-->

Rabu, 22 Juli 2020

Kepala BBPP Batangkaluku Sebut Agribisnis Dibangun Diatas Empat Subsistem



Takalar, Sigapnews.com, - Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku melakukan sosialisasi KOSTRATANI di BPP Galesong, Kab. Takalar. Rabu (22/7/2020).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi Kostratani adalah Kepala BBPP Batangkaluku, Kepala BPTP Sulawesi Selatan, Camat Galesong, Dinas Pertanian Provinsi Selatan, Dinas Pertanian Kab. Takalar, Kepala Desa dan Banbinsa. Rabu (22/7/2020).

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menjadi kelembagaan penyuluhan pertanian terdepan dan sangat strategis untuk mengawal program pembangunan pertanian. Balai Penyuluhan Pertanian sebagai kelembagaan penyuluhan pertanian mempunyai tugas dan fungsi yang tidak mungkin dikerjakan lembaga lain untuk menyelenggarakan penyuluhan pertanian di kecamatan.

Penyelenggaraan penyuluhan pertanian memasuki era baru pasca terbitnya Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengancam eksistensi penyuluhan karena tidak mengakomodir secara jelas keberadaan kelembagaan penyuluhan di daerah. Undang Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan mengatur tentang Sistem Penyelenggaraan Penyuluhan mengalami perubahan-perubahan terutama terkait organisasi penyelenggara penyuluhan pertanian mulai dari provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan dengan nomenklatur dan pengelolaan yang masih berbeda-beda.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian  mendorong agar Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dijadikan sebagai simpul gerakan pembaharuan pembangunan pertanian nasional berbasis teknologi informasi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi saat membuka acara sosialisasi Kostratani melalui AOR BPPSDMP menjelaskan bahwa Kegiatan ini merupakan gerakan pembaharuan pembangunan pertanian kecamatan, melalui optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian.

Simpul gerakan yang sangat strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan pertanian adalah lewat koordinasi, sinergi, dan penyelarasan kegiatan pembangunan pertanian akan berpusat di kecamatan atau yang disebut sebagai Kostratani.

"Kostratani sebagai sebuah gerakan, maka harus berjalan seirama, penyuluh, peneliti, petani semua harus nyambung sehingga tujuan akan tercapai. Pada pelaksanaannya, Kostratani  bekerjasama dengan PJ Provinsi yaitu Kostrawil, PJ Kabupaten yaitu Kostrada, dan Kostratanas ditingkat pusat. Kostratani juga dibantu sepenuhnya oleh Babinsa," tutur Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa dengan Kostratani semua harus bekerja all out, semua fungsional di kecamatan juga harus bergerak dan berperan, tidak hanya penyuluh pertanian, tetapi juga fungsional lainnya seperti Mantri Tani, POPT, petugas medik veteriner, paramedik veteriner, petugas penjaga pintu air, petugas IT, pengawas alsintan, pengawas benih tanaman, dan pengawas mutu pakan.

Camat Galesong, H. Baso Sau mengungkapkan bahwa kolaborasi horisontal perlu digalakakkan dalam membangun pertanian, Khususnya dalam meminimalisir alih fungsi lahan pertanian. Interaksi antara pemerintah dengan masyarakat mutlak dibutuhkan dalam membangun pertanian.

Kepala BBPP Batangkaluku, Dr. Sabir, S.Pt., M.Si menjelaskan bahwa Fungsi Kostratani diantaranya adalah sebagai Pusat data, Pusat Pembelajaran, Pusat pergerakan pembangunan pertanian, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan.

"Pusat data artinya di tingkat BPP sudah harus tersedia data yang bisa diinput dan terintegrasi dengan agriculture war room (AWR) dan Agricutural Operation Room (AOR). Pusat pembelajaran, artinya di BPP harus memiliki demplot sebagai pembelajaran. Pusat pergerakan pembangunan pertanian, artinya SDM yang ada harus mampu mengawal program pertanian. Pusat Konsultasi, oleh karenanya SDM BPP khusunya penyuluh harus bisa berperan sebagai konsultan. Untuk bisa berperan sebagai konsultan, penyuluh harus memiliki keahlian," jelas Sabir.

Lebih lanjut Sabir menjelaskan bahwa Agribisnis dibangun diatas empat subsistem,  diantaranya adalah subsistem agroinput, agroproduksi, agroprosesing, agroniaga ditambah subsistem penunjang seperti jasa angkutan, dan permodalan. Olehnya itu, maka setiap penyuluh dituntut agar memahami sistem agribisnis dari hulu sampai hilir.

Penulis : Jamaluddin Al Afgani

Minggu, 28 Juni 2020

Lomba Menulis / Baca Puisi Via Virtual Antar SMU Sederajat Ditengah Pandemi



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Takalar (Perpusda) kembali menkadi perhatian masyarakat dengan menggelar perlombaan berbasis virtual. Perlombaan ini merupakan agenda tahunan dari perpusda itu sendiri, yang dikenal dengan istilah Pekan Perpustakaan Kab Takalar. Perhelatan dimasa pandemi covid-19, membawa teknis perlombaan dialihkan menjadi virtual dan lebih terbatas.

Penilaian Akhir Lomba Menulis/Membaca Puisi Berbasis Virtual, Lomba Duta Baca Pelajar Takalar Dan Lomba Menulis Digital Jurnalistik

“Lomba ini sebenarnya merupakan lomba tahunan, 2020 menjadi tahun kedua pelaksanaan kegiatan ini. Berbeda dengan pelaksanaan tahun lalu, tahun ini digelar dengan konsep dan beberapa cabang lomba yang berbeda. Selain itu, meskipun ditengah pandemi, tidak mengurungkan niat kami untuk tetap melaksanakan kegiatan yang menjadi wadah berkarya ini. Tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. ” ujar, Zainuddin (45) Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Takalar.

Perlombaan virtual ini dilangsungkan selama 2 (dua) hari sejak tanggal 27 – 28 Juni 2020 di Gedung PGRI Kab. Takalar. Agenda ini sekurangnya diikuti oleh 50 orang pelajar se-tingkat SD/SMP/SMA di Kab. Takalar. “Total jumlah peserta yang terdaftar itu ±50 orang, baik tingkat SD/SMP/SMA Se-derajat,” tambah pria yang akrab disapa Detol tersebut.

Suasana Penilaian Lomba Menulis /Membaca Puisi Virtual (foto ist)

Ragamnya jenis perlombaan, tidak menutup kemungkinan bagi lomba cipta baca puisi virtual untuk menjadi kandidat primadona pekan perpustakaan. Jumlah pendaftar yang mendominasi serta ketertarikan penonton menjadi alasan utama adanya ungkapan tersebut. “Pendaftar terbanyak saat ini dipegang oleh lomba cipta baca puisi virtual dengan total peserta ±15 orang,” ujar Nuraeni selaku panitia.

Sementara itu menurut penonton, lomba ini sangat menarik dan dinantikan pembacaan langsungnya. “Lomba ini yang ditunggu-tunggu, karena kebetulan kami juga kesini karena mau melihat teman-teman peserta tampil memukau,” tukas Andika (17).

Kendati demikian, keseruan cerita menarik dari masing-masing peserta cabang mata lomba lain seperti Duta Baca Pelajar, Jurnalistik, Mendongeng dan Pidato juga tak kalah memukaunya. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini meskipun ditengah masa pandemi, situasi quarantine seperti saat ini tak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap berkarya dan mengembangkan skill. (Red).

Rabu, 03 Juni 2020

Ketua DPD GoWa-Mo Takalar Ikuti Rapat Responden Persepsi Eksternal Polres Takalar



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Mewakili rekan-rekan media online yang tergabung dalam Group Wartawan Media Online Kabupaten Takalar, Abdul Jalil Mattewakkang selaku Ketua DPD GoWa-Mo Takalar menghadiri rapat responden persepsi eksternal Polres Takalar tahun 2020. Rabu, 3 Juni 2020.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Polres Takalar melalui pengisian kuesioner penilaian kinerja dan pelayanan polres selama kurung waktu satu tahun.

"Terima kasih atas kehadiran para penilaian persepsi eksternal Polres Takalar. Kami berharap bahwa penilaian ini dilakukan secara jujur. Pilih jawaban yang sesuai dengan kondisi riil dilapangan," imbau Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono. 

Perlu kami sampaikan bahwa kemarin telah dilakukan penilaian khusus untuk internal Polres Takalar. Sehingga hari ini persepsi eksternal lagi, lanjut Kapolres Takalar. 

Hadir dalam rapar persepsi eksternal Polres Takalar yakni perwakilan tokoh agama ada Ketua MUI Takalar dan Ketua NU Takalar. Beberapa perwakilan OPD Pemkab Takalar. Perwakilan Anggota DPRD Kab. Takalar. Perwakilan media ada PWI Takalar, JOIN Takalar dan GoWa-Mo Takalar. Perwakilan FKPM Takalar. Perwakilan Kodim 1426 Takalar. Perwakilan RAPI dan unsur masyarakat umum. 

Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Satreskrim Polres Takalar.

"Ya. Kami dihubungi oleh Kaur Humas Polres Takalar untuk mewakili jurnalis GoWa-Mo dalam penilaian dan pengisian kuesioner persepsi eksternal untuk kinerja Polres Takalar," ujar Abdul Jalil Mattewakkang selaku Ketua DPD GoWa-Mo Takalar. 

Semoga kemitraan dan jalinan kerjasama ini tetap terjaga. Hal ini agar akses informasi ke masyarakat akan aktivitas jajaran dan personal Polres Takalar sampai ke masyarakat. (AJM).

Selasa, 02 Juni 2020

Ketua DPD GoWa-Mo Takalar Apresiasi Gerak Cepat Wabup dan Dandim 1426 Peduli Ke Bocah Babil



Sigapnews.com, Takalar - Ketua Dewan Pempinan Daerah Group Wartawan Media Online (DPD GoWa-Mo) Kabupaten Takalar apresiasi geraka dan kepedulian dari Wakil Bupati Takalar H. Achmad Daeng Se're dan Dandim 1426 Takalar Letkol. Inf. Ilham Yunus. Selasa,  2 Juni 2020.

Gerak cepat dan kepedulian ini terkait viralnya di media sosial dan media online, sosok bocah yang  merawat kedua orang tuanya yang dalam keadaan lumpuh.

Setelah mendengar laporan dari warga, maka Wabup Takalar Ajji De'de sapaan akrabnya langsung mengunjungi rumah Bocah Babil di Desa Topejawa Kec. Mangarabombang di dampingi Dandim 1426 Takalar, Camat Marbo dan Plt. Kades Topejawa. 

"Gerak cepat dan kepedulian yang dilakukan Pemkab Takalar dan Forkompimda lewat Wabup Takalar dan Dandim 1426 Takalar, patut diapresiasi," ungkap Abdul Jalil Mattewakkang (Ketua DPD GoWa-Mo Takalar). 

"Pemerintah selalu hadir dalam memberikan pelayanan, khususnya dibidang kesehatan," lanjutnya. 

Informasi yang berhasil dihimpun bahwa orang tua Babil dirujuk ke RS Pelamonia Makassar atas arahan Pangdam XIV Hasanuddin menggunakan ambulance PMI Takalar. Info ini disampaikan oleh Dandim 1426 Takalar Letkol Inf. Ilham Yunus. 

"Segala biaya dari pengobatan dan perawatan orang tua Babil ditanggung Pangdam XIV Hasanuddin," tegasnya.

"Sinergi dan perhatian semacam ini sangat dibutuhkan masyarakat. Luar biasa dan kami salut atas respon dan gerak cepat ini," tutup Abdul Jalil Mattewakkang. (Red).

Sabtu, 30 Mei 2020

Kapolres dan DPD GoWa-Mo Takalar Kompak Gelar Aksi Sosial Berbagi Masker Cegah Covid-19



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Takalar hadiri kegiatan pembagian masker, hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan yang digelar Dewan Pengurus Daerah Group Wartawan Media Online (DPD GoWa-Mo) Kabupaten Takalar. 

Kegiatan ini merupakan agenda pertama pengurus DPD GoWa-Mo Takalar setelah dikukuhkan bulan lalu. Sebelumnya lewat kolaborasi yang sama, GoWa-Mo Takalar dengan Polres Takalar  melakukan kegiatan penjemputan sayur di Desa Kanreapia Kabupaten Gowa.

"Sabtu, 30 Mei 2020 pagi di Poros Jalan Jenderal Sudirman Kota Takalar, kolaborasi ini kembali dilakukan. DPD GoWa-Mo Takalar Kompak bersama Polres Takalar dengan menggelar kegiatan pembagian masker, hand sanitizer dan penyemprotan disenfektan. 

"Kami kembali berkolaborasi dengan Polres Takalar dalam hal ini Bapak Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono. Beliau sangat respect dengan setiap kegiatan yang kami gelar. Ditengah waktu libur dan kesibukan beliau, masih sempat membersamai kegiatan kami," puji Abdul Jalil Mattewakkang selaku Ketua DPD GoWa-Mo Takalar. 

"Kami menghubungi beliau hanya lewat WA, namun selalu direspon positif, ini bukti beliau sangat kerr dengan kegiatan sosial, apalagi dalam masa pandemi saat ini," tambahnya. 

Selain itu Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono juga menurunkan beberapa personil diantaranya, Kasatlatas, Kasat Binmas, dan Anggota Satlantas Polres Takalar dalam mendukung dan mensupport kegiatan ini. 

"Saya lihat DPD GoWa-Mo sangat aktif menggelar kegiatan sosial padahal organisasi jurnalis media online ini baru di Takalar. Mari bersama memberikan pelayanan ke masyarakat sesuai tugas kita masing-masing," pungkas Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono. 

Sekitar 500 masker, 100 hand sanitizer dibagi dan 5 liter disenfektan disemprotkan. Antusiasme warga juga terlihat sangat baik. Singgah dan mengambil pemberian masker dan hand sanitizer dari pengurus DPD GoWa-Mo. 

"Ini dari mana organisasi mana?, " ujar salah satu sopir pete-pete. 

Kegiatan ini juga dihadiri Dewan Pembina dan Dewan Pengawas DPD GoWa-Mo Kabupaten Takalar. 

"Kekompakan menjadi salah satu bukti eksis dan aktifnya sebuah lembaga," tutur Zainuddin Detol Salah satu Dewan Pembina. 

Dalam waktu dekat, DPD GoWa-Mo Kabupaten Takalar kembali aka menggelar kegiatan sebelum pelantikan, jika wabah pandemi benar-benar telah usai.(red).

Giat Sosial dan Peduli Covid-19, Ini Yang Dilakukan GoWa-Mo Takalar



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Dewan Pengurus Daerah Group Wartawan Media Online (DPD GoWa-Mo) Kabupaten Takalar gelar aksi peduli covid-19 dengan cara membagikan masker, hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan, Sabtu (30/5/2020).

Kegiatan itu berlangsung di poros Jalan Jenderal Sudirman Kota Takalar oleh jajaran pengurus DPD  GoWa-Mo Takalar gelar kegiatan ini.

"Hari ini merupakan kegiatan pertama kami. Setalah dikukuhkan sebagai pengurus, lewat support dari DPP GoWa-Mo Indonesia berupa kegiatan bagi-bagi masker, hand sanitizer dan disinfektan," tutur Abdul Jalil Mattewakkang Ketua DPD GoWa-Mo Takalar.

"Sebagai organisasi jurnalis yang baru di Butta Panrannuangku, kami hadir dan berkontribusi dalam upaya pencegahan covid-19.

"Yang kami lakukan ini bukanlah hal yang istimewa, namun setidaknya pihak kami dapat  mengedukasi masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan menjelang pemberlakukan new normal," lanjutnya.

Sekitar 500 masker, 50 botol hand sanitizer dan 5 liter disenfektan dibagikan dalam aksi kali ini, jelasnya.

"DPD GoWa-Mo Takalar memulai kegiatan dengan hal-hal yang sederhana namun mengedukasi, ini awal dan akan berlanjut terus, katanya.

Semoga GoWa-Mo Takalar dapat menjadi bagian dari setiap upaya pencegahan covid-19," imbuh Yardi selaku Dewan Pengawas.

Sekitar 20 pengurus dari berbagai jurnalis media online dan portal yang selama ini aktif di Takalar dan sudah tergabung di GoWa-Mo turut berkintribusi dalam setiap langkah pemerintah dan kegiatan sosial.

"Insya Allah kegiatan sosial lainnya akan kami gelar menjelang pelantikan, tentunya setelah covid-19 ini benar-benar telah berakhir," urai Muh. Azis Kio selaku Sekretaris GoWa-Mo Takalar.

"Ucapan terima kasih kami haturkan atas kesedian dan kehadiran Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono membersamai kami," pungkas Ketua GoWa-Mo Takalar yang akrab disapa AJM ini.

Kegiatan ini dikawal oleh Anggota Satlantas Polres Takalar dipimpin Kompol Kamiseng, Kasat Binmas dan tim gugus tugas covid-19 di pos satlantas polres Takalar.

Kamis, 28 Mei 2020

Dinas Pertanian Takalar Gandeng BPTPH Maros Lakukan Pengendalian OPT Untuk Menjaga Produksi Pangan



Sigapnews.com, Takalar - Kementerian Pertanian (Kementan) mempunyai tugas dan bertanggung jawab menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang tengah berjuang melawan pandemi Covid-19.

Ketersedian stok pangan sebagai kebutuhan pokok masyarkat menjadi hal yang utama bagi pemerintah. Ungkapan tersebut dibuktikan dengan geliat produksi panen padi di berbagai daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam setiap kesempatan menegaskan petani dan penyuluh adalah pahlawan. Garda terdepan di sektor pertanian yang menjadi harapan, tulang punggung dalam upaya Pemerintah menanggulangi Covid-19.

"Dalam situasi saat ini, spirit keluarga besar Kementan dan semua pelaku pembangunan pertanian termotivasi bekerja maksimal mendampingi petani. Walau dalam kondisi pandemi covid-19, don't stop, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah pangan. Setelah panen, segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang menganggur selama satu bulan," kata Mentan Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP), Prof Dr Dedi Nursyamsi M.Agr  senantiasa mengingatkan bahwa masyarakat Indonesia semua butuh pangan.

“Masyarakat Indonesia semua butuh pangan. Dari pangan yang sehat dan bergizi maka akan membuat imunitas tubuh yang kuat, otomatis membuat bangsa kita sehat. Dan ketersediaan pangan dan olahan yang sehat itu semua berkat kalian sebagai pahlawan pertanian, sebagai pejuang dalam melawan COVID-19 ini,” tegas Dedi

Di tengah kondisi pendemi Covid-19, penyuluh dan petani sebagai garda terdepan pertanian diminta selalu siap untuk tetap berproduksi dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Salah satu upaya untuk menjaga produksi pangan adalah meminimalisir serangan Organisme Pengganggu Tambahan (OPT) pada tanaman.

Berhubungan dengan adanya informasi serangan OPT Penggerek Batang di lokasi Kelompok Tani Ajjulukana, Kelurahan Patte'ne, Kec. Polsel, Kab. Takalar, maka Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Takalar melakukan koordinasi dengan BPTPH Maros dalam rangka Pengendalian hama penggerek batang.

Kabid Penyuluhan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Takalar, Supriadi, SP menyampaikan bahwa setelah memperoleh informasi tentang gejala serang OPT Penggerek Batang di Poktan Ajjulukana, kami berkoordinasi dengan POPT untuk melakukan langkah-langkah strategis pengendalin OPT.

"Alhamdulillah, hari ini tim sudah melakukan Pengendalian hama penggerek batang, dan kami sangat bersyukur dengan kerjasama antara penyuluh pertanian, POPT dan BPTH Maros sehingga kegiatan Pengendalian hama penggerek batang di Poktan Ajjulu Kana berjalan lancar," tutur Supriadi.

Sementara Ketua Poktan Ajjulu Kana, Dg. Nara  mengatakan bahwa anggota kelompoknya memiliki lahan seluas 15 ha. "Kami sangat senang dengan adanya bantuan petugas melakukan pengendalian serangan OPT penggerek Batang, mudah-mudahan kami para petani tetap bisa mendapatkan hasil yang maksimal," ungkapnya. Kamis (28/5/2020).

Kepala BPP. Kec. Polsel, Subri, STP. menyampaikan bahwa semua penyuluh di wilayah Kecamatan Polsel terus berusaha memberikan yabg terbaik demi menjaga produksi petani tetap stabil.
"Kami siap mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan sampai panen dan kami berharap petani terus berproduksi dari hulu sampai hilir untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mendukung tersedianya pangan bagi rakyat indonesia ditengah kondisi Pandemi Covid-19, " ungkap Subri. (BBPP-BK).

Penulis: Jamaluddin Al Afgani
Sumber Data: Supriadi, SP

Manfaatkan Ketersediaan Air Sebelum Kemarau Penyuluh Pertanian Kab.Takalar Motivasi Petani Lakukan Penanaman Palawija



Sigapnews.com, Takalar -Paparan Pandemi wabah Covid 19 belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Pemerintah telah melakukan segala upaya untuk menekan penyebarannya antara lain dengan menerbitkan larangan mudik yang berdampak pada penutupan sarana transportasi dan pembatasan-pembatasan lainnya, seperti bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang akrab disapa SYL menyampaikan bahwa penyebaran virus corona yang masif di Indonesia berimbas negative pada kegiatan ekonomi. Di sektor konsumsi rumah tangga terjadi ancaman kehilangan pendapatan masyarakat karena tidak bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pengangguran dan kemiskinan meningkat dan kinerja pelaku usaha menurun dan terdampak virus sehingga tidak dapat melaksanakan usahanya, bahkan dihadapkan pada ancaman kebangkrutan.

"Kita dihadapkan pada masa yang penuh dengan tantangan. Pandemi virus corona telah memberikan efek domino dalam berbagai bidang, antara lain sosial, budaya, dan ekonomi, tapi sebagai insan Pertanian, kita harus tetap produktif, petani harus tetap bekerja menyiapkan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia," ungkap SYL.

Sejalan dengan arahan Mentan, Kepala BPPSDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa masalah pangan adalah masalah yang sangat utama yang menentukan hidup matinya suatu bangsa, di mana petani harus tetap semangat tanam, semangat olah dan semangat panen. Hal ini membuktikan pertanian tidak pernah berhenti ditengah wabah covid-19.

Bedasarkan arahan Mentan dan Kepala BPPSDMP, Penyuluh Pertanian bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan bersama Penyuluh Pertanian Kabupaten Takalar, melakukan monitoring perbenihan jagung sekaligus memotivasi petani melakukan percepatan tanam pada anggota Kelompok Tani Sukamaju, Kelurahan Sanrobone, Kec. Sanrobone, Kabupaten Takalar. Kamis (28/5/2020).

Menurut Kabid Tanaman Pangan (Tapang), Nurhayati, SP, semua anggota kelompok khusunya yang mendapat bantuan benih jagung dimotivasi agar mempercepat tanam untuk memanfaatkan ketersediaan air, selain itu untuk mengantisipasi kekeringan yang sudah marak dibicarakan.

"Kami dapat info bahwa Menurut BMKG, musim kemarau tahun ini akan menjadi musim kemarau terkering dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dimana diperkirakan sekitar 9,9 % daerah zona musim yang akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Juli, Sementara itu, sekitar 64,9 %, memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus dan 18,7%, baru memasuki puncak musim kemarau pada bulan September. Oleh karenanya kami berharap bisa panen sebelum datangnya musim kemarau," ungkap Nurhayati.


Sementara itu, Penyuluh Pertanian Parahadele, SP menyampaikan bahwa selama ini petani terus didampingi dan dimotivasi melakukan percepatan tanam untuk semua jenis komoditas. Pada lahan yang memiliki keterbatasan sumber air, umumnya petani dimotivasi menanam palawija, sedangkan yang memiliki sumber air yang memadai, petani diharapkan tetap menanam padi.

"Kami berharap petani di kelompok Tani Sukamaju bisa panen sebelum datangnya musim kemarau dan hasilnya bisa maksimal dinikmati oleh petani," ungkap Parahadele. (BBPP-BK).

Penulis : Jamaluddin Al Afgani

Senin, 18 Mei 2020

Dua Warga Takalar Diduga Pengedar Sabu Diringkus Sat Narkoba Polres Gowa.



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Tidak kenal lelah Sat Narkoba Polres Gowa terus melakukan perlawanan terhadap penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Gowa.

Perintah yang telah ditekankan Kapolres Gowa untuk membasmi peredaran Narkoba terus ditindak lanjuti Sat Narkoba Polres Gowa.

Hasil tindak lanjut tersebut terlihat  disaat IPDA Ichsan, SH bersama personil Sat Narkoba kembali meringkus dua terduga pelaku yang berasal dari Kabupaten Takalar dan Gowa.

Dua terduga pelaku sama sama berdomisili di Jl palleko Kel. Palleko, Kec. Polongbangkeng utara, Kab.Takalar. Mereka diringkus pasca anggota mendapatkan informasi dari warga tentang adanya aktivitas transaksi narkoba disalah satu rumah
di Lingkungan Bontomate'ne Kel. Bontonompo Kec. Bontonompo Kab. Gowa, milik ZI yang telah ditangkap beberapa menit sebelumnya, ungkap IPDA Ichsan saat mendampingi Kasat Narkoba merelease kasus tersebut.

Penangkapan dilakukan secara bertahap yakni pada Minggu (17/05/2020) sekitar pukul 00.30 wita dan dalam satu TKP.

Saat dilakukan penggerebekan anggota berhasil meringkus lel ZI yang merupakan pemilik rumah yang dijadikan tempat transaksi Narkoba.

Berselang sepuluh menit kemudian menangkap Lk AR (18) yang saat itu sempat mencoba melarikan diri saat akan datang ke TKP menemui ZI namun anggota berhasil menangkapnya.

Menyusul seorang rekan pelaku juga ikut diringkus berinisial Lk  IW (20) yang saat itu akan masuk ke rumah ZI usai kembali mengantar paket shabu di wilayah kota Sungguminasa.

Pasca penangkapan selanjutnya dilakukan penggeledahan pada ruang  kamar dan berhasil mengamankan 1 pembungkus rokok Surya yang di dalamnya terdapat 10 sachet plastik bening berisi kristal bening yang diduga narkotika golongan 1 jenis Shabu yang disimpan didalam lemari di bawah tumpukan pakaian dan 1 buah sachet kosong, ungkap Kasat Narkoba AKP. Maulud.

Hasil interogasi diketahui bahwa barang bukti Sabu adalah milik Lk. AR yang dengan sengaja disimpan didalam lemari milik rekannya ZI yang tertangkap lebih awal

Kedua terduga pelaku berinisial
AR (18) dan Lk  IW (20) datang bersamaan dari Takalar menuju Kab Gowa kemudian menggunakan rumah Lel ZI sebagai lokasi transaksi sekaligus tempat menyimpan barang bukti, tambah Maulud
saat merelease kasus dihadapan awak media. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU.RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 Tahun dan maksmal 20 tahun, tutup Kasat Narkoba.(red).

Minggu, 17 Mei 2020

Kapolres Takalar Serahkan Donasi Sayur Petani Kanreapia Ke Posko Induk



Sigapnews.com, Takalar. Kepala Kepolisian Resort Takalar (Kapolres Takalar) menyerahkan langsung donasi sayur dari petani Kanreapia Kec. Tombolopao Kab. Gowa yang dibawah oleh Tim Penjemput. 

Tiba sekitar 17.40 Wita, Tim Penjemput sayur petani Kanreapia langsung menghadap Kapolres Takalar. Dalam laporannya ke Kapolres Takalar, Ketua rombongan yakni Kasatlantas Polres Takalar menyampaikan kegiatan yang dilakukan selama berada di Kanreapia. 

Selanjutnya donasi sayur ini mau diapakan? Tanya Kapolres Takalar?

"Sebaiknya langsung diserahka ke Posko Induk Pak Kapolres, dan jika bisa Bapak yang langsung serahkan," pungkas Abdul Jalil Mattewakkang (Ketua GoWa-Mo) Takalar yang juga Ketum Kertas Pena. 

Kapolres Takalar pun bergegas mengganti pakaian. Padahal beliau sedang menunggu waktu berbuka puasa. Karena lokasi posko induk tidak terlalu jauh, sekitar 3 menit kemudian, rombongan Kapolres Takalar tiba dilokasi.

"Ini ada donasi sayur dari petani sayur Kanreapia. Kami serahkan ke tim posko induk Covid-19 untuk selanjutnya didistribusikan ke warga terdampak, termasuk diolah menjadi bahan makanan siap jadi," tutur Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono.

Tim Posko Induk Covid-19 pun menerima donasi tersebut. Yang diwakili oleh Tim PSC 119 Takalar yang secara bergiliran stand by berjaga.

Legislator PPP Sulsel Rismayanti Bagi Sembako di Takalar dan Gowa



Sigapnews.com, Makassar - Anggota DPRD Sulsel Fraksi PPP, Rismayanti menggelar Kegiatan Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan dengan membagikan 230 paket sembako di Kabupaten Takalar, Minggu (17/5/2020).

Tak hanya di Takalar, Bendahara Fraksi PPP DPRD Sulsel ini juga membagikan 230 paket sembako di Kabupaten Gowa.

"Alhamdulillah kegiatan pembagian sembako untuk masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 di dua kabupaten berjalan lancar," ujar Rismayanti dalam rilisnya.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan ini berharap dengan bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban masyarakat dengan pandemi Covid-19.

"Wabah Covid-19 betul-betul membuat kondisi ekonomi masyarakat semakin sulit. Olehnya itu sebagai bentuk kepedulian kami sebagai wakil rakyat yang hadir di tengah-tengah dengan bantuan yang setidaknya dapat meringankan beban masyarakat," jelasnya.

Anggota Komisi DPRD Sulsel ini juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa di bulan suci Ramadhan agar wabah virus dari Wuhan China segera berakhir.

"Di bulan Ramadhan yang tersisa beberapa hari lagi harus kita manfaatkan untuk memperbanyak doa agar wabah Covid-19 ini segera diangkat oleh Allah SWT," ujarnya. (Red/Rhm).

Petani Takalar, Lakukan Olah Lahan Percepat Tanam Padi



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Isu terkait Ancaman kekeringan di tengah wabah Covid-19 membuat petani semakin bersemangat memanfaatkan ketersediaan air dengan mempercepat pengolahan lahan untuk ditanami, seperti yang di lakukan salah satu  anggota Kelompok Tani Limbang Seppe di kelurahan Pannrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kab. Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2020).

Menurut Isra, Penyuluh Pertanian Swadaya yang ikut bersama petani melakukan penanaman, luas lahan kelompok tani Limbang Seppe adalah 25 Ha dalam satu hamparan dan semuanya merupakan sawah tadah hujan.

Ketersediaan air yang bersumber dari air hujan perlu disikapi dengan bersegera melakukan pengolahan.

Hal tersebut di lakukan karena kondisi cuaca yang sulit diprediksi, khususnya musim hujan.

"Kami terus berusaha memberikan motivasi ke petani agar semangat dalam melakukan pengolahan lahan, apalagi ada potensi kekeringan yang sudah diprediksi oleh BMKG, maka kami sebagai Penyuluh Sawadaya harus ikut berkontribusi dengn melakukan langkah-langkah antisipasi agar pangan bisa tetap tersedia dengan aman di tingkat petani, salah satunya dengan mempercepat pertanaman," tutur Isra.

Menurut Daeng Tangnga, petani yang lahannya sedang ditanami, "sebagai petani, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memfasilitasi pupuk dan benih bersubsidi.  Secaea jujur, kami sebagai petani pasti melakukan penanaman jika semua sarana yang dibutuhkan tersedia, seperti mesin hand traktor, air, benih dan pupuk," tuturnya.

"Pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, pada musim tanam ke II, biasanya kami menanam dengan bantuan air hujan, dan hal ini kadang bertahan hingga memasuki bulan ke tiga. Jika bulan ke-2 sudah tidak ada hujan, maka kami biasanya menggunakan pompa air,"  ungkap Tangnga.

Apa yang dilakukan oleh penyuluh dan petani di Kabupaten Takalar sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang akrab disapa SYL. Menurut SYL, dalam kondisi apapun, termasuk saat Wabah Covid-19, petani dan penyuluh harus terus bergerak untuk mendukung ketersediaan pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia.

“Kita takut corona, tetapi don’t stop, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah dengan pangan. Setelah panen segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang menganggur selama sebulan,” tegas SYL.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi yang meminta kepada para Penyuluh Pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani.

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan. Penyuluh harus memastikan petani tetap menanam, seandainya besok kiamat, maka hari ini harus tetap menanam,” jelas Dedi.

Motivasi ini disampaikan oleh Kepala BPPSDMP untuk memastikan bahwa pertanian tidak boleh berhenti dalam kondisi apapun demi mengamankan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

Penulis : Jamaluddin Al Afgani/Andi Amal Hayat Makmur
Editor : Risna Ardhayanti

Kamis, 14 Mei 2020

Wapim Bulog Sulselbar Kunker ke Gudang Bulog Palleko



Sigapnews.com, Takalar -Bulog Sulselbar lakukan kunjungan kerja hari ini untuk melakukan cek beras yang ada di gudang Bulog Palleko Takalar, terkait banyaknya pesanan dari kabupaten untuk penanganan bantuan sembako covid 19, Kamis, 14/05/2020..

Wakil pimpinan bulog, Muhammad Taufiq yang di dampingi Kabid operasional Bulog, Suwarsih meninjau beras yang ada di gudang dengan kapasitas layak konsumsi. Stok beras di gudang masih mencapai kurang lebih 600 ton. 

Masih bisa mencover kebutuhan untuk dua kabupaten, Gowa dan Takalar. Pengecekan kali ini termasuk bantuan presiden republik Indonesia yang sudah berlangsung selama dua Minggu pengangkutan. Melihat dari kualitas beras yang ada di gudang bulog palleko layak konsumsi," ujar kepala gudang bulog Palleko, Andi Mustafa Kamil. 

" Kami disini sangat menjaga kualitas beras karena untuk di konsumsi oleh masyarakat, Alhamdulillah stok beras masih mencukupi untuk masyarakat Takalar enam bulan ke depan.


Sementara mitra kerja bulog masih tetap melakukan dan memasukkan beras ke gudang bulog, hal ini dikatakan oleh kepala gudang," pungkasnya

Masih di tempat yang sama, H. Nurdin melayani penyaluran pada supplier kabupaten Gowa, dan supplier Takalar untuk penyaluran bantuan beras program pemerintah BPNT, di kedua kabupaten setiap bulan selama setahun

Lanjutnya, bantuan beras sembako presiden melalui kementrian sosial sebanyak 400 ton dan yang sudah terkirim sudah 325 ton, kata Haji Nurdin pada tim media ini, tidak nutup kemungkinan masih ada permintaan dari Kemensos.

" Haji Nurdin juga menyampaikan bahwa stok beras di gudang Bulog masih mencukupi untuk masyarakat Takalar sampai akhir tahun,"kuncinya.

Rabu, 13 Mei 2020

Kepengurusan GoWa-Mo Takalar Resmi Terbentuk



Sigapnews.com, Takalar - Dewan Pimpinan Pusat Group Wartawan Media Online (DPP GoWa-Mo) telah mengesahkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  GoWa-Mo Kabupaten Takalar.

Pengesahan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang di tanda tangani oleh Ketua Umum Syafriadi Jaenaf.

Berdasarkan SK tersebut Abdul Jalil Mattewakkang sebagai Ketua dan M. Asis Kio sebagai sekretaris.

"SK yang kami terima ini sudah komplit, mulai dari Dewan Pembina, Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus. Amanah ini akan kami jalankan sesuai AD/ART GoWa-Mo," ujar Abdul Jalil Mattewakkang. 

Berbagai agenda pun akan disusun sembari menunggu pelantikan pasca pandemi covid-19 ini.

"Selamat atas pengukuhan dan pengesahan pengurus DPD GoWa-Mo Kab. Takalar. Semoga amanah dan mampu bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda Kab. Takalar," ujar Darwis Sijaya Ketua DPRD Takalar yg juga Dewan Penasehat GoWa-Mo Takalar. 

Sebagai lembaga jurnalis baru di Butta Panrannuangku, GoWa-Mo Takalar akan selalu menjalin sinergi dan komunikasi dengan semua pihak.

"Sebagai salah satu pilar demokrasi, lembaga pers diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan kredibel, sehingga akan jauh dari unsur hoax," imbuh Hairil Anwar yang juga salah satu Dewan Penasehat.

Hal senada juga diutarakan oleh Salah satu Dewan Pengawas DPD GoWa-Mo Kab. Takalar, "Lembaga pers harus menjadi corong informasi yang akurat ke masyarakat, apalagi masyarakat lebih cenderung memakai media sosial untuk membaca informasi media online. Berikan pemberitaan yang berimbang dan akurat, kedepankan asas sipakatau, sipakalebbi, sipitangngarri dalam menghadirkan berita," ungkap Ahmad Jaiz yang diamini Yardi. 

DPD GoWa-Mo Kab. Takalar dalam waktu dekat juga akan melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan handsanitizer serta masker. Peralatan ini akan di suplai oleh DPP GoWa-Mo Indonesia.

Minggu, 03 Mei 2020

P4S Lestari Motivasi Petani Pertahankan Ketersediaan Pangan Ditengah Covid 19



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) -Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi pilihan kebijakan yang harus dikeluarkan oleh beberapa Pemerintah Daerah dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Hal ini tentunya akan membatasi aktifitas kegiatan di lapangan khususnya dalam pelaksanaan kegiatan yang berskala besar atau melibatkan banyak orang. 

Program Kementerian Pertanian menjadi salah satu yang paling terdampak akibat dikeluarkannya kebijakan ini, di mana beberapa program yang menjadi tujuan pembangunan pertanian semuanya mengarah pada kegiatan yang berskala besar dengan pelibatan banyak orang khususnya petani dan petugas pertanian di lapangan. 

Dalam setiap kesempatan, Kepala Badan PPSDM Pertanian Prof. Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa pertanian tidak boleh berhenti, pertanian harus terus bergerak untuk membantu kecukupan kebutuhan 267 juta penduduk, apalagi di tengah kondisi masyarakat yang terguncang akibat merebaknya virus corona (covid-19) seperti yang terjadi saat ini.

“Masyarakat Indonesia semua butuh pangan. Dari pangan yang sehat dan bergizi maka akan membuat imunitas tubuh yang kuat, otomatis membuat bangsa kita sehat. Dan ketersediaan pangan dan olahan yang sehat itu semua berkat kalian sebagai pahlawan pertanian, sebagai pejuang dalam melawan COVID-19 ini, dan ingat dengan tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19, jaga jarak aman, pakai masker, dan selalu menjaga kebersihan tangan serta kesehatan,“ tegas Dedi.

Keterbatasan pergerakan ini tentunya tidak boleh menghalangi Kementerian Pertanian melancarkan usahanya dalam pengembangan kapasitas di lapangan. Salah satunya dengan melalui pendekatan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaaan Swadaya yang biasa disingkat P4S. Melalui P4S, peningkatan kapasitas petani dalam meningkatkan produksi melalui kegiatan tanam dan panen di lapangan dapat terus dijalankan, salah satunya melalui pendekatan secara personal kepada petani yang telah dibina selama ini.

Seperti aktivitas yang dilakukan oleh ISRA selaku Pengelola P4S Alam Hijau Lestari di Kabupaten Takalar. Selama masa Pandemi COVID-19 ini, ISRA bersama dengan penyuluh pertanian di Kabupaten Takalar senantiasa terus mengunjungi petani di lapangan baik aktivitas tanam maupun panen sebagai perwujudan upaya untuk terus bersama-sama menggerakkan sektor pertanian dalam kondisi apapun. Ahad (3/5/2020). 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam setiap kesempatan selalu menghimbau kepada setiap elemen yang terlibat dalam dunia pertanian bahwa pertanian harus selalu hadir memberikan ketenangan dan rasa aman di tengah kekhawatiran masyarakat dengan menyiapkan bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat.

“Walaupun dalam kondisi pandemi covid-19, don't stop, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah pangan. Setelah panen segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang nganggur selama satu bulan," tegas SYL.(AHM/JML) BBPP-BK

Rabu, 29 April 2020

Bawaslu Takalar Lakukan Rapid Test


Sigapnews.com, Takalar - Tim gugus Covid-19 Kabupaten Takalar melakukan Rapid test kepada seluruh Pimpinan dan Pegawai sekretariat serta relawan yang ikut berpartisipasi pada kegiatan donor darah Bawaslu Kabupaten Takalar senin 20/4/2020 lalu

Kegiatan tersebut dilaksanakan Seiring dengan informasi bahwa perawat yang bertugas dalam kegiatan Donor darah di sekretariat Bawaslu Kabupaten Takalar dinyatakan positif mengidap covid-19.

Berdasarkan hasil Rapid test yang diikuti sebanyak 21 orang dinyatakan Negatif covid-19, hal tersebut diungkapkan langsung oleh Koordinator tim gugus covid-19 Ainun Jariyah.

"Berdasarkan Rapid test yang telah dilakukan terhadap 21 orang di sekretariat Bawaslu Takalar di nyatakan Negatif".

Ketua Bawaslu Takalar juga mengungkapkan, "kegiatan ini sebagai langkah antisipatif kami untuk melindungi segenap pimpinan, pegawai sekretariat, relawan, orang dekat serta keluarga dari bahaya tertularnya Covid-19" ungkapnya, Rabu (29/4/2020).

"Alhamdulillah berdasarkan hasil rapid test dinyatakan semua negatif, sehingga kita tidak perlu lagi risau terhadap informasi-informasi lain yang tidak valid" (**).

Senin, 20 April 2020

Bupati Takalar Ucapkan Terimakasih Kepada Mentan SYL Atas Bantuan APD


Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan kerja  di Kabupaten Takalar (20/04/2020) dalam rangka mengecek secara langsung kondisi ketersediaan pangan di daerah tersebut.

Pada saat yang bersamaan Mentan menyalurkan bantuan APD dalam rangka mendukung penanganan virus corona atau Covid-19. Bantuan kemanusiaan yang diserahkan ke Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Takalar yaitu Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat,  masker medis dan sabun mandi.

Dalam arahannya, SYL menegaskan bahwa dalam menghadapi wabah Covid-19, masyarakat harus mampu menjaga diri dengan mengikuti prosedur tetap yang dianjurkan oleh Pemerintah. Salah satunya adalah menjaga jarak dan menggunakan APD, Khususnya masker.

“Bantuan ini masih terlalu kecil, hanya saja penanganan pandemi Covid-19 ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Bantuan ini sebagai bentuk dukungan kami kepada para tim medis yang selalu ada di garda paling depan untuk menangani pasien yang terjangkit,” katanya usai menyerahkan bantuan di Posko Induk Penanganan Covid-19 Kabupaten Takalar,  Senin (20/4).

"Menurut penelitian, faktor terbesar yang mampu mencegah penularan Covid-19 di Wuhan adalah kedisiplinan penggunaan masker. Oleh karenanya, mari biasakan pakai masker dan jangan lupa jaga jarak aman" tutur SYL.

"Menghadapi Covid-19, minimal kita hadapi dengan dua cara, pertama melalui pendekatan kesehatan dan ke-dua melalui keamanan pangan. Melalui pendekatan kesehatan, rekan-rekan para medis sudah bekerja secara maksimal, sedangkan pendekatan keamanan pangan menjadi tanggung jawab kita sebagai insan pertanian. Kita harus bersatu, bahu membahu untuk memastikan ketersediaan pangan agar masyarakat tidak bermasalah dengan pangan," tegas Mentan.

Sementara itu, Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta  menyampaikan bahwa kabupaten Takalar memiliki dua orang yang terkonfirmasi positif. "Pak Menteri, sebagai laporan kami sampaikan bahwa sampai saat ini sudah ada warga kami dinyatakan positif Corona. Kami ucapkan Terimakasih atas perhatian Kementan memberikan bantuan APD kepada Masyarakat Takalar," tutur Syamsari.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa semua masyarakat harus menggunakan APD, termasuk petani.
"Kita berharap, masyarakat selalu menggunakan APD, termasuk petani saat bekerja di sawah atau di kebun. Petani harus menjaga kesehatan dan memastikan dirinya dalam keadaan aman dengan menjaga jarak dan menggunakan APD," harap Dedi.(JML) BBPP-BK.

Jumat, 10 April 2020

Begini Perjuangan Poktan Semangat 45 di Takalar di Tengah Pandemi Covid 19



Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - Pertanian harus terus berjalan, demikianlah ungkapkan Menteri Pertanian yang sering digaungkan dalam memotivasi seluruh insan pertanian. Pertanian adalah salah satu bidang yang dituntut harus tetap produktif di tengah mewabahnya covid 19.

Salah satu tumpuan besar dalam memajukan pertanian di negeri ini adalah generasi muda atau petani milenial. 

Isra sebagai salah satu petani milenial yang berusaha tetap eksis di tengah wabah covid 19. 

Selain aktivitasnya sebagai ketua Kelompok Tani Semangat 45, Isra juga sebagai Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Alam Hijau Lestari yang berlokasi di Lingkungan Solonga, Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng  Utara, Kabupaten Takalar, provinsi Sulawesi Selatan.

P4S yang dikelolah oleh Isra yang membina 20 kelompok itu menjadikan Talas Jepang (Zatoimo) sebagai komoditas unggulan selain tanaman pangan seperti padi, dan jagung. 


Sebagai ketua Poktan Semangat 45, dalam masa panen raya yang ada di wilayah kelompok, Isra  bertanggungjawab untuk mengkoordinir mobilisasi alat panen Combine Harvester agar semua areal sawah anggota Poktan dapat dipanen tepat waktu. 

"Kami berupaya mengatur agar alat panen ini bisa mobile sesuai kebutuhan sehingga semua sawah yang memasuki usia panen bisa dipanen tepat waktu," jelas Isra, Sabtu (11/4/2020).


"Banyak hal yang kami lakukan agar para petani khususnya anggota kelompok binaan P4S tetap beraktivitas di tengah pandemi Covid-19, diantaranya adalah membantu penyediaan benih jagung bagi mereka yang sudah melakukan pengolahan lahan untuk jagung, menyiapkan sarana produksi seperti pupuk dan benih cabe dan penyediaan alsintan untuk pengolahan lahan," terang Isra.

Dimasa pandemi Covid-19 ini, sebagaimana himbauan Menteri Pertanian, Bapak Syahrul Yasin Limpo, agar para Penyuluh Pertanian, Petani, dan seluruh insan pertanian  tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan pangan Rakyat Indonesia dan dalam bekerja memperjuangkan ketersediaan pangan supaya tetap menjaga kesehatan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Yang perlu dicatat bahwa sesungguhnya dalam keadaan seperti ini, yang terpenting adalah pemenuhan kebutuhan pokok, khususnya kebutuhan pangan masyarakat,” terang Mentan beberapa waktu yang lalu saat memberikan arahan kepada staf Kementerian Pertanian melalui teleconference.

Selanjutnya, dalam situasi di mana kegiatan social distancing dan physical distancing dilakukan, solidaritas dan gotong royong menjadi kunci penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Kami berterima kasih atas semua bantuan, kerja sama dan kolaborasi dari berbagai pihak, organisasi masyarakat, juga relawan yang bersama-sama mengambil peran dan berkontribusi dalam menjaga keamanan pangan di tengah situasi pandemi Covid-19 ini," tutur Mentan.

“Pesan saya agar baik penyuluh, petani, dan seluruh insan pertanian menjaga kesehatan masing-masing beserta keluarga sesuai protap dari Kemenkes terkait Covid-19, dan bagi yang tidak berkepentingan, mari kita  mengikuti imbauan Presiden Jokowi agar tetap di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah,” tutur Mentan.

Pesan ini dipertegas kembali oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, bahwa untuk bisa terus bekerja, insan pertanian harus selalu sehat dan menjaga kesehatan diri dan keluarga dan lingkunganya. (JML/BBPP-BK).

Rabu, 08 April 2020

Begini Semangat PPL Takalar di Tengah Wabah Covid 19


Sigapnews.com, Takalar (Sulsel) - "Bapak dan ibu semua, tolong tetap di rumah yah, biar kami dan para petani yang ke lapangan untuk mempersiapkan kebutuhan pangan".

Demikianlah ungkapan Muhammad Said, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang masih berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Said, demikian sapaan akrabnya mengatakan," bahwa Pertanian adalah salah satu bidang yang dituntut harus tetap produktif di tengah mewabahnya covid 19.

Pertanian harus terus berjalan, demikianlah ungkapkan Menteri Pertanian yang sering kami dengar dalam beberapa kesempatan saat beliau memotivasi  keapda seluruh insan pertanian.

Saat ini, di tengah anjuran untuk melaksanakan social distancing bahkan phisical distancing, kami tetap harus melaksanakan tugas demi memastikan bahwa petani binaan kami bisa panen tepat waktu, lanjut Said.

Saat ini salah satu Kelompok Tani binaan Said, yakni Kelompok Tani Borong-Boronga yang beralamat di Desa Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar sedang memasuki waktu panen.

Pada musim tanam yang lalu, rata-rata anggota Kelompok Tani Borong-Boronga menanam padi varietas impari 33. Saat pengambilan ubinan yang dilakukan oleh Said bersama petani diketahui bahwa tingkat provitasnya mencapai 6.51 ton/ha.

Musim panen di tengah wabah Covid 19 seperti saat ini tantangannya lebih besar, karena kami harus memastikan bahwa petani, operator combine harvester harus menerapkan protokol menjaga kesehatan.

"Kami melihat teman-teman operator combine harvester masih rendah tingkat kesadarannya dalam menggunakan masker" lanjut Said, oleh karenanya kami mengingatkan bahwa demi menjaga keselamatan bersama, mari kita patuhi anjuran pemerintah.

Memang benar, menyelenggarakan panen adalah sebuah tanggungjawab yang besar, tetapi menjadi kesehatan juga suatu kewajiban.

Maka saya berharap kepada semua rekan-rekan yang bertugas di lapangan, khususnya para operator combine harvester, mari kita jaga Standar Operasional Prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dalam beraktivitas.

Tanpa Covid 19 saja jika berdasarkan SOP tetap harus menggunakan K3, termasuk masker, apalagi dalam suasana wabah Covid 19, tutur Said.

Semoga dalam menjalankan tugas di lapangan, semuanya tetap dalam kondisi sehat wal'afiyat, Maju terus Pertanian Indonesia, pungkasnya.(JML/BBPP-BK).

#pertaniancegahcovid19
#pertaniantidakberhenti

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved