-->

Rabu, 20 Mei 2026

PGRI Soppeng Kirimkan Ratusan Guru ke Porseni PGRI Sulsel di Sidrap, Andalkan Vokal Solo dan Grup



SOPPENG Sigapnews.com Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Soppeng menyatakan kesiapan penuh menghadapi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 2 Juni 2026 mendatang. Ratusan guru dipastikan akan diberangkatkan untuk berlaga di berbagai cabang olahraga dan seni.

Ketua PGRI Kabupaten Soppeng, Naharuddin, saat menerima kunjungan silaturahmi media di kantornya, Kamis (21/5/2026), mengungkapkan bahwa seluruh jajaran saat ini terus mematangkan persiapan teknis maupun nonteknis.

Meski bukan tuan rumah, Soppeng tetap berpartisipasi besar. Semangat guru-guru kita sangat luar biasa, ujar Naharuddin.

Dari sejumlah cabang yang diikuti, vokal solo dan vokal grup menjadi perhatian utama. Naharuddin menyebut salah satu guru PPPK asal Kecamatan Marioriwawo memiliki kualitas vokal yang sangat baik dan dinilai mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain.

Kami optimis bisa bersaing di cabang seni, tegasnya.

Selain mempersiapkan peserta lomba, PGRI Soppeng juga telah mengoordinasikan tempat tinggal rombongan selama di Sidrap. Beberapa rumah warga dan fasilitas sekolah disiapkan untuk menampung kontingen. Seluruh rombongan dijadwalkan berangkat pada 1 Juni 2026, sehari sebelum pembukaan resmi.

Tak hanya atlet dan peserta lomba, tim penggembira juga ikut diberangkatkan untuk memberikan dukungan moral.

Tim penggembira akan ikut berangkat untuk memberikan support kepada atlet-atlet kita, tambah Naharuddin.

Meski tidak memasang target khusus, Naharuddin berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Soppeng di kancah provinsi. Ia menekankan bahwa kebersamaan dan partisipasi menjadi yang utama, namun prestasi tentu menjadi doa bersama.

Yang paling utama adalah kebersamaan. Namun tentu kita semua berharap bisa membawa pulang prestasi untuk Soppeng, tandasnya.

Porseni PGRI Sulsel tahun ini diperkirakan berlangsung meriah, diikuti ribuan guru dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan mendapat perhatian dari kementerian pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi serta pengembangan bakat dan kreativitas para guru.

(Yund)

Geger! Eks Pejabat KPU Sumba Timur Divonis 6 Tahun Penjara, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Miliar, Kajari Raih Apresiasi


Waingapu, Sigapnews.com, Kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret oknum di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Timur akhirnya memasuki babak akhir. Majelis hakim resmi menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada terdakwa Simon Bili Dapawando dalam sidang yang digelar Selasa (19/5/2026).

Vonis tersebut langsung menyita perhatian publik karena perkara korupsi itu terjadi di lembaga penyelenggara pemilu yang selama ini diharapkan menjadi simbol integritas dan transparansi demokrasi.

Selain hukuman badan, terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp400 juta subsider pidana kurungan. Putusan hakim tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya meminta hukuman delapan tahun penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur, Akwan Annas, menegaskan bahwa putusan majelis hakim membuktikan seluruh proses hukum berjalan profesional dan sesuai prosedur.

“Majelis hakim menjatuhkan putusan kepada terdakwa kasus korupsi di KPU Sumba Timur dengan terdakwa Simon Bili Dapawando selama enam tahun penjara,” ujar Akwan Annas kepada wartawan.

Meski tuntutan jaksa tidak sepenuhnya dikabulkan, Kejaksaan menilai substansi utama perkara telah terbukti secara sah di persidangan. Dalam kasus tersebut, negara disebut mengalami kerugian mencapai Rp1.249.207.914.

Jaksa sebelumnya juga menuntut terdakwa membayar uang pengganti kerugian negara. Jika dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap uang tersebut tidak dibayarkan, maka aset milik terdakwa dapat disita dan dilelang sesuai ketentuan hukum.

Kasus ini menjadi perhatian serius masyarakat Nusa Tenggara Timur, termasuk pegiat antikorupsi dan pengamat hukum. Mereka menilai pengungkapan perkara di tubuh lembaga penyelenggara pemilu menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi.

Ketua LSM SIDIK turut memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Sumba Timur atas keberhasilan membongkar perkara tersebut hingga tuntas.

“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Kajari Sumba Timur beserta seluruh jajaran yang telah bekerja profesional dalam menangani perkara ini hingga selesai. Ini menunjukkan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi masih berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh penyelenggara negara agar tidak menyalahgunakan kewenangan, terutama di lembaga yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan demokrasi.

Ia juga menegaskan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan dukungan serta pengawasan masyarakat agar penyimpangan anggaran negara bisa dicegah sejak dini.

Sementara itu, sosok Kajari Sumba Timur Akwan Annas kini turut menjadi perhatian publik. Kajari asal Soppeng tersebut dinilai berhasil menghadirkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan dalam penanganan kasus korupsi di wilayah Sumba Timur.

Pengamat hukum menilai putusan terhadap terdakwa menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran negara di lembaga publik. Mereka berharap aparat penegak hukum tetap konsisten menindak setiap dugaan penyimpangan yang merugikan negara.

Kasus korupsi di tubuh KPU Sumba Timur sendiri dianggap sebagai tamparan keras bagi lembaga penyelenggara pemilu. Pasalnya, institusi tersebut seharusnya menjadi contoh dalam menjaga integritas dan akuntabilitas di tengah masyarakat.

Kini masyarakat menantikan langkah lanjutan aparat penegak hukum, khususnya terkait pemulihan kerugian negara dan penguatan sistem pengawasan internal agar kasus serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Perkara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara konsisten demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dan sistem demokrasi di Indonesia.

(Red)

Perkuat Konsolidasi, Ketua LMP Soppeng Silaturahmi ke Desa Barae. Diapresiasi Tokoh Masyarakat



Soppeng sigapnews.com Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Soppeng, Sahar, terus menunjukkan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh wilayah setempat. Setelah resmi menerima mandat kepemimpinan tingkat kabupaten, Sahar aktif melakukan koordinasi dan silaturahmi lintas desa untuk membangun soliditas internal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Kegiatan terbaru digelar di Desa Barae, Kecamatan Marioriwawo, Rabu (20/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Sahar didampingi Wakil Ketua LMP Soppeng, Anto Maslan, serta sejumlah pimpinan media dan organisasi pers.

Rombongan LMP Soppeng disambut hangat oleh Kepala Desa Barae, Eka Sakti Amiruddin, S. Keb. Acara juga dihadiri tokoh masyarakat setempat, Drs. Amiruddin, mantan Anggota DPRD dari Partai Golkar sekaligus mantan Kepala Desa Barae dua periode. Pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan.

Sahar memperkenalkan organisasi Laskar Merah Putih kepada pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Kami ingin LMP hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menjaga kebersamaan dan persatuan, ujarnya.

Pertemuan itu semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Semangat kebangkitan dinilai sebagai pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.

Dalam dialog santai namun penuh makna, Drs. Amiruddin memberikan dukungan dan apresiasi. Ia menilai pendekatan komunikasi lintas desa sebagai langkah positif mempererat hubungan organisasi dengan masyarakat. Semangat kebangkitan harus terus dijaga. Persatuan dan kebersamaan adalah modal penting membangun daerah. Kami berharap LMP Soppeng memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, ungkapnya.

Ia juga berharap organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat gotong royong.

Sahar menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Desa Barae dan seluruh tokoh masyarakat. Ia mengaku sangat menghargai masukan dari para senior, terutama Drs. Amiruddin. Beliau sosok senior dengan pengalaman besar. Nasihat dan dukungannya menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak dan memberi manfaat bagi masyarakat, kata Sahar.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat jaringan komunikasi LMP Soppeng di berbagai desa dan kecamatan. Dengan pendekatan kebersamaan dan komunikasi intensif, LMP Soppeng menargetkan organisasi yang solid, dekat dengan masyarakat serta mampu berkontribusi menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.

(Yund)

Peringatan Harkitnas ke-118 di Soppeng. Kapolres Bacakan Sambutan Pentingnya Jaga Generasi Muda




Soppeng Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan khidmat di Halaman Kantor Bupati Soppeng, Rabu (20/5/2026). Mengusung tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, upacara ini dihadiri oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat pemerintah kabupaten, serta berbagai elemen masyarakat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Dalam sambutannya disampaikan bahwa peringatan 20 Mei merupakan momentum refleksi lahirnya Boedi Oetomo pada 1908 sebagai tonggak kesadaran berbangsa dan awal perjuangan menuju kedaulatan.

Ditekankan pula bahwa kebangkitan nasional adalah proses dinamis yang harus terus beradaptasi dengan tantangan zaman, termasuk saat ini yang tidak hanya menyangkut kedaulatan teritorial tetapi juga kedaulatan informasi dan transformasi digital. Tema Harkitnas 2026 menegaskan pentingnya melindungi generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa sekaligus memperkuat kemandirian negara di berbagai sektor strategis.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus menjalankan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, peningkatan mutu pendidikan, serta layanan cek kesehatan gratis. Selain itu, penguatan ekosistem kesejahteraan melalui sektor pangan, kesehatan, dan pendidikan yang terintegrasi, termasuk hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.

Di ruang digital, pemerintah memberikan perhatian besar pada perlindungan anak melalui penerapan PP TUNAS serta pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan aman. Momentum Harkitnas ini juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk menghidupkan kembali semangat Boedi Oetomo melalui solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Turut hadir dalam upacara tersebut para anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng, Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng, Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Staf Ahli, Kepala SKPD, Kepala Bagian Setda Kabupaten Soppeng, serta Kepala BPS Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Satresnarkoba Polres Soppeng Amankan Dua Pria di Liliriaja, Barang Bukti Sabu 0,81 Gram



SOPPENG Sigapnews.com Satuan Reserse Narkoba Polres Soppeng kembali mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu di Kabupaten Soppeng. Dua orang pria diamankan dalam operasi di wilayah Jampu, Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja, pada Jumat (15/5/2026) dini hari.

Kedua terduga pelaku berinisial MR (23) dan I (31), yang merupakan warga Kabupaten Bone. Petugas menyita barang bukti tiga bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat total sekitar 0,81 gram.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang maraknya transaksi narkoba di wilayah tersebut. Tim Satresnarkoba yang dipimpin Kanit 1 IPDA Zainandar Zain, SH, kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku.

Saat diinterogasi, keduanya mengakui sabu tersebut milik mereka yang akan digunakan bersama-sama, ujar Kapolres. Kedua pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Mapolres Soppeng untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres menegaskan komitmennya memberantas narkoba di wilayah hukum Soppeng dan mengajak masyarakat aktif memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman, pemeriksaan saksi serta mengirimkan barang bukti dan sampel urine ke laboratorium forensik.

Kedua terduga pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

(Yund)

Selasa, 19 Mei 2026

Polemik Absennya Bupati Soppeng, Supriansa: Jangan Diperbesar karena tidak ada masalah


Soppeng, Sigapnews.com, Pelaksanaan Kegiatan Konsolidasi DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan II yang dipusatkan di Soppeng pada Sabtu, 16 Mei 2026, menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Agenda tersebut dinilai berlangsung sukses, meriah, dan penuh semangat kekeluargaan antar kader Partai Golkar.

Kegiatan yang dihadiri perwakilan Ketua DPD II dari sembilan kabupaten/kota itu bahkan disebut memiliki atmosfer layaknya Musyawarah Daerah (Musda). Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh H. Muhiddin M. Said saat memberikan sambutan dalam kegiatan konsolidasi tersebut.

Namun di balik suksesnya acara, muncul polemik terkait ketidakhadiran H. Suwardi Haseng. Sejumlah pihak menyayangkan absennya kader Partai Golkar tersebut dalam agenda penting partai.

Menanggapi hal itu, politisi senior Golkar, Supriansa, menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan.

“Pak Muhiddin sudah menjelaskan bahwa Pak Bupati Soppeng meminta izin karena ada kegiatan dinas di Jakarta,” ujar Supriansa, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, komunikasi terkait ketidakhadiran Bupati Soppeng juga telah dilakukan sebelum kegiatan berlangsung.

“Malam sebelumnya juga Pak Bupati Soppeng menelepon kepada saya dan menyampaikan kemungkinan tidak sempat hadir pada kegiatan konsolidasi, dan hal itu sudah saya sampaikan kepada Plt Ketua Golkar Sulsel,” ujarnya.

Mantan Anggota DPR RI Komisi III periode 2019–2024 itu menilai, substansi utama dari kegiatan tersebut adalah keberhasilan Golkar Sulsel dalam memperkuat soliditas dan kebersamaan kader.

“Kita ini harus melihat substansi kegiatan. Konsolidasi berjalan sukses, kader hadir, semangat kebersamaan juga terlihat sangat kuat. Jadi jangan lagi persoalan ini diperbesar,” tegasnya.

Supriansa juga mengingatkan seluruh kader agar tidak membangun asumsi yang dapat memicu kesalahpahaman di internal partai. Ia berharap seluruh elemen Golkar tetap menjaga kekompakan dan fokus menghadapi agenda politik ke depan.

“Ini untuk kepentingan Golkar. Jangan sampai hal-hal kecil justru memunculkan tafsir yang tidak perlu. Kita harus tetap solid,” tambahnya.

Kegiatan Konsolidasi DPD I Golkar Sulsel II di Soppeng sendiri menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai salah satu agenda strategis partai setelah sebelumnya dilaksanakan di Takalar dan Pinrang.

Atmosfer kegiatan yang penuh semangat dan kebersamaan dinilai menunjukkan bahwa Golkar Sulsel tengah berada dalam momentum konsolidasi yang kuat menjelang agenda politik mendatang.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana Golkar tetap besar, solid, dan terus hadir untuk masyarakat,” tutup Supriansa.

(Yund)

Senin, 18 Mei 2026

Pemkab Soppeng dan Kejari Gelar GPM GASPOL Adhyaksa, Bupati. Wujud Nyata Tekan Inflasi Jelang Idul Adha.



Soppeng Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) bertajuk GASPOL Adhyaksa di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Soppeng, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng.

GPM GASPOL Adhyaksa merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Pemkab dan Kejari dalam mendukung stabilitas harga pangan serta pengendalian inflasi daerah. Masyarakat diberikan akses langsung untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa gerakan ini tidak hanya berfokus pada keterjangkauan harga, tetapi juga menjadi langkah bersama menjaga ketersediaan pasokan pangan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha.

Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata. GPM ini bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memberikan solusi atas kebutuhan dasar warga, ujar Bupati.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Kejaksaan, TNI-Polri, pelaku usaha pangan, hingga Forkopimda dan pimpinan OPD di lingkungan Kabupaten Soppeng.

Pemkab Soppeng sendiri berkomitmen menjadikan Gerakan Pangan Murah sebagai program berkelanjutan. Hingga saat ini, kegiatan serupa telah dilaksanakan puluhan kali di berbagai lokasi. Pemerintah menargetkan total 100 kali pelaksanaan GPM sepanjang tahun 2026.

Kolaborasi Pemkab dan Kejari melalui GASPOL Adhyaksa diharapkan terus memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui akses bahan pokok yang stabil dan terjangkau.

(Yun)

Bupati Suwardi Haseng Lepas 242 JCH Soppeng, Dua Kloter Berangkat ke Tanah Suci.



SOPPENG Sigapnews.com Sebanyak 242 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Soppeng resmi dilepas Bupati Suwardi Haseng menuju Asrama Haji Sudiang Embarkasi Makassar, Selasa (19/5/2026). Mereka tergabung dalam Kloter 41 dan Kloter 43.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan Gasis Watansoppeng, dihadiri unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, Forkopimda, serta Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng.

Rincian jemaah yang diberangkatkan, yaitu Kloter 41 sebanyak 235 orang (64 laki-laki, 171 perempuan) dan Kloter 43 sebanyak 7 orang (3 laki-laki, 4 perempuan). Sebaran terbanyak berasal dari Kecamatan Marioriwawo (102 orang), disusul Ganra (54), Donri-Donri (40), Lilirilau (17), Lalabata (15), Marioriawa (3), serta Citta dan Liliriaja masing-masing 2 orang.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi menegaskan komitmen pemerintah daerah memberikan pelayanan terbaik sejak pemberangkatan hingga kepulangan jemaah. Ia juga berpesan agar jemaah menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, mempererat kebersamaan, serta menjaga nama baik Soppeng dan Indonesia di Tanah Suci.

Luruskan niat dan perbanyak ibadah. Semoga seluruh rangkaian haji berjalan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur, ujarnya.

Rombongan JCH dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sudiang pukul 14.00 WITA. Kloter 41 (gabungan dengan jemaah Gowa 59 orang, Maros 1 orang, Parepare 92 orang) akan berangkat ke Madinah pada Rabu (20/5/2026) pukul 13.35 WITA. Sementara Kloter 43 yang berisi 7 jemaah Soppeng murni akan bertolak ke Madinah pada Kamis (21/5/2026).

Turut hadir mendampingi Bupati, Pj Sekda Soppeng, Kepala Kantor Kemenag dan Umrah Soppeng, para kepala SKPD, camat, Kapolsek Lalabata, serta Ketua BAZNAS Soppeng.

(Yund)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved