Rabu, 27 Mei 2020

Petani di Kab.Enrekang Panen Jagung Didampingi Penyuluh BPP Baraka

Petani di Kab.Enrekang Panen Jagung Didampingi Penyuluh BPP Baraka



Sigapnews.com, Enrekang (Sulsel) - Panen Jagung di dampingi penyuluh, petani di Desa Pepandungan, Kecamatan Baraka kabupaten Enrekang tetap produktif usai idul Fitri 1441 H, Rabu (27/5/2020).

Sudah menjadi tugas Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia. Penyuluh pertanian dan petani sebagai garda terdepan tetap bekerja walaupun di tengah Covid 19 untuk mengantisipasi terjadinya krisis pangan.

Salah satu pejuang pangan yang tetap bekerja di tengah covid 19 dan meskipun masih dalam suasana lebaran Idul Fitri adalah penyuluh pertanian di BPP Baraka Kabupaten Enrekang Hasbi, SP. 

Menurut Hasbi, tanggal 26 Mei 2020 dirinya mendampingi petani melakukan kegiatan panen jagung. Kegiatan panen ini dilakukan bersama dengan Ketua kelompok tani Buntu Lobo, pak Umar beserta anggotanya di Desa Pepandungan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan, dengan varietas Jagung Pertiwi 2 pada luas lahan 1,05 Ha dan produktvitas mencapai 5,5 Ton/ Ha. 

Dikatakan Hasbi, banyak sekali keunggulan dari Jagung Pertiwi 2, oleh sebab itu ia bersama dengan petaninya menggunakan jagung varietas Pertiwi 2.

“Jagung varietas ini tahan penyakit bulai dan dengan melakukan pemeliharaan yang tepat seperti memupuk, tongkol jagungnya bisa besar-besar dan oleh pengepul diterima dengan baik,” ujar Hasbi.

“Kalau petani senang dengan hasil panennya, kami sebagai penyuluh juga senang. Walau masih dalam suasana lebaran Idul Fitri dan di tengah wabah covid 19, saya masih semangat menemani mereka di lapangan untuk panen, ujarnya.

"Dengan melihat hasil panen yang menguntungkan bagi mereka, ada kepuasan tersendiri dalam hati sebagai penyuluh yang tiap harinya menemani mereka,” tambah Hasbi.

Penyuluh sebagai garda terdepan yang mengawal petani sejalan yang disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam setiap kesempatan senantiasa mengungkapkan bahwa petani dan penyuluh adalah pahlawan, garda terdepan di Sektor Pertanian yang menjadi harapan, tulang punggung dalam upaya Pemerintah menanggulangi Covid 19.

“Dalam situasi saat ini, spirit keluarga besar Kementan dan semua pelaku pembangunan pertanian termotivasi bekerja semaksimal mungkin mendampingi petani sebagaimana yang biasa di sampaiakn SYL.

Senada dengan arahan yang disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi bahwa masyarakat Indonesia semua butuh pangan.

“Masyarakat Indonesia semua butuh pangan dan dari pangan yang sehat dan bergizi maka akan membuat imunitas tubuh yang kuat, otomatis membuat bangsa kita sehat, kata Dedi.

"Begitupun ketersediaan pangan dan olahan yang sehat, itu semua berkat kalian sebagai pahlawan pertanian, sebagai pejuang melawan covid 19 ini”, tegas Dedi untuk para pejuang pangan. (BBPP-BK).

Penulis : Rezky Yulianti
Sumber : Hasbi,SP (PPL BPP Baraka, Kab.Enrekang)
Editor : Jamaluddin Al Afgani

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved