dalam PP No. 54 Tahun 2017,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemkot Makassar telah resmi mengumumkan hasil seleksi BUMD melalui surat Nomor: 005/049/PANSEL/IX/2025. Sebanyak 33 orang dinyatakan lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk menempati posisi direksi dan dewan pengawas di lima BUMD Kota Makassar.

Masing-masing BUMD mendapatkan formasi empat direksi dan empat dewan pengawas. Untuk Perumda Air Minum, nama-nama yang lolos sebagai direksi antara lain Afdalyana Rachman, Andi Januar Jaury Dharwis, Dr. Hamzah Ahmad, dan Salahuddin Kasim.

Sementara itu, di Perumda Parkir Makassar, empat nama yang dinyatakan lolos sebagai direksi adalah Adi Rasyid Ali, Andi Ryan Adriyanto, Christopher Aviary, dan Syafri Hafid.

Persoalan ini pun menjadi buah bibir warga Kota Makassar yang menilai proses seleksi BUMD sarat dengan praktik nepotisme.(*).

Senin, 08 September 2025

Pelatihan Budidaya Padi di Jayawijaya, Langkah Menuju Swasembada Pangan


Jayawijaya, Sigapnews.com,-Untuk mendukung peningkatan produktivitas padi di wilayah Papua, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menyelenggarakan Pelatihan Teknis Budidaya Tanaman Padi. Kegiatan ini menghadirkan petani serta penyuluh pertanian setempat guna memperkuat keterampilan dan pengetahuan dalam budidaya tanaman padi, Senin (8/9/2025).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Papua memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan, sehingga perlu penguatan kapasitas petani melalui teknologi budidaya.

“Dengan 20 ribu hektare, Papua Barat bisa suplai beras ke provinsi tetangga. Tapi harus pakai sistem pertanian modern, kalau manual sangat susah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa pertanian modern itu dicirikan dengan pemanfaatan teknologi dan alsintan dalam melakukan usaha budidaya di lahan pertanian.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 September 2025 tersebut dibuka langsung oleh Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani. Dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menargetkan swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

"Olehnya itu saat ini Pemerintah memiliki beberapa program untuk mencapai swasembada pangan yaitu Optimasi Lahan dan Cetak Sawah Rakyat," sebutnya.

Jamal menjelaskan bahwa peningkatan kuantitas produksi dipengaruhi beberapa faktor dominan diantaranya kualitas benih dan teknik budidaya.

"Teknik budidaya yang sangat banyak dianjurkan khusus untuk lahan sawah adalah tanam pindah, cuma yang jadi kendala adalah orang-orang yang ingin menanamnya, sehingga pemerintah saat ini gencar memberikan bantuan rice transplanter," terang Jamal.

Di akhir sambutannya, Jamal berharap agar Papua dapat menyiapkan pangannya secara mandiri sehingga masyarakat telah mendapatkan harga pangan tidak berbeda jauh dengan harga yang ada di Sulawesi.

"Jadi, setelah Bapak dan Ibu mengikuti kegiatan pelatihan di sini, diharapkan sudah memiliki gambaran untuk menerapkan teknologi di Jayawijaya. Oleh karena itu, Bapak dan Ibu dapat lebih mendalami cara melakukan persemaian serta mengoperasikan alsintan," harapnya.

Adapun materi yang diberikan kepada 5 orang peserta tersebut yaitu persiapan lahan, persiapan benih dan penanaman, pemeliharaan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, serta panen dan pasca panen.

(Red) 

Minggu, 07 September 2025

Peringatan Maulid Nabi di Palu, Bupati Soppeng Ajak Warga Perantauan Jaga Kebersamaan


Palu, Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Majelis Taklim KKS, Ahad (7/9/2025). Acara ini berlangsung di Masjid Transmigrasi, Jalan Kartini, Kota Palu, dan dihadiri ratusan warga asal Soppeng yang merantau di Sulawesi Tengah.

Kegiatan Maulid ini tidak hanya menjadi momen memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di antara warga Soppeng yang berada di tanah perantauan.

Suasana Penuh Kekeluargaan dan Keakraban

Suasana acara terasa penuh keakraban. Nuansa Soppeng seakan hadir di Palu, dengan lantunan shalawat, ceramah agama, dan ramah tamah yang digelar usai acara inti.

Ketua DPW KKS Sulawesi Tengah, Apt. H. Burhan H. Tahir, MM, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Soppeng di tengah masyarakat perantauan.

“Kami sangat bersyukur Bapak Bupati bisa hadir di tengah-tengah kami. KKS Sulawesi Tengah akan terus menjaga kebersamaan dan kekompakan, meski hidup dalam perantauan. Kami tetap berharap bimbingan dan perhatian dari Bapak Bupati,” ungkapnya.

Pesan Bupati Soppeng: Jaga Kekompakan di Tanah Perantauan

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE menyampaikan rasa bahagia dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Soppeng yang ada di Palu.

“Alhamdulillah, saya bisa berada di tengah saudara-saudara saya di Sulawesi Tengah dalam bingkai Kerukunan Keluarga Soppeng. Mari kita terus menjaga kebersamaan dan kekompakan, di manapun kita berada,” tutur Bupati.

Selain itu, Bupati juga memaparkan beberapa program nyata yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng, antara lain:

Program pakaian seragam gratis untuk anak sekolah.

Program listrik masuk sawah untuk mendukung pertanian.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, termasuk di wilayah Leworeng dan Salokaraja.

Bupati berharap warga Soppeng di perantauan tetap mendukung pembangunan daerah dan menjaga nama baik Kabupaten Soppeng di mana pun berada.

Maulid Nabi Sebagai Perekat Persaudaraan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi bukti bahwa Kerukunan Keluarga Soppeng di Sulawesi Tengah terus berperan aktif menjaga ukhuwah islamiyah dan nilai-nilai kebersamaan. Selain sebagai ajang ibadah, kegiatan ini juga memperkuat ikatan emosional antara warga perantauan dan kampung halaman.

Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama, ramah tamah, serta foto bersama Bupati Soppeng dengan pengurus dan anggota KKS Sulawesi Tengah.

(Yun)

Sabtu, 06 September 2025

Kementan Dorong Optimalisasi Program IP 300 di Sidrap, Percepat Pola Tanam Padi


Sidrap, Sigapnews.com, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong percepatan tanam padi melalui program Indeks Pertanaman 300 (IP 300) guna memperkuat swasembada pangan nasional.

Salah satu langkah nyata dilakukan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dengan menggelar kegiatan tanam pindah padi bersama Bupati Sidrap, Sabtu (6/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, para petani diajak untuk mempercepat pola tanam padi sehingga dapat mencapai target IP 300 atau tiga kali tanam dalam setahun.

Langkah ini sejalan dengan program strategis Kementerian Pertanian dalam mendorong produktivitas nasional dan menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah penopang utama dengan target 1 juta ton gabah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya percepatan tanam untuk mendukung IP 300.

“IP 300 adalah kunci percepatan produksi padi nasional. Jika setiap daerah mampu menanam tiga kali setahun, swasembada pangan bukan hanya mimpi, melainkan kenyataan,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa keberhasilan IP 300 bergantung pada petani dan penyuluh yang bergerak cepat.

“Penyuluh pertanian dan petani adalah ujung tombak swasembada pangan. Dengan dukungan teknologi, pendampingan, serta program IP 300, kita bisa mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan,” ungkap Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah juga menyalurkan bantuan berupa alat dan sarana Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan. (POPT), yang dibagikan langsung kepada peserta kegiatan.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani dalam menjaga keberlanjutan produksi dan mengantisipasi gangguan organisme pengganggu tanaman.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dalam sambutannya menyampaikan bahwa percepatan tanam adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan di daerah.

"Sidrap harus terus menjadi lumbung pangan Sulawesi Selatan. Dengan IP 300, kita mampu mendorong peningkatan hasil produksi dan mewujudkan target satu juta ton gabah.

Sidrap siap mendukung swasembada pangan secepat-cepatnya demi kesejahteraan petani dan kedaulatan pangan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Jamaluddin Al Afgani Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP ) Batangkaluku selaku perwakilan Pj Brigade Pangan Sulawesi Selatan menekankan bahwa dukungan pemerintah pusat hingga daerah harus bersinergi.

"IP 300 hanya bisa terwujud jika ada kerjasama semua pihak, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga kementerian terkait," ujar Jamaluddin.

Melalui kegiatan ini, Sidrap semakin menunjukkan komitmennya untuk menjadi sentra produksi pangan dan mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Sidrap, Pj Brigade Pangan Sulawesi Selatan Kepala BBPP Batangkaluku, Ketua dan Anggota Pimpinan DPRD Sidrap, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), perwakilan dari Kementerian PUPR, serta para petani Sidrap.

(Red)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved