-->

Senin, 13 Juli 2026

Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle Takziah ke Rumah Duka Ramlan Kadir, Wujudkan Kepedulian dan Empati kepada Masyarakat

Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle Takziah ke Rumah Duka Ramlan Kadir, Wujudkan Kepedulian dan Empati kepada Masyarakat


Soppeng, Sigapnews.com,– Komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk selalu hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle. Di sela-sela padatnya agenda pemerintahan, ia menyempatkan diri melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Ramlan Kadir, alumni SMAN 1 Soppeng Angkatan 1990, yang beralamat di Ujung, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, tepatnya di depan SMP Negeri 2 Soppeng, Senin (13/7/2026).

Kedatangan Wakil Bupati disambut langsung oleh Lurah Lemba, Andi Dewa Lestari, S.IP., bersama keluarga besar almarhum serta para pelayat yang telah lebih dahulu memenuhi rumah duka. Suasana haru tampak menyelimuti lokasi saat Selle KS Dalle menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati tampak berbincang dengan keluarga almarhum sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap tabah menghadapi musibah. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang mengalami masa kehilangan.

Turut hadir dalam takziah itu Kepala Desa Paroto, Makmur, bersama sejumlah tokoh masyarakat, kerabat, sahabat almarhum, serta warga sekitar yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan masih kuatnya nilai gotong royong, persaudaraan, dan solidaritas sosial yang menjadi karakter masyarakat Kabupaten Soppeng.

Di hadapan para pelayat, Ir. Selle KS Dalle mengajak seluruh masyarakat menjadikan setiap musibah sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Menurutnya, takziah bukan sekadar tradisi sosial, melainkan juga bentuk kepedulian, silaturahmi, sekaligus momentum untuk saling menguatkan di tengah ujian.

"Di setiap rumah duka, kita diingatkan bahwa hidup hanyalah persinggahan. Tidak ada satu pun manusia yang mengetahui kapan waktunya dipanggil menghadap Sang Pencipta. Karena itu, mari kita senantiasa memperbanyak amal kebaikan dan menjaga silaturahmi. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum, melapangkan kuburnya, serta memberikan kesabaran dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," ujar Selle KS Dalle.

Ucapan belasungkawa tersebut diamini oleh seluruh pelayat yang hadir. Suasana khidmat dan penuh kehangatan terasa ketika para pelayat bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Bagi keluarga besar almarhum, kehadiran Wakil Bupati menjadi perhatian yang sangat berarti. Mereka mengaku merasa terhibur dan mendapatkan kekuatan moril karena di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan, pimpinan daerah masih meluangkan waktu untuk hadir secara langsung menyampaikan belasungkawa.

Keluarga almarhum pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Bupati Soppeng beserta rombongan yang telah datang bertakziah. Menurut mereka, perhatian yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam urusan pembangunan, tetapi juga dalam momentum kemanusiaan yang dirasakan masyarakat.

Kehadiran Wakil Bupati di rumah duka juga menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Di berbagai kesempatan, jajaran pemerintah daerah terus berupaya hadir tidak hanya saat kegiatan seremonial, tetapi juga ketika warga menghadapi musibah maupun kesulitan.

Diketahui, pada hari yang sama Ir. Selle KS Dalle melaksanakan takziah di tiga rumah duka yang berbeda di wilayah Kabupaten Soppeng. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus wujud empati kepada masyarakat yang tengah kehilangan anggota keluarga tercinta.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan harus terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi saling menguatkan ketika ada warga yang berduka merupakan warisan budaya yang hingga kini tetap hidup dan menjadi kekuatan sosial masyarakat Kabupaten Soppeng.

Melalui kehadiran secara langsung di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap hubungan antara pemerintah dan warga semakin erat, sehingga semangat kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan dapat terus terjaga dalam setiap kondisi, baik saat masyarakat merasakan kebahagiaan maupun ketika menghadapi duka.

(Yund)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved