Kamis, 02 Juli 2020

Karate-do Gojukai Soppeng Berhasil Cetak 25 Karateka Sabuk Hitam Baru

Karate-do Gojukai Soppeng Berhasil Cetak 25 Karateka Sabuk Hitam Baru



Sigapnews.com, Soppeng - Pelaksanaan Ujian Kenaikan Sabuk Hitam (DAN) dari sabuk coklat ke sabuk hitam DAN 1 di langsungkan serentak seindonesia secara virtual bulan lalu dan kini hasilnya telah di umumkan, sebanyak 25 peserta dari kabupaten Soppeng dalam ujian tersebut.

Ujian DAN 1 Nasional Tahun 2020 di laksanakan oleh PB. GOJUKAI INDONESIA dan hasilnya telah diumumkan oleh Dewan Guru Nasional pada tanggal 25 Juni 2020 lalu bagi mereka yang telah lulus meskipun kini hasilnya berupa (sertifikat /ijazah) baru telah sampai ke cabang dan ranting, Rabu (2/7).

Kegiatan Gashuku (seminar teknik karate) dan Ujian DAN Nasional tersebut sejatinya akan dilaksanakan secara tatap muka langsung melalui beberapa Rayon, dan untuk Rayon Timur sendiri direncanakan akan diadakan pada bulan Maret 2020 lalu di Makassar. Namun berhubung karena Covid-19 telah menjadi wabah nasional sehingga pelaksanaan Ujian DAN Nasional 2020 baru dapat dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2020 dan di langsungkan secara virtual (online) sebagai salah satu bentuk kepatuhan protokol Covied-19.

Menurut Mukhardiaman, M.Si. (Sekretaris Umum Gojukai Soppeng) bahwa "Di antara 387 peserta se-Indonesia, terdapat 25 orang karateka KYU 1 berasal dari karateka Gojukai Soppeng.

"Ke 25 orang Karateka tersebut terdapat 2 orang karateka yang berada dalam kondisi khusus atau penyandang disabilitas (bisu).

"Mereka berdua diberikan rekomendasi untuk mengikuti ujian tersebut, karena telah memenuhi syarat untuk menyandang sabuk hitam, diantaranya sebagai syarat yakni telah mencukupi masa latihan selama menyandang sabuk cokelat Kyu 1 (minimal 1 tahun), kualitas teknik yang mumpuni (baik sebagai atlet maupun sebagai karateka senior dan asisten pelatih), serta penguasaan filosofi karate (gojukai) yang telah cukup membumi, papar Mukhardiaman.

"Keikutsertaan mereka juga menjadi salah satu upaya regenerasi pelatih Gojukai Soppeng, serta diharapkan agar dapat membantu pelatih dalam membuka dan mengembangkan unit-unit Dojo baru, apalagi mengingat bahwa jumlah murid yang dibina tentunya harus diimbangi dengan rasio jumlah pelatih yang memadai dan berkualitas, pungkas Mukhardiaman.

Sensei Abdullah Karateka DAN IV Gojukai (Foto dokumen)

Sementara itu menurut Sensei Abdullah, Sm.Hk, SE (Ketua Komisi Teknik Gojukai Soppeng yang juga merupakan Pendiri Gojukai Cabang Soppeng (tahun 1983 ) yang lalu bahwa dari ratusan peserta yang mengikuti ujian tersebut, seluruh karateka Gojukai Soppeng yang berjumlah 25 orang itu (22 karateka di tim Soppeng dan 3 karateka sudah masuk di tim Makassar / Sulsel) semuanya berhasil meraih kelulusan dengan nilai yang baik.

"Ini merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan bagi kami selaku pimpinan cabang di Gojukai Soppeng. Keberhasilan ini juga merupakan bukti kongkrit bahwa pembinaan olahraga karate oleh Gojukai Soppeng hingga saat ini masih eksis dan survive, meskipun berada dalam kondisi pandemi".

"Saya ucapkan selamat dan sukses bagi mereka yang telah lulus dan menyandang sabuk hitam DAN 1, ujar pendiri organisasi karate Gojukai Cabang Soppeng ini.

Terakhir di katakan, "Menyandang Karateka DAN 1 ada beban moral dan tanggung jawab yang sangat besar melekat pada "warna hitam itu", dan kepada kalianlah tumpuan harapan untuk pengembangan Gojukai Soppeng di masa-masa yang akan datang, dimanapun kalian berada, imbuh Sensei Abdullah menutup.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved