-->

Minggu, 02 Agustus 2026

Bupati Soppeng Ajak Pramuka Perkuat Karakter saat Buka Perkemahan HUT RI ke-81


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus memperkuat karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Perkemahan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65 di Kawasan Wisata Alam (KWA) Waduk Ompo, Minggu (2/8/2026).

Menurut Suwardi Haseng, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, semangat kebangsaan, dan kepedulian terhadap sesama.

"Perkemahan bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi sarana membentuk kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka," ujar Bupati.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Ancaman seperti penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, hingga penyebaran informasi yang tidak benar harus dihadapi dengan penguatan karakter sejak dini.

Karena itu, Suwardi menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus terus menjadi wadah pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, dan semangat gotong royong.

"Pramuka harus mampu melahirkan generasi yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, cinta lingkungan, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Perkemahan yang berlangsung selama 2–5 Agustus 2026 tersebut diikuti Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs serta Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK/MA dari gugus depan se-Kabupaten Soppeng. Beragam kegiatan edukatif dan kompetitif disiapkan untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kerja sama, serta membangun mental dan karakter peserta.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Ia meminta peserta menjaga kesehatan, keselamatan, serta kebersihan lingkungan selama berada di lokasi perkemahan.

Kepada para pembina dan pelatih, Suwardi berharap pendampingan yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi peserta dalam membentuk pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Soppeng juga melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur.

Ia berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga nama baik Kabupaten Soppeng dengan menunjukkan sikap disiplin, sportif, dan semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan tingkat nasional.

"Jadilah duta terbaik Kabupaten Soppeng. Tunjukkan bahwa Pramuka Soppeng memiliki karakter yang kuat, semangat kebersamaan, serta mampu bersaing dengan kontingen dari seluruh Indonesia," pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Drs. Sulo Parma, M.Si menjelaskan, perkemahan tahun ini mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045."

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antargugus depan, mengevaluasi hasil pembinaan peserta didik, sekaligus memperkuat persatuan dan persaudaraan di lingkungan Gerakan Pramuka.

Upacara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, staf ahli, para asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, camat, Ketua Kwartir Ranting beserta jajaran pengurus, serta kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan bersama para pembina Pramuka.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap Gerakan Pramuka terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, berdaya saing, nasionalis, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

(Yund)

Kamis, 30 Juli 2026

Camat dan Sekcam Lalabata Ajak Warga Perkuat Budaya Gotong Royong Lewat Kerja Bakti


Soppeng, Sigapnews.com,– Komitmen membangun lingkungan yang bersih dan sehat terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Lalabata melalui kegiatan kerja bakti bersama di Lorong Perintis, Kelurahan Lemba. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Camat Lalabata, Risqun, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris Kecamatan Lalabata, H. Munadir Nurdin, S.Sos.

Kerja bakti melibatkan berbagai unsur, di antaranya jajaran Kantor Kecamatan Lalabata, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng, Koramil Lalabata, Polsek Lalabata, Kantor Urusan Agama (KUA) Lalabata, Pemerintah Kelurahan Botto dan Kelurahan Lemba, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Nasional Indonesia ASRI yang mendorong terciptanya kawasan permukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan melalui semangat gotong royong.

Camat Lalabata, Risqun, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap wilayah tempat kita tinggal. Kami berharap budaya gotong royong terus tumbuh dan menjadi kebiasaan masyarakat," ujarnya. Jum'at (31/7/2026). 

Sementara itu, Sekcam Lalabata, H. Munadir Nurdin, menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih semakin meningkat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga budaya kerja bakti terus terpelihara dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kecamatan Lalabata.

Melalui aksi bersama tersebut, Pemerintah Kecamatan Lalabata kembali menegaskan bahwa pembangunan lingkungan yang bersih dan asri hanya dapat terwujud melalui sinergi dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

(Yund)

Bupati Soppeng Tekankan Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkualitas pada Harganas ke-33


Soppeng, Sigapnews.com, Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dimanfaatkan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., untuk mengajak seluruh keluarga, khususnya para ayah, agar semakin aktif mengambil peran dalam pengasuhan anak. Pesan tersebut sejalan dengan tema Harganas tahun ini, "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak.

Dalam tayangan video yang disampaikan pada Jumat (31/7/2026), Suwardi Haseng menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas keluarga yang mampu menjalankan fungsi pengasuhan secara optimal.

Bupati menilai, sosok ayah memiliki peran strategis yang tidak dapat tergantikan. Kehadiran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, pembimbing, sekaligus teladan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

"Kehadiran seorang ayah akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan mental, emosional, serta pembentukan karakter anak. Karena itu, ayah harus hadir secara utuh dalam kehidupan keluarga," ujar Suwardi.

Ia menjelaskan bahwa keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut, katanya, menjadi bekal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Suwardi juga mengajak seluruh orang tua untuk memperbanyak waktu bersama anak, membangun komunikasi yang hangat, serta menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Menurutnya, perhatian sederhana dari orang tua akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak di masa depan.

Ia berharap peringatan Harganas ke-33 tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Soppeng. Dengan keluarga yang kokoh, lanjutnya, akan lahir generasi penerus yang mampu membawa daerah menuju kemajuan dan kesejahteraan.

"Marilah kita jadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," tutupnya.

(Yund)

Rabu, 29 Juli 2026

Bupati Suwardi Haseng Pastikan Rekomendasi KPK Jadi Prioritas Pembenahan Tata Kelola Pemkab Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com,– Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memperkuat budaya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai langkah nyata mencegah praktik korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Program Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Satuan Tugas Wilayah 4.2 Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Tri Budi Rachmanto beserta rombongan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, para kepala perangkat daerah, serta pejabat yang membidangi delapan area perubahan dalam program pencegahan korupsi.

Dalam sambutannya, Suwardi Haseng mengatakan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus dibangun melalui sistem pemerintahan yang kuat, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan integritas dalam setiap proses pelayanan maupun pengelolaan anggaran.

"Komitmen membangun pemerintahan yang bersih harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas harus terus kita perkuat di seluruh perangkat daerah," ujar Suwardi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Soppeng berhasil meraih peringkat pertama Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 di Sulawesi Selatan dengan nilai indeks 80,48. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa upaya membangun budaya integritas telah menunjukkan hasil yang positif.

Meski demikian, Suwardi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berpuas diri. Hasil survei tersebut justru menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek yang masih memiliki potensi risiko, terutama dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan keuangan daerah.

"Pencapaian ini harus menjadi motivasi untuk terus berbenah. Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi KPK agar tata kelola pemerintahan di Kabupaten Soppeng semakin baik dan bebas dari praktik korupsi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Wilayah 4.2 Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Tri Budi Rachmanto, mengingatkan agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap sektor pengadaan barang dan jasa, pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD, serta hibah dan bantuan sosial yang dinilai masih memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyimpangan.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng dan KPK berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun sistem pencegahan korupsi yang berkelanjutan.

(Yund)

LSM SIDIK Kawal Proyek Revitalisasi SDN 7 Salotungo Senilai Rp2 Miliar, Tegaskan Pengawasan Demi Kualitas Pekerjaan


Soppeng, Sigapnews.com, Lembaga Swadaya Masyarakat Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (LSM SIDIK) mulai melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng. Proyek yang memiliki nilai anggaran lebih dari Rp2 miliar tersebut dikerjakan melalui mekanisme swakelola dan menjadi salah satu program peningkatan sarana pendidikan di daerah.

Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, turun langsung ke lokasi proyek untuk menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, pengawasan dilakukan sejak tahap awal pelaksanaan agar pekerjaan berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis) serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan lapangan, Mahmud mengamati sejumlah pekerjaan awal, di antaranya pemasangan sloof dan pengerjaan rangka baja atap bangunan. Seluruh perkembangan proyek juga didokumentasikan sebagai bahan evaluasi pada monitoring berikutnya.

Mahmud menegaskan bahwa proyek yang menggunakan anggaran negara harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menilai pengawasan sejak dini merupakan langkah penting untuk meminimalkan potensi penyimpangan maupun pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

"Kami turun langsung untuk memastikan revitalisasi SDN 7 Salotungo benar-benar dikerjakan sesuai petunjuk teknis. Jangan sampai anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari uang negara justru menghasilkan pekerjaan yang tidak berkualitas," ujar Mahmud Cambang. Rabu (29/7/2026). 

Ia menambahkan, kehadiran LSM SIDIK di lapangan bukan untuk mencari kesalahan pelaksana proyek, melainkan memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai aturan sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.

Menurutnya, bangunan sekolah yang direvitalisasi harus memiliki kualitas konstruksi yang baik agar aman, kokoh, dan mampu digunakan dalam jangka panjang oleh guru maupun peserta didik.

Mahmud juga menyampaikan bahwa hasil dokumentasi lapangan akan menjadi bahan evaluasi berkelanjutan. Jika dalam proses pengawasan ditemukan pekerjaan yang dinilai belum sesuai dengan ketentuan teknis, pihaknya akan lebih dahulu menyampaikan masukan kepada pelaksana agar dilakukan perbaikan.

"Ini baru tahap awal. Semua item pekerjaan yang kami lihat sudah kami dokumentasikan. Kalau nantinya ada hal-hal yang perlu dibenahi, tentu akan kami komunikasikan dengan pelaksana. Yang kami kawal adalah uang negara, sehingga setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan dengan hasil pekerjaan yang sesuai standar. Tidak boleh ada ruang untuk pekerjaan asal jadi," tegasnya.

LSM SIDIK menyatakan akan terus melakukan pemantauan hingga proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo selesai, sebagai bagian dari peran serta masyarakat dalam mengawal penggunaan anggaran publik agar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Sabtu, 25 Juli 2026

Kejari Soppeng Jadi yang Pertama di Sulsel Jalin Kerja Sama dengan BHP Makassar


Soppeng, Sigapnews.com, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng mencatatkan capaian penting dengan menjadi Kejaksaan Negeri pertama di Sulawesi Selatan yang menjalin kerja sama resmi dengan Balai Harta Peninggalan (BHP) Makassar. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Kantor BHP Makassar, Jumat (24/7/2026).

Penandatanganan PKS ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Soppeng dengan BHP Makassar, khususnya dalam memberikan perlindungan hukum terhadap pengelolaan harta peninggalan dan penyelamatan aset.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pemberian bantuan hukum, pendampingan hukum, penyelesaian sengketa terkait perwalian dan pengampuan, pengamanan serta penyelamatan aset, hingga pengelolaan harta peninggalan yang tidak terurus. Selain itu, kedua institusi juga berkomitmen memperkuat tata kelola pengurusan harta peninggalan agar berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepastian hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan hukum kepada masyarakat sekaligus menjaga aset agar tidak menjadi objek penguasaan oleh pihak yang tidak berhak.

"Kerja sama ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam memberikan kepastian hukum. Sebagai Kejaksaan Negeri pertama di Sulawesi Selatan yang menjalin sinergi dengan Balai Harta Peninggalan, kami ingin memastikan tidak ada aset masyarakat maupun negara yang terbengkalai atau dikuasai secara melawan hukum. BHP berperan sebagai pengelola harta peninggalan, sementara Kejaksaan memberikan dukungan hukum melalui kewenangan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara," ujar Kajari Soppeng.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan harta peninggalan yang lebih tertib, aman, dan memberikan perlindungan hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Sementara itu, Kepala Balai Harta Peninggalan Makassar memberikan apresiasi atas inisiatif Kejari Soppeng yang dinilai menjadi pelopor di Sulawesi Selatan. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi Kejaksaan Negeri lainnya dalam membangun sinergi kelembagaan untuk memberikan pelayanan hukum yang lebih efektif.

Melalui kerja sama ini, Kejari Soppeng dan BHP Makassar berkomitmen meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, sehingga penyelesaian persoalan hukum di bidang perdata, pengelolaan harta peninggalan, serta perlindungan aset dapat dilakukan secara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

(Red)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved