-->

Kamis, 28 Agustus 2025

Ini Pesan Hadi Indrajaya Saat Tutup Perkemahan Pramuka Kwarran Lalabata


Soppeng, Sigapnews.com, Perkemahan Kwarran Lalabata resmi ditutup pada Kamis, 28 Agustus 2025, di Kawasan Wisata Alam Ompo. 

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Lahir Pramuka dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 ini dipimpin langsung oleh Ketua Harian Pengurus Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Soppeng, Hadi Indrajaya R, S.IP.

Hadi Indrajaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perkemahan yang berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. 

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi yang terakhir dari delapan kecamatan di Kabupaten Soppeng yang melaksanakan perkemahan serupa sebagai bagian dari peringatan Pramuka dan Kemerdekaan RI tahun ini. 

“Pramuka merupakan ladang untuk membentuk disiplin, membentuk karakter, serta menanamkan wawasan kebangsaan. Melalui organisasi kepanduan ini, kita bisa mempersiapkan generasi emas 2045,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Hadi juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Pramuka sejalan dengan Pancasila, sebagai dasar membangun karakter bangsa. 

Ia mengajak seluruh peserta untuk menguasai nilai-nilai tersebut agar kedisiplinan, karakter, dan cita-cita generasi emas masa depan bangsa dapat terwujud. 

“Anak-anakku semua adalah manusia Pancasila. Jika kita mampu menguasai nilai-nilai itu, insya Allah kedisiplinan, karakter, dan cita-cita generasi emas untuk masa depan bangsa dapat terwujud,” tambahnya.

Hadi berharap momentum perkemahan ini menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus bersemangat belajar, berorganisasi, dan mengabdi kepada bangsa dan negara. 

Menurutnya, kegiatan kepramukaan bukan hanya latihan fisik atau keterampilan, melainkan proses pembentukan mental dan moral generasi penerus bangsa. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, serta pihak yang telah bekerja keras demi kesuksesan kegiatan ini. “Mari tetap jaga kebersamaan Lalabata, karena dari sinilah kita bisa semakin kuat dalam membangun Pramuka di Kabupaten Soppeng,” tutup Hadi Indrajaya. 

Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Soppeng adalah organisasi kepanduan yang berkomitmen membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung pembangunan bangsa melalui pengembangan disiplin dan moral anak-anak muda di wilayah Kabupaten Soppeng.

(Red/*) 

Senin, 18 Agustus 2025

Keseruan NM Karaoke Favorite Gelar Berbagai Lomba Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke 80 Tahun


Soppeng, Sigapnews.com,  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, NM Karaoke Favorite yang berlokasi di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, menggelar berbagai lomba rakyat yang mengundang antusiasme karyawan dan warga sekitar, Senin (18/8/2025).

Beragam lomba seperti lari sarung, joget, hingga makan kerupuk menjadi tontonan seru sekaligus ajang kebersamaan.

Pihak manajemen juga menyiapkan ratusan hadiah, di antaranya 121 hadiah hiburan berupa alat kecantikan, 10 hadiah utama berupa handphone dan jam tangan Samsung, serta 65 kaos, sandal, dan tas bermerek.


Owner NM Karaoke Favorite, Nunu, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan sarana menumbuhkan rasa nasionalisme.

“Pejuang kita dulu mengorbankan segalanya untuk kemerdekaan. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin generasi muda mengenang perjuangan mereka sekaligus menumbuhkan rasa syukur dan kebersamaan,” ujarnya.

Nunu menambahkan, momentum HUT RI adalah saat tepat menanamkan nilai gotong royong.

“Kegiatan seperti ini lebih bermakna daripada seremoni. Ia menyatukan warga, menumbuhkan cinta tanah air, dan menjadi ajang silaturahmi yang menyenangkan,” tambahnya.

Warga setempat menyambut hangat acara ini dan berharap tradisi lomba kemerdekaan yang digelar NM Karaoke dapat terus berlanjut setiap tahunnya.

Sebagai pusat hiburan, NM Karaoke Favorite juga aktif menggelar kegiatan sosial dan budaya di Soppeng, dengan komitmen untuk menjadi wadah mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan nilai positif di masyarakat.

(Yunan)

Jumat, 08 Agustus 2025

Pentingnya Data Riil dalam Percepatan Penanganan Stunting, Pesan Kunci dari Wakil Bupati Soppeng

Soppeng, Sigapnews.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, secara resmi membuka Rembuk Tematik Stunting Kabupaten Soppeng tahun 2025 bertempat di Aula Kantor Gabungan Dinas Kab. Soppeng, pada hari Jumat, 8 Agustus 2025. 


Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappelitbangda, Andi Agus Nongki, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah-langkah penanganan stunting di Kabupaten Soppeng. Melakukan evaluasi kinerja dalam percepatan pencegahan penurunan stunting berdasarkan hasil analisis situasi. Melakukan pemetaan usulan program kegiatan intervensi. Serta mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah untuk merealisasikan rencana kegiatan.
 
Adapun Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu dokumen yang berisi daftar rencana program kegiatan pencegahan dan percepatan stunting yang terbagi dalam bidang fisik, prasarana, sosial, budaya, dan ekonomi berdasarkan hasil analisis situasi seluruh kecamatan.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle dalam sambutannya menawarkan tema  Segera Aksi (Soppeng Bergerak Atasi Kemiskinan dan Stunting) sebagai penyemangat untuk bergerak cepat mengatasi masalah kemiskinan dan stunting.

Ir. Selle KS Dalle menekankan pentingnya laporan faktual dari lapangan, terutama pada triwulan ketiga ini. 

Ia meminta setiap kecamatan untuk berani menyampaikan laporan mengenai anak-anak yang telah ditangani di desa masing-masing, serta menyampaikan progres penanganan stunting secara keseluruhan.
 
"Kita harus bicara dengan data riil anak-anak di lapangan, bukan hanya soal angka," tegasnya. 

Ia juga mengingatkan agar kesehatan anak-anak lain tetap menjadi perhatian, karena mereka adalah generasi penerus bangsa.

Wakil Bupati juga menekankan bahwa setiap daerah memiliki dinamika tersendiri dalam menangani stunting, sesuai dengan potensi yang dimiliki. 

Ia menyampaikan tidak perlu malu untuk melakukan koordinasi dan konsultasi dengan daerah lain untuk bertukar informasi dan praktik baik.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama dan berita acara kesepakatan hasil rembuk, sebagai wujud nyata dukungan dan keseriusan seluruh pihak dalam menangani stunting di Kabupaten Soppeng.

Acara turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua TP. PKK Kabupaten Soppeng,  para Kepala SKPD, para Camat, para Kepala Desa/Lurah se Kab. Soppeng, para Kepala  puskesmas, organisasi profesi, dan organisasi keagamaan.

(Yun/*) 

Minggu, 03 Agustus 2025

Stand AD Parfum di Pasar Lamata Esso Tawarkan Aroma Premium dengan Harga Terjangkau


Soppeng Sigapnews.com ,Bagi pencinta wewangian, kini ada destinasi baru untuk menemukan parfum berkualitas di Pasar Lamata Esso. Stand AD Parfum yang terletak di dekat toilet sebelah barat, menghadirkan beragam varian aroma eksklusif dengan kualitas premium.minggu 3-8-2025

AD PARFUM Mempromosikan merek parfum SEPERTI,Afril Lavigne, Scandal Lous, Escada Moond, hingga Taylor Sweet, koleksi parfum di stand ini menawarkan wangi yang tahan lama berkat konsentrasi 10× lebih kuat. Setiap botol berisi 30ml dan menariknya, pembeli berkesempatan mendapatkan 1 botol parfum original gratis sebagai bonus. 

Aditia pemilik stand, mengungkapkan komitmennya untuk menyediakan parfum berkualitas meski lokasinya kurang strategis. Saya yakin, kalau produknya bagus, orang akan tetap datang,ujarnya penuh optimisme. 

Keyakinan Aditia terbukti ketika salah satu pembeli yang kebetulan sedang berada di lokasi saat peliputan mengaku langsung terpikat. Aromanya premium dan harganya terjangkau, jadi saya langsung beli, kata pembeli tersebut. 

Stand AD Parfum menjadi bukti bahwa kualitas produk bisa mengalahkan keterbatasan lokasi. Bagi yang ingin mencoba wewangian eksklusif dengan harga bersahabat, Ayo kunjungi Stand AD Parfum di Pasar Lamata Esso (dekat toilet sebelah barat) dan Jangan lewatkan promo bonusnya.ungkap Aditia


(The Yun)

Kamis, 31 Juli 2025

Organisasi PPR Kembali Gelar Pasar Malam di Lapangan Batu-Batu, Semakin Diminati Warga Soppeng



Soppeng Sigapnews.com, Setelah sukses menggelar pasar malam di Pasar Sentral Lamataesso, Organisasi PPR (Persatuan Pejuang Rupiah) kembali akan menghadirkan pasar malam yang meriah di Lapangan Batu-Batu, Kabupaten Soppeng.

Acara akan digelar pada setiap malam Senin, dan Pasar Malam semakin populer di kalangan warga karena menawarkan beragam hiburan dan kuliner kekinian. 

Pasar malam di lapangan batu-batu akan menghadirkan berbagai wahana menarik, termasuk istana balon dan arena bermain anak, serta lapak-lapak yang menjual aneka kebutuhan seperti :Pakaian jadi, Perlengkapan rumah tangga (pecah belah), Aksesoris dan parfum, sandal dan cakar serta berbagai jajanan dan makanan kekinian. 

HJ THINA. Ketua Umum PPR, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pasar malam di berbagai lokasi. 

"Kami akan terus berinovasi agar pasar malam semakin menarik dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, tentu dengan dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan, ujarnya. Jumat (1/8/2025). 

Ramainya pengunjung di berbagai tempat lokasi membuktikan bahwa pasar malam telah menjadi salah satu hiburan favorit bagi warga Soppeng. 

Salah seorang pengunjung, Rina yang di temui Sigapnews.com, mengungkapkan kegembiraannya.

"Pasar malam  sangat seru karena banyak jajanan enak dan barang-barang unik, kami berharap semoga terus diadakan setiap waktu, imbuhnya penuh harap. 

"Keberadaan pasar malam, tidak hanya menjadi sarana hiburan tetapi juga mendorong perekonomian masyarakat dan 

"Para pedagang lokal mendapatkan penghasilan tambahan, sementara pengunjung dapat berbelanja dengan harga terjangkau, tutur Rina. 

"Ayo kunjungi Pasar Malam di Lapangan Batu-Batu setiap malam senin dan mendapatkan pengalaman berbelanja dan hiburan yang menyenangkan untuk seluruh keluarga, tandasnya.

(Yun/*) 

Rabu, 30 Juli 2025

Djusman AR Soroti Anggaran Rp 300 Juta Ranperda DPRD Soppeng.Berpotensi Korupsi dan Fiktif


SOPPENG Sigapnews.com, Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Kabupaten Soppeng mangkrak tanpa kejelasan, meski anggaran pembahasannya mencapai Rp 300 juta. 

Kegagalan ini memicu kecaman dari aktivis dan pengamat hukum, Djusman AR, yang menilai penggunaan dana tersebut berpotensi korupsi dan bersifat fiktif. 

Ketiga Ranperda yang tertunda sejak 2021 itu meliputi. Ranperda Perlindungan Pendidik, Tenaga Pendidik, dan Peserta Didik.Ranperda Pengelolaan Sampah 
Ranperda Air Limbah Domestik

Padahal, ketiga regulasi ini dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum dan mendukung pembangunan di Soppeng. 

Kegagalan pengesahannya tidak hanya menghambat program strategis, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius terkait akuntabilitas penggunaan anggaran. 


Djusman AR, Koordinator Forum Komunikasi Lintas NGO Sulawesi (FoKaL), menyoroti ketidakjelasan hasil dari alokasi dana tersebut. 

"Lucu juga, anggaran sudah habis tapi produknya tidak ada. Ini sama saja DPRD menyalahgunakan anggaran negara dan mengarah pada kasus anggaran fiktif, tegas Djusman saat dikonfirmasi, Rabu (30/7/2025). 

Ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menyelidiki dugaan penyimpangan ini. Jika ada kegiatan yang menggunakan anggaran besar, tetapi tidak menghasilkan apa-apa, ini sudah memenuhi syarat untuk ditindak secara hukum, tambahnya. 

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Soppeng, Musriadi SH, membenarkan bahwa ketiga Ranperda tersebut belum disahkan. 

"Secara prosedur, tahapannya sudah berjalan tetapi di akhir terjadi miskomunikasi sehingga belum disahkan, ujarnya. 

Namun, penjelasan ini dinilai tidak memuaskan. Publik mempertanyakan mengapa DPRD Soppeng tidak mampu menyelesaikan proses legislasi yang sudah dibiayai dengan uang rakyat. 
 
Kegagalan ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan indikasi serius pemborosan anggaran dan potensi korupsi. 

Ranperda yang seharusnya ditetapkan pada November 2021 terus tertunda karena rapat paripurna tidak mencapai kuorum. 

Djusman AR menegaskan, Ini adalah bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab legislatif. APH harus turun tangan sebelum ini menjadi kasus korupsi yang lebih besar. 

Kepercayaan publik terhadap DPRD Soppeng semakin merosot. Masyarakat menuntut transparansi dan pertanggungjawaban atas anggaran yang telah dikeluarkan. 

"DPRD harus segera bertindak. Jika tidak mampu menyelesaikan Ranperda ini, mereka harus mempertanggungjawabkan dana Rp 300 juta yang hilang, tegas seorang tokoh masyarakat. 

Dengan sorotan yang semakin tajam, tekanan terhadap DPRD Soppeng untuk segera mengesahkan ketiga Ranperda atau membeberkan alasan kegagalan semakin besar. Jika tidak, kasus ini berpotensi dibawa ke ranah hukum sebagai tindak pidana korupsi.  

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved