-->

Sabtu, 10 Oktober 2026

Pj Sekda Andi Haeruddin Terima Piagam Penghargaan untuk Pemkab Soppeng di Harkopnas Sulsel 2026


Luwu Timur, Sigapnews.com, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin, menerima piagam penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (10/10/2026).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng atas pelaksanaan verifikasi dan validasi tercepat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Andi Haeruddin menerima piagam itu mewakili pemerintah daerah.

Dalam piagam bertanggal 30 September 2026 tersebut, Pemkab Soppeng tercatat sebagai penerima penghargaan kategori Kepala Daerah dengan Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Tercepat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Penghargaan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Pekan Expo Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026, yang dipusatkan di Sorowako bersamaan dengan peringatan Harkopnas ke-79.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, anggota DPRD provinsi, para kepala daerah, ketua DPRD kabupaten/kota, serta kepala dinas yang membidangi koperasi.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat peran koperasi dalam mendukung pemasaran produk UMKM. Koperasi juga diharapkan menjadi saluran distribusi stimulus dan bantuan pemerintah agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono turut menegaskan bahwa pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Koperasi diarahkan untuk menyalurkan barang bersubsidi sekaligus menampung hasil produksi warga, mulai dari sektor pertanian dan peternakan hingga produk UMKM.

Melalui skema tersebut, koperasi diharapkan mampu memperluas akses pemasaran produk lokal dan memperkuat distribusi kebutuhan masyarakat.

Penerimaan penghargaan oleh Pj Sekda Andi Hairuddin menandai pengakuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaksanaan verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Kamis, 08 Oktober 2026

Warga Binaan Rutan Watansoppeng Kini Bisa Tempuh Paket A, B dan C, Dr. Nur Alim Buka Program Pendidikan


Soppeng, Sigapnews.com, Warga binaan Rutan Kelas IIB Watansoppeng mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C yang diselenggarakan bersama PKBM Rumah Amma, Kamis (8/10/2026).

Program pendidikan nonformal yang disertai penguatan literasi tersebut resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Drs. H. Nur Alim, M.Pd.

Program ini ditujukan bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Melalui kegiatan belajar tersebut, mereka diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, mengembangkan kemampuan, serta memperoleh ijazah pendidikan kesetaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembukaan program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung pembinaan warga binaan selama berada di Rutan.

Warga Binaan Diberi Kesempatan Melanjutkan Pendidikan

Pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan PKBM Rumah Amma mencakup Paket A setara sekolah dasar, Paket B setara sekolah menengah pertama, dan Paket C setara sekolah menengah atas.

Kegiatan belajar dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sepekan dengan didampingi tiga tutor. Selain materi pendidikan sesuai jenjang, warga binaan juga mendapatkan penguatan literasi untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, memahami informasi, dan berpikir kritis.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.

Menurutnya, kesempatan belajar harus tetap terbuka agar setiap orang dapat meningkatkan kualitas diri, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi Rutan Watansoppeng dan PKBM Rumah Amma dalam menghadirkan layanan pendidikan langsung di lingkungan Rutan.

PKBM Rumah Amma Dorong Semangat Belajar

Penyelenggara PKBM Rumah Amma, Rima Aprilyani, S.E., mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjangkau warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Ia berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh, tidak hanya untuk mendapatkan ijazah, tetapi juga untuk memperluas wawasan dan mengembangkan keterampilan.

Menurutnya, latar belakang dan kondisi seseorang tidak seharusnya menghilangkan kesempatan untuk belajar dan memperbaiki masa depan.

Melalui pendidikan, warga binaan diharapkan semakin percaya diri dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Pendidikan Menjadi Bekal Setelah Masa Pembinaan

Kepala Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Dedi Nugroho, A.Md.IP., S.H., M.MM., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pendidikan kesetaraan tersebut.

Ia menilai pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan karena memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kemampuan diri.

Dedi berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan dimanfaatkan oleh warga binaan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Andi Nur Alam, S.Pd., M.Pd., Penilik PAUD dan PNF Zulkifli Suhardi, S.Pd., jajaran Rutan, pengelola dan tutor PKBM Rumah Amma, serta warga binaan peserta program.

Kerja sama antara Rutan Watansoppeng, PKBM Rumah Amma, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng diharapkan memperluas akses pendidikan bagi warga binaan.

Dengan tersedianya pembelajaran Paket A, B dan C, warga binaan kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, meningkatkan keterampilan, dan menyiapkan langkah baru menuju kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

(Yund)

Soppeng Perkuat Deteksi Kanker Serviks, Layanan Pap Smear dan HPV DNA Resmi Diluncurkan


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng memperkuat upaya pencegahan kanker serviks dengan menghadirkan layanan pemeriksaan Pap Smear dan HPV DNA.

Layanan tersebut resmi diluncurkan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng melalui kegiatan skrining di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Soppeng, Kamis (8/10/2026).

Peluncuran ini sekaligus menjadi ajakan kepada perempuan di Soppeng agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dan tidak menunda pemeriksaan hanya karena belum merasakan gejala.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Muhammad Evinuddin, mengatakan deteksi dini memiliki peran penting dalam menghadapi kanker serviks.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai muncul keluhan sebelum melakukan pemeriksaan.

“Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau gejala. Lebih baik mengetahui lebih awal daripada terlambat mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Menurutnya, tersedianya layanan Pap Smear dan HPV DNA diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan deteksi dini.

Dinas Kesehatan menyiapkan empat tempat layanan Pap Smear di Labkesda Kabupaten Soppeng. Masyarakat juga dapat mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas, untuk mendapatkan informasi dan layanan skrining.

Selain pemeriksaan, kegiatan tersebut diisi sharing session bersama dr. Wiwi, Sp.OG. Materi yang disampaikan membahas pencegahan, deteksi dini hingga penanganan kanker serviks.

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mengingatkan agar perempuan tidak mengabaikan kesehatan dirinya sendiri.

Ia mengatakan perempuan memiliki peran besar dalam keluarga sehingga menjaga kesehatan pribadi juga menjadi hal yang tidak kalah penting.

“Jangan merasa takut, malu, ataupun ragu untuk melakukan pemeriksaan. Skrining bukan berarti kita sedang sakit, tetapi merupakan langkah bijak untuk mengetahui kondisi kesehatan kita sedini mungkin,” katanya.

Suarni juga meminta kader PKK ikut mengambil peran dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi tentang pentingnya skrining perlu terus disampaikan kepada keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar agar semakin banyak perempuan memahami manfaat pemeriksaan dini.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah organisasi perempuan di Kabupaten Soppeng, yakni Dharma Wanita, Adhyaksa Darmakarini, Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Aisyah dan Wahdah Islamiyah.

Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watansoppeng, Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Soppeng, tenaga kesehatan serta kader PKK.

Muhammad Evinuddin menyampaikan apresiasi terhadap dukungan TP PKK dan organisasi perempuan yang ikut menggerakkan program skrining tersebut.

Ia berharap layanan yang telah diluncurkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan dan tidak berhenti sebatas kegiatan launching.

Dengan semakin mudahnya akses pemeriksaan, perempuan di Soppeng diharapkan berani mengambil langkah deteksi dini. Sebab, pemeriksaan kesehatan tidak harus menunggu tubuh memberikan tanda atau keluhan.

(Yund)

Dishub Soppeng Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Persoalan Lalu Lintas Dibahas Bersama


Soppeng, Sigapnews.com, Penanganan persoalan lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten Soppeng tidak cukup hanya mengandalkan satu instansi. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor agar berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani secara terpadu.

Hal itu menjadi salah satu fokus Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng, Kamis (8/10/2026).

Forum yang berlangsung di Ruang Rapat Bagian Pengadaan Barang/Jasa, Kantor Gabungan Dinas Soppeng, tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, kepolisian, Jasa Raharja dan stakeholder terkait untuk membahas kondisi serta penanganan lalu lintas di Kabupaten Soppeng.

Hadir dalam kegiatan itu Plt. Kepala Dinas Perhubungan Soppeng Muhammad Ihsan, S.STP., M.Si., CPSp., Kasat Lantas Polres Soppeng, Kepala Cabang Jasa Raharja Watampone, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah.

Di antaranya Dinas PMPTSP, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas PUPR, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, serta Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng.

Mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Lancar”, forum tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai persoalan transportasi dan lalu lintas yang berkembang di masyarakat.

Plt. Kepala Dishub Soppeng Muhammad Ihsan menegaskan, penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan memiliki keterkaitan dengan banyak sektor.

“Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan sinergi, koordinasi dan komitmen bersama dari seluruh stakeholder agar berbagai persoalan lalu lintas dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan,” ujar Ihsan.

Sejumlah persoalan menjadi bahan pembahasan dalam forum tersebut, mulai dari keselamatan pengguna jalan, kelancaran arus kendaraan, kondisi dan fasilitas jalan, pengaturan lalu lintas, angkutan jalan hingga kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat menghindari pola penanganan yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap instansi diharapkan mengambil peran sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Dishub Soppeng juga menekankan agar keberadaan Forum LLAJ tidak sebatas menjadi agenda koordinasi tanpa tindak lanjut.

Hasil pembahasan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang kemudian diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah bersama stakeholder juga dapat memetakan persoalan, mengevaluasi kondisi lalu lintas serta merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan transportasi yang dihadapi masyarakat.

Penguatan koordinasi lintas instansi diharapkan mampu mendorong sistem lalu lintas dan angkutan jalan di Soppeng yang lebih tertib, aman dan lancar, sekaligus meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat saat menggunakan jalan.

(Yund)

Nonton Balap di Soppeng Bisa Dapat Umrah, Bhayangkara Cup III Siapkan Banyak Doorprize


Soppeng, Sigapnews.com, Ada alasan tambahan bagi masyarakat untuk datang langsung ke Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete. Selain menyaksikan aksi para rider di lintasan, penonton Bhayangkara Cup III Kejurprov Grasstrack & Motocross 2026 juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik.

Salah satu hadiah yang paling mencuri perhatian adalah doorprize berupa kesempatan mendapatkan umrah.

Bhayangkara Cup III akan berlangsung selama dua hari, yakni 31 Oktober hingga 1 November 2026, di Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete, Kabupaten Soppeng.

Kejuaraan ini diprediksi berlangsung sengit karena akan mempertemukan pembalap dari berbagai daerah. Rider dari Pulau Jawa, Sumatra dan sejumlah wilayah di Sulawesi dijadwalkan ikut ambil bagian.

Namun, panitia memastikan kemeriahan tidak hanya terpusat di lintasan.

Berbagai doorprize telah disiapkan khusus bagi masyarakat yang hadir sebagai penonton. Selain hadiah utama berupa kesempatan mendapatkan umrah, tersedia pula sepeda listrik, uang tunai, perlengkapan rumah tangga dan puluhan hadiah lainnya.

Ketua Panitia Bhayangkara Cup III, Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Firman, S.H., M.H., mengatakan pihaknya ingin menjadikan event tersebut sebagai hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat datang dan menikmati event ini. Bukan hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga ikut merasakan kemeriahan yang kami siapkan, termasuk doorprize bagi penonton,” kata Iptu Firman, Kamis (8/10/2026).

Ia mengatakan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar pelaksanaan kejuaraan dapat berlangsung sukses dan meriah.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Sadri berharap Bhayangkara Cup III mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Soppeng.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi wadah bagi atlet dan pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami juga mengajak masyarakat untuk datang memberikan dukungan,” ujarnya.

Kehadiran rider dari berbagai daerah membuat persaingan di lintasan diperkirakan semakin menarik. Para pembalap akan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menaklukkan setiap tantangan lintasan demi menjadi yang terbaik.

Di sisi lain, penonton juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah yang telah disiapkan panitia.

Dengan demikian, Bhayangkara Cup III bukan hanya menjadi panggung bagi para pembalap, tetapi juga menjadi ruang hiburan bagi masyarakat Soppeng dan sekitarnya.

Datang untuk menyaksikan balapan, siapa tahu pulang membawa keberuntungan.

📍 Sirkuit Larakkiang, Pakkanrebete, Soppeng
📅 31 Oktober–1 November 2026

Jangan lewatkan aksi para rider dan kesempatan mengikuti doorprize dengan hadiah menarik, termasuk kesempatan mendapatkan umrah.

(Yund)

Rabu, 07 Oktober 2026

Polres Soppeng Perkuat Pengamanan Bank, Pamobvit Turun Langsung Pantau Situasi


Soppeng, Sigapnews.com, Aktivitas perbankan menjadi perhatian Satuan Samapta Polres Soppeng dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Unit Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) turun langsung melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah kantor bank, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA. Tiga kantor perbankan menjadi sasaran patroli, masing-masing Bank Sulselbar Cabang Soppeng, BRI Cabang Soppeng dan BNI KCP Soppeng.

Patroli tersebut dilakukan personel Unit Pamobvit Sat Samapta Polres Soppeng, yakni Aiptu Hermansyah, Bripka Erick K., Briptu Satya Aditya A.Y., serta Bripda Fikri.

Kehadiran personel di lokasi diarahkan untuk memastikan situasi tetap terkendali sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan. Petugas memantau lingkungan sekitar bank dan berkomunikasi dengan petugas keamanan.

Imbauan kewaspadaan juga disampaikan kepada petugas keamanan, karyawan dan masyarakat. Mereka diminta memperhatikan kondisi lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas atau situasi yang dianggap mencurigakan.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pengamanan objek vital merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengamanan objek vital merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga aktivitas masyarakat, khususnya pada lokasi yang memiliki tingkat aktivitas pelayanan publik dan transaksi yang cukup tinggi,” kata AKBP Hari Budiyanto.

Ia meminta personel tidak hanya hadir secara formal, tetapi mampu melakukan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan.

“Kami mengingatkan personel untuk melaksanakan pemantauan secara aktif, berkomunikasi dengan petugas keamanan dan segera merespons apabila menemukan hal-hal yang memerlukan perhatian,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, pengamanan harus tetap mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengurangi kewaspadaan di lapangan.

“Pengamanan harus dilakukan secara profesional, proporsional dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Patroli Pamobvit tersebut berlangsung tertib. Dari hasil pemantauan, situasi di seluruh objek vital yang menjadi sasaran pengamanan terpantau aman dan kondusif.

(Yund)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved