-->

Selasa, 14 Mei 2024

Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara, 3 Pemuda Diamankan Polisi, Ternyata Kasusnya Ini


Jakarta Barat, Sigapnews.com,- Polsek Kalideres berhasil mengamankan tiga pemuda yang berinisial V.N. (21), A.A. (26), dan M.A.S. (20) terkait kasus pemerasan dengan modus kencan melalui aplikasi Mechat Fiktif. 

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana didampingi Kanit reskrim Akp Aep Haryaman mengungkapkan modus operandi para pelaku dalam konferensi pers yang digelar di Mapolsek Kalideres.

“Para pelaku ini menggunakan aplikasi Mechat Fiktif untuk menipu dan memeras korban. Mereka membuat akun palsu dengan foto dan profil seorang wanita guna mengelabui dan memikat korban,” ujar Abdul Jana, Selasa, 14/5/2024. 

Abdul Jana menjelaskan bahwa pelaku V.N. menggunakan foto wanita yang diambil dari Facebook dan memasangnya di aplikasi kencan Mechat dengan nama fiktif Putri Nita. 

Pelaku kemudian mulai memposting foto tersebut untuk menarik perhatian korban.

Setelah mendapatkan tanggapan dari korban, pelaku menawarkan harga kencan awal sebesar Rp 500.000,- yang kemudian disepakati menjadi Rp 200.000,- setelah proses tawar-menawar.

Pada saat yang telah ditentukan, pelaku V.N. bersama pelaku A.A. berangkat dari kos mereka menuju tempat pertemuan di sebuah gang di sekitar gang sate hasan 

JL peta selatan Rt 06/03 kel. Kalideres, kec. kalideres Jakarta Barat pada Minggu, 5/5/2024. 

Saat korban tiba di lokasi dengan sepeda motor, pelaku A.A. menakut-nakuti korban dengan mengatakan bahwa wanita dalam foto tersebut adalah istrinya dan mengancam akan membawa korban ke kantor polisi.

Untuk menghindari masalah, korban akhirnya setuju untuk berdamai dan memberikan uang sebesar Rp 500.000,- kepada pelaku A.A. 

Selain itu, pelaku juga mengambil paksa handphone korban sebagai jaminan.

Keesokan harinya, korban tidak menemukan pelaku di tempat pertemuan dan menyadari bahwa aplikasi Shopee Paylater miliknya telah digunakan oleh pelaku untuk membeli satu unit iPhone 11 dan dua unit Vivo Y17s, dan setelah hp korban di pakai untuk belanja online lalu Hp di gadaikan di INDO GADAI sebesar Rp 400.000 dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 15.200.000,-.

Polisi berhasil menangkap para pelaku pada Sabtu, 11 Mei 2024 sekitar pukul 03.00 WIB di kos mereka di Kampung Kosambi Baru, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. 

" Berdasarkan penyelidikan, diketahui bahwa para pelaku telah melakukan modus kencan melalui aplikasi Mechat palsu ini sebanyak lima kali," Terang Abdul Jana. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHPidana tentang Pemerasan dengan ancaman pidana 9 tahun penjara .

 “Kami berharap tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera dan memperingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan semacam ini,” tegas Abdul Jana.

(Ashar) 

Senin, 13 Mei 2024

Polisi Goes To School: Bripka Endi Toro Sosialisasikan Bahaya Bullying di SMP LEMUEL


Jakarta Barat, Sigapnews.com, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukabumi Selatan Polsek Kebon Jeruk, Bripka Endi Toro, melaksanakan program Polisi Goes To School dengan mengunjungi SMP LEMUEL yang terletak di Jl. Pos Pengumben Lama RT 04 RW 05, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Selasa, 14/5/2024. 

Dalam kunjungan tersebut, Bripka Endi Toro menyampaikan pesan penting kepada siswa-siswi SMP LEMUEL mengenai bahaya dan dampak negatif dari tindakan bullying.

Bripka Endi Toro, dalam arahannya, menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar teman di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah. 

Ia mengingatkan para siswa bahwa bullying, baik secara fisik maupun verbal, dapat menyebabkan dampak psikologis yang serius bagi korban. 

“Saya menghimbau kepada seluruh siswa-siswi SMP LEMUEL untuk tidak terlibat dalam tindakan bullying terhadap teman sekolah ataupun teman main. Kita harus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang,” ujar Bripka Endi Toro saat dikonfirmasi Humas Polres Metro Jakarta Barat 

Lebih lanjut, Bripka Endi Toro menjelaskan berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di kalangan remaja, seperti ejekan, penyebaran rumor, pengucilan, dan kekerasan fisik. 

Ia juga memberikan contoh kasus nyata yang menunjukkan betapa merugikannya tindakan bullying ini, baik bagi korban maupun pelaku. 

“Bullying bukan hanya melukai fisik, tapi juga mental dan emosional. Kita semua harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” tegasnya.

Tidak hanya memberikan penjelasan, Bripka Endi Toro juga mengajak siswa-siswi untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya tindakan bullying di sekitar mereka. 

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah dan kepolisian siap untuk menindaklanjuti laporan tersebut demi menciptakan lingkungan yang lebih aman. 

“Jika kalian melihat atau mengalami bullying, jangan ragu untuk melaporkannya kepada guru atau pihak berwenang. Kami akan membantu kalian,” kata Bripka Endi Toro.

Acara tersebut berlangsung dengan interaktif, di mana siswa-siswi diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman. 

Bripka Endi Toro dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan solusi atas masalah yang dihadapi para siswa.

Antusiasme siswa-siswi SMP LEMUEL terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan diskusi yang terjadi selama acara.

Salah satu guru, mengapresiasi inisiatif dari Bripka Endi Toro dan pihak kepolisian dalam program Polisi Goes To School ini. 

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjauhi perilaku negatif seperti bullying.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bripka Endi Toro dan pihak kepolisian atas kunjungan dan pesan-pesan yang disampaikan. Ini akan menjadi bekal penting bagi siswa-siswi kami untuk membentuk karakter yang lebih baik,” ucapnya

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran siswa-siswi tentang bahaya bullying semakin meningkat, dan tercipta lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan kondusif untuk belajar.

Bripka Endi Toro berharap, apa yang disampaikan pada hari ini dapat diresapi dan diterapkan oleh seluruh siswa-siswi SMP LEMUEL dalam kehidupan sehari-hari.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Personel Polsek Tambora Berbagi Kebahagiaan Melalui Giat Celengan Anak Yatim

Jakarta Barat, Dalam upaya meningkatkan keterlibatan dengan masyarakat dan menunjukkan kepedulian sosial, Personel Polsek Tambora turut serta dalam kegiatan amal dengan menggelar "Celengan Anak Yatim". 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana yang nantinya akan disalurkan kepada anak-anak yatim di wilayah tersebut.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Donny Agung Harvida mengatakan Kegiatan kemanusian ini bersumber dari anggota Polsek Tambora sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. 

" Celengan Anak Yatim menjadi sarana kreatif untuk mengajak partisipasi masyarakat dalam berbagi kebahagiaan terutama bagi yang membutuhkan," ujar Donny Agung Harvida saat dikonfirmasi, Selasa, 14/5/2024. 

Donny menjelaskan, Total dana yang terkumpul dari kegiatan Celengan Anak Yatim akan disalurkan secara langsung kepada anak-anak yatim di wilayah Tambora Jakarta Barat. 

Donny berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak yatim. 

Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, diharapkan hubungan antara polisi dan masyarakat semakin erat, menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kepedulian di wilayah Tambora.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Minggu, 18 Februari 2024

Matropi Musa: Yayasan Al-Abror Palmerah Membuka Kotak Donasi Bagi Yang Peduli Yatim di Seluruh Dunia


Jakarta, Yayasan Yatim Al-Abror Palmerah terletak tidak jauh dari Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Tepatnya berada di Jalan Studio Ujung Nomor 74A RT. 001/RW.012 Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Pendiri dari Yayasan Al-Abror Palmerah adalah H. Matropi Musa yang pengakuannya sejak muda sudah gandrung urusan sosial masyarakat. Itu sebab ia akhirnya memilih kuliah dan meraih gelar sebagai Sarjana Sosial (S.Sos).

"Sejak SMA kelas 2 tahun 1981 saya sudah nyambi kerja. Biasalah, kerja yang gilirannya dapat siang sampai malam. 

"Jadi, saya dah mandiri sejak mayoritas kawan-kawan masih ditopang uang jajan dari orang tua. Nah, saya sudah terima gaji di sebuah perusahaan," ungkap Matropi saat ditemui Tim Media, Selasa(13/2) di ruang tamu yayasan, Lantai 3.

Matropi adalah lulusan SMA Negeri 16, Jl. Palmerah 210C yang tidak jauh dari tempat yayasan dan kediamannya yang tepat berada di depan Yayasan. Lelaki satu ini memulai dari sebidang tanah yang "secuil", peninggalan Engkong dan Babe.

"Tanah tempat yayasan yang saat  ini kita bicara sempat dijual kepada orang Cengkareng.Awalnya,itu yang ada mushola. Eh, terus berkembang dan terus berkembang akhirnya mengajukan pembelian kembali (buy back). Tapi, tentu dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Syukur alhamdulilah akhirnya Matropi dapat jalan keluar dari sahabatnya yang membuka akses ke Bank Muamalat. Dengan dana yang ada sedikit demi sedikit ia perluas yayasan hingga kini berlantai 4. Tidak ada satu pun dari alumni SMA 16 yang ikut bergabung dalam yayasan ini.

"Tapi, desain bangunan yayasan ini dibuat oleh kawan saya arsitek Bambang Sumargono. Biasa kami panggil dia sebagai Bambang Gembel, karena penampilannya yang memang jauh dari rapih," jelas Matropi.

Untuk management di yayasan, Bambang tidak terlibat. Mungkin karena tingkat kesibukan Bambang yang tidak memungkinkan dirinya terlinat dalam yayasan dan mungkin ada faktor lain.

Sebagai panggilan kepedulian sosial dalam menyantuni anak-anak yatim, umumnya warga di sekitar kecamatan memilih yayasan untuk kenduri, baik sunatan maupun resepsi pernikahan. Untuk gedung disewakan lima juta rupiah. Jika ingin fasilitas pelamiman, tenda tambahan dan dapur masak serta perlengkapan lain paket komplit dua puluh lima juta. Ini semua menjadi pendapat utama yayasan selain membuka kotak donasi  lewat Bank BRI KCP Batusari

No. Rek .204101000076502

a/n. Yayasan Yatim Al Abror Palmerah. Dan konfirmasi kiriman dana bisa disampaikan ke nomor 089646339244  (Matropi). 

Bahwa sampai saat ini di  lantai 3 masih proses _finishing_ untuk pemasangan plafon yang masih perlu diteruskan pengerjaannya dan kusen pintu serta jendela. Ditaksir masih diperlukan sekitar 200 jutaan untuk semua kebutuhan tersebut. 

" Tegasnya, saya hanya dibantu oleh orang-orang dedikatif di sini. Yayasan ini pernah dikunjungi Anies Baswedan. Lumayan ada belasan unit tempat tidur tingkat untuk para santri dibantu oleh Capres yang santun tersebut," puji Matropi menutup penjelasannya.ko

Jumat, 09 Februari 2024

Akses Ke Jakarta International Stadium Ditutup Sejak Kurang Dari Pukul 6 Pagi


Jakarta, Sigapnews.com, Putaran terakhir kampanye AMIN di JIS sudah ditutup sebelum pukul 6 pagi pada Sabtu (10/2).t

Hal itu dikatakan oleh crew Halte Trans Jakarta di Slipi Petamburan, Jakarta Barat.

Sekelompok ibu-ibu dari RW.16, Palmerah kecewa dengan kondisi force majeur pagi in ini. Mau protes pun tidak ada guna. Karena yang dihadapi hanyalah pelaksana tugas di transjakarta, bukan pelaksana partai yang kuasa sana sini.

Kondisi jalan raya terlihat sepi. Karena massa pendukung AMIN sudah tumplek brek sejak dua hari di sekitar Stadion termegah di Asia Tenggara karya Anak Bangsa saat kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan (2017 - 2022).

"Perlu dievaluasi adakah pengalihan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan atau mengurangi massa yang akan memenuhi JIS," tanya pengamat hukum politik Suta Widhya, Sabtu (10/2).

Suta menilai kondisi Jakarta saat Sabtu pagi tidak macet, tapi mengapa akses bus tidak tersedia ke JIS. Ini dinilainya seperti tidak melayani kebutuhan masyarakat yang ingin hadir ke JIS. Ada ini?

"Bersaing dalam Pilpres bila ada kekuatan besar untuk atur sana sini, maka seperti ini lah kejadiannya. Ibu-ibu yang naik bus tadi contohnya. 

Mereka pergi ke arah Halte Penjaringan, tapi hingga sampai Halte Grogol bus berhenti. 

Tidak melanjutkan ke Penjaringan untuk lanjut ke Pademangan. Kemudian akhirnya balik ke Halte semula, Slipi Petamburan, "lanjut Suta.

Suta sarankan agar calon penumpang segera ambil bus trayek yang memungkinkan akses lanjutan yang mudah. 

Jangan terlalu berharap ada trayek yang tokcer langsung ke tujuan. Biasanya ke arah JIS bisa dicapai melalui Halte Juanda, Pasar Baru.

Jumat, 02 Februari 2024

Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun Siap Menjadi Gubernur DKI Jakarta


Jakarta, Sigapnews.com, Komjenpol Dharma  yang bahas soal dalang dari Covid-19 mendadak viral  dan menjadi perbincangan warganet setelah dia membahas soal Covid-19 di kanal YouTube dr. Richard.

Menurut Dharma, "Pandemi Covid-19 yang menggegerkan dunia sejak 2019 sudah direncanakan sejak tahun 2010 oleh Rockefeller Foundation. Sayangnya, kebanyakan orang hanya memahami gejala dan hasil lab dari seseorang yang terinfeksi Covid-19. Tidak ada yang mempertanyakan dari mana penyebutan Covid-19 itu berasal dan sejak kapan itu dinamakan.

Komjen Pol yang akan mendeklarasikan dirinya sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Sabtu (3/2) pagi di Gedong Joang, Jalan Menteng 31 Jakarta ini, mengatakan  Covid-19 sudah direncanakan tahun 2010 oleh Rockefeller Foundation dan disimulasikan tahun 2012. 

Simulasi dilanjutkan  tahun 2020 di Indonesia, tapi kalau di luar (RRC) sudah disosialisasikan tahun 2019. Tujuan dari penyebaran wabah Covid-19 adalah untuk mempercepat program digitalisasi yang berujung dengan kontrol total kepada masyarakat dunia. 

Dharma Pongrekun adalah seorang perwira tinggi (Pati) Polri dengan pangkat jenderal bintang tiga alias Komisaris Jenderal (Komjen). Dia dilahirkan pada 12 Januari 1966 di Palu, Sulawesi Tengah.

Dia merupakan alumni SMP Bruderan Purwokerto pada 1981 dan SMAN 34 Jakarta 1984. Kemudian, pada 1988 dia lulus dari AKABRI A (Akpol). Lalu dia meneruskan pendidikan formalnya ke bangku kuliah tingkat magister jurusan Manajemen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, lulus 2002. Selanjutnya, pada 2006 dia meraih gelar magister di bidang Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada.

Pada 2023 Dharma dianugerahi gelar Doktor Kehormatan Bidang Kemanusiaan dari MBC University Depok. Dharma Pongrekun  memasuki usia pensiun yaitu 58 tahun pada 12 Januari 2024. 

Selama mengabdikan dirinya di Polri, Dharma berpengalaman di bidang reserse dan tercatat pernah menempati sejumlah jabatan strategis. Pada 5 Juni hingga 31 Desember 2015 dia diberikan amanah untuk menjadi Wadirtipidum Bareskrim Polri. 

Pada  27 Mei hingga 13 November 2016 menjabat sebagai Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri. Lalu, saat pandemi Covid-19 menghantam Indonesia, dia menduduki posisi Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara sejak 17 Juli 2019 hingga 7 Oktober 2021. 

Saat memasuki masa pensiunnya, berdasarkan isi surat telegram nomor ST/170/I/KEP./2024 tanggal 24 Januari 2024 dia dimutasi sebagai Pati Lemdiklat (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia).

Menurut Sekjen Komunitas Cinta Polri Suta Widhya SH, kesiapan Dharma mendeklarasikan dirinya siap menjadi orang nomer 1 di DKI Jakarta adalah langkah brilian. Ia  berani menghadapi hiruk pikuk suasana menjelang Pemilu 2024.

"Bila tampilan Sabtu (3/2) pagi sanggup menyedot perhatian masyarakat Jakarta, maka itu langkah awal untuk meraih kesuksesan selanjutnya. Ia perlu mampu mendekati kelompok-kelompok muslim mainstream seperti NU dan Muhamadiyah serta simpul massa lainnya." Ujar Suta.

Jumat, 05 Mei 2023

Dinilai Miliki Filosofi Hukum, Perjasa Launching Buku Karya Dr Hidayatullah Kupas Justice Collaborator


Jakarta, Sigapnews.com Persatuan Jaksa Indonesia yang disingkat PERSAJA melaunching tiga buku yang mengupas tentang Justice Collaborator Karya almarhum Dr. Hidayatullah yang dilangsungkan di D’Maritim Resto & Café Cilandak, Jakarta Selatan. Kamis (4/5/2023).

Kegiatan Launching buku “Justice Collaborator” karya alm. Dr. Hidayatullah tersebut bertepatan dengan hari lahir mantan Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pengawasan ini.

Ketiga buku yang dilaunching tersebut yakni, (1) Justice Collaborator dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia.

Kemudian yang kedua (2) Filosofi Justice Collaborator, dan yang ketiga (3) tentang Perlindungan Hukum Justice Collaborator dalam Sistem Peradilan Pidana.

Dikesempatan itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Prof. Asep N. Mulyana mewakili Ketua Umum PERSAJA Dr. Amir Yanto menyampaikan apresiasi terhadap peluncuran buku ini, terangnya yang diketahui saat ini dirinya juga diketahui sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen.

Menurutnya, ketiga buku ini bermanfaat dan sangat membantu dalam menyelesaikan persoalan ataupun mekanisme terkait justice collaborator, jelasnya.

Dikatakannya,“Topik dalam buku ini sangat menarik dan substansial, sebab di Direktorat Jenderal Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM sedang dibahas peraturan pemerintah terkait dengan implementasi justice collaborator,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Dirjen Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM sekaligus Ketua II PERSAJA menyampaikan bahwa ketiga buku ini adalah karya yang sangat monumental dan mendalam, katanya.

Dikatakan pula bahwa,Topik terkait justice collaborator yang dibahas dalam ketiga buku tersebut juga bersifat filosofis, ungkapnya.

Ia mengemukakan bahwa “Selaku pribadi, saya mengganggap karya ini luar biasa, tandasnya.

Dirinya beralasan bahwa, "Di tengah kesibukannya, beliau (alm Hidayatullah,red) dapat menulis 3 buku sekaligus dalam satu waktu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Dr. Didik Farkhan Alisyahdi selaku panitia pada acara tersebut juga menyampaikan apresiasi yang sama atas dilaunchingnya tiga buku ini.

Dengan mengutip ungkapan Pramudya Ananta Toer, ia mengatakan bahwa “orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis, maka ia akan menghilang dari masyarakat dan atau dari sejarah.

"Karena menulis adalah bekerja untuk keabadian.”, tegasnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten ini juga mengatakan bahwa ketiga buku ini mengurai dengan luar biasa topik terkait justice collaborator dalam sistem peradilan di Indonesia dan perlindungan hukum justice collaborator dalam sistem peradilan pidana, pungkasnya.

Sekadar diketahui dalam acara ini turut dihadiri oleh Ketua Keluarga Besar Purna Adhyaksa, Asisten Pidana Umum dan Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, serta Para Kepala Kejaksaan Negeri di DKI Jakarta.

Sumber : K71

Published : Edil Rauf





Kamis, 22 September 2022

PERTAMA, Prestasi untuk Indonesia pada Ajang Asia Pasific Youth SDGs Summit 2022


SIGAPNEWS.COM,Jakarta - Bulan Agustus 2022 lalu digelar Asia Pasific Youth SDGs Summit 2022 mulai 7 Agustus hingga 12 Agustus 2022 dan telah terlaksana dengan hasil yang luar biasa sukses. Imam Pesuwaryantoro selaku Delegasi asal Indonesia yang hadir secara virtual pada penyelenggaraan Asia Pasific Youth SDGs Summit 2022 ikut memberikan pernyataan penting berkaitan tentang Circular Economy.

Dalam pelaksanaan Asia Pasific Youth SDGs Summit 2022 ini Imam beserta peserta dari 20 Negara lebih se-ASIA PASIFIC membahas beragam isu SDGs (Sustainable Development Goals). Selain itu juga membahas langkah kongkrit yang akan dilakukan pasca acara melalui Movement, Social Entrepreneurship dan Tech Innovation.

Pada Konferensi Internasional Asia Pasific juga menghadirkan Narasumber luar biasa seperti Magiana Ignasia, Kim Dong Chan, Deokhwan Lee, Chang Young Hoon, Kim Jong Bin, Kim Kwan Young, DR. Idrus Abdul Shomad, Prof Roy Darmawan, Dato Sri Dzulkarnain Taib dan masih banyak lainnya. Hal ini sebagaimana dilansir dari Sumber : StudEc International (@studecinternational) • Instagram photos and videos).

"Alhamdulillah saya selaku Delegasi asal Indonesia hadir secara virtual pada penyelenggaraan Asia Pasific Youth SDGs Summit 2022. Saya memberikan pernyataan penting berkaitan tentang Circular Economy. Terutama Konsep Circular Economy yang sudah saya lakukan adalah dengan menginisiasi sebuah Wirausaha Sosial dibidang Sustainable Wedding Planner serta Pertanian Pintar berbasis IoT (Internet of Things)," kata Imam Pesuwaryantoro Mahasiswa Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Terbuka (UPBJJ) Jakarta, saat diwawancarai wartawan senior Syafrudin Budiman, Kamis (22/09/2022) di Jakarta.

Menurut Imam sapaan akrabnya, berhasil melaksanakan sebuah kegiatan wirausaha social dengan memilah sampah organic sebanyak +3.785 kg, sampah anorganik +8.745 kg, sampah terdaur ulang +12.530 kg. Dimana dengan prosentase residu sampah terbuang ke TPS Bantar Gebang hanya 0,85%.

"Tidak hanya itu, Hasil olahan sampah organic juga saya daur ulang menjadi pakan ternak ayam untuk kapasitas produksi ayam broiler sebanyak +200.000 Ekor Ayam Broiler/bulan," ucap Imam penuh bangga.

Kata sang humoris ini, Impact Statement tersebut menjadi rekomendasi yang wajib kita lakukan tiap kali kita sedang berpartisipasi pada ajang Konferensi Internasional. Supaya nantinya kata Imam, tidak terjebak pada serangkaian kegiatan yang sifatnya gimmick atau sekedar seremonial saja.

"Perlu adanya luaran yang diharapkan tiap kali menyelenggarakan jenis acara apapun termasuk Konferensi Internasional dengan mengukur sebuah Social Impact seperti Awareness, Interest, Decision, Action & Convertion. Sehingga apa? Agar pelaksanaan acara Konferensi / acara Forum Internasional lainnya tidak hanya bersifat seremonial semata," tandasnya.

Pada Puncak Acara, Alhamdulillah saudara Imam Pesuwaryantoro dinobatkan sebagai Juara 2 Kategori Video & Juara 4 Kategori Individu dimana berhasil mengalahkan lebih dari 50+ Delegasi yang terlibat di Ajang Asia Pasific Youth SDGs Summit 2022.

Prestasi ini menjadi sebuah rasa syukur sebesar-besarnya kepada keluarga Universitas Terbuka atas segala support dan apresiasi yang diberikan selama saya ikutserta dan berpartisipasi sebagai Delegasi asal Indonesia di ajang Asia Pasific Youth SDGs Summit 2022.

"Pesan saya, Semoga anak-anak muda Indonesia punya kesempatan yang sama dalam menyampaikan sebuah ide, gagasan dan karya terutama dalam berperan aktif sebagai ChangeMakers di tiap daerah sesuai dengan kearifan lokal daerah dengan semangat kolaborasi serta gotong royong. Aamiin YRA," pungkas Imam yang juga seorang profesional Tim IT Web dan Data di lembaga, organisasi dan perusahaan profesional ini. (red)

Penulis: Syafrudin Budiman SIP (Gus Din)
Editor : hamdani
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved