-->

Selasa, 14 Juli 2026

Kepala MAN 1 Soppeng Jenguk Istri Sahabat di RSUD Latemmamala, Pimpin Doa Kesembuhan


Soppeng, Sigapnews.com,– Di tengah kesibukannya memimpin Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Soppeng, Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., menunjukkan kepedulian dan empati dengan menjenguk Hj. Herawati Tahir, istri dari sahabatnya, Andi Mull Makmun, yang sedang menjalani perawatan di RSUD Latemmamala Soppeng, Selasa malam (14/07/2026).

Dr. Musmuliadi yang akrab disapa Ustadz Musmuliadi datang langsung ke ruang perawatan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga. Mengenakan kopiah yang menjadi ciri khasnya, ia memimpin doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar Hj. Herawati segera diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menjalani proses pemulihan.

Suasana ruang perawatan pun berlangsung khidmat saat doa dipanjatkan, menghadirkan ketenangan dan harapan bagi keluarga yang mendampingi pasien.

Persahabatan antara Dr. Musmuliadi dan Andi Mull Makmun telah terjalin sejak lama. Keduanya dikenal memiliki hubungan yang erat dan saling mendukung dalam berbagai kesempatan.

Andi Mull Makmun, yang dikenal sebagai tokoh pers, pemilik media sulselinfo.com, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Soppeng, sekaligus pendiri dan Ketua Pena Jurnalis Nusantara (PJI), menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan sahabatnya tersebut.

"Kehadiran beliau di saat seperti ini menjadi penyemangat yang sangat berarti bagi kami sekeluarga. Beliau bukan hanya seorang pimpinan dan tokoh agama, tetapi juga sahabat yang selalu hadir memberikan dukungan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa dan kepedulian beliau," ujar Andi Mull Makmun.

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata nilai-nilai persaudaraan dan silaturahmi, sekaligus mengingatkan pentingnya saling menguatkan dan mendoakan ketika menghadapi ujian kehidupan.

(Yund)

Senin, 13 Juli 2026

Hari Pertama Sekolah, Wakil Bupati Soppeng Beri Semangat Siswa di Desa Goarie


Soppeng, Sigapnews.com,– Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, mengawali tahun ajaran baru dengan mengunjungi salah satu sekolah di Desa Goarie, Kecamatan Marioriwawo, Senin (13/7/2026). Kehadirannya pada hari pertama masuk sekolah disambut hangat oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan para siswa.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap dunia pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta didik agar memulai tahun ajaran baru dengan semangat dan optimisme.

Dalam arahannya, Selle KS Dalle mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan belajar sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

"Hari ini kita kembali membuka lembaran baru. Jadikan setiap hari di sekolah sebagai kesempatan untuk belajar, bermimpi, dan meraih cita-cita yang lebih tinggi," ujar Wakil Bupati.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta membangun karakter sebagai fondasi utama menuju kesuksesan.

Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati turut didampingi oleh salah seorang kepala dusun di Desa Goarie yang juga merupakan imam masjid di lingkungan sekitar sekolah. Kehadiran tokoh masyarakat tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam membina generasi muda.

Tak hanya menyapa para siswa, Selle KS Dalle juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang kembali menjalankan tugas mendidik pada awal tahun ajaran baru.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari keluarga, pemerintah, hingga masyarakat.

"Terima kasih kepada seluruh guru yang terus mengabdikan diri mendidik anak-anak kita. Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap lahir generasi Soppeng yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan," katanya.

Suasana penuh keakraban tampak selama kunjungan berlangsung. Para siswa terlihat antusias mengikuti arahan dan motivasi yang disampaikan Wakil Bupati, sementara para guru menyambut baik perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk memulai proses belajar mengajar dengan penuh semangat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Soppeng.

(Red)

Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle Takziah ke Rumah Duka Ramlan Kadir, Wujudkan Kepedulian dan Empati kepada Masyarakat


Soppeng, Sigapnews.com,– Komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk selalu hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle. Di sela-sela padatnya agenda pemerintahan, ia menyempatkan diri melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Ramlan Kadir, alumni SMAN 1 Soppeng Angkatan 1990, yang beralamat di Ujung, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, tepatnya di depan SMP Negeri 2 Soppeng, Senin (13/7/2026).

Kedatangan Wakil Bupati disambut langsung oleh Lurah Lemba, Andi Dewa Lestari, S.IP., bersama keluarga besar almarhum serta para pelayat yang telah lebih dahulu memenuhi rumah duka. Suasana haru tampak menyelimuti lokasi saat Selle KS Dalle menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati tampak berbincang dengan keluarga almarhum sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap tabah menghadapi musibah. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang mengalami masa kehilangan.

Turut hadir dalam takziah itu Kepala Desa Paroto, Makmur, bersama sejumlah tokoh masyarakat, kerabat, sahabat almarhum, serta warga sekitar yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan masih kuatnya nilai gotong royong, persaudaraan, dan solidaritas sosial yang menjadi karakter masyarakat Kabupaten Soppeng.

Di hadapan para pelayat, Ir. Selle KS Dalle mengajak seluruh masyarakat menjadikan setiap musibah sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Menurutnya, takziah bukan sekadar tradisi sosial, melainkan juga bentuk kepedulian, silaturahmi, sekaligus momentum untuk saling menguatkan di tengah ujian.

"Di setiap rumah duka, kita diingatkan bahwa hidup hanyalah persinggahan. Tidak ada satu pun manusia yang mengetahui kapan waktunya dipanggil menghadap Sang Pencipta. Karena itu, mari kita senantiasa memperbanyak amal kebaikan dan menjaga silaturahmi. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum, melapangkan kuburnya, serta memberikan kesabaran dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," ujar Selle KS Dalle.

Ucapan belasungkawa tersebut diamini oleh seluruh pelayat yang hadir. Suasana khidmat dan penuh kehangatan terasa ketika para pelayat bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Bagi keluarga besar almarhum, kehadiran Wakil Bupati menjadi perhatian yang sangat berarti. Mereka mengaku merasa terhibur dan mendapatkan kekuatan moril karena di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan, pimpinan daerah masih meluangkan waktu untuk hadir secara langsung menyampaikan belasungkawa.

Keluarga almarhum pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Bupati Soppeng beserta rombongan yang telah datang bertakziah. Menurut mereka, perhatian yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam urusan pembangunan, tetapi juga dalam momentum kemanusiaan yang dirasakan masyarakat.

Kehadiran Wakil Bupati di rumah duka juga menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Di berbagai kesempatan, jajaran pemerintah daerah terus berupaya hadir tidak hanya saat kegiatan seremonial, tetapi juga ketika warga menghadapi musibah maupun kesulitan.

Diketahui, pada hari yang sama Ir. Selle KS Dalle melaksanakan takziah di tiga rumah duka yang berbeda di wilayah Kabupaten Soppeng. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus wujud empati kepada masyarakat yang tengah kehilangan anggota keluarga tercinta.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan harus terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi saling menguatkan ketika ada warga yang berduka merupakan warisan budaya yang hingga kini tetap hidup dan menjadi kekuatan sosial masyarakat Kabupaten Soppeng.

Melalui kehadiran secara langsung di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap hubungan antara pemerintah dan warga semakin erat, sehingga semangat kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan dapat terus terjaga dalam setiap kondisi, baik saat masyarakat merasakan kebahagiaan maupun ketika menghadapi duka.

(Yund)

Bupati Soppeng Turun Tangan, Pembangunan Sekolah Rakyat Dipercepat dengan Sistem 24 Jam


Soppeng, Sigapnews.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE mengambil langkah tegas untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 64. Saat meninjau langsung lokasi proyek, Senin (13/7/2026), Suwardi memerintahkan pelaksana menerapkan sistem kerja dua shift selama 24 jam agar seluruh fasilitas utama rampung sesuai target.

Instruksi tersebut disampaikan saat inspeksi mendadak (sidak) bersama Tim Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bupati didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Andi Haeruddin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Soppeng Taufiq Ramli, SSTP., MM, serta Kepala Sekolah SRT 64 Soppeng Arni Erjillah, S.Pd., Gr.

Di hadapan pelaksana proyek, Suwardi menegaskan tidak ada lagi ruang untuk keterlambatan. Seluruh pekerjaan harus dipercepat agar operasional Sekolah Rakyat dapat dimulai sesuai jadwal nasional.

"Progres pembangunan harus dikebut. Saya ingin pekerjaan berjalan selama 24 jam agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai," tegas Suwardi.

Menurutnya, sistem kerja dua shift menjadi solusi untuk memaksimalkan waktu yang tersedia tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.

Tak hanya memberi instruksi, Suwardi juga memastikan akan turun langsung mengawasi progres pembangunan. Ia menjadwalkan peninjauan ke lokasi setiap dua hari sekali guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.

Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Pemkab Soppeng menargetkan seluruh fasilitas utama sudah siap digunakan pada 31 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya operasional Sekolah Rakyat secara serentak di 62 kabupaten dan kota di Indonesia.

Fasilitas prioritas yang harus diselesaikan meliputi dua asrama siswa, dua asrama guru, ruang kelas, masjid, gedung serbaguna, kantin, dan dapur. Sementara fasilitas lainnya tetap dapat dikerjakan setelah proses belajar mengajar dimulai dengan tetap mengutamakan standar keselamatan.

Suwardi menegaskan percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan aspek keamanan. Seluruh area yang akan digunakan siswa wajib dipastikan aman, nyaman, dan layak meski pekerjaan konstruksi di bagian lain masih berlangsung.

Belum rampungnya sejumlah fasilitas utama juga membuat jadwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang semula direncanakan pada 14 Juli 2026 harus ditunda. Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Kementerian Sosial kini menetapkan MPLS digelar pada 31 Juli 2026, bersamaan dengan kesiapan fasilitas utama sekolah.

Sebanyak 370 peserta didik akan mengikuti MPLS, terdiri atas 270 siswa baru dan 100 siswa existing sebagai angkatan pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Soppeng.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, MPLS akan diisi dengan berbagai kegiatan persiapan fisik dan psikologis, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), DNA Talent, tes psikologi, hingga penampilan siswa existing sebagai bentuk penyambutan bagi peserta didik baru.

Dengan pengawasan langsung dari Bupati dan dukungan penuh Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis pembangunan fasilitas prioritas dapat diselesaikan tepat waktu sehingga Sekolah Rakyat siap beroperasi pada akhir Juli mendatang.

(Yund) 

Minggu, 12 Juli 2026

3 Hari Digembleng, 35 Kader BKPRMI Soppeng Resmi Siap Pimpin Gerakan Dakwah Masjid


Soppeng, Sigapnews.com,– Sebanyak 35 kader muda Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Soppeng resmi menyelesaikan Latihan Manajemen Dakwah (LMD) 1 setelah menjalani proses pengkaderan intensif selama tiga hari. Kaderisasi yang berlangsung di Pondok Tahfidzh Rafi'u Al Darajat Welonge, Kecamatan Marioriawa, pada 10–12 Juli 2026 itu menjadi langkah strategis BKPRMI dalam menyiapkan regenerasi pemimpin gerakan dakwah berbasis masjid.

Diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng, kegiatan ini mempertemukan peserta dari unsur DPD BKPRMI, utusan DPK BKPRMI se-Kabupaten Soppeng, serta remaja masjid yang diproyeksikan menjadi penggerak organisasi di wilayahnya masing-masing.

Selama tiga hari, peserta tidak hanya menerima materi tentang manajemen dakwah dan keorganisasian, tetapi juga ditempa melalui berbagai sesi kepemimpinan, diskusi kelompok, Forum Group Discussion (FGD), simulasi penyusunan program kerja, hingga pembiasaan ibadah berjamaah. Seluruh rangkaian dirancang untuk membentuk kader yang memiliki kemampuan memimpin organisasi sekaligus menjaga semangat dakwah yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng, Dr. Syamsuddin, S.S., M.Si., mengatakan LMD 1 merupakan pintu masuk bagi lahirnya kader-kader yang siap membawa perubahan positif di lingkungan masjid dan masyarakat.

"LMD 1 ini adalah kawah candradimuka bagi pemuda masjid di Soppeng agar siap menghadapi tantangan zaman dengan manajemen dakwah yang modern, namun tetap berbasis pada nilai-nilai Islami," ujar Syamsuddin.

Menurutnya, tantangan organisasi kepemudaan Islam saat ini semakin kompleks. Karena itu, kader BKPRMI dituntut tidak hanya memiliki kemampuan berdakwah, tetapi juga mampu mengelola organisasi secara profesional, menyusun program yang terarah, membangun kolaborasi, dan menghadirkan solusi atas persoalan umat.

Ia berharap seluruh alumni LMD 1 menjadi motor penggerak kegiatan masjid yang mampu menghadirkan inovasi, memperkuat pembinaan generasi muda, serta mengembangkan berbagai aktivitas sosial dan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Harapan serupa disampaikan Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, S.T., M.M.. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kaderisasi tidak diukur dari meriahnya pelaksanaan kegiatan, melainkan dari sejauh mana alumni mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.

"Kami berharap alumni LMD 1 ini langsung mengaktifkan program-program kreatif di masjid masing-masing setelah kembali dari sini. Masjid harus menjadi pusat pembinaan dan kreativitas generasi muda," kata Asri Said.

Ia menambahkan, BKPRMI membutuhkan kader yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu memanfaatkan teknologi dalam dakwah, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk menjaga keberlanjutan organisasi.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan LMD 1 juga datang dari Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H. Darwis, S.Ag.. Menurutnya, pembinaan pemuda berbasis masjid merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

"Pemerintah sangat mengapresiasi langkah BKPRMI dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia dan berjiwa kepemimpinan. Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dikembangkan," ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta juga mendapatkan pembinaan dari perwakilan Polres Soppeng yang memberikan penguatan mengenai wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta pentingnya menjaga persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menjelang penutupan, panitia melaksanakan evaluasi akhir dan pembaiatan kader sebagai penanda resmi berakhirnya proses LMD 1. Sertifikat kelulusan diserahkan secara simbolis kepada peserta terbaik, sementara BKPRMI Soppeng memberikan plakat penghargaan kepada Pondok Tahfidzh Rafi'u Al Darajat Welonge atas dukungan dan kontribusinya sebagai lokasi penyelenggaraan.

Melalui LMD 1, BKPRMI Kabupaten Soppeng menargetkan lahirnya generasi baru pemimpin masjid yang memiliki kompetensi kepemimpinan, kemampuan mengelola organisasi, serta semangat dakwah yang inklusif dan adaptif. Ke-35 kader yang telah dinyatakan lulus diharapkan menjadi ujung tombak dalam menghidupkan masjid melalui program-program pembinaan, pemberdayaan umat, dan aktivitas kepemudaan yang kreatif di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Wastra Soppeng Bersinar di Panggung Nasional, Bupati Suwardi Apresiasi Karya Perajin Daerah


Makassar, Sigapnews.com,– Kebanggaan kembali dirasakan Kabupaten Soppeng. Wastra khas daerah bermotif "Lagosi Caddi Kalong" tampil memikat pada penutupan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (11/7/2026).

Momen istimewa itu berlangsung saat selendang wastra karya perajin Soppeng dikenakan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, pada acara penutupan HUT Dekranas ke-46 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, serta jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Soppeng.

Penutupan HUT Dekranas dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Dekranas menjadi wadah penting untuk memperkenalkan potensi kerajinan Indonesia sekaligus mendorong produk-produk daerah mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, Dekranasda Kabupaten Soppeng menampilkan sejumlah produk unggulan, di antaranya Wastra Kalong Sutra Cantika Sabbena, fashion karya Mijel, fashion etnik Dituta, dan craft Otti Dituta. Soppeng juga berpartisipasi dalam fashion show dengan menampilkan wastra bermotif Kalong yang dipadukan dengan motif Lagosi, karya Hj. Nurlela, didesain oleh Mijel Soppeng, dan diperagakan oleh Riska Nasrika.

Bupati Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, tampilnya wastra khas Soppeng pada ajang nasional menjadi bukti bahwa hasil karya para perajin daerah memiliki kualitas yang mampu menarik perhatian dan layak bersaing di tingkat yang lebih luas.

"Kami ingin wastra dan kerajinan khas Soppeng terus berkembang, memberi nilai tambah bagi para perajin dan UMKM, serta mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus memperkuat pembinaan, inovasi, dan promosi agar produk-produk unggulan daerah semakin dikenal dan memiliki daya saing," ujar Suwardi.

Ia berharap momentum HUT Dekranas menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM dan perajin untuk terus berinovasi, sehingga kekayaan budaya dan kerajinan khas Soppeng semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia hingga mancanegara.

(Yund)

Jumat, 10 Juli 2026

Jalan Sehat Sulsel Anti Mager, Bupati Soppeng Perkuat Semangat Kebersamaan Bersama TP PKK


Makassar, Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, turut memeriahkan kegiatan Jalan Sehat Sulsel Anti Mager yang digelar di Makassar, Sabtu (11/7/2026). Bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, serta rombongan TP PKK dan Dekranasda, Bupati tampak berbaur dengan ribuan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Para peserta menempuh rute dari Rumah Jabatan Gubernur Sulsel hingga Lapangan Hasanuddin, Makassar.

Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung meriah. Ribuan peserta berjalan bersama sambil menikmati kebersamaan dalam semangat hidup sehat yang diusung melalui gerakan "Sulsel Anti Mager". Berbagai layanan gratis, seperti pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata, turut disediakan panitia, disertai doorprize dengan hadiah utama satu unit mobil.

Bagi rombongan Kabupaten Soppeng, keikutsertaan dalam jalan sehat ini menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan HKG PKK dan HUT Dekranas di Makassar. Sebelumnya, mereka mengikuti syukuran HUT Dekranas, pameran produk unggulan daerah, hingga fashion show Wastra Nusantara yang menampilkan beragam karya kerajinan khas Kabupaten Soppeng.

Usai kegiatan, Bupati H. Suwardi Haseng menyempatkan diri berfoto bersama anggota TP PKK dan jajaran Dekranasda Kabupaten Soppeng. Momen tersebut mencerminkan kekompakan sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung program PKK, pelestarian budaya, dan pengembangan produk unggulan daerah.

Keikutsertaan Bupati Soppeng bersama rombongan tidak hanya menunjukkan dukungan terhadap gerakan masyarakat hidup sehat, tetapi juga mempererat silaturahmi antardaerah dalam momentum HKG PKK dan HUT Dekranas tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

(Red)

Suwardi Haseng Bongkar Pembahasan Internal Golkar Sulsel, Singgung Bocoran Musda DPD II


Makassar, Sigapnews.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengungkap adanya pembahasan penting di balik Rapat Konsultasi Persiapan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa Nomor 2, Makassar, Jumat (10/7/2026) malam.

Suwardi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, mengaku tidak mengikuti jalannya rapat sejak awal karena masih menghadiri agenda di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Meski datang setelah rapat utama selesai, Suwardi mengungkap dirinya masih sempat bergabung dalam pembahasan bersama jajaran pimpinan partai di ruang Ketua DPD Partai Golkar Sulsel.

"Saya telat dan sudah bubar rapat baru saya tiba karena sebelumnya saya ikut acara di rumah jabatan gubernur. Tetapi saya masuk di ruangan Pak Ketua bersama Armin dengan yang lain. Banyak hal yang dibahas, termasuk bocoran mengenai Musda DPD II nantinya," kata Suwardi kepada wartawan, Sabtu (11/7/2026).

Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa selain membahas kesiapan pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, pertemuan itu juga menyinggung agenda Musda DPD II Partai Golkar di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Namun, Suwardi belum bersedia mengungkap lebih jauh isi pembahasan maupun "bocoran" yang dimaksud. Ia juga belum menjelaskan apakah pembicaraan tersebut berkaitan dengan jadwal pelaksanaan, mekanisme pemilihan, ataupun dinamika politik internal menjelang Musda DPD II.

Sebelumnya, DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan menggelar Rapat Konsultasi Persiapan Musda XI berdasarkan Surat Undangan Nomor 03/DPD-I/PG/VII/2026 yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muhidin Moh. Said bersama Plt Sekretaris Rahman Pina.

Rapat tersebut dihadiri Pengurus Harian, Panitia Pengarah Musda XI, serta Panitia Pelaksana Musda XI dengan agenda utama melakukan konsultasi dan pemantapan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Musda XI.

Musda XI Partai Golkar Sulawesi Selatan menjadi momentum strategis karena akan menentukan kepemimpinan partai untuk periode berikutnya sekaligus menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi. Setelah Musda tingkat provinsi digelar pada tanggal 18 Juli 2026, agenda selanjutnya diperkirakan akan berlanjut pada pelaksanaan Musda DPD II di seluruh kabupaten dan kota.

Hingga berita ini diterbitkan, DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait hasil rapat konsultasi.

(AJS)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved