-->

Senin, 04 Januari 2021

Ditahun 2021 Himpunan Mahasiswa Warondo (HIPMAWA) Melahirkan Kepengurusan Baru


Muhammad Ismail Sekretaris panitia (Foto Istimewa) 

Kendari (Sultra), Sigapnews.com, - Himpunan Mahasiswa Warondo (HIPMAWA)  resmi menggelar kegiatan pelantikan kepengurusan periode 2020- 2021 yang di rangkaikan dengan agenda rapat kerja yang  dilangsungkan di Sekretariat Hipmawa Jalan Orinuggu, Lorong Manggarai 1 kota kendari, Minggu (3/1/2021).

Kegiatan ini mengusung tema “ Membangun Etos Kerja yang profesional dan bertanggung jawab guna memberi perubahan dalam kepengurusan.

Muhammad Ismail salah satu panitia pelaksana dalam kegiatan ini mengatakan, Kami sengaja melakukan kegiatan ini diawal tahun baru 2021 karena disamping tahun yang baru juga melahirkan  pengurus baru yakni Himpunan Mahasiswa Warondo yang disingkat HIPMAWA, ujarnya

Ismail membeberkan bahwa Kegiatan pergantian Ketua Himpunan Mahasiswa Warondo ini bertujuan untuk menghidupkan organisasi ini yang beberapa bulan ini vakum.

Selain itu, Muhamad Ismail selaku sekretaris kegiatan dalam  pelantikan ini mengatakan muda-mudahan dengan lahirnya kepengurusan baru ini dapat meningkatkan solidaritas rasa persaudaraan pada seluruh mahasiswa warondo. Imbuhnya.

Dikatakannya, Selama ini mahasiswa Warondo sepertinya sudah tidak mengenal antara senior dengan junior sehingga hari ini dengan munculnya kepengurusan baru, saya berharap ini dapat bermanfaat bagi kita semua selaku mahasiswa Warondo. Tutur Ismail.

Muhamad Ismail yang terdaftar sebagai mahasiswa teknik pertambangan ini lebih lanjut menyampaikan bahwa, "Himpunan Mahasiswa ini merupakan media bagi anggotanya untuk mengembangkan pola pikir, potensi, dan kepribadian yang berkaitan dengan disiplin ilmunya masing-masing dengan harapan untuk siap terjun ke masyarakat, tandasnya.

Sementara itu Muhammad Yusuf Ketua HIPMAWA yang baru  terpilih menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Mahasiswa Warondo telah memberikan saya kepercayaan untuk menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Warondo (HIPMAWA) ini dan yang terkhusus Senior senior saya , dan Insya Allah saya akan jalankan amanah ini degan sebaik-baiknya. Ucapnya.

Dirinya berharap, "Insya Allah HIPMAWA akan mampu memberikan sumbangsih yang bermanfaat bukan hanya untuk para mahasiswanya dan atau khusus Mahasiswa Warondo saja, namun sekaligus untuk masyarakat luas, bangsa dan negara sesuai Tri Darma Perguruan Tinggi. Papar Muhammad Yusuf.

"Jadi saya sebagai ketua terpilih pengurus Himpunan Mahasiswa Warondo ( HIPMAWA ) di periode 2021 ini akan  tetap menjunjung tinggi serta mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan sehingga nantinya dalam melakukan segala kegiatan akan bekerja dengan sistem kebersamaan, tentu hal itu agar organisasi berjalan dengan efektif. Tukasnya.

Terakhir Muhammad Yusuf mengatakan, Namun kita semua mahasiswa Warondo tak lupa untuk terus melatih diri dengan  jiwa profesionalisme dalam diri para pengurus agar semua yang kita dikerjakan akan selalu searah sesuai dengan tujuan lembaga HIPMAWA ini. Tutupanya.

DON

Jumat, 20 November 2020

Kaur Keuangan dan Operator Desa Se- Kecamatan Maginti dan Tiworo Selatan Mengikuti Pelatihan Penatausahaan Keuangan Desa



Mubar (Sultra), Sigapnews.com, - Pelatihan penatausahaan Keuangan Desa bagi Kaur keuangan dan Operator Desa sekecamatan Maginti dab Tiworo Selatan Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (18/11/2020)

Kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Laode Timbolo. 

Kadis PMD dalam sambutannya
mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perangkat desa utamanya Kaur keuangan dan Operator desa. Jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini dapat menambah pengetahuan atau wawasan dalam pengelolaan keuangan desa kedepan. Ujar Kadis DPMD Kabupaten Muna Barat.

Dikatakannya, Kegiatan pelatihan bagi Kaur keuangan dan Operator Desa, memang sangat perlu dilakukan sebab dalam pemerintahan Desa yang berperan penting dalam hal pertanggung jawaban keuangan desa adalah kaur keuangan dan Operator sehingga dengan keikutsertaannya dalam kegiatan pelatihan semacam ini dapat lebih meningkatkan kapasitas mereka", terangnya.

Lebih lanjut Kadis DPMD ditengah sambutannya menyampaikan bahwa, sebagai sasaran utama dari tim pengawas keuangan Negara baik dari Provinsi maupun dari Pusat yakni Kaur keuangan dan Operator Desa sehingga keduanya dituntut untuk benar-benar bekerja sesuai tupoksinya.

"Kami berharap pada kaur keuangan dan Operator Desa yang akan mengikuti pelatihan ini agar mengikuti dengan baik sehingga nantinya dapat meningkatkan kapasitasnya sebagai objek vital dalam pemerintahan Desa", tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan Pelatihan La Ode Abdul Muin mengatakan bahwa materi-materi yang akan disampaikan kepada para peserta diantaranya yakni tentang tupoksi perangkat Desa dan Kades serta pelaporan keuangan Desa. Jelasnya.

"Insha Allah pelatihan ini digelar selama dua hari yakni dari tanggal 18 s/d 19/11/2020) yang diikuti oleh masing-masing 2 orang tiap desa dari 2 kecamatan, semoga benar-benar memberikan hasil yang baik bagi Kaur keuangan dan Operator Desa guna menjalankan tupoksinya dalam memajukan desa".

Ditempat yang sama Marwan Camat Maginti menyampaikan bahwa kita tau bersama masih adanya yang belum terlalu paham dengan model pengolalaan keuangan desa karena kita ketahui bersama kaur keuangan Desa dan operator desa yang ikut ini mereka rata baru, jadi memang perlu sekali untuk mengikuti pelatihan agar nantinya dalam pengelolaan keuangan desa tetap dijalankan tugas dan tanggung jawabnya. Ujar mantan Kabid Pariwisata pemda Mubar ini.

Camat Maginti sangat berharap dengan mengingatkan kepada perangkat baru ini jangan mencoba coba untuk merubah sesauatu yang sudah tetapkan oleh Kepala Desa karena kalian itu adalah bawahan kepala desa, imbuhnya.

"Sekali lagi saya ingatkan bahwa Kaur Keuangan dan operator Desa itu adalah merupakan bawahan Kepala Desa jadi Jagan coba coba untuk main main. Pungkasnya.

Reporter. Kardono.

Sabtu, 14 November 2020

Wahidin: Penyerangan Rumah Alm. Imam Rianse Sabotase Pihak Lain untuk Menyudutkan Paslon RAPI



Muna (Sultra), Sigapnews.com, - Juru Bicara (Jubir) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Rajiun - La Pili (RaPi) Wahidin menyayangkan kejadian penyerangan oleh Orang tak dikenal rumah Alm. Imam Rianse pada Jumat malam (13/11/2020) di Jalan Dr. Sutomo.

Melalui pesan selulernya, Wahidin menyampaikan bahwa ekskalasi konflik menjelang Pilkada Muna semakin hari semakin mengkhawatirkan. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh pihak khususnya aparat Kepolisisan agar memberikan tindakan tegas terhadap para provokator dibalik kejadian - kejadian kerusuhan yang terjadi.

"Saya kira masyarakat kita ini sudah cerdas. Tidak mungkin melakukan tindakan - tindakan kekerasan jika hanya didasari oleh fanatisme buta pada figur yang didukungnya. Sudah pasti ada yang perintahkan dan itu pasti provokatornya, olehnya kami minta Polisi untuk segera menangkap otak intelektual dibalik kejadian - kejadian ini" tegasnya.

Lanjut Wahidin, terkait penyerangan rumah Alm. Imam Rianse di jalan Dr.Sutomo, dirinya berani menjamin itu bukan tindakan dari pihaknya. Menurutnya, tidak ada alasan yang logis bagi pihaknya untuk menyerang rumah Imam Rianse.

"Jadi jangan percaya opini sesat yang dibangun oleh pihak lawan kami. Kami justru menduga penyerangan Rumah Alm. Imam Rianse adalah sabotase untuk menjatuhkan paslon RaPi. Coba kita pikir secara logis, siapa yang diuntungkan secara politik atas kejadian penyerangan di rumah Alm. Imam Rianse itu. Kami pihak RaPi tidak mungkin melakukan tindakan yang secara politik merugikan Paslon RaPi. Olehnya kami pikir, penyerangan itu pasti dilakukan oleh pihak yang ingin menggagalkan kemenangan Paslob RaPi. Jika ini benar, maka saya anggap mereka terlalu kejam. Rela melakukan segala hal bahkan menyerang rumah pendukung mereka sendiri hanya untuk menjatuhkan Paslon RaPi". Paparnya

"Mereka mau mengarahkan tuduhan penyerangan rumah Alm. Imam Rianse ke pihak RaPi. Hanya karena ada Baliho Rusman - Bahrun yang dirobohkan. Itukan alasan bodoh dan tidak berdasar. Publik bisa menilai, siapa dalang dibalik penyerangan tersebut. Itu sangat jelas desain pihak lain untuk menyudutkan dan menjatuhkan paslon RaPi. Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh masyarakat Muna agar tidak memilih Calon Bupati yang ingin menghancurkan Muna dengan menciptakan konflik hanya demi kepentingan politik pribadinya. Semoga akal dan nurani kita bisa sejalan agar mampu menetapkan pilihan kita pada Pasangan RaPi demi kebangkitan dan kesejahteraan masyarakat Muna. Mari sambut pemimpin baru Kabupateb Muna dalam situasi yang damai", tutup Wahidin. (KARDONO).

Rabu, 11 November 2020

Umar Bonte Pecat Zuhdi Mulkian Secara Tidak Terhormat


La Ode Muhram  Jadi Ketua KNPI Muna (Foto Istimewa). 


Muna (Sultra), Sigapnews.com, - Zuhdi Mulkian dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara

Pemecatan Zuhdi Mulkian tertuang dalam surat keputusan (SK) DPD KNPI Sultra Nomor: KEP.073/DPD KNPI-SULTRA/XI/2020, tertanggal 9 November 2020, ditandatangani oleh Ketua DPD KNPI Sultra, La Ode Umar Bonte, dan Wakil Sekretaris, Marsono.

“Zuhdi Mulkian kita cabut mandatnya, kita pecat secara tidak terhormat, karena sejak awal memang kita sudah tidak tertarik karena memang orang itu tidak bisa berorganisasi,” kata Ketua KNPI Sultra, La Ode Umar Bonte, saat dihubungi, Rabu 11 November 2020

Dalam penyampaiannya Umar Bonte bahwa memimpin sebuah organisasi sebesar KNPI dibutuhkan sosok berkualitas yang memiliki pemikiran jauh kedepan dalam membantu pemerintah membangun daerah.

“Bukan orang yang mau memperbudak diri kepada kekuasaan,” ujar Umar Bonte.

Karena itu, kata dia, dirinya mendorong salah satu figur yang memang memiliki kualitas dan kapabilitas, memiliki keinginan untuk berorganisasi. Menurutnya, karena KNPI adalah organisasi besar maka dibutuh sosok berjiwa besar, cerdas, dan potensial.

“Setelah saya SK-kan Zuhdi Mulkian yang pada akhirnya saya pecat itu, KNPI Muna lama vakum. Tidak jalan, dia lebih mengurus, ikut-ikut bupati tidak urus organisasi.”

“Saya melihat, jangankan mengurus organisasi sebesar KNPI, urus dirinya saja susah. Makanya saya berpikir, sudahlah, kita cari orang yang berkualitas saja. Kita ganti dengan orang yang lebih berkualitas,” kata Umar Bonte sambil tertawa.

Untuk menggantikan Zuhdi Mulkian, Umar Bonte sebagai Ketua DPD KNPI Sultra mengangkat La Ode Muhram, SH., MH. Bagi Umar Bonte, Muhram diyakini memiliki kualitas dan kapabilitas dalam memimpin KNPI Muna.

“Harapannya, KNPI Muna kedepan, pertama memperbaiki struktur, mengabdi kepada masyarakat, bekerja bersama membangun daerah tetapi tidak dikendalikan oleh kekuasaan,” ujarnya.

Kedua, kata dia, KNPI Muna tidak boleh takut dengan kekuasaan. “Seperti yang lama kan,adoohh, menghadap bupati saja gemetar. Makanya kita butuh orang yang tegas dan mampu bekerja sama dengan rakyat, bukan dengan kekuasaan,” katanya. (Don).

Selasa, 20 Oktober 2020

Istri Pejabat Kadis DPMD Muna All Out Mendukung Pasangan Rajiun - La Pili Sebagai Bupati Muna


Risna Djuli selaku Anggota DPRD Kabupaten Muna saat menyampaikan orasi Politik untuk kemenangan Paslon RAPI (Foto Don). 


Muna (Sultra), Sigapnew.com, - Menjelang satu bulan lebih pesta Demokrat di Kabupaten Muna pasangan RAPI melakukan kampanye di berbagai kecamatan di Kabupaten Muna salah satunya Kecamatan Kabawo sekaligus di dampingi dengan Para Politisi Partai Pengusung. 

Salah satu Politisi Hanura Risna Djuli selaku Anggota DPRD Kabupaten Muna  mengatakan bahwa Pasangan Rajiun La Pili adalah pasangan yang bisa membawa perubahan Daerah Kabupaten Muna  kedepan yang lebih baik sehingga saya mendukung Punuh pasangan ini.

Istri pejabat Kadis DPMD Kab.Muna itu mengatakan bahwa saya berada disini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan buat saya sebagai kader Partai Hanura dan saya berharap kepada seluruh masyakarat terkhusus masyarakat Kabawo, jangan lupa kedepan pada Tanggal 9 Desember 2020 untuk  memilih pasangan RAPI,  karena  pasangan inilah benar - benar ingin membangun Daerah Kabupaten Muna. Jelasnya. Rabu (20/10/2020). 

Lanjut dalam Orasi Risna Djuli mengatakan insya Allah ketika pasangan ini akan menjadi Bupati Muna kedepan maka akan  membawa sebuah perubahan dan kesejahteraan masyarakat. Terangnya. 

Dan Slogan RAPI  ini bukan sekadar Slogan biasa, tapi  slogan ini yang sangat luar biasa sehingga saya mendukung penuh pasangan ini. Tandasnya. 

"Dan Demi sebuah  perubahan Besar di Kabupaten Muna kedepan, maka marilah kita antarkan pasangan ini Menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muna
2021 -2026. Imbuhnya. 

Risna selaku Politisi Hanura  mengatakan bahwa  Rajiun dan La Pili ini merupakan Calon Bupati dan wakil Bupati Muna yang tepat. Tuturnya. 

"Dan Kehadiran mereka adalah tidak lain dan tidak bukan, hanyalah semata-mata ingin membawa sebuah perubahan besar di Kabupaten Muna, Karena kita ketahui bersama bahwa Rajiun Tumada  benar - benar terbukti telah memberikan  pengabdiannya yang nayata terhadap daerah Kabupaten Muna Barat selama menjadi Bupati Muna Barat. "Kata Istri Kadis DPMD itu.

Jadi saya mengajak seluruh masyarakat dan simpatisan masyakarat Kecamatan Kabawo  untuk mendukung dan  memilih pasangan RAPI pada tanggal 9 Desember mendatang dan saat menuju TPS Pilihlah Nomor urut 2. "Pungkasnya menutup.

Reporter: KARDONO

Gubernur Sultra Akan Berkantor di Muna Mulai November 2020



Kendari (Sultra), - Sigapnews.com,  - Salah satu  devisi publikasi  AMAN Center  melalui Jain Umar mengatakan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat sulawesi tenggara serta untuk menyerap aspirasi masyarakat Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi akan berkantor di Muna. “semua Kabupaten/Kota Gubernur akan berkantor dan pilihan pertama Kabupaten Muna,” ungkap Jain Umar, Selasa (202/10/2020).

Dikatakannya, Gubernur akan mulai berkantor di Muna mulai akhir November sampai Desember. “Kalau bukan seminggu tiga hari akan berkantor, nanti masyarakat bisa berdisuksi dan ngopi bareng dengan Ali Mazi sambil menyampaikan aspirasinya,” ujarnya.

Lanjutnya, masyarakat Muna bisa berdialog langsung, Gubernur akan berkujung juga di beberapa kecamatan. “Selain berkantor di Raha kemungkinan juga akan berkantor di kecamatan misal nya di kecamatan Tongkuno atau lainya.

Lebih lanjut, kata Jain, selain berdialog dengan masyarakat Gubernur akan mengadakan agenda agenda kultural dengan tokoh masyarakat. “Tokoh agama, pendidikan, tokoh adat, dialog lintas stake holder menjadi hal yang sangat penting untuk membangun sultra kedepan,” tuturnya. (Don). 

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved