-->

Kamis, 13 Mei 2021

Polres Simalungun, TNI dan BPBD Bersihkan Material Banjir Tutup Akses Jalur Parapat

Polres Simalungun saat bersama warga saat bersihkan material banjir (Foto Istimewa)

Simalungun (Sumut), Sigapnews.com, - Tim gabungan dari Polres Simalungun, TNI dan BPBD tengah melakukan pembersihan materila banjir yang menutup akses jalur Kota Parapat tepatnya di Jalan Anggarajim dan Sisingamangaraja, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (13/5) malam.

"Saat ini tim gabungan berjumlah 65 orang dari TNI dan Polri dengan menurunkan alat berat tengah melakukan pembersihan material banjir yang menutup akses jalan di Kota Parapat sepanjang 100 meter," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi.

Menurutnya, musibah banjir di Kota  Parapat karena meluapnya aliran sungai di Dusun Bangun Dolok akibat tingginya curah hujan sejak sore tadi. 

"Sehingga, air yang meluap dari aliran sungai itu pun membawa material lumpur dan bebatuan menutup akses jalan Anggarajim dan Sisingamangaraja serta masuk ke rumah-rumah warga se-tempat," tutur Kabid Humas Polda Sumut tersebut.

Hadi mengungkapkan, personil Sat Lantas Polres Simalungun dalam mengantisipasi kemacatan di Kota Paparat akibat banjir yang menutupi jalur kendaraan untuk sementara menerapkan sistem buka tutup.

"Dalam musibah banjir yang terjadi di Kota Parapat tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun begitu tetap diimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada mengantisipasi terjadinya banjir susulan mengingat situasi kondisi cuaca hujan," pungkasnya.

(Leodepari)

Selasa, 04 Mei 2021

Bobol Ruko dan Mencuri Sejumlah Barang, Tiga Pria Diringkus Polisi

Para pelaku kejahatan pencurian saat di ringkus polisi Polsek Patumbak (Foto Istimewa)

Patumbak (Sumut), Sigapnews.com,-
Polsek Patumbak menangkap tiga pelaku pembongkaran rumah bekas toko (ruko) di Jl. Telun Kenas simpang Penampungan Pasar VII Desa Patumbak I, Kec. Patumbak.

Ketiga pelaku yakni, Indra Aginta Ginting (39) warga Dusun VI Patumbak, Desa Patumbak I, Kec. Patumbak, Sucipto alias Panjol (28) warga Jl. Pantai Kasan Dusun III Desa Namosuro, Kec. Biru-biru dan MNT (16) warga Desa Namosuro, Kec. Biru-biru.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza didampingi Kanit Reskrim Iptu Sondy Raharjanto, Selasa (4/5) mengatakan, ketiga pelaku ditangkap karena membobol dan mencuri barang-barang berharga di ruko milik korban Christina Br Perangin-angin, Kamis (22/4) sekira pukul 13.30 WIB.

Arfin menjelaskan, korban yang saat itu datang ke TKP melihat rumahnya sudah acak-acakan alias dibongkar maling dan semua barang-barang alat rumah tangga hilang dikuras pencuri. Kemudian sekira pukul 15.30 WIB korban datang ke Polsek Patumbak untuk membuat laporan. Setelah sampai di Polsek, korban bersama piket Reskrim langsung melakukan cek TKP.

"Dihari yang sama sekira pukul 23.00 WIB korban menghubungi tim piket reskrim yang melakukan cek TKP sebelumnya dan menginfokan bahwa ianya mendapat informasi dari seseorang yang dikenal bahwa barang-barang milik korban yang hilang ada di tangan seseorang bernama Mita,"kata Arfin.

Selanjutnya, sambung Arfin, petugas mendatangi lokasi keberadaan barang-barang tersebut dan kemudian didapatkan bahwa barang-barang korban ada di rumah Mita.

"Saat dicek dan dilakukan interogasi, si Mita ini mengaku bahwa barang-barang tersebut ia beli dari seseorang bernama Indra Ginting," sebutnya.

Kemudian, Sabtu (24/4) sekira pukul 05.00 WIB, petugas mendapat informasi bahwa pelaku Indra Aginta Ginting sedang berada di rumahnya, Lalu petugas langsung bergerak ke rumah pelaku dan melakukan penangkapan terhadap pelaku Indra. Saat diinterogasi, pelaku mengaku bahwa ia membobol ruko bersama 2 temannya, Sucipto alias Panjol dan MNT.

Berdasarkan keterangan dari pelaku Indra, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menciduk kedua pelaku Panjol dan MNT di rumah masing-masing pelaku.

Dari para pelaku, petugas mengamankan barang bukti 1 unit lemari es, lemari jepara, tempat TV, sofa, meja kaca, meja bar, beberapa daun pintu dan daun jendela. Kemudian kasur, mesin pompa air merk Sanyo, kaca rias, rak piring kaca, kursi-kursi, kursi roda, CPU/LCD komputer, tikar, aquarium kecil dan sprei.

Guna penyidikan lebih lanjut, ketiga pelaku berikut barang bukti digelandang ke Mako Polsek Patumbak.

"Terhadap ketiga tersangka kita jerat Pasal 363 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun," pungkasnya.(ahmad/leo)

Sidang Arih Ersada Ginting , Hakim : Jangan Manipulasi Data Ya

Suasana persidangan di pengadilan negeri Lubuk PAKAM Deli Serdang Sumut (Foto Istimewa)

Deli Serdang, Sigapnews.com,-Sidang perkara mineral dan pertambangan (minerba) dengan terdakwa Arih Ersada Ginting, kembali digelar di PN. Lubuk Pakam, Selasa  (4/5). Agenda sidang yang dipimpin manjelis hakim diketuai Rina Lestari Sembiring, SH ini untuk mendengarkan keteranga terdakwa dan bukti surat-menyurat.

Rencananya, sesuai perintah majelis hakim, pihak kejaksaan harus menghadirkan  barang bukti alat berat ke kantor Cabang Kejaksaan Pancur Batu, Rabu (5/5). Sementara data yang diterima dari lapangan, saat petugas Polrestabes Medan turun ke lokasi pengorekan, tidak melihat atau menemukan barang bukti dimaksud.

Dalam keterangannya, terdakwa terkesan memutar balikkan fakta. Pasalnya, terdakwa Arih Ersada Ginting mengaku, tidak pernah mengetahui ada muspika Sibolangit datang ke lokasi, tidak  tahu ada petugas ESDM datang  cek koordinat.

Terdakwa mengaku, kalau  lahan yang  dikeruk merupakan  mlik terdakwa. Dirinya tidak pernah ada komunikasi dengan bu Longge Br Ginting, dan beliau tidak pernah komplen.

Pada sidang itu juga, terdakwa mengatakan, mendapat surat kuasa dari Katar  Ginting selaku orang tuanya untuk mengusahai/ menggali tanah  tersebut.

"Memang surat tanah atas nama Katar Ginting sudah hilang, sehingga dibuat surat keterangan hilang dari Polrestabes Medan," sebutnya. Dan lokasi pengorekan yang saya kelola berada di Desa Sembahe, bukan Desa Batu Mbelin," sebutnya.

Atas keterangan dari si terdakwa ini, majelis hakim pun menegaskan agar terdakwa tidak memanipulasi data. Sebab, keterangan terdakwa jelas sangat menyimpang dari kesaksian saksi korban maupun saksi lainnya.

Apalagi, dari keterangan saksi Kepala Desa Sembahe dan Kepala Desa Batu Mbelin, bahwasanya terdakwa telah menggali lahan milik saksi korban Longge Br Ginting di kawasan Desa Batu Mbelin. Bahkan, sesuai keterangan saksi ahli pada persidangan sebelumnya, diketahui kalau terdakwa menggali di luar titik kordinat.

Majelis hakim juga menyatakan, dalam persidangan terdakwa tidak diperbolehkan hanya membawa bukti surat keterangan hilang saja, tapi harus surat yang asli/sah.


Persidangan tersebut terus dipantau oleh  ratusan warga Kecamatan Sibolangit yang merasa resah dengan keberadaan usaha galian C milik terdakwa Arih Ersada Ginting.  Mereka meminta kepada pihak kejaksaan Pancur Batu dan majelis hakim yang menangani perkara tersebut, harus bersikap arif dan bijaksana. 

Mereka juga minta agar terdakwa yang telah melakukan pengrusakan lingkungan itu diberikan hukuman yang seberat-beratnya,  sehingga bisa memberi efek jera.

"Kami minta kepada Jaksa Reski Pradana Romli, SH  dan Hakim supaya menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada terdakwa. Hal ini untuk memberikan efek jera terhadap si terdakwa agar tidak semena-mena dengan masyarakat kecil seperti kami ini," ucap warga.

Pasalnya, warga tidak ingin pihak-pihak yang menangani perkara itu ada 'main mata' dengan keluarga terdakwa dalam upaya meringankan hukuman.

"Sejak adanya aktifitas pengorekan tanah timbun yang dilakukan Arih Ersada Ginting itu, lahan pertanian kami jadi rusak, drainase tidak bisa lagi difungksikan. Selain itu, jembatan-jembatan kecil di sekitar desa kami juga mengalami kerusakan," ungkap warga.

Seperti diketahui, terdakwa Arih Ersada Ginting ditangkap berdasarkan laporan dari saksi korban, Longge Br Ginting (54) warga dsn III Desa Batu Mbelin, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang, pada 24 April 2020 lalu, sesuai Tanda Bukti Laporan  Nomor : STPL/1022/YAN.2.5/K/IV/2020/SPKT RESTA MEDAN.

Untuk memperlihatkan surat tambahan dari terdakwa, termasuk pemeriksaan barang bukti alat berat, majelis hakim mengundurkan sidang, Rabu (5/5).

Leodepari)

Sabtu, 24 April 2021

Safari Ramadhan Polres Tanjung Balai 1442 Tingkatkan Pendisiplinan Prokes Covid-19




Safari Ramadhan Polres Tanjung Balai (Foto Istimewa)

Tanjung Balai (Sumut), Sigapnews.com,- Bertempat di Mesjid Jamik At-Taufiq Jalan DI Panjaitan Kel TB Kota IV Kec Tanjung Balai Utara Kota Tanjung Balai Pada hari Sabtu Tanggal 24 April 2021 Pukul 19.30 Wib Polres Tanjung Balai Melaksanakan Safari Ramadhan 1442-H/2021-M.

Tim Safari Ramadhan dipimpin Waka Polres Tanjung Balai Kompol H Jumanto SH, MH yang dikuti oleh Iptu Mulkan Tanjung SH, Ipda Saifuddin SH dan Aiptu Safaruddin.

Pelaksanaan Safari Ramadhan dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan Ketat dengan Sebelum acara dimulai terlebih dahulu membagikan Masker Kepada Seluruh Jamaah yang berjumlah 100 orang. 

Turut Hadir Ketua BKM Bapak Junaedi S.Pd dan Ustadz Dr Asyuro MH.

Ketua BKM dalam Sambutannya Mengucapkan Terimakasih atas Kedatangan Tim Safari Ramadhan Polres Tanjung Balai dan berharap kepada Warga Jamaah Mesjid dapat mendengarkan dan Melaksanakan yang menjadi himbauan dari Tim Safari Ramadhan Polres Tanjung Balai.

Safari Ramadhan dilaksanakan Sebagai Upaya Polres Tanjung Balai untuk Menghimbau Mengajak Jamaan Mesjid Untuk Meningkatkan disiplin diri Melaksanakan Protokol Kesehatan guna Menekan/Mencegah Penyebaran Covid-19.

Ketua Tim Kompol H Jumanto SH, MH dalam Dakwah Kamtibmas Mengajak Para Jamaah Untuk Mendukung Upaya Upaya Polri dalam Meningkatkan Kamtibmas agar Warga dapat Bertindak sebagai Polisi terhadap diri Sendiri, Keluarga dan Lingkungan Sehingga Kamtibmas tetap Terjaga dengan baik, Tertib Berlalulintas, tidak terlibat Narkoba, bijak dalam Menggunakan Media Sosial, Jaga Toleransi Beragama, tidak Terlibat dalam Aktifitas Radikalisme Agama, Tingkatkan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah/Menekan, Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 dengan Melaksanakan 5M seperti : Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Bahwa di Vaksin itu untuk memberikan Anti Body  pada masa Pandemi Covid-19 sekarang ini dan Sesuai Fatwa MUI bervaksin pada bulan Ramadhan tidak membatalkan Puasa, Serta Menyampaikan Himbauan Pemerintah agar tidak Melaksanakan Mudik Lebaran Sebagai Cara dan Upaya untuk Menghindari/Mencegah/Menekan/Memutus mata Rantai Penyebaran Covid-19 khusus di Kota Tanjung Balai. 

Tausia Agama dari Ustadz Dr Asyuro MH dengan Tema *Bersatunya Ummat dengan Umaroh*, mengajak para jamaah Mendukung Upaya Polri dalam Meningkatkan Kamtibmas dalam Masyarakat merupakan Cerminan bersatunya ummat islam dengan Polri sebagai Implementasi Umaroh, kebersamaan tersebut menciptakan Kamtibmas yang lebih hakiki dan memberikan manfaat besar bagi kedua belah pihak yaitu Rasa aman dan tertib bagi masyarakat serta kepercayaan Masyarakat kepada Polri. 

Usai Kegiatan dilanjutkan Penyerahan Cendera Mata dari Tim Safari Ramadhan kepada BKM Mesjid dan Foto Bersama.

Kegiatan berakhir pada Pukul 22.30 Wib dalam keadaan aman dan baik. (Leodepari)

Kamis, 22 April 2021

Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih Pada Pemungutan Suara Ulang


Kapolda saat pantau pelaksanaan PSU di kabupaten Labuhanbatu (Foto Istimewa)

Medan (Sumut), Sigapnews.com, - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengajak seluruh masyarakat agar menggunakan hak pilih Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan Mandailing Natal.

"Hak suara masyarakat yang turut menyukseskan Pilkada sangat menentukan kemajuan daerah," katanya, Rabu (21/4).

Panca juga berpesan kepada kepala desa, tokoh agama dan masyarakat untuk turut membantu penyelenggara Pemungutan Suara Ulang (PSU) agar berjalan aman dan lancar.

"Polda Sumut juga telah menurunkan 1.175 personil melakukan tugas pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan pada pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 24 April," tuturnya.

Mantan Kapolda Sulut ini menekankan agar personil BKO yang bertugas mengamankan pelaksanaan PSU untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi bersama TNI serta penyelenggara agar terciptanya situasi tetap kondusif.

"Saya tekan kepada personil Polri-TNI untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat kepada masyarakat saat datang ke TPS memberikan hak pilihnya. Jangan sampai Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara," pungkasnya.

(Leodepari)

Menyentuh Warga, Kapolres Batubara Orang Yang bisa Merasa


Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH bersama anak warga saat berikan santunan (foto istimewa)

Batu bara (Sumut), Sigapnews.com,- - Langkah langkah Untuk  membuat masyarakat  mendukung kantibmas  yang Aman dan Kondusib terus dan tak henti hentinya di lakukan Orang nomor 1 di Jajaran polres Batu bara ini ,  Dengan memberikan  kuliah subuh kepada masyarakat tentang kantibmas ,. Sosok Kapolres ini pun komitmen dengan perkataanya , akan terus ber Patroli  keliling setiap  Subuh menepis tradisi Tawuran yang ada di Kota pesisir pantai Timur  Tanjung tiram .

Di lakukanya dengan Niat yang bersih Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH. yang di dampingi Waka Polres Kompol Rudi Chandra SH.MH. Juga Kapolsek Labuhan Ruku AKP Sijabat SH. melekat kepada masyarakat  berbaur bahu membahu mencibtakan ke amanan dan ke akraban serta menjalin kekeluargaan di wilaya kota Tanjung tiram kab. Batu bara ini.

Dengan berbekal keyakinan dan harapan menciptakan prilaku baik kepada warga , kami tak akan pernah berhenti melakukan ini semua , dan kami akan sampaikan kepada warga tentang apa itu kerukunan , Baik itu Agama Dan suku yang ada di sini .

Yang terpenting kita harus bisa mengajak generasi menghindari Narkoba karna kehidupan kita akan rusak baik moral maupun harta benda apa bila kita terkontaminasi dengan Narkoba ,  kami akan berusaha semampu kami dan sekuat tenaga menipis tradisi yang tidak baik tentak bahasa tawuran di Tanjung tiram adalah tradisi ,  dan kita akan membuang kata tradisi itu. 

Hal ini dikatakan Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH. di aktifitas rutinya menjalani Kuliah subu kamtibmas juga berpatroli asmara subu di kota Tanjung tiram dan di rencanakan Kapolres akan melakukan Samapi daerah ini benar benar terpantau kondusip dan rukun.tidak tahu batas yang di tentukan ,  

Disambut positif oleh masyarakat, para Ustad dan pemuka masyarakat  mengucapkan banyak terimakasi atas kegiatan para personil kepolisian jajaran Polres batu bara yang telah penuh kepedulian kepada semua masyarakat di Kab.Batu bara , 

Memang Kapolres ini orang yang bisa merasa, kami salut dengan niat beliau, ujar Ustad Zulfikar S.Pd.i ini mengakhiri . (Boim)

Polres Labuhanbatu Tingkatkan Patroli Skala Besar Jelang Pemungutan Suara Ulang


Personil Polres Labuhanbatu saat apel (Foto Istimewa)

Labuhanbatu (Sumut), Sigapnews.com, - Polres Labuhanbatu melaksanakan apel pergeseran pasukan pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kampus Universitas Al Washliyah, Jalan Sempurna, Kelurahan Bakaranbatu, Kecamatan Rantau Selatan.

Usai melaksanakan apel pergeseran pasukan, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan bersama Dir Samapta Kombes Pol Yus Nurjaman dan Kasdim 0209 Labuhanbatu Mayor Arhd Muji Santoso, menggelar patroli skala besar dengan mengendarai kendaraan bermotor, Rabu (21/4).

Adapun lokasi yang disambangi saat partroli dengan mengunjungi TPS 005 Kota Rantauprapat, TPS 007, TPS 009, TPS 010, TPS 013 Kecamatan Rantau Selatan dan TPS 009 di Kecamatan Rantau Utara.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, mengatakan perkembangan situasi politik masih dalam keadaan aman dan kondusif. Namun, suhu politik meningkat karena adanya kegiatan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Labuhanbatu.

"Pada pengamanan PSU, kita menurunkan 1 pleton BKO Polda Sumut, 2 pleton BKO Sat Brimob Polda Sumut, 1 pleton Bhabinsa Kodim 0209 Labuhanbatu, 1 pleton barisan Polisi Militer (PM) 1/1-2 Rantauprapat, PJU Polres Labuhanbatu, 1 pleton pama Polres Labuhanbatu dan 1 pleton personil Polres Labuhanbatu," katanya.

Deni mengungkapkan, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi bahwa akan menyelenggarakan PSU di 9 TPS di Kabupaten Labuhanbatu.

"Saya berharap kegiatan Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Labuhanbatu dapat berjalan lancar dan tidak ada gesekan masing masing paslon," ungkapnya.

Apabila situasi keamanan PSU tidak dapat dikendalikan, Deni mengakhawatirkan akan terjadi gesekan masing masing kubu. Diharapkan semua elemen dapat bersinergi demi terciptanya rasa aman dan damai pada pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Labuhanbatu.

"Mari kita bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman damai dan kondusif pada pelaksanaan PSU di Kabupaten Labuhanbatu," pungkasnya.

(Leodepari)

Senin, 19 April 2021

Kantongi Shabu, Maradona Ditangkap Personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo



Tanah Karo (Sumut), Sigapnews.com, Berawal dari informasi yang layak dipercaya terkait adanya peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya. Personil Satres Narkoba Polres  Tanah Karo gerak cepat mencari keberadaan terduga tersangka pengedar narkoba jenis shabu.

Tanpa butuh waktu lama, personil berhasil mencium keberadaan terduga tersangka a.n Maradona Sembiring (29) Petani, Warga Desa Deram Kec. Merdeka dan sedang berada di bangunan kamar mandi umum. Tepatnya di Desa Deram  Kec.Merdeka, Kab.Karo, Prov.Sumut. Pada hari Kamis, (15/4/ 2021), sekira Pukul 21.00 Wib 

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan terhadap terduga tersangka, Personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo menemukan 1 (satu) buah kotak rokok merk CLUB mild di atas lantai kamar mandi umum tersebut, saat diperiksa didalamnya terdapat 1 (satu) lembar kertas tisu warna putih yang berisikan 1 (satu) paket plastik klip berles merah diduga berisikan narkotika jenis shabu dan 2 (dua) buah pipet plastik. 

Selain itu petugas juga menemukan juga 1 (satu) unit Handphone merk Nokia warna merah di dalam kantong sebelah kanan bagian depan celana yang dikenakan terduga tersangka. 

Tidak sampau disitu selanjutnya Personil Satresnarkoba Polres Tanah Karo juga melakukan penggeledahan ke kediaman Maradona Sembiring yang berada di Desa Deram Kec. Merdeka Kab. Karo.

Didalam rumah terduga tersangka lagi-lagi personil berhasil menemukan barang bukti 1 (satu) buah kotak rokok merk Sampoerna di belakang pintu kamar tidur rumah Maradona S, yang didalamnya terdapat 8 (delapan) paket plastik klip berles merah diduga berisikan narkotika jenis shabu dan 1 (satu) lembar tisu warna putih yang berisikan 2 (dua) paket plastik klip berles merah diduga berisikan narkotika jenis shabu. 

Alhasil barang bukti narkotika jenus shabu setelah ditimbang seberat bruto 4,50 (empat koma lima puluh) gram dengan kemasan11 (sebelas) paket plastik klip yang diduga berisikan narkotika jenis sabu berhasil disita petugas.

Setelah menemukan dan mengamankan barang bukti, selanjutnya personil sat res narkoba polres tanah karo membawa terduga tersangka Marodona S beserta (BB) barang bukti ke Satresnarkoba Polres Tanah Karo guna proses penyidikan lebih lanjut. 

Terkait penangkapan MS warga Desa Deram dibenarkan Kasat Narkoba polres tanah karo  AKP Henry DB Tobing SH 

melalui KBO IPTU Hendrik Tarigan saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat watshaap.


(Leodepari/ Daris)
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved