-->

Rabu, 28 April 2021

Dituduh Meludahi dan Menghina Anggota BPD, Kepala Desa Kombikuno: Itu Tidak Benar

Dituduh Meludahi dan Menghina Anggota BPD, Kepala Desa Kombikuno: Itu Tidak Benar


La Ode Rifin Kepala Desa Musdin kabupaten Muna Barat Sultra (Foto Istimewa)

Muna Barat (Sultra), Sigapnews.com, - Setelah beredar di media sosial  mengenai Kepala Desa Kombikuno menghina salah seorang anggota BPD atas nama La Ode Rifin, Kepala Desa kombikuno angkat suara, "saya juga heran bagaimana mungkin saya mau melakukan penghinaan itu kepada mitra pemerintah desa, kalau salah paham itu benar, tapi kalau hinaan itu tidak benar, ujarnya Rabu (28/4/2021)

Jadi apa yang berkembang di media sosial, itu tidak benar, ungkap kepala desa kombikuno saat diwawancarai.

Selanjutnya mengenai informasi disalah satu media online bahwa saya  meludahi  dan menghina salah satu anggota BPD itu tidak benar, kepala desa dan BPD adalah mitra mana mungkin saya lakukan itu, dan apa yang terjadi dimasyarakat kalau hal itu terjadi, tandasnya.

"Memang benar kami berdebat dengan salah satu anggota  BPD tetapi persoalan saya menghina atau meludahi itu tidak benar, kami hanya adu pendapat sehingga percikan air liur mungkin kena tampiasnya karna jarak antara saya dengan dia dekat sekali, jelasnya.

Kepala Desa Kombikuno La Ode Musdin mengatakan, "Saya juga heran karena persolan perdebatan rapat didesa dibesar besarkan sampai dilaporkan polisi, apa dasarnya mereka laporkan, bukti apa mengenai menghina dan meludahinya. Tutur Kades Kombikuno dengan wajah keheranan.

Kemudian Kepala desa 2 periode ini menyampaikan, "Memang benar saya memanggil BPD untuk rapat internal dulu, sebelum kita rapat dengan masyarakat,
namun belum kita bicara apa apa salah satu anggota BPD menyampaikan bahwa Kepala desa ada yang dia sembunyikan sehingga terjadi perdebatan, akhirnya rapatpun tertunda sekitar 1 jam karena salah satu anggota BPD melapor polisi.

Anehnya setelah melapor polisi BPD kembali di Balai Desa melanjutkan rapat, ini kan aneh !! ungkap  La Ode Musdin.

Dirinya berharap kejadian tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Apalagi saat ini masih dalam momen bulan ramadhan 1442, Imbuhnya.

"Karena jika BPD dan Kepala Desa selalu saling menyalahkan dan mencari kesalahan, maka yang hancur adalah masyarakat di dalam desa, Pungkasnya.


Reporter: Kardono

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved