-->

Rabu, 08 Juli 2026

Mutasi Perdana Era Suwardi Haseng, 222 Pejabat Pemkab Soppeng Resmi Dilantik, Penataan Birokrasi Dimulai


Soppeng, Sigapnews.com,– Pemerintah Kabupaten Soppeng memulai langkah besar dalam penataan birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 222 pejabat di lingkungan pemerintah daerah. Pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, berlangsung di Aula Kantor Gabungan Dinas, Jalan Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Rabu (8/7/2026).

Mutasi ini menjadi yang pertama dalam masa pemerintahan Bupati H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle. Selain sebagai bagian dari penyegaran organisasi, pelantikan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.

Ratusan pejabat yang dilantik berasal dari berbagai perangkat daerah. Mereka terdiri atas 66 Pejabat Administrator, 113 Pejabat Pengawas, enam Kepala UPTD Puskesmas, serta 37 kepala sekolah yang akan memimpin satuan pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Soppeng.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Setelah pembacaan Surat Keputusan Bupati oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), seluruh pejabat mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan amanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, Penjabat Sekretaris Daerah Andi Haeruddin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. Afdal yang memimpin doa, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, serta keluarga pejabat yang dilantik.

Dalam arahannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi yang harus dipandang sebagai proses pembinaan karier aparatur sipil negara. Menurutnya, perpindahan jabatan tidak hanya bertujuan mengisi kekosongan posisi, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi, meningkatkan kinerja organisasi, serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

"Tidak ada yang nonjob. Ada yang mendapat promosi jabatan dan ada pula yang bergeser. Ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi agar pejabat tidak terlalu lama berada pada posisi yang sama," tegas Suwardi di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Bupati juga menjelaskan bahwa lima pejabat yang menjadi perwakilan dalam pengambilan sumpah merupakan aparatur yang sebelumnya berstatus nonjob. Kini mereka kembali memperoleh kepercayaan untuk menduduki jabatan baru sesuai kebutuhan organisasi.

Menurut Suwardi, setiap mutasi telah melalui proses evaluasi yang mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, integritas, dan kebutuhan organisasi. Karena itu, ia berharap seluruh pejabat dapat segera bekerja, beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru, serta menunjukkan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik segera bekerja, membangun komunikasi yang baik, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat dan berkualitas," ujarnya.

Salah satu hal yang menarik dalam pelantikan kali ini adalah kehadiran para kepala desa dan lurah dari seluruh wilayah Kabupaten Soppeng. Bupati sengaja mengundang mereka agar dapat mengenal pejabat-pejabat yang akan bertugas di wilayah masing-masing sehingga koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa maupun kelurahan dapat berjalan lebih efektif.

Mutasi perdana ini masih difokuskan pada pejabat administrator dan pengawas atau eselon III dan IV. Sementara jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II belum mengalami perubahan.

Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian. Untuk tingkat kecamatan, Andi Lukman Saransi dipercaya sebagai Camat Liliriaja, Andi Ahmad Masykur sebagai Camat Marioriwawo, A. Massalangka Raya sebagai Camat Marioriawa, Andi Nurhadi Hatang sebagai Camat Donri-Donri, Nurul Azmi sebagai Camat Ganra, dan Hasnawati sebagai Camat Citta.

Pada lingkungan Sekretariat Daerah dan OPD, Jumiar dipercaya sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Fajar Mu'min Arafah sebagai Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD, Sudirman sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat, Nur Inaya sebagai Sekretaris Bappelitbangda, Andi Zulkarnain sebagai Sekretaris Badan Kesbangpol, serta Nasyithah Usman sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika.

Di sektor kesehatan, enam pejabat memperoleh amanah memimpin UPTD Puskesmas yang tersebar di sejumlah kecamatan. Sementara di sektor pendidikan, sebanyak 37 kepala sekolah mulai dari jenjang TK Negeri, SD Negeri hingga SMP Negeri juga dilantik untuk mengisi jabatan baru sebagai bagian dari peningkatan kualitas manajemen pendidikan.

Usai prosesi pelantikan dan penandatanganan berita acara sumpah jabatan, suasana berubah menjadi penuh kehangatan. Para pejabat satu per satu menerima ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Penjabat Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, rekan kerja, hingga anggota keluarga yang hadir memberikan dukungan.

Pelantikan ini menandai dimulainya penataan birokrasi pada masa pemerintahan Suwardi Haseng–Selle KS Dalle. Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap seluruh pejabat yang memperoleh amanah baru mampu menunjukkan kinerja terbaik, memperkuat sinergi antarlembaga, meningkatkan disiplin aparatur, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan komposisi pejabat yang telah diperbarui melalui mutasi perdana ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis roda pemerintahan akan berjalan lebih efektif, adaptif terhadap tantangan pembangunan, dan mampu mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Lurah Botto H Munadir Nurdin Naik Jabatan Jadi Sekcam Lalabata: "Saya Tidak Pergi Jauh dari Masyarakat"


Soppeng, Sigapnews.com,– Perjalanan pengabdian H. Munadir Nurdin, S.Sos., di Kelurahan Botto resmi memasuki babak baru. Setelah 3 tahun 3 bulan memimpin kelurahan tersebut, sosok yang akrab disapa Lurah Metro itu kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Lalabata.

Pelantikan Munadir berlangsung dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, di Aula Kantor Gabungan Dinas, Jalan Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Rabu (8/7/2026).

Pelantikan tersebut menjadi mutasi perdana dalam skala besar pada masa kepemimpinan Bupati Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle. Sebanyak 222 pejabat dilantik, terdiri atas 66 pejabat administrator, 113 pejabat pengawas, serta 37 kepala sekolah.

Turut menghadiri kegiatan itu Wakil Bupati Selle KS Dalle, Penjabat Sekretaris Daerah H.A. Haeruddin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. Afdal, para kepala OPD, camat, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Bagi Munadir, pelantikan tersebut bukan sekadar perpindahan jabatan. Amanah baru yang diterimanya menjadi kelanjutan dari pengabdian sebagai aparatur sipil negara yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat.

"Alhamdulillah, saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Semoga saya dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya usai pelantikan.

Namun, di balik rasa syukur itu tersimpan kenangan yang tidak mudah dilupakan. Selama lebih dari tiga tahun memimpin Kelurahan Botto, Munadir mengaku banyak belajar dari masyarakat. Menurutnya, berbagai program pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan baik berkat dukungan seluruh elemen warga.

"Selama menjabat sebagai Lurah Botto, saya banyak belajar dari masyarakat. Dukungan dan kebersamaan mereka menjadi kekuatan bagi kami dalam menjalankan berbagai program pemerintah," ungkapnya.

Ia menilai keberhasilan berbagai program di Kelurahan Botto bukanlah hasil kerja seorang lurah semata, melainkan buah dari kolaborasi antara pemerintah kelurahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga seluruh warga.

Karena itu, menjelang mengakhiri masa tugasnya sebagai lurah, Munadir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Kelurahan Botto yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama dirinya mengemban tugas.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada seluruh aparatur Kelurahan Botto, para kepala lingkungan, ketua RT dan RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh mitra pemerintah yang selama ini bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan wilayah.

Sebelum resmi berpindah tugas, Munadir bahkan telah berpamitan kepada seluruh staf kelurahan beserta para kepala lingkungan, RT, dan RW saat apel pagi. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan pengabdian yang telah dilalui bersama selama lebih dari tiga tahun.

Di mata masyarakat, Munadir dikenal sebagai pemimpin yang mudah dijumpai. Ia tidak hanya hadir dalam kegiatan resmi pemerintahan, tetapi juga kerap turun langsung mengikuti kerja bakti, gotong royong, hingga berbagai kegiatan sosial masyarakat.

Ia juga aktif membangun sinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan lingkungan maupun mendukung berbagai program kemasyarakatan.

Kedekatan itulah yang kemudian membuat warga memberikan julukan "Lurah Metro" kepada dirinya. Julukan tersebut tidak hanya menjadi sapaan akrab, tetapi juga mencerminkan hubungan yang telah terjalin erat antara dirinya dengan masyarakat.

Menariknya, usai dilantik sebagai Sekcam Lalabata, Munadir sempat melontarkan candaan yang mengundang senyum orang-orang di sekitarnya.

"Saya sebenarnya tidak pergi jauh. Masih tetap di wilayah metro," katanya sambil tersenyum.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Kantor Kecamatan Lalabata yang kini menjadi tempat tugas barunya masih berada di pusat Kota Watansoppeng, sehingga dirinya tetap dapat berinteraksi dengan masyarakat yang selama ini telah dikenalnya.

Meski kini mengemban amanah sebagai Sekretaris Camat Lalabata, Munadir berharap tali silaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Botto tidak akan pernah terputus.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kelurahan Botto atas dukungan, kebersamaan, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya selama ini. Mohon doa dan dukungannya agar saya dapat menjalankan amanah baru sebagai Sekretaris Camat Lalabata dengan baik, penuh tanggung jawab, serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, Munadir berharap Kelurahan Botto terus berkembang di bawah kepemimpinan yang baru. Ia juga berharap semangat kebersamaan yang selama ini terbangun tetap terjaga sehingga Botto semakin maju, aman, harmonis, dan kompak dalam mendukung pembangunan Kabupaten Soppeng.

Perpindahan tugas tersebut menjadi penanda berakhirnya satu fase pengabdian Munadir sebagai Lurah Botto. Namun, bagi masyarakat yang mengenalnya sebagai "Lurah Metro", kedekatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun diyakini tidak akan berakhir hanya karena berganti jabatan. Sebab, baginya, jabatan boleh berubah, tetapi pengabdian kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

(Yund)

Senin, 06 Juli 2026

Daeng Raja Nyatakan Siap Maju di Pilkades Mattabulu, Fokus Benahi Infrastruktur dan Pertanian


Soppeng, Sigapnews.com,– Bursa bakal calon Kepala Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, semakin ramai. Setelah beberapa nama lebih dulu beredar di tengah masyarakat, kini Arifin yang akrab disapa Daeng Raja menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Mattabulu.

Kehadiran Daeng Raja menambah daftar figur yang digadang-gadang akan meramaikan kontestasi. Sebelumnya, sejumlah nama seperti Andi Fandi Adam, Udin Jahe Merah, Aris, Andi Samsu Rijal, Andi Saha, serta tiga tokoh dari kalangan pendidik telah lebih dahulu menjadi perbincangan warga.

Di kalangan masyarakat, Daeng Raja dikenal sebagai sosok yang aktif membangun komunikasi dengan warga, khususnya para petani. Ia kerap turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan desa.

Saat ditemui di Soppeng, Arifin mengaku keputusan maju dalam Pilkades lahir dari dorongan masyarakat yang menginginkan pemerataan pembangunan di Desa Mattabulu.

"Saya sering turun dan berdialog langsung dengan masyarakat. Banyak aspirasi yang saya dengar, mulai dari persoalan infrastruktur, pertanian hingga pengembangan potensi desa. Dari situ muncul tekad untuk ikut mengambil bagian dalam membangun Mattabulu," katanya, Senin (6/7).

Menurutnya, salah satu program prioritas yang akan diperjuangkan apabila dipercaya memimpin desa adalah peningkatan akses jalan menuju Corowali. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian.

Selain itu, Daeng Raja juga berkomitmen mengembangkan potensi wisata desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Ia menilai sektor pariwisata dapat memberikan manfaat yang lebih besar apabila dikelola secara profesional dengan melibatkan masyarakat.

Di bidang pertanian, ia berencana memperkuat kapasitas petani melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan kelembagaan petani di wilayah Ale Tellue, Corowali, hingga Tempoe.

"Bagi saya, petani adalah kekuatan utama Desa. Karena itu, peningkatan kualitas SDM petani harus menjadi perhatian agar produktivitas dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat," ujarnya.

Sementara itu, kemunculan nama Daeng Raja mendapat respons positif dari sejumlah warga. Mereka menilai Arifin sebagai sosok yang sederhana, mudah bergaul, dan dekat dengan masyarakat.

"Ia sering hadir di tengah masyarakat dan dekat dengan petani. Itu menjadi modal sosial yang cukup baik," ujar salah seorang warga.

Apresiasi juga datang dari Ketua LSM Sidik, Mahmud. Menurutnya, semakin banyak putra daerah yang ikut berpartisipasi dalam Pilkades, semakin besar pula kesempatan masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik bagi Desa Mattabulu.

Dengan bertambahnya figur yang menyatakan siap maju, persaingan menuju Pilkades Mattabulu diperkirakan akan semakin menarik. Masyarakat berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung aman, damai, dan melahirkan pemimpin yang mampu membawa Desa Mattabulu menuju pembangunan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

(Yund)

Resmi DPRD Dan Bupati Soppeng Kukuhkan Pertanggung Jawaban APBD 2025




SOPPENG Sigapnews.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Persetujuan tersebut dihasilkan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Soppeng, Senin (6/7/2026).

Rapat paripurna yang menjadi puncak pembahasan tingkat II ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Soppeng, H. Nasfiding. Sebelum mengambil keputusan, seluruh fraksi DPRD menyampaikan pandangan akhir mereka terhadap Ranperda yang diajukan oleh pemerintah daerah, sebagai bagian dari mekanisme pembahasan yang telah berlangsung.

Berita acara persetujuan bersama kemudian dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Soppeng, H. Andi Zulkifli, S.H. Dokumen tersebut memuat kesepakatan antara Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dengan pimpinan DPRD yang terdiri dari Ketua DPRD Andi Muhammad Farid, Wakil Ketua I H. Nasfiding, dan Wakil Ketua II Muhammad Taufan.

Setelah pembacaan, Bupati Soppeng bersama pimpinan DPRD menandatangani berita acara persetujuan bersama sebagai tahapan akhir pembahasan di tingkat legislatif. Dalam sambutannya, Bupati H. Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas sinergi dan kerja sama yang terjalin selama proses pembahasan.

Menurutnya, persetujuan ini mencerminkan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari seluruh fraksi, jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.


(Yun)

Sabtu, 04 Juli 2026

Warga Liliriaja Serbu Apotek AK Health Care,Bupati Suwardi Resmikan Langsung Layanan Cek Kesehatan Gratis



SOPPENG Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan peresmian Apotek AK Health Care yang berlokasi di Appalaringe, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, pada Sabtu (4/7/2026).

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng dan disambut dengan antusiasme tinggi dari warga setempat. Puluhan warga terlihat memadati lokasi sejak pagi untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar bersamaan dengan acara peresmian.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyatakan bahwa kehadiran Apotek AK Health Care merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat.

Pemerintah daerah tentu mendukung hadirnya fasilitas seperti ini karena dapat membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat dan terjangkau, ujar Suwardi Haseng saat meninjau langsung jalannya layanan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Abdul Kadir, SP, yang juga merupakan pemilik apotek'Direktur RSUD Latemmamala, dr. Siti Mudirusnia, Sp.KJ' Camat Liliriaja, Andi Lukman Saransi serta tokoh masyarakat Andi Mapparewe Akbar Singke dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Liliriaja, A. Abdul Razak. Turut hadir pula anggota PKK Liliriaja yang ikut memeriahkan kegiatan.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan laboratorium, hingga konsultasi langsung dengan dokter. Masyarakat terlihat sangat terbantu dengan adanya layanan gratis ini.

Dengan diresmikannya Apotek AK Health Care, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi penopang utama layanan kesehatan di wilayah Liliriaja dan sekitarnya, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat akan akses kesehatan yang mudah dan terjangkau.

(YUND)

Kamis, 02 Juli 2026

Kontingen Soppeng Tampil Memukau di Defile PORSENIJAR PGRI Sulsel 2026, Bupati Ikut Berjalan Bersama Guru


Sidrap, Sigapnews.com, Kontingen Kabupaten Soppeng tampil memukau pada pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Sulawesi Selatan VII Tahun 2026 di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (2/7/2026). Dengan kekuatan 2.513 peserta defile, Soppeng menjadi salah satu kontingen terbesar yang ikut memeriahkan pembukaan ajang tersebut.

Penampilan kontingen semakin mencuri perhatian saat Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, memilih berjalan bersama para guru di tengah barisan defile. Kehadirannya mencerminkan semangat kebersamaan dan dukungan pemerintah daerah terhadap insan pendidikan.

Sepanjang memasuki arena stadion, kontingen Soppeng tampil kompak dan penuh semangat. Bupati Suwardi beberapa kali terlihat menyapa para guru yang berjalan bersamanya, sementara sejumlah peserta memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikan kebersamaan melalui foto.

Identitas Kabupaten Soppeng juga ditampilkan melalui kostum kalong dan kakatua putih yang dikenakan peserta di barisan depan. Kalong yang telah lama menjadi ikon daerah semakin mempertegas ciri khas kontingen saat melintas di hadapan ribuan peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Secara keseluruhan, Kabupaten Soppeng mengirimkan 2.673 orang pada PORSENIJAR PGRI Sulawesi Selatan VII Tahun 2026, terdiri atas 126 atlet, 10 official, 34 panitia, dan 2.513 peserta defile.

Selain mengikuti defile, Kontingen Soppeng juga ambil bagian pada seluruh cabang olahraga, seni, dan pembelajaran dengan target mempertahankan prestasi sebagai Juara II Umum sebagaimana yang diraih pada penyelenggaraan sebelumnya. Kehadiran Bupati dalam barisan defile menjadi suntikan semangat bagi seluruh kontingen yang membawa nama Kabupaten Soppeng.

(Yund)

Rabu, 01 Juli 2026

Tutup Bhayangkara Cup, Bupati Suwardi Dorong Pembinaan Atlet Muda Soppeng


Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., menegaskan Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V menjadi momentum penting untuk membangkitkan sepak bola di Kabupaten Soppeng melalui pembinaan atlet usia muda yang berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri penutupan Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V Tahun 2026 di Lapangan Andi Palloge, Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Rabu (1/7/2026).

Menurut Suwardi, turnamen sepak bola di tingkat desa tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana efektif menjaring bibit-bibit pesepak bola berbakat yang dapat dibina hingga mampu berprestasi di level yang lebih tinggi.

"Turnamen seperti ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah membangun sportivitas, memperkuat silaturahmi, dan melahirkan atlet-atlet potensial," ujar Suwardi.

Ia berharap Bhayangkara Cup dan Ganra Cup dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun agar semakin banyak talenta muda Soppeng memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan di dunia sepak bola.

Bupati juga mengapresiasi Polres Soppeng, Pemerintah Kecamatan Ganra, pemerintah desa, panitia pelaksana, serta seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan turnamen dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, sinergi seluruh elemen tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun prestasi olahraga sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Suwardi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi yang aman dan kondusif sehingga berbagai kegiatan olahraga dan aktivitas kemasyarakatan dapat terus berkembang di Kabupaten Soppeng.

Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat."

Pada laga final kategori umum, Ganra FC keluar sebagai juara setelah mengalahkan Mantap FC. Sementara Monas FC dan Buttue Jaya FC dari Kabupaten Barru menempati posisi juara ketiga bersama. Di kategori usia madya, Ganra All Star berhasil menjadi juara usai menundukkan Wajo All Star di partai final.

Penutupan turnamen dilakukan secara resmi oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang turut dihadiri Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos., unsur Forkopimcam Ganra, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati Lapangan Andi Palloge.

(Yund)

Sinergi Solid Terjaga, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng Ramaikan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80




SOPPENG Sigapnews. com Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar oleh Polres Soppeng di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi rangkaian penutup dari serangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Soppeng, setelah sebelumnya dilaksanakan upacara parade di halaman Kantor Bupati Soppeng.

Acara syukuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dan Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle. Kehadiran keduanya menjadi simbol kuat dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap sinergi dengan Kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung iklim pembangunan daerah yang kondusif.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Soppeng, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, purnawirawan Polri, pengurus Bhayangkari Cabang Soppeng, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Praditya, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara sebagai sarana evaluasi dan introspeksi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondusivitas keamanan di Kabupaten Soppeng tidak terlepas dari kolaborasi erat antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh adat, serta insan pers yang selama ini konsisten memberikan dukungan dan masukan konstruktif bagi kemajuan kinerja Polri. Ke depan, Polri berkomitmen untuk terus mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta pendekatan humanis dalam setiap pelayanan kepada publik.

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas delapan dekade pengabdian Polri, tetapi juga memperkokoh komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Polres Soppeng. Sinergi yang solid ini diharapkan terus menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Soppeng.

(Yund) 
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved