-->

Senin, 20 Mei 2024

Sambut Idul Adha 1445H Yatim Mandiri Hadirkan Terobosan Baru

Surabaya, Sigapnews.com,- Menyambut hari raya Idul Adha 1445H Yatim Mandiri menghadirkan terobosan baru dengan tajuk program Tebar Kebaikan Qurban untuk mereka yang membutuhkan.

Hal ini disampaikan oleh Muhamad Zulkifli selaku (Manager Distribusi) Yatim Mandiri, bahwasanya Progam Qurban tahun ini merupakan penyempurnaan dari Qurban tahun 2023 lalu.

"Progam qurban tahun ini berbeda dengan qurban tahun 2023, di tahun ini kami lebih memperluas wilayah cakupan penerima qurban. Yang dulunya kami fokus di wilayah pelosok desa untuk sekarang kami memperluas di seluruh wilayah yaitu salah satunya Bima (NTB), Sapeken (Pulau Saud), Kupang (NTT) agar lebih banyak penerima manfaat qurban dari Yatim Mandiri", jelas Zulkifli saat diwawancarai wartawan di kantor Yatim Mandiri Pagesangan kota Surabaya, Senin (20/05/2024).

Yatim Mandiri tahun 2024 menargetkan jumlah hewan qurban untuk daerah pedalaman dengan kurang lebih 130 ekor kambing/domba dan 30 ekor sapi qurban kepada para yatim maupun dhuafa di dalam negeri, dan untuk luar negeri seperti Palestina dan negara di benua Afrika sesuai dengan pencapaian jumlah hewan qurban yang dititipkan atau di amanahkan ke Yatim Mandiri.

Di tempat yang sama Ust. Mahruf Khouzin menjelaskan kalau penyaluran qurban dalam bentuk kalengan/kornet itu syah seperti produk yang dikeluarkan Yatim Mandiri karena sudah melalui proses lengkap dan ada sertifikasi Halal.

"Penyaluran daging qurban dalam bentuk kalengan/kornet menurut saya syah, karena pengolahan serta proses nya sudah melalui syariah atau hukum islam dan sudah bersertifikat Halal yang dikeluarkan MUI", terangnya.

Sebagai penutup Zulkifli berharap agar program ini bisa berjalan lancar dalam setiap prosesnya. "Saya berharap agar Program Tebar Kebaikan ini dapat berjalan lancar dan qurban yang kita salurkan dapat dinikmati oleh semua dhuafa dan tepat sasaran",pungkasnya. (Redho)

Developer Perumahan Darmo Hill Tidak Terima Warga Pasang Portal Elektronik


Surabaya, Sigapnews.com- Prasetyo Kartika Direktur utama (Dirut) PT. Dharma Bhakti Adijaya  naik pitam dan mengajak duel warga, dan security perumahan elite Darmo Hill Surabaya. Senin (20/5/2024).

Bukan hanya mengajak duel dengan warga dan security, Prasetyo juga tampak adu argumen sambil bicara keras dan beberapa kali menunjuk jari tangannya di depan wajah anggota komisi A DPRD Kota Surabaya, Josiah Michael yang hadir atas undangan warga meresmikan portal elektronik.

Aksi sangat arogan itu terjadi pada saat warga perumahan Darmo Hill memasang portal elektronik di fasum pintu masuk perumahan, tepatnya berjarak beberapa meter di belakang Gapura atau pos keamanan perumahan Darmo Hill.

Tampak juga dalam keributan yang hampir aja adu fisik antara tenaga keamanan developer dan tenaga keamanan dari warga, tampak juga Prasetyo mendobrak mesin portal elektronik yang dipasang oleh warga.

"Kalian jangan mengganggu usaha orang, kalau usaha kalian direcoki apa mau?. Hentikan pemasangan portal, apa kalian punya ijin. Jangan diteruskan," ujar Prasetyo saat berdebat dengan kuasa hukum warga bernama Tito S.H., dilokasi pemasangan portal.

"Fasum, fasos, dan PSU sudah diserahkan ke Pemkot, dan pengembang tidak berhak menghentikan pemasangan portal di tanah milik Pemkot yang dipakai warga. Jika keberatan silakan protes ke Pemkot," ujar Tito.

Adu mulut bukan hanya terjadi antara Prasetyo dengan Tito, namun Prasetyo juga adu mulut dengan Josiah Michael.

"Kita sudah menang kasasi, tidak ada hak warga memasang portal, tidak mau bayar iuran tapi memakai fasilitas, sekarang membuat keributan mengganggu warga, ini warga yang mana?. Saya juga warga," ujar Prasetyo dengan nada tinggi sambil menunjuk jari diwajah anggota DPRD Kota Surabaya itu.

Kelakuan yang kurang pantas Prasetyo  saat berbicara dengan anggota Dewan DPRD Kota Surabaya juga diikuti oleh kaki tangannya yang bernama Deddy, mantan anggota dewan dengan tidak kalah garangnya.

"Putusan itu sebelum majelis mengetahui fakta penyerahan PSU ke Pemkot, sekarang sudah diserahkan dan digunakan warga. Saya disini di undang peresmian portal. Setelah diserahkan ke Pemkot, developer tidak ada hak untuk IPL dan fasum, besok kita akan adakan hearing, akan diundang resmi, silakan datang," ujar Josiah.

"Jika tidak terima silakan lapor ke Pemkot Surabaya, developer tidak ada hak untuk melarang pemasangan portal ditempat fasum demi kepentingan warga," tegas Josiah.

Kericuan akhirnya meredam, pada saat ada salah satu warga yang sudah tua memanggil Prasetyo dan menyuruh Prasetyo untuk sabar dan menyerahkan ke hukum.

"Aku temannya encikmu, jangan emosi, serahkan semua ke hukum," ujar orang tua yang tidak diketahui namanya itu.

Beberapa saat setelah keributan meredam, datang Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih dan berbincang dengan warga.

"Kita disini, representatif negara hadir di masyarakat, duduk bersama untuk mencari solusi, jangan ada yang emosi," ujar Masdawati ke warga.

Sebelum pemasangan portal, salah satu pengurus RT.04 RW.05 perumahan Darmo Hill bernana Pramono mewakili ketua RT setempat menerangkan bahwa perselisihan terjadi karena developer. tidak menepati janjinya kepada penghuni perumahan.

"Kita tertarik beli rumah karena akan dibangun fasilitas club house, akan tetapi hanya lapangan tenis yang dibangun, dan sekarang dibongkar, dan infonya akan dijual, dan itu fasum," ujar Pramono.

"Baru kita ketahui siteplan, dan ternyata di fasum dibangun rumah contoh dan akan dijual, ketahuan warga, akhirnya rumah yang dibangun diatas fasum itu "terpaksa" dihibahkan ke Pemkot Surabaya. Atas permintaan warga dan disetujui Pemkot dipakai sebagai balai RT. Terimakasih kepada Pemkot Surabaya," ujar Pramono.

"Namun seharusnya penyerahan hibah bangunan itu tidak menghapuskan pidananya, apalagi ternyata setelah itu PT. Dharma Bhakti Adijaya masih tidak berubah kelakuannya pada warga," ujarnya.

"Sekarang diatas tanah fasum dalam proses pembangunan taman atas dana swadaya warga. Fasum lama lapangan tenis dibongkar oleh pengembang, dan informasinya sudah dijual dan akan dijadikan rumah," terang Pramono.

Josiah kesempatan itu juga mengatakan bahwa fasum di kelola warga itu sesuai dengan aturan. "Setelah diserahkan Pemkot, tidak bisa developer melarang penggunaan fasum oleh warga," ungkap Josiah.

Hal senada juga dikatakan oleh kuasa hukum warga bernama Tito. "Secara hukum tidak ada masalah dalam pemasangan portal di fasum milik Pemkot," ujar Tito.

Perlu diketahui, perselisihan antara warga dengan developer bermula sebagian warga tidak mau membayar IPL ke developer, dan ingin melakukan pengelolaan sendiri melalui RT yang terbentuk.

Hal itu dikarenakan warga menilai selama 20 tahun pengelolaan di tangan PT. Bhakti Dharma Adijaya tidak ada pertanggung jawaban secara keuangan dan dinilai sangat tidak profesional untuk perumahan elite sekelas Darmo Hill.

Developer bersikukuh bahwa pihaknya yang berhak mengelola IPL dan itu sesuai keputusan dari putusan kasasi dari Mahkamah Agung, atas gugatan developer pada 4 pengurus RT.04 lama sebagai pribadi.

Akan tetapi warga berpendapat bahwa selain putusan itu keluar sebelum adanya penyerahan PSU ke Pemkot Surabaya, keputusan itu juga bukan untuk organisasi RT.04, namun pada pengurus RT.04 secara privat, yang mana saat ini pengurus tersebut juga sudah tidak aktif lagi sebagai pengurus RT.04.

Dengan penyerahan ke Pemkot Surabaya, warga berpendapat bahwa pengelolaan bisa dilakukan warga melalui RT yang terbentuk, sehingga IPL tidak dibayarkan ke developer akan tetapi dikelola RT dengan 202 KK (mayoritas) memberikan mandat pada pengurus RT.04 untuk mengelola secara mandiri.

Diluar itu, perselisihan juga diakibatkan karena warga berpendapat ada janji tidak dipenuhi developer antara lain pembangunan club house dan sarana fasum. Yang mirisnya lagi, satu - satunya fasum yakni lapangan tenis telah dibongkar, dan dari keterangan warga, fasum itu diduga telah dijual oleh developer.

Pada tanggal 28 Februari 2024, warga berjumlah 202 dari 230 warga (Kartu Keluarga) yang terdaftar, dan diketahui sekarang naik menjadi 205, warga kembali melakukan kesepakatan.

Kesepakatan tersebut antara lain, memberi kuasa dan penugasan kepada pengurus RT.04 Kelurahan Dukuh Pakis, untuk melakukan pengelolaan prasana, sarana dan utilitas demi kepentingan seluruh warga perumahan Darmo Hill.

Melakukan tindakan - tindakan yang diperlukan dalam pengelolaan prasarana, sarana dan utilitas perumahan Darmo Hill;

Menghimpun dana swadaya mandiri dari warga dengan nilai besaran sesuai persetujuan warga dan dipergunakan sesuai peruntukan dan demi kepentingan warga Darmo Hill.

Melakukan pembangunan dan atau perbaikan dan atau pengurangan bangunan sepanjang tindakan tersebut diperlukan untuk kepentingan warga Darmo Hill.

Dari surat kesepakatan warga, Tito kuasa hukum dari warga Perumahan Darmo Hill mengirimkan dua surat ke developer pada tanggal 22 April 2024.

Surat pertama, perihal meminta penyerahan pos satpam perumahan Darmo Hill, dan kedua surat perihal keberatan penarikan IPL kepada warga perumahan Darmo Hill.

Dasar warga meminta penyerahan pos satpam dan keberatan penarikan IPL oleh developer mempunyai beberapa dasar antara lain :

Pertama, Berita Acara Penyerahan Tanah Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum dikomplek Perumahan Darmo Hill Kelurahan Dukuh Pakis Kec. Dukuh Pakis No. 593/5957.2/402.6.01/2000 tanggal 15 September 2000 berupa fasilitas umum seluas kurang lebih 1600 M2;

Kedua, Berita Acara Penyerahan Utilitas Umum berupa prasarana, penerangan jalan umum oleh PT. Dharma Bhakti Adijaya di Kompleks Perumahan Darmo Hill No. 600/1010.1/402.5.1/2002 tanggal 14 Juni 2002 berupa PJU.

Ketiga, Berita acara Serah Terima Fisik Tahap III Prasarana dan Utilitas PT. Dharma Bhakti Adijaya Perumahan Darmo Hill Nomor 034/DBAJ-DH/ViiI/2023 dan 600.2.1/17575/436.7.4/2023 tanggal 14 Agustus 2023.

Berupa lahan prasarana Jalan dan saluran seluas kurang lebih 44.235 m2, dan lahan sarana berupa ruang terbuka hijau berupa 3 bidang lahan dengan luas total kurang lebih 3.874 m2;

Keempat, Mandat dan persetujuan dari 202 KK warga Perumahan Darmo Hill kepada pengurus RT untuk melakukan pengelolaan PSU perumahan Darmo Hill Surabaya yang terdiri dari lahan prasarana Jalan dan saluran seluas kurang lebih 44.235 m2, dan lahan sarana berupa ruang terbuka hijau berupa 3 bidang lahan dengan luas total kurang lebih 3.874 m2.

Dari dasar itu, warga berpendapat bahwa PT. Dharma Bhakti Adijaya (developer) seharusnya tidak lagi memiliki kewenangan untuk melakukan pengelolaan prasarana, sarana dan utilitas perumahan Darm Hill sejak penyerahan tersebut.

Bahwa dikarenakan pos satpam pintu masuk perumahan Darmo Hill Surabaya merupakan bagian dari PSU yang diserahkan oleh PT. Dharma Bhakti Adijaya kepada Pemkot Surabaya maka warga meminta untuk dapat dikelola secara mandiri.

PT. Dharma Bhakti Adijaya tidak lagi memiliki hak untuk melakukan penarikan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) perumahan Darmo Hill Surabaya kepada warga perumahan Darmo Hill Surabaya.

Apabila PT. Dharma Bhakti Adijaya masih tetap melakukan penarikan IPL atas pengelolaan PSU yang telah menjadi barang milik daerah Pemerintah Kota Surabaya, maka tindakan tersebut merupakan perbuatan yang dapat dikategorikansebagai perbuatan korupsi yang merugikan keuangan negara atau daerah dan memiliki konsekuensi hukum tertentu ssuai dengan undang-undang yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama warga minta Walikota Surabaya untuk tegas menindak PT. Dharma Bhakti Adijaya, yang jelas - jelas pernah berniat menjual aset Pemkot, namun tidak ada tindakan tegas dari Pemkot untuk melindungi warganya yang jelas - jelas sudah menyelamatkan aset pemkot.

Dengan arogansi yang di tunjukan oleh Prasetyo pada anggota DPRD Komisi A Josiah Michael, banyak warga yang mempertanyakan, apakah Pemkot juga akan keder dengan PT. Dharma Bhakti Adijaya ?. Kita tunggu saja reaksi Pemkot terhadap pengembang ini.

Dari informasi yang didapat awak media, didalam penjualan perumahan Darmo Hill, PT. Dharma Bhakti Adijaya diduga menjual tanah kavling bukan menjual perumahan dan duuga juga menjual fasum lapangan tenis.

Atas dugaan tersebut, awak media akan melakukan investigasi dan konfirmasi ke pihak - pihak terkait untuk mencari kebenaran akan informasi tersebut. @redho fitriyadi

Sabtu, 18 Mei 2024

Kabag Ren Polres Soppeng AKP Zainuddin Pimpin Apel Siaga On Call, Ini Tujuannya

Soppeng, Sigapnews.com, Dalam rangka untuk mengantisipasi berbagai macam potensi tindak kejahatan dan atau gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Soppeng, para personil Polres Soppeng Polda sulawesi selatan melaksanakan apel siaga on call yang dilangsungkan di Pos Lantas 700 Sabtu malam (18/7/2024).

Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kabag Ren AKP Zainuddin, SH, MH dengan melibatkan puluhan personil untuk mengecek kesiapsiagaan anggota dalam apel siaga On Call.

Kapolres Soppeng AKBP Dr H. Muhammad Yusuf Usman S.IK, MT, CIPA melalui Kabagren AKP Zainuddin dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh personil yang terlibat dalam kegiatan tersebut agar tetap stand by di wilayah masing-masing, hal itu agar ketika sesuatu terjadi maka kita bisa segera berkumpul yang tentunya dapat ditangani kejadian dengan segera, ucapnya.

“Saya berharap para personil yang melaksanakan apel Siaga On Call pada malam ini, tetap stand by sehingga apabila diperlukan maka segera berkumpul, imbuhnya.

Selain itu, Mantan Kapolsek Lilirilau ini menegaskan kepada Personil yang Siaga On Call hari ini agar tetap mengaktifkan ponsel dan tidak ada yang boleh meninggalkan wilayah hukum tanpa sepengetahuan pimpinan, tegasnya.

AKP Zainuddin juga menyampaika bahwa “Setelah apel ini akan dilaksanakan patroli dengan menyisir tempat-tempat yang dianggap rawan, berikan rasa aman kepada masyarakat di tengah aktifitas mereka.

"Yang terpenting tetaplah bekerja penuh semangat dan ikhlas, jadikan ini semua sebagai ladang ibadah, pungkasnya.

(Hendra/JOIN)

Kamis, 16 Mei 2024

Tahun Ke 10 Pemkab Soppeng Raih WTP, Ini Kata Ketua DPRD Kabupaten Soppeng

Makassar, Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak, SE bersama dengan Ketua DPRD Kabupaten Soppeng H.Syahruddin M. Adam, MM menghadiri langsung acara Serah Terima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)  Tahun Anggaran 2023 yang diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan, Amin Adab Bangun S.E., M.Si., Ak., CA, CSFA yang dilangsungkan di Gedung BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis, 16 Mei 2024. 

Pada penyerahan LHP LKPD TA 2023 ini Kabupaten Soppeng meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke 10 kali secara berturut-turut yang di raih oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Pada kesempatan tersebut Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE juga menandatangani Berita Acara Serah Terima LHP LKPD Tahun Anggaran 2023 yang disaksikan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua DPRD Soppeng, H.Syahruddin M. Adam, MM dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada kepala perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan beserta seluruh jajarannya. 

"Hal tersebut kami maknai sebagai wujud representasi betapa strategisnya posisi dan peran DPRD dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan transparan, kata Syaharuddin M Adam.

"Sesaat yang lalu, pemerintah daerah telah menerima laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2023, dan alhamdulillahi opini wajar tanpa pengecualian kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Kota Makassar. 

"Hal ini tentunya merupakan suatu prestasi yang patut kita banggakan, khusus LKPD tahun anggaran 2023, ini merupakan tahun kesepuluh Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng memperoleh opini WTP secara berturut-turut.

"Keberhasilan meraih opini WTP, tак terlepas dari sinergitas yang baik antara legislatif dan eksekutif selama ini, ungkap Ketua DPRD Soppeng Syaharuddin M Adam. 

"Segenap pimpinan dan anggota DPRD mampu melaksanakan fungsi pengawasan, budgeting, dan regulasi dengan baik, dan pemerintah daerah mampu meningkatkan kualitas kinerja yang efektif dan efisien.

"Namun demikian pemberian predikat WTP oleh BPK RI hari ini, tidak berarti bahwa sudah tidak ada permasalahan atas pengelolaan laporan keuangan daerah, tentunya masih ada rekomendasi BPK RI yang harus kita tindak lanjuti yang tertuang dalam rencana aksi, terang Syaharuddin. 

"Sehubungan dengan hal tersebut, maka Pemerintah daerah harus berkomitmen menindaklanjuti, tetap mendorong kinerja tim tindak lanjut serta mengintensifkan majelis tuntutan ganti kerugian daerah, imbuhnya.

"Saya atas nama pimpinan dan anggota DPRD dan pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada kepala perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi dan jajaran atas bimbingan dan petunjuknya selama ini sehingga mendapat opini WTP. 

"Kami menyadari bahwa mempertahankan opini WTP bukanlah hal yang mudah, namun perlu kerja keras dan kerja cerdas yang harus dilakukan oleh seluruh komponen pemerintahan daerah.

Turut hadir pada acara tersebut, Wali Kota Makassar, Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Para Kepala SKPD, Kepala Bagian dan Camat. 

(Hendra Jaya/JOIN) 

Rabu, 15 Mei 2024

Warga Desa Belo Yang Buta, Dapat Perhatian dari Kapolres Soppeng AKBP Muh Yusuf Usman

Soppeng, Sigapnews.com, Warga Desa Belo Kecamatan Ganra nampaknya mendapat atensi dari jiwa kepedulian Kapolres Soppeng AKBP Dr. H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K., M.T.,CIPA yang di damping Kasi Humas IPTU H.Husain, S.Sos, SH, MH. menyalurkan bantuan sosial, Rabu (15/5/2024).

Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut, Kapolres Soppeng rumah warga atas nama Masse (35) yang beralamat di Kampung Baru Desa Belo Kecamatan Ganra yang diketahui mengalami kebutaan mata, sekira kurang lebih 2 tahun dan tinggal di rumah gubuk.

Hal itu menjadi perhatian Kapolres Soppeng AKBP Yusuf Usman dengan jiwa kepeduliannya atas laporan personil di tingkat Desa. 

Dalam kesempatan kunjungannya, Kapolres Soppeng AKBP Yusuf mengatakan, "Alhamdulillah, semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga penderita.

"Karena kita hidup di dunia minimal dapat memberikan manfaat kepada sesama utamanya terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan, ujarnya.

Selain kunjungan kerumah warga, lulusan Akpol 2003 ini juga menyerahkan bantuan beras kepada tukang Bentor di sekitaran Pasar Cabbenge Kecamatan Lilirilau .

Kapolres Soppeng AKBP Muh Yusuf menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan pihaknya secara Kontinyu khususnya di wilayah Hukum Polres Soppeng”, tandasnya.

(Hendra/JOIN) 

Selasa, 14 Mei 2024

Kepedulian Wakil Bupati Soppeng Jenguk Korban Kebakaran di Puskesmas

Soppeng, Sigapnews.com, Peristiwa kebakaran yang terjadi di Kelurahan Cabenge Kecamatan Lilirilau mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Soppeng Ir H. Lutfi Halide, MP dengan menjenguk korban atas nama lelaki Fery di Puskesmas Cabenge, Selasa malam (14/5/2024). 

Kehadiran orang nomor 2 di kabupaten Soppeng ini disambut gembira sanak keluarga korban. 

Dengan rasa empati, Wakil Bupati Soppeng mengatakan bahwa, "Semoga cepat sembuh dari akibat musibah kebakaran ini, dan semoga kita tetap diberikan kesabaran atas cobaan yang menimpa. 

Kata Wabup, "Mungkin ada rencana Allah yang terbaik di balik musibah ini, harap H. Lutfi Halide.

Sementara itu, Arhama istri korban menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Wakil Bupati Soppeng dengan jiwa kepeduliannya sehingga sudi menjenguk keluarga kami, ungkapnya. 

Sekadar diketahui dari sumber media ini bahwa musibah kebakaran itu terjadi pada selasa malam sekira pukul 19.30 saat korban (Fery) mengganti tabung gas 3 kg dalam kondisi tidak dipadamkan terlebih dahulu sehingga semburan gas LPG 3 kg tersebut mengakibatkan kebakaran dapur warung miliknya dan api menyebabkan luka bakar pada lengannya. 

Dalam insiden musibah kebakaran tersebut mengundang perhatian masyarakat maupun pihak pihak kepolisian sektor lilirilau yang langsung datang ke TKP bersama 1 unit mobil pemadam kebakaran dan Mobil PSC. 

Korban kemudian diantar menggunakan mobil PSC ke Puskesmas Lilirilau dan sekarang mendapatkan perawatan medis. 

Wakil Bupati Soppeng menyampaikan terimakasih kepada para pihak, baik PMK, Polsek Lilirilau, PSC dan Masyarakat yang dengan sigap sehingga kebakaran ini tidak merambah ke rumah warga yang lainnya. 

(Hendra/JOIN) 

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved