Soppeng, Sigapnews.com, Dedikasi seorang pendidik tidak hanya dikenang melalui masa pengabdiannya, tetapi juga dari gagasan dan inovasi yang terus memberikan manfaat meski sosok pencetusnya telah tiada.
Semangat tersebut ditunjukkan keluarga besar TK Negeri Lamung Patue Watansoppeng dengan tetap menjalankan program HADIR (Hebatnya Ayah dan Ibu Mengajar), sebuah program yang mendorong keterlibatan langsung orang tua dalam proses pembelajaran anak di lingkungan sekolah.
Program yang digagas almarhumah Andi Tenri Seno, S.Pd., itu kini terus dilanjutkan oleh Kepala TK Negeri Lamung Patue, Jumrah, S.Pd., sebagai bentuk penghargaan terhadap pemikiran dan pengabdian almarhumah di dunia pendidikan anak usia dini.
Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan HADIR menghadirkan Nur Fatmi, S.Pd., M.Pd., atau yang akrab disapa Ibu Uci, ibunda dari Mikayla, peserta didik Kelompok B3.
Ibu Uci berkesempatan mengambil peran sebagai tenaga pengajar dengan memperkenalkan bahasa Inggris kepada anak-anak, khususnya materi pengenalan angka 1 sampai 20.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, pembelajaran dikemas melalui lagu dan permainan edukatif. Anak-anak diajak bernyanyi sambil menyebutkan angka dalam bahasa Inggris, kemudian mengasah kemampuan berhitung melalui gambar berbagai jenis buah, di antaranya melon, anggur, dan semangka.
Keseruan semakin terasa ketika anak-anak diminta menghitung jumlah buah dan menyebutkan hasilnya dalam bahasa Inggris. Hadiah yang disiapkan bagi peserta yang mampu menjawab dengan tepat turut menambah motivasi dan semangat belajar.
Metode tersebut membuat suasana kelas lebih hidup. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga belajar membangun keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan berkomunikasi.
Kepala TK Negeri Lamung Patue, Jumrah, S.Pd., menegaskan bahwa program HADIR akan terus dipertahankan karena memiliki nilai edukasi sekaligus menjadi salah satu warisan gagasan positif dari almarhumah Andi Tenri Seno.
Ia mengenang almarhumah sebagai sosok pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan sekolah dan senantiasa mengayomi seluruh tenaga pendidik.
"Program HADIR ini merupakan ide cemerlang almarhumah Ibu Andi Tenri Seno, S.Pd. Kami sebagai penerus hanya melanjutkan program kerja dan gagasan baik yang telah beliau rintis. Kami berharap program ini tetap berjalan karena manfaatnya sangat besar, terutama dalam membangun keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak," ungkap Jumrah.
Jumrah juga mengapresiasi kesediaan Ibu Uci yang telah berpartisipasi langsung dalam kegiatan pembelajaran. Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kualitas pendidikan anak.
Sementara itu, Wali Kelas B3, Hj. Amriani, S.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran orang tua sebagai pengajar memberikan pengalaman berbeda bagi peserta didik sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih variatif.
Baginya, program HADIR bukan sebatas menghadirkan orang tua di ruang kelas, melainkan membangun hubungan yang lebih erat antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.
DOA DAN KENANGAN UNTUK ALMARHUMAH
Komitmen melanjutkan program HADIR juga menjadi momentum bagi keluarga besar TK Negeri Lamung Patue untuk mengenang jasa almarhumah Andi Tenri Seno, S.Pd.
Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa terima kasih atas dedikasinya, seluruh guru bersama-sama membacakan Surah Al-Fatihah dan mengirimkan doa untuk almarhumah. Pembacaan dipimpin oleh Ibu Asri Bungawli, S.Pd.
Almarhumah dikenang sebagai pribadi yang baik, penuh perhatian, serta selalu memberikan dukungan dan pengayoman kepada para guru. Nilai-nilai kebersamaan yang diwariskannya masih menjadi bagian dari semangat keluarga besar sekolah dalam menjalankan tugas pendidikan.
Kini, gagasan tersebut terus berlanjut melalui program HADIR. Setiap kehadiran orang tua yang berbagi ilmu di ruang kelas menjadi bukti bahwa pemikiran baik akan tetap hidup ketika diteruskan dan dikembangkan bersama.
Bagi TK Negeri Lamung Patue, mempertahankan program HADIR bukan sekadar menjalankan agenda sekolah, melainkan bentuk penghormatan terhadap jasa seorang pendidik yang telah meletakkan fondasi kebersamaan antara sekolah dan keluarga.
Sebuah pesan sederhana yang terus diwujudkan: pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi juga membutuhkan kehadiran, perhatian, dan cinta dari kedua orang tua.
(Yund)









FOLLOW THE SIGAPNEWS.COM AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow SIGAPNEWS.COM on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram