Rabu, 22 Juli 2020

Optimalisasi Program Ketapang dan Kesmas, Konstratani Gandeng Muspida Wajo Kembangkan Tanaman Porang

Optimalisasi Program Ketapang dan Kesmas,  Konstratani Gandeng Muspida Wajo Kembangkan Tanaman Porang



Wajo (Sulsel), Sigapnews.com, Penanaman Perdana Porang Kerjasama Kodim 1406 Wajo dan Pemerintah Kabupaten Wajo di Lokasi Kelompok Tani Pemuda Tani Desa Ajuraja Kec. Takkalalla Kab. Wajo berlangsung, Rabu (22/7/2020). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut  Dandim 1406 Wajo Letkol Inf. Utsman Abdul Ghoifr, S.Sos, Camat Takkalalla Sandi Borahim, S.STP, Danramil 07 Takkalalla Letda Inf Jumain, Pemimpin Pertanian Kec. Takkalalla Guspiani Ibnur, S.Pt, M.Si, Kepala Desa Ajuraja Miharuddin, PPL, Babinsa, Persit dan Anggota Kelompok Tani serta Masyarakat Desa Ajuraja. 

Dalam kegiatan ini dirangkaikan juga pemberian bibit porang kepada pemerintah Desa Ajuraja.

Sandi Borahim menyatakan bahwa guna mengoptimalkan program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat (Ketapang dan Kesmas) di wilayah Kecamatan Takkalalla, maka salah satunya adalah pemanfaatan lahan tidur untuk kembangkan budidya porang, kata Camat Takkalalla dan ini sangat didukung oleh Kepala Desa Ajuraja untuk memulai penanaman perdana ini di wilayahnya.

Dandim 1406 Wajo sangat mengapresiasi budidaya Porang ini karena memiliki potensi sebagai tanaman ekspor, yang sampai saat ini bahan bakunya masih sangat kurang.  Menurut Dandim ekspor terhadap porang terbuka lebar saat ini.  Untuk sementara yang diekspor itu berbentuk chips dan tepung dan berharap komoditi ini menjadi sumber ekonomi baru bagi petani.  

Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, selain juga untuk bahan pembuat lem ramah lingkungan.

Kegiatan ini disambut baik oleh Pemimpin Pertanian Kecamatan Takkalalla beserta PPL.” Kami  selaku penyuluh pertanian memberikan informasi mengenai budidaya porang ini kepada Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Takkalalla dengan memanfaatkan potensi lahan. 

Kami juga berharap Kelompok Tani bisa mengembangkan komoditi lain, selain tanaman padi yang dapat menambah pendapatan petani beserta keluarganya dan untuk selanjutnya semoga ada bantuan bibit porang dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Wajo dalam rangka pengembangan budidaya porang ini”, tutur Guspiani.

Penanaman tanaman porang di Kabupaten Wajo dengan harapan dapat melakukan ekspor ke luar negeri mendukung salah satu program Menteri Pertanian saat ini, yaitu program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor ( GraTiEks). 

Dengan tingginya permintaan porang dari luar negeri, semoga menjadi motivasi para petani untuk membudidayakan tanaman ini dengan bimbingan para penyuluh pertanian. 

“Walau masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum tau kapan akan berakhir, kami Penyuluh Pertanian sebagai salah salah satu insan pertanian tetap aktif beraktivitas, tentu saja dengan tetap memperhatikan protocol pencegahan Covid-19,” papar Guspiani. 

Hal ini sejalan dengan pesan Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursamsi bahwa yang menganjurkan kepada para Penyuluh Pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani. “Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada (komoditas) pangan yang tertahan”, tegas beliau.

Penulis : Guspiani Ibnur (PPK Takalala)
Editor : Risna Ardhayanti

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved