-->

Sabtu, 18 Juli 2026

Nahkoda Baru PBVSI Soppeng, Syahrir Ajak Seluruh Klub Bersatu Kejar Prestasi


Soppeng, Sigapnews.com, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Soppeng resmi memiliki nahkoda baru. Mantan atlet voli andalan Soppeng, Syahrir, S.E., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Soppeng periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (MUSKABLUB) yang berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (19/7/2026).

Terpilihnya Syahrir mendapat dukungan penuh dari peserta musyawarah yang dihadiri perwakilan 21 klub voli dari total 30 klub yang diundang. Proses pemilihan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema "PBVSI Soppeng Satu Tekad Menuju Prestasi."

Kepercayaan yang diberikan kepada mantan atlet terbaik Soppeng itu diharapkan menjadi awal kebangkitan bola voli di Bumi Latemmamala. Pengalaman panjang Syahrir sebagai atlet dinilai menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan pembinaan sekaligus menjawab tantangan prestasi olahraga voli di daerah.

Dalam sambutan perdananya usai ditetapkan sebagai ketua, Syahrir menegaskan komitmennya untuk menjadikan PBVSI Soppeng sebagai organisasi yang profesional, terbuka, dan mampu melayani seluruh klub secara adil.

Ia menilai organisasi olahraga tidak hanya bertugas menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga harus menjadi wadah yang mampu membangun ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Organisasi ini harus dikelola dengan terbuka dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Mari tinggalkan perbedaan, kita bersatu lewat semangat gotong royong demi membawa voli Soppeng ke panggung nasional," ujar Syahrir.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Syahrir telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fondasi pengembangan bola voli Soppeng selama empat tahun ke depan.

Fokus pertama adalah membangun sistem pembinaan atlet secara berjenjang mulai dari desa dan kelurahan. Menurutnya, potensi atlet muda tersebar di berbagai wilayah sehingga harus diberikan ruang pembinaan sejak usia dini melalui klub-klub yang aktif.

Ia berencana menghidupkan kembali aktivitas klub di tingkat desa agar menjadi pusat pencarian bibit atlet sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap olahraga bola voli.

Selain pembinaan usia dini, Syahrir juga menargetkan terselenggaranya kompetisi secara rutin setiap tahun. Turnamen lokal dinilai menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas permainan atlet, membangun mental bertanding, sekaligus menjadi ajang evaluasi hasil latihan.

"Kalau kompetisi berjalan rutin, atlet akan terus berkembang. Klub juga memiliki motivasi untuk melakukan pembinaan secara berkesinambungan," katanya.

Tak kalah penting, Syahrir berkomitmen menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Seluruh proses administrasi, pengelolaan keuangan, hingga penyusunan program kerja akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh klub anggota.

Menurutnya, kepercayaan merupakan modal utama dalam membangun organisasi olahraga yang sehat dan mampu berkembang.

Syahrir juga menegaskan bahwa prestasi tidak mungkin diraih hanya mengandalkan pengurus PBVSI. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari KONI Soppeng, Pemerintah Kabupaten Soppeng, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, dunia pendidikan, hingga sektor swasta.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan dukungan terhadap pembinaan atlet, penyediaan sarana latihan, penyelenggaraan kejuaraan, hingga peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan.

MUSKABLUB PBVSI Soppeng turut dihadiri Kepala Dinas PAPORA Kabupaten Soppeng yang mewakili Bupati Soppeng, Sekretaris PBVSI Sulawesi Selatan, Wakil Ketua KONI Soppeng, serta para pengurus dan perwakilan klub voli dari berbagai kecamatan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan besarnya harapan terhadap kepengurusan baru agar mampu membawa PBVSI Soppeng lebih maju dan kompetitif.

Dengan latar belakang sebagai mantan atlet yang pernah mengharumkan nama daerah, Syahrir dinilai memahami persoalan yang dihadapi para atlet maupun klub di lapangan. Karena itu, kepemimpinannya diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berpihak pada pembinaan dan peningkatan prestasi.

Kini, harapan besar tertumpu pada kepengurusan PBVSI Soppeng periode 2026–2030 untuk mengembalikan kejayaan bola voli Kabupaten Soppeng, mencetak atlet-atlet berbakat dari desa-desa, serta membawa nama Bumi Latemmamala bersaing di level provinsi hingga nasional.

(Red)

Rabu, 15 Juli 2026

Dua Siswi SMA Negeri 13 Bone Sabet Medali di POPKAB 2026, Bukti Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone Terus Cetak Atlet Berprestasi


Bone, Sigapnews.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda binaan Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Bone 2026 cabang olahraga karate. Dua atlet putri berhasil mempersembahkan medali bagi Kecamatan Tanete Riattang Barat, sekaligus mengharumkan nama SMA Negeri 13 Bone sebagai sekolah tempat mereka menimba ilmu.

Adalah Nur Adelia yang sukses meraih medali perak (Juara II) pada nomor Kata Perorangan Kadet Putri. Penampilannya yang konsisten sejak babak penyisihan hingga final mampu mengantarkannya menjadi salah satu karateka terbaik pada kategori tersebut.

Sementara itu, rekannya Nur Aqilah juga tampil membanggakan dengan meraih medali perunggu (Juara III) pada nomor Kumite Kadet Putri +54 Kg. Semangat juang dan determinasi tinggi yang ditunjukkannya di setiap pertandingan menjadi modal penting hingga berhasil naik podium.

Keberhasilan kedua atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone terus menunjukkan hasil positif. Melalui latihan yang rutin, disiplin, dan berkesinambungan, dojo ini kembali membuktikan kemampuannya dalam melahirkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing pada ajang olahraga tingkat kabupaten.

Pelatih Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone, Senpai Muldiyana, mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras para atlet selama menjalani proses latihan.

"Teruslah mengasah kemampuan dan jangan cepat berpuas diri. Prestasi hari ini adalah awal dari perjalanan menuju pencapaian yang lebih tinggi. Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone akan terus berkomitmen melahirkan bibit-bibit atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan," ujar Senpai Muldiyana, Rabu (15/7/2026).

Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dengan disiplin, menjaga sportivitas, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi.

Prestasi Nur Adelia dan Nur Aqilah tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan dojo, tetapi juga membawa nama baik SMA Negeri 13 Bone. Sebagai pelajar yang mampu menyeimbangkan pendidikan dan prestasi olahraga, keduanya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun nonakademik.

Kontribusi kedua atlet tersebut juga memberikan dampak positif bagi kontingen Kecamatan Tanete Riattang Barat, yang berhasil meraih predikat Juara Umum III pada cabang olahraga karate di POPKAB Bone 2026. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama antara atlet, pelatih, pemerintah kecamatan, dan seluruh pihak terkait mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Dukungan penuh turut diberikan oleh Camat Tanete Riattang Barat yang hadir langsung di arena pertandingan. Kehadirannya menjadi penyemangat tersendiri bagi para atlet yang sedang berjuang mengharumkan nama kecamatan. Camat menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, orang tua, dan pihak sekolah atas dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan selama mengikuti kejuaraan.

Ajang POPKAB Bone sendiri merupakan salah satu kompetisi olahraga pelajar bergengsi di Kabupaten Bone yang menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial untuk dipersiapkan menuju kejuaraan pada jenjang yang lebih tinggi.

Dengan capaian dua medali pada POPKAB Bone 2026, eksistensi Dojo INKANAS BPI BRIMOB Bone semakin diperhitungkan sebagai salah satu pusat pembinaan karate yang konsisten melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Diharapkan, prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar di tingkat provinsi hingga nasional serta memotivasi generasi muda Bone untuk terus berprestasi melalui olahraga.

(Red)

Rabu, 01 Juli 2026

Tutup Bhayangkara Cup, Bupati Suwardi Dorong Pembinaan Atlet Muda Soppeng


Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., menegaskan Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V menjadi momentum penting untuk membangkitkan sepak bola di Kabupaten Soppeng melalui pembinaan atlet usia muda yang berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri penutupan Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V Tahun 2026 di Lapangan Andi Palloge, Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Rabu (1/7/2026).

Menurut Suwardi, turnamen sepak bola di tingkat desa tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana efektif menjaring bibit-bibit pesepak bola berbakat yang dapat dibina hingga mampu berprestasi di level yang lebih tinggi.

"Turnamen seperti ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah membangun sportivitas, memperkuat silaturahmi, dan melahirkan atlet-atlet potensial," ujar Suwardi.

Ia berharap Bhayangkara Cup dan Ganra Cup dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun agar semakin banyak talenta muda Soppeng memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan di dunia sepak bola.

Bupati juga mengapresiasi Polres Soppeng, Pemerintah Kecamatan Ganra, pemerintah desa, panitia pelaksana, serta seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan turnamen dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, sinergi seluruh elemen tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun prestasi olahraga sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Suwardi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi yang aman dan kondusif sehingga berbagai kegiatan olahraga dan aktivitas kemasyarakatan dapat terus berkembang di Kabupaten Soppeng.

Turnamen Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat."

Pada laga final kategori umum, Ganra FC keluar sebagai juara setelah mengalahkan Mantap FC. Sementara Monas FC dan Buttue Jaya FC dari Kabupaten Barru menempati posisi juara ketiga bersama. Di kategori usia madya, Ganra All Star berhasil menjadi juara usai menundukkan Wajo All Star di partai final.

Penutupan turnamen dilakukan secara resmi oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang turut dihadiri Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos., unsur Forkopimcam Ganra, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati Lapangan Andi Palloge.

(Yund)

Minggu, 10 Mei 2026

OCM FC Juara Binatama Cup II Usai Taklukkan Fun Football FC Lewat Adu Penalti


Mandailing Natal, Sigapnews.com, Tim Kesebelasan OCM FC berhasil keluar sebagai juara Turnamen Binatama Cup II setelah menundukkan Fun Football FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 di Stadion Mini Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Minggu (10/5/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka dan agresif. Pada babak pertama, Fun Football FC lebih dulu unggul lewat serangan cepat yang berhasil membobol gawang OCM FC.

Namun, OCM FC segera membalas melalui tendangan keras Ikhsan Chan yang tak mampu dihalau penjaga gawang lawan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Fun Football FC kembali memimpin setelah Ronggur sukses mencetak gol lewat sundulan tajam. Keunggulan 2-1 membuat Fun Football FC bermain lebih defensif demi mengamankan kemenangan.

Akan tetapi, beberapa menit sebelum laga berakhir, Khairul Salim muncul sebagai penyelamat OCM FC dengan gol penyeimbang. Skor 2-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti. Para eksekutor OCM FC sukses menjalankan tugas dengan baik, sementara dua penendang Fun Football FC gagal mencetak gol setelah tendangannya ditepis kiper OCM FC. OCM FC akhirnya menang dengan skor 4-3.

Ketua Panitia Binatama Cup II, Muhammad Ikshan, mengucapkan selamat kepada OCM FC sebagai juara dan Fun Football FC sebagai runner-up.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim peserta, suporter, dan masyarakat yang telah menjaga suasana turnamen tetap aman dan kondusif.

“Terima kasih kepada seluruh tim, suporter, dan penonton yang telah mendukung serta menjaga keamanan selama turnamen berlangsung. Sampai jumpa di Binatama Cup selanjutnya,” ujar Ikshan.

Salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Kotasiantar, Azanul Akbar Panjaitan, turut menyampaikan terima kasih kepada AKBP Bagus Priandy yang telah hadir langsung dan memberikan dukungan terhadap turnamen tersebut.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk para donatur seperti Azkiyal Network, Madina Mart, dan Sumber Batu, sangat membantu kesuksesan acara.

Sementara itu, Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, memberikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya turnamen yang berjalan tertib dan meriah.

“Saya berharap Binatama Cup terus berkembang dengan skala yang lebih besar hingga tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana membangun citra positif daerah.

“Melalui sepak bola, saya berharap Kotasiantar dikenal karena prestasi olahraganya, bukan karena hal-hal negatif. Olahraga adalah jalan positif untuk membangun daerah,” tutupnya.

(Magfirarulloh)

Selasa, 16 September 2025

Atlet Tenis Meja Soppeng Diberangkatkan ke Makassar, Semangat Raih Medali

 


Soppeng, Sigapnews.com, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, secara resmi melepas kontingen atlet cabang tenis meja Kabupaten Soppeng yang akan berlaga pada Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) XVIII Sulawesi Selatan.

Pelepasan berlangsung pada Selasa (16/9/2025) dalam suasana sederhana namun penuh semangat, dihadiri pengurus tim, pelatih, dan para atlet.

Kontingen Kabupaten Soppeng beranggotakan 12 orang yang terdiri dari atlet dan official.

Ketua tim, Hariadi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan KONI Soppeng atas dukungan penuh selama persiapan.

“Kami membawa sebanyak 12 orang peserta yang terdiri dari atlet dan official. InsyaAllah mereka akan berlaga mulai tanggal 17 hingga 21 September 2025 di Makassar,” ujar Hariadi, menegaskan kesiapan tim untuk bertanding.

Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle memberikan apresiasi besar kepada seluruh kontingen dan menekankan pentingnya sportivitas serta menjaga nama baik daerah.

“Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh kontingen tenis meja Soppeng. Junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik daerah, dan berikan penampilan terbaik".

"Semoga Soppeng bisa meraih prestasi gemilang di ajang Pra Porprov ini,” kata Selle.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk terus mendukung pembinaan olahraga lokal, agar semakin banyak atlet berpotensi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Pelepasan diwarnai dengan doa dan dukungan dari masyarakat serta jajaran pengurus olahraga

Harapan besar disematkan agar para atlet tidak hanya meraih hasil maksimal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif berolahraga dan menekuni cabang olahraga tenis meja.

Kontingen akan bertanding di Makassar mulai 17 hingga 21 September 2025, dengan target meningkatkan pengalaman kompetitif dan berjuang meraih medali untuk Kabupaten Soppeng.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen memajukan pembinaan olahraga melalui dukungan fasilitas, pelatihan, dan pembinaan atlet muda.

Bersama KONI Soppeng dan stakeholder terkait, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan potensi olahraga sebagai sarana pembentukan karakter, kebugaran, dan prestasi untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi dan nasional.

(Red)

Senin, 15 September 2025

Bupati Soppeng : Olahraga Jadi Gerakan Nasional untuk Bangun Karakter dan Kesehatan Bangsa

 


Soppeng, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 tahun yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Soppeng, Jalan Salotungo, Senin (15/9/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, bertindak selaku inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menegaskan pentingnya olahraga sebagai bagian dari gerakan kebangsaan.

Menurutnya, olahraga tidak hanya membangun kesehatan jasmani, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, daya juang, dan persatuan bangsa.

Bupati Suwardi menegaskan kembali pesan Presiden RI yang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai budaya hidup.

Ia menekankan bahwa bangsa yang sehat, kuat, dan tangguh lahir dari generasi yang terbiasa berolahraga sejak dini.

“Olahraga adalah jalan membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik, berkarakter, dan memiliki jiwa patriotisme,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, komunitas, hingga dunia usaha, untuk ikut ambil bagian dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para atlet Soppeng yang berhasil mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

Muhammad Armyn, peraih medali emas di Pentathlon Asia Championship 2024 di Thailand.

Mulki JP. Asnawi dan Jabir Saleh Asnawi, keduanya sukses menyabet medali emas di ajang The 8th Karate Do Gojukai Global Championship 2025 di Jepang.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Soppeng atas dedikasi dan perjuangan para atlet.

“Prestasi yang diraih para atlet ini adalah bukti bahwa Soppeng memiliki potensi besar di bidang olahraga.

"Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar lahir lebih banyak atlet unggul dari daerah ini,” tegas Bupati.

Selain penghargaan, momentum Haornas juga dijadikan ajakan untuk memperluas akses olahraga bagi masyarakat.

Bupati menekankan perlunya pembangunan ruang publik yang ramah olahraga, penguatan pembinaan atlet berbasis sport science, serta dorongan pada industri dan pariwisata olahraga.

Kepada generasi muda, ia berpesan agar tidak terjebak gaya hidup pasif.

“Mulailah dengan hal sederhana, seperti bersepeda, berenang, atau memainkan olahraga tradisional bersama teman-teman. Jadikan olahraga sebagai aktivitas harian, bukan sekadar kegiatan seremonial,” imbaunya.

Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan bahwa olahraga adalah bagian penting dari pembangunan manusia, berdampingan dengan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Melalui dukungan infrastruktur, pelatihan berbasis ilmiah, serta penghargaan kepada atlet berprestasi, diharapkan lahir generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

“Olahraga bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang membentuk masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki semangat gotong royong.

"Dengan kebersamaan, kita bisa menjadikan olahraga sebagai kekuatan untuk membangun daerah,” pungkas Bupati Suwardi.

(Red/Yun)

Minggu, 20 Juli 2025

Keindahan Alam Soppeng Dipromosikan dalam Latemmamala Run 2025


Soppeng, Sigapnews.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE secara resmi melepas sekitar 2.000 peserta dalam ajang Latemmamala Run 2025 yang digelar di Lapangan Gasis Watansoppeng pada Minggu (20/7/2025).

Kegiatan ini tidak hanya sekedar menjadi ajang olahraga, namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan mempromosikan keindahan alam Soppeng.

Ketua panitia Latemmamala Run 2025, Ekkhy Ashary, menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan acara tersebut.

“Latemmamala Run bukan sekedar ajang lari, tapi juga ajang mempererat silaturahmi, mempromosikan keindahan alam Soppeng, dan menumbuhkan semangat hidup sehat,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, sponsor, panitia, relawan, dan seluruh peserta yang telah mendukung acara ini.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Latemmamala Run 2025 dan menyampaikan harapan agar acara ini dapat menjadi agenda tahunan yang mengangkat Watansoppeng sebagai destinasi sportainment unggulan.

“Selamat datang di Bumi Latemmamala, selamat menikmati atmosfer Kota Kalong,” ujarnya.

Latemmamala Run 2025 memberikan kesempatan bagi para pelari untuk mencapai prestasi pribadi terbaik mereka di tengah suasana perkotaan yang nyaman dan menyenangkan.

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik, termasuk sepeda motor dari Sulselbar, sepeda, mesin cuci, kulkas, TV, alat olahraga, serta doorprize yang menambah keseruan kegiatan.

Keberhasilan Latemmamala Run 2025 menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Soppeng dalam mendukung perkembangan olahraga dan gaya hidup sehat di wilayah kabupaten Soppeng.

Latemmamala Run merupakan acara lari tahunan yang diselenggarakan di Soppeng dengan tujuan mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan keindahan alam dan budaya daerah.

Acara ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan didukung oleh pemerintah daerah serta sponsor lokal.

(Red/*) 

Sabtu, 05 Juli 2025

Arziqy, Pelajar Soppeng yang Buktikan Disiplin dan Latihan Bisa Antar ke Podium Juara


Polewali Mandar, Sigapnews.com, Menjadi juara bukan hanya soal menang, tapi juga hasil dari kerja keras, disiplin, dan dukungan orang-orang terdekat.

Itulah yang dibuktikan oleh Muh Arziqy Herdi Pratama, pelajar asal Kabupaten Soppeng yang berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perunggu dalam ajang Sandeq Open Karate Championship 2025 di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Arziqy bertanding mewakili perguruan Karate Gojukai Soppeng, turun di tiga nomor sekaligus: Kumite kelas -45 kg, Kata Beregu Pemula, dan Kata Perorangan Pemula. Dari ketiganya, Arziqy berhasil meraih:

Emas di nomor Kumite Perorangan,

Emas di nomor Kata Beregu,

dan Perunggu di nomor Kata Perorangan.

Sebagai alumni SDN 1 Lamappoloware dan calon siswa SMP Atira Makassar, Arziqy menjadi contoh nyata bahwa prestasi bisa diraih sejak dini jika dibarengi tekad dan semangat belajar yang tinggi.

Dalam keterangannya, Arziqy mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pelatih dan orang tua yang selama ini menjadi sumber semangatnya.

“Terima kasih kepada Simpai, Shihan, dan semua pelatih yang sudah membina saya. Terima kasih juga untuk orang tua saya yang selalu mendoakan dan mendukung. Saya ingin terus belajar dan berprestasi lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Arziqy juga dikenal rajin berlatih, tidak hanya di dojo, tetapi juga di rumah.

Kebiasaannya ini menunjukkan pentingnya manajemen waktu antara sekolah dan latihan, sesuatu yang bisa menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya.

Ibunya, Sri Herawati, yang menyaksikan langsung pertandingan, mengatakan bahwa prestasi ini adalah buah dari kedisiplinan dan semangat pantang menyerah.

“Kami selalu mengajarkan Arziqy untuk konsisten dan rendah hati. Apa yang diraihnya hari ini bukan akhir, tapi awal untuk terus belajar dan berkembang,” ujar beliau.

Kisah Arziqy adalah bukti bahwa dunia pendidikan dan olahraga bisa berjalan beriringan.

Ia menunjukkan bahwa semangat belajar tak hanya ada di ruang kelas, tapi juga di arena pertandingan.

(Yun)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved