-->

Kamis, 17 September 2026

NasDem Soppeng Bawa 10 Kader ke Jakarta, Belajar Langsung di “Laboratorium” Gerakan Perubahan


Jakarta, Sigapnews.com, NasDem Soppeng tak ingin kaderisasi berhenti di ruang rapat atau sekadar menjadi agenda seremonial. Sebanyak 10 kader DPD Partai NasDem Kabupaten Soppeng dikirim ke Jakarta untuk mengikuti Gerakan Perubahan 2.0 “NasDem Naik Kelas” di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, 17–20 September 2026.

Lebih dari 400 peserta dari sejumlah daerah mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur pengurus, kader dan Fraksi NasDem.

NasDem Soppeng mengirim 10 kader, terdiri dari empat anggota Fraksi NasDem DPRD Soppeng serta enam kader dari unsur pengurus dan sayap partai.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari langkah NasDem Soppeng memperkuat kualitas sumber daya manusia partai.

Di ABN, para kader tidak hanya menerima materi organisasi. Mereka juga didorong memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas wawasan, membangun perspektif politik yang lebih matang serta memahami bagaimana gagasan perubahan diterjemahkan menjadi kerja nyata.


Ketua DPD NasDem Soppeng Ade Irawan W menegaskan, kaderisasi merupakan proses yang harus terus berjalan.

“Tak ada alasan untuk tidak terus belajar,” ujarnya, Jumat (18/9/2026).

Menurut Ade, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh para kader di ABN diharapkan tidak berhenti di Jakarta. Setelah kembali ke Soppeng, mereka harus mampu mengimplementasikannya melalui kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

“Insyaallah NasDem akan melahirkan tokoh penggerak yang berintegritas dengan segala gagasan dan inovasinya, tangguh dalam kemandiriannya, serta berdiri tegak untuk kehormatannya,” katanya.

Ade juga mengingatkan bahwa menjadi kader bukan sekadar memiliki posisi dalam struktur partai.

“Kader harus mampu bergerak, membangun komunikasi dengan masyarakat, memahami persoalan di lapangan, sekaligus menghadirkan gagasan yang dapat menjawab kebutuhan publik,” ujarnya.

Karena itu, jargon “NasDem Naik Kelas” bagi NasDem Soppeng tidak hanya berbicara mengenai organisasi. Ada tuntutan peningkatan kualitas kader agar lebih siap menghadapi perubahan dan lebih mampu bekerja di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD NasDem Soppeng Ade Irawan W bersama Ketua DPW NasDem Sulsel H. Syaharuddin Alrif juga terlihat berpose bersama Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh.

Momen tersebut memperlihatkan keterlibatan jajaran NasDem Soppeng dalam agenda kaderisasi yang mempertemukan kader dari berbagai wilayah.

Bagi NasDem Soppeng, perjalanan ke ABN Jakarta bukan sekadar perjalanan menghadiri kegiatan partai. Ini adalah bagian dari proses menempa kader agar semakin siap membawa gagasan, bekerja di tengah masyarakat dan meneruskan semangat gerakan perubahan di daerah.

(Red)

Sabtu, 05 September 2026

Tiga Figur di Balik Mesin IAS, Nurmal Idrus: Komposisinya Punya Kekuatan Berbeda


Makassar, Sigapnews.com, Struktur baru Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai menarik perhatian. Tiga nama disebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi strategis Ketua Harian, Sekretaris dan Bendahara.

Mereka adalah Supriansa, Rahman Pina, dan Amirullah Nur Saenong.

Supriansa disebut diproyeksikan sebagai Ketua Harian, Rahman Pina sebagai Sekretaris, sementara Amirullah Nur Saenong diarahkan mengisi posisi Bendahara.

Direktur Nurani Strategic, Dr. Nurmal Idrus, menilai munculnya tiga nama tersebut menunjukkan adanya kalkulasi organisasi dan politik yang cukup matang.

Menurutnya, ketiganya mempunyai kekuatan berbeda sehingga dapat saling menopang dalam menjalankan kepengurusan Golkar Sulsel.

“Saya kira itu komposisi terbaik. Ketiganya memiliki karakter dan kapasitas yang saling melengkapi,” ujar Nurmal. Minggu (6/9/2026). 

Nurmal melihat Supriansa memiliki kapasitas politik yang dibutuhkan untuk mengisi posisi Ketua Harian.

Posisi tersebut, kata dia, akan menjadi sangat penting karena IAS membutuhkan figur yang dapat membantu menggerakkan organisasi sekaligus menjembatani berbagai kepentingan di internal partai.

“Supriansa bisa memback up IAS dalam membingkai kepengurusan Golkar Sulsel yang masih terserak,” katanya.

Menurut Nurmal, Ketua Harian harus mampu menjadi penggerak ketika Ketua DPD I sedang menjalankan aktivitas politik di luar urusan teknis organisasi.

“Ketua harian bukan sekadar posisi administratif, tetapi harus mampu menjadi penggerak organisasi ketika ketua berada pada ruang-ruang politik yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Rahman Pina dinilai mempunyai pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan posisi Sekretaris.

Pengalamannya dalam organisasi politik dan sebagai pimpinan DPRD disebut menjadi modal penting untuk mengelola kerja organisasi.

“Rahman Pina punya pengalaman sebagai sekretaris dan juga pengalaman sebagai pimpinan DPRD,” kata Nurmal.

Ia menilai Sekretaris harus memiliki kemampuan menerjemahkan arah politik Ketua menjadi agenda organisasi.

“Sekretaris harus mampu menerjemahkan keputusan politik ketua menjadi kerja organisasi yang konkret,” tambahnya.

Untuk posisi Bendahara, Amirullah Nur Saenong dinilai membawa fungsi yang tidak kalah penting.

Nurmal menyebut keberhasilan sebuah organisasi politik juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan mengelola keuangan secara profesional.

“Amirullah Nur akan menjadi salah satu penopang finansial kepengurusan yang solid,” jelasnya.

Ia menilai Golkar Sulsel membutuhkan tata kelola keuangan yang kuat dan transparan agar seluruh agenda organisasi dapat berjalan secara efektif.

“Organisasi sebesar Golkar Sulsel tentu membutuhkan kemampuan pengelolaan keuangan yang kuat, transparan dan mampu menopang seluruh agenda organisasi,” katanya.

Jika ketiga nama tersebut benar-benar ditetapkan, Nurmal menilai IAS sudah memiliki fondasi awal yang cukup kuat.

Namun, menurut dia, pekerjaan terbesar justru dimulai setelah KSB terbentuk.

Struktur di bawahnya harus mampu mengakomodasi kekuatan-kekuatan yang ada di Golkar Sulsel agar tidak muncul kembali sekat internal.

“Kalau tiga nama ini benar-benar masuk dalam posisi KSB, IAS sudah memiliki mesin awal yang cukup kuat,” ujarnya.

Nurmal mengingatkan bahwa Golkar Sulsel memiliki banyak figur dengan kapasitas politik masing-masing. Tantangannya adalah menempatkan seluruh kekuatan tersebut dalam satu garis organisasi.

“Golkar Sulsel tidak kekurangan orang hebat. Tantangannya adalah bagaimana orang-orang hebat itu bisa ditempatkan dalam satu orkestrasi yang sama,” tegasnya.

Karena itu, ia menilai empat posisi teratas dalam struktur organisasi harus menjadi simpul yang mampu menjaga komunikasi dan soliditas seluruh kelompok.

“Ketua, ketua harian, sekretaris dan bendahara harus menjadi simpul yang mampu mengikat seluruh kelompok,” pungkasnya.

Munculnya tiga nama tersebut sekaligus membuka babak baru dalam dinamika internal Golkar Sulsel. Setelah komposisi KSB mulai terbaca, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana IAS menyusun struktur lengkap tanpa meninggalkan kekuatan-kekuatan yang selama ini menjadi bagian dari mesin politik Golkar di Sulawesi Selatan.

(Red)

Kamis, 27 Agustus 2026

Reses Pung Pulli di Congko, Warga Titip Lima Masalah, Siap Dikawal ke Parlemen


Soppeng, Sigapnews.com, Sekitar 150 warga Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, memanfaatkan momentum reses Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Mahfud, S.Sos, untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi.

Politisi Fraksi NasDem yang akrab disapa Pung Pulli itu hadir di Aula Kantor Desa Congko, Rabu (27/8/2026), untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendengar kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.

Pertemuan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi turut menyampaikan berbagai keluhan yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah.

Sejumlah unsur masyarakat ikut hadir, mulai dari Ketua BPD Desa Congko, kepala dusun, Ketua Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT dan RW, kelompok tani hingga masyarakat umum.

Dari dialog tersebut, lima aspirasi utama menjadi perhatian. Yakni perbaikan irigasi persawahan, program bedah rumah, listrik masuk sawah, evaluasi akurasi data sosial, serta pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Aspirasi tersebut menggambarkan kebutuhan warga yang bersentuhan langsung dengan sektor pertanian, kesejahteraan masyarakat, ketepatan sasaran bantuan, hingga fasilitas penunjang keamanan dan aktivitas warga.

Kelompok tani secara khusus berharap persoalan irigasi dan kebutuhan listrik di kawasan persawahan dapat mendapat perhatian. Sementara persoalan data sosial juga dinilai penting untuk dibenahi agar masyarakat yang berhak memperoleh bantuan tidak terlewatkan.

Pung Pulli menyatakan seluruh masukan tersebut menjadi bahan penting untuk diperjuangkan melalui DPRD.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini, mulai dari masalah irigasi, data desil sosial yang perlu dievaluasi, hingga penerangan jalan, menjadi catatan penting bagi saya. Sebagai wakil rakyat dari Dapil V Marioriwawo, saya akan mengawal dan mengomunikasikannya secara intensif kepada dinas terkait agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya akan berupaya mengomunikasikan aspirasi tersebut dengan organisasi perangkat daerah terkait sesuai mekanisme yang berlaku.

Bagi Pung Pulli, reses menjadi salah satu cara untuk memastikan persoalan masyarakat di tingkat bawah dapat masuk dalam pembahasan pembangunan daerah.

Seluruh aspirasi yang terkumpul akan dirangkum dalam laporan hasil reses DPRD Kabupaten Soppeng sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan prioritas pembangunan dan RKPD mendatang.

Warga Congko pun berharap hasil pertemuan tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dilanjutkan dengan pengawalan hingga muncul realisasi program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan ditutup dengan silaturahmi serta foto bersama antara Pung Pulli dan warga Desa Congko.

(Yund)

Senin, 24 Agustus 2026

Candra Muhctar: Maulid Nabi Momentum Perkuat Akhlak dan Kepedulian


Soppeng, Sigapnews.com, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Soppeng, Mohamad Candra Muhctar, S.Pd., M.Pd., mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat akhlak, keimanan, dan kepedulian terhadap sesama.

Candra yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Soppeng sekaligus Ketua Fraksi Demokrat menyampaikan, keteladanan Rasulullah SAW memiliki nilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurut Candra, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi pengingat agar umat Islam terus berupaya menerapkan akhlak mulia yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

“Meneladani akhlak Rasulullah SAW untuk membangun pribadi yang beriman, berilmu, dan berdaya guna bagi agama, bangsa, dan negara,” pesan Candra. Selasa (25/8/2026).

Ia menilai, kemajuan masyarakat tidak hanya membutuhkan kecerdasan dan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus dibarengi dengan karakter serta akhlak yang baik.

Karena itu, momentum Maulid Nabi diharapkan mampu mendorong setiap individu untuk memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.

Candra juga menyampaikan doa agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H membawa keberkahan bagi masyarakat Soppeng.

“Semoga cahaya Maulid membawa kedamaian, keberkahan, dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan umat Islam agar menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.

“Rasulullah lahir membawa petunjuk dan cahaya. Semoga kita termasuk umat yang setia mengikuti jalan Nabi Muhammad SAW,” tutur Candra.

Candra berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus hidup dalam kehidupan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih harmonis, berakhlak, dan saling menghargai.

Harapan Rakyat, Perjuangan Demokrat.

(AJS)

Jumat, 10 Juli 2026

Suwardi Haseng Bongkar Pembahasan Internal Golkar Sulsel, Singgung Bocoran Musda DPD II


Makassar, Sigapnews.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng mengungkap adanya pembahasan penting di balik Rapat Konsultasi Persiapan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa Nomor 2, Makassar, Jumat (10/7/2026) malam.

Suwardi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, mengaku tidak mengikuti jalannya rapat sejak awal karena masih menghadiri agenda di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Meski datang setelah rapat utama selesai, Suwardi mengungkap dirinya masih sempat bergabung dalam pembahasan bersama jajaran pimpinan partai di ruang Ketua DPD Partai Golkar Sulsel.

"Saya telat dan sudah bubar rapat baru saya tiba karena sebelumnya saya ikut acara di rumah jabatan gubernur. Tetapi saya masuk di ruangan Pak Ketua bersama Armin dengan yang lain. Banyak hal yang dibahas, termasuk bocoran mengenai Musda DPD II nantinya," kata Suwardi kepada wartawan, Sabtu (11/7/2026).

Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa selain membahas kesiapan pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, pertemuan itu juga menyinggung agenda Musda DPD II Partai Golkar di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Namun, Suwardi belum bersedia mengungkap lebih jauh isi pembahasan maupun "bocoran" yang dimaksud. Ia juga belum menjelaskan apakah pembicaraan tersebut berkaitan dengan jadwal pelaksanaan, mekanisme pemilihan, ataupun dinamika politik internal menjelang Musda DPD II.

Sebelumnya, DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan menggelar Rapat Konsultasi Persiapan Musda XI berdasarkan Surat Undangan Nomor 03/DPD-I/PG/VII/2026 yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muhidin Moh. Said bersama Plt Sekretaris Rahman Pina.

Rapat tersebut dihadiri Pengurus Harian, Panitia Pengarah Musda XI, serta Panitia Pelaksana Musda XI dengan agenda utama melakukan konsultasi dan pemantapan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Musda XI.

Musda XI Partai Golkar Sulawesi Selatan menjadi momentum strategis karena akan menentukan kepemimpinan partai untuk periode berikutnya sekaligus menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi. Setelah Musda tingkat provinsi digelar pada tanggal 18 Juli 2026, agenda selanjutnya diperkirakan akan berlanjut pada pelaksanaan Musda DPD II di seluruh kabupaten dan kota.

Hingga berita ini diterbitkan, DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait hasil rapat konsultasi.

(AJS)

Rabu, 24 Juni 2026

Diskresi DPP ke IAS adalah Sinyal 'Perintah' untuk Voters


Makassar, Sigapnews.com,– Tokoh senior Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), resmi mengantongi surat diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Surat yang ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, itu diserahkan langsung kepada IAS di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Terbitnya surat diskresi tersebut langsung memunculkan spekulasi kuat terkait arah kontestasi Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan yang akan datang. Sejumlah kalangan menilai keputusan DPP itu menjadi penanda kuat dukungan pusat terhadap mantan Wali Kota Makassar dua periode tersebut.

Pengamat politik sekaligus Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. H. Nurmal Idrus, SE., MM., menilai diskresi yang diberikan DPP merupakan tahapan paling menentukan dalam proses pencalonan IAS sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel.

"Diskresi itu ibarat jalan tol bagi IAS menuju kursi Ketua Golkar Sulsel. Bahkan bisa disebut sebagai tahapan paling krusial yang berhasil ia lewati. Sebab secara administratif dan organisatoris, IAS sebelumnya berada pada posisi yang memerlukan pengecualian atau izin khusus dari DPP untuk dapat maju sebagai calon ketua," ujar Nurmal.

Menurut mantan Ketua KPU Makassar itu, keputusan DPP bukan sekadar menyelesaikan persoalan syarat pencalonan, tetapi juga mengandung pesan politik yang kuat kepada seluruh pemilik suara atau voters dalam Musda.

"Diskresi itu bukan hanya dokumen administratif. Dalam tradisi politik partai, terutama partai yang memiliki struktur komando kuat seperti Golkar, diskresi dari Ketua Umum adalah sinyal politik yang sangat jelas. Bahkan dapat dimaknai sebagai pesan langsung kepada para voters bahwa pilihan Jakarta berada pada IAS," jelasnya.

Nurmal menilai, dengan keluarnya diskresi tersebut, peta persaingan menuju Musda Golkar Sulsel berpotensi berubah signifikan. Para pemilik suara diperkirakan akan menjadikan sikap DPP sebagai salah satu pertimbangan utama dalam menentukan pilihan mereka.

"Ketika Ketua Umum telah memberikan ruang dan legitimasi politik kepada seorang figur, maka itu akan dibaca oleh para pemilik suara sebagai arah kebijakan organisasi. Karena itu, saya melihat peluang IAS kini semakin terbuka dan semakin kuat dibanding sebelumnya," katanya.

Ia menambahkan, dinamika politik menjelang Musda tentu masih memungkinkan terjadinya komunikasi dan konsolidasi antarkandidat. Namun, dari perspektif politik organisasi, keluarnya diskresi merupakan momentum penting yang sulit diabaikan.

"Musda tetap forum demokratis dan keputusan akhir berada di tangan voters. Tetapi secara politik, diskresi ini telah mengirimkan pesan yang sangat kuat bahwa IAS mendapatkan kepercayaan dari tingkat pusat. Karena itu, ruang manuver politik para pemilik suara kini akan semakin dipengaruhi oleh sinyal yang telah diberikan DPP," pungkas Nurmal.

(Yund) 

Senin, 18 Mei 2026

Apalah Saya ?” Pernyataan Merendah Supriansa Gegerkan Konsolidasi Golkar Sulsel di Soppeng, Publik Tersentuh!


Soppeng, Sulawesi Selatan, Sigapnews.com, Suasana politik internal Partai Golkar Sulawesi Selatan Partai Golkar mendadak menjadi sorotan nasional setelah kegiatan konsolidasi DPD I yang digelar di Kabupaten Soppeng, Sabtu (16/5/2026), berubah menjadi panggung perhatian terhadap seorang tokoh senior partai.

Acara yang semula hanya dijadwalkan sebagai agenda rutin konsolidasi organisasi justru memunculkan dinamika emosional dan politik yang tak terduga. Sejumlah kader bahkan menyebut suasana forum tersebut “lebih hangat dari Musda”, karena dipenuhi gestur penghormatan dan momen kebersamaan yang kuat antar elite partai.

Namun sorotan utama publik tertuju pada satu nama: Dr. Supriansa, SH, MH Supriansa.

“Datang tak menambah, tak datang pun tak mengurangi, apalah Saya?”

Pernyataan sederhana Supriansa usai acara justru menjadi viral dan memicu diskusi luas di kalangan kader maupun publik.

Dengan nada rendah hati, ia mengatakan:“Apalah saya ini. Datang tak menambah, tak datang pun tak mengurangi. Apalah saya!”

Ucapan itu sontak menjadi bahan perbincangan karena dianggap mencerminkan sikap politik yang tidak biasa: rendah hati, merendahkan diri, namun tetap menegaskan loyalitas terhadap organisasi.

Bagi sebagian peserta, kalimat tersebut justru menjadi simbol keteguhan seorang kader yang tidak lagi berada di kursi kekuasaan, tetapi tetap hadir dalam barisan partai.

Dalam forum tersebut, Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhiddin M. Said Muhiddin M. Said, disebut memberikan apresiasi terbuka kepada Supriansa.

Ia menilai kehadiran Supriansa yang datang langsung dari Jakarta merupakan bentuk loyalitas moral yang jarang ditunjukkan oleh kader pasca menjabat.

Momen ini membuat suasana forum semakin hangat, bahkan beberapa peserta menyebut atmosfernya seperti “mini Musda” karena tingginya intensitas interaksi politik di dalam ruangan.

Supriansa sendiri diketahui pernah duduk sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024. Meski kini tidak lagi aktif di parlemen, kehadirannya dalam konsolidasi ini dianggap sebagai sinyal bahwa loyalitas politik tidak berhenti ketika jabatan berakhir.

Dalam pernyataan lanjutannya, ia menegaskan:“Apa yang saya lakukan tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan Partai Golkar kepada saya.”

Pernyataan ini menegaskan posisi dirinya sebagai kader yang tetap merasa memiliki hutang moral kepada partai berlambang pohon beringin tersebut.

Konsolidasi ini juga menjadi ajang pertemuan kader dari sembilan wilayah strategis di Sulawesi Selatan, yakni Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai, dan Bulukumba.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi politik yang mempertemukan kembali tokoh-tokoh daerah dalam satu forum besar.

Suasana hangat, saling sapa antar kader, hingga diskusi informal di sela acara memperkuat kesan bahwa konsolidasi ini lebih dari sekadar agenda formal partai.

Di balik kesederhanaan pernyataan Supriansa, sejumlah pengamat internal menilai ada pesan politik yang cukup kuat: Loyalitas kader tidak ditentukan oleh jabatan, Soliditas organisasi menjadi kunci kekuatan politik, Figur senior masih memiliki peran moral dalam partai

Supriansa sendiri menegaskan bahwa kekuatan partai hanya dapat terjaga melalui kebersamaan.

“Karena yakinlah, kebersamaan dan kekompakan akan melahirkan kekuatan,” ujarnya.

Konsolidasi Partai Golkar Sulsel di Soppeng akhirnya tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi berkembang menjadi sorotan publik nasional karena satu momen yang sederhana: sebuah pernyataan rendah hati dari seorang kader senior.

Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, peristiwa ini menunjukkan bahwa gestur kecil dalam dunia politik dapat memiliki resonansi besar, terutama ketika menyentuh isu loyalitas, kerendahan hati, dan kebersamaan dalam partai besar seperti Partai Golkar Partai Golkar.

(Aswan JS)

Sabtu, 25 April 2026

Langkah Senyap Tapi Pasti, PSI Soppeng Tancap Gas Perkuat Mesin Politik dari Akar Rumput


Soppeng, Sigapnews.com, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Soppeng mulai memanaskan mesin politiknya dari daerah. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Soppeng bergerak cepat menindaklanjuti arahan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulawesi Selatan dengan menggelar konsolidasi internal secara masif di tingkat kecamatan.

Pada tahap awal, konsolidasi langsung difokuskan di tiga wilayah strategis, yakni Kecamatan Marioriawa, Kecamatan Liliriaja, dan Kecamatan Ganra.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa PSI Soppeng mulai membangun kekuatan politik sejak dini menghadapi kontestasi politik nasional 2029.

Kegiatan konsolidasi tersebut digelar pada Sabtu, 25 April 2026, masing-masing di Kelurahan Batu-Batu (Marioriawa), Kelurahan Jenna'e (Liliriaja), serta Desa Belo (Ganra).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas internal partai sekaligus mempercepat pembentukan struktur hingga tingkat ranting di desa dan kelurahan.

Konsolidasi dipimpin langsung oleh Ketua Harian DPD PSI Soppeng, Adi Mannahawu, didampingi Sekretaris DPD Ashari Assaad serta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran pengurus inti tersebut menunjukkan keseriusan PSI dalam membangun fondasi politik dari bawah secara sistematis dan terstruktur.

Adi Mannahawu menegaskan bahwa kegiatan konsolidasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan DPW PSI Sulawesi Selatan.

Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi prioritas utama sebelum memasuki tahapan politik nasional mendatang.

"Ini adalah bagian dari tindak lanjut arahan Dewan Pimpinan Wilayah Sulawesi Selatan yang kita lakukan secara bertahap. Kita ingin memastikan struktur partai solid sampai ke tingkat bawah," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa konsolidasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis dalam menyiapkan mesin partai secara menyeluruh. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan kesiapan organisasi menghadapi dinamika politik ke depan.

"Tujuan konsolidasi internal ini untuk menguatkan struktur organisasi dan sistem kerja partai dalam menghadapi kontestasi politik 2029. Kita mulai dari sekarang, supaya kesiapan kita lebih matang," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Soppeng, Ashari Assaad, menyampaikan bahwa gerakan konsolidasi akan terus berlanjut ke kecamatan lainnya. Ia menilai penguatan struktur hingga akar rumput menjadi kunci utama dalam memperbesar basis dukungan partai di Kabupaten Soppeng.

Menurutnya, konsolidasi ini juga menjadi momentum percepatan pembentukan ranting-ranting baru di setiap desa dan kelurahan. Struktur tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun kekuatan politik yang berkelanjutan.

"PSI Soppeng akan terus bergerak dan memaksimalkan kekuatan inti partai. Kita perkuat struktur sampai ke akar rumput. Ini penting untuk membesarkan partai dan memperluas basis dukungan," jelas Ashari.

Ia juga mengungkapkan capaian sementara dari proses konsolidasi di tiga kecamatan yang telah dikunjungi. Hingga saat ini, perekrutan struktur di wilayah tersebut disebut telah mencapai lebih dari 80 persen.

"Sampai hari ini, kami sudah menjalankan konsolidasi pada tiga kecamatan. Alhamdulillah, perekrutan sudah mencapai di atas 80 persen. Ini menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi dari kader dan simpatisan," ungkapnya.

Dengan capaian tersebut, pengurus tingkat kecamatan di Marioriawa, Liliriaja, dan Ganra optimistis mampu mempercepat pembentukan ranting-ranting baru dalam waktu dekat. Targetnya, seluruh desa dan kelurahan di wilayah tersebut memiliki struktur PSI yang aktif dan siap bergerak.

Selain memperkuat struktur organisasi, kegiatan konsolidasi juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antar kader. Hal ini dinilai penting untuk membangun kekompakan sekaligus menyatukan visi dalam membesarkan partai di tingkat lokal.

Langkah konsolidasi ini disebut sebagai awal dari gerakan yang lebih besar. PSI Soppeng bertekad terus memperluas jaringan dan memperkuat mesin politik sejak dini menjelang kontestasi nasional 2029 yang diprediksi semakin kompetitif.

Strategi membangun kekuatan dari bawah ini dinilai menjadi langkah taktis. Ketika sebagian partai masih fokus pada konsolidasi tingkat atas, PSI justru mulai membangun fondasi dari akar rumput. Jika dilakukan secara konsisten, bukan tidak mungkin PSI akan menjadi kekuatan politik baru yang patut diperhitungkan di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Soppeng.

DPD PSI Soppeng juga memastikan bahwa agenda konsolidasi berikutnya akan menyasar kecamatan lainnya secara bertahap. Fokusnya tetap sama, memperkuat struktur organisasi, memperluas jaringan kader, serta memastikan mesin partai siap bergerak menghadapi dinamika politik mendatang.

Gerakan ini sekaligus menandai keseriusan PSI dalam membangun kekuatan jangka panjang. Dengan struktur yang kuat hingga tingkat desa, partai berharap mampu meningkatkan elektabilitas sekaligus memperbesar peluang dalam kontestasi politik 2029.

(Yund)

Selasa, 14 Oktober 2025

HUT ke-61 Partai Golkar, Komitmen Sosial untuk Soppeng yang Lebih Sejahtera


Soppeng, Sigapnews.com, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Soppeng menggelar serangkaian kegiatan sosial dengan tema “Golkar Solid, Indonesia Maju.”

Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum bagi partai berlambang pohon beringin itu untuk menegaskan komitmennya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam ranah politik, tetapi juga sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan sosial tersebut digelar di Kantor DPD II Partai Golkar Soppeng, Jalan Merdeka, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, dan berlangsung sejak Rabu (15/10/2025).

Sejumlah kegiatan meliputi pasar murah, aksi donor darah, hingga pembagian paket sembako bagi masyarakat di seluruh kecamatan di Kabupaten Soppeng.

Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, menyampaikan bahwa semangat peringatan HUT kali ini tidak hanya dirayakan dengan seremonial, tetapi diwujudkan dalam bentuk nyata kepedulian terhadap warga.

“Golkar lahir dan tumbuh bersama rakyat. Maka setiap langkah kami harus memberi arti. Kebersamaan ini harus terus terjaga, bukan hanya saat perayaan, tapi dalam setiap pengabdian,” ujar Andi Kaswadi Razak.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Wahda, S.E., menegaskan bahwa momen HUT ke-61 ini menjadi refleksi atas kiprah panjang Partai Golkar yang terus berupaya berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

“HUT Golkar bukan semata soal usia, tapi tentang kedewasaan dalam melayani. Kami ingin keberadaan Golkar benar-benar memberi manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat Soppeng,” ujarnya di sela kegiatan.

Rangkaian acara dimulai dengan pasar murah yang digelar sejak pukul 08.00 hingga 11.30 Wita. Warga yang hadir dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Panitia juga menyediakan isi ulang gas LPG 3 kg gratis bagi warga yang berbelanja dengan menunjukkan KTP atau fotokopinya.

Langkah ini disambut antusias oleh masyarakat karena membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga.

Kegiatan dilanjutkan dengan aksi donor darah pada siang harinya, pukul 13.00 hingga 17.00 Wita, yang melibatkan tenaga medis, relawan, serta kader partai.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata solidaritas kader Golkar terhadap sesama.

Tidak berhenti di situ, pada Jumat (17/10/2025), Partai Golkar Soppeng juga akan menggelar pembagian paket sembako secara serentak di seluruh kecamatan.

Kegiatan ini bertujuan menjangkau masyarakat di pelosok agar bantuan yang diberikan benar-benar merata dan dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan.

Sebagai penutup rangkaian perayaan, akan digelar hiburan rakyat bertajuk “Yoker Gembira” di Hark Café & Eatery Malaka, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 Wita.

Acara ini dikemas dengan suasana santai dan penuh keakraban antara kader Golkar dan masyarakat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi tanpa sekat.

Momentum peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Kabupaten Soppeng ini menunjukkan wajah humanis partai yang terus bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang peduli terhadap rakyat.

Di bawah kepemimpinan H. Andi Kaswadi Razak, Golkar Soppeng menegaskan komitmennya untuk tetap solid, peduli, dan konsisten memperjuangkan kesejahteraan masyarakat menuju cita-cita besar: Indonesia Maju.

(Red/YUN) 

Senin, 15 September 2025

Pemuda Muhammadiyah: Golkar Harus Bersikap Soal Isu Perselingkuhan Legislator


Soppeng, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Soppeng mendesak DPD II Partai Golkar Soppeng segera bersikap tegas dan mengambil langkah konkret menyusul munculnya isu perselingkuhan yang diduga melibatkan salah satu anggota DPRD Soppeng dari Fraksi Golkar berinisial HK.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng, Ruslan Efendi, menilai isu ini bukan hanya menyangkut persoalan pribadi, tetapi telah menyeret nama baik Partai Golkar sekaligus mencederai kehormatan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat. 

Menurutnya, jika kasus ini dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas, maka akan berdampak pada turunnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik dan lembaga demokrasi.

“Golkar adalah partai besar dengan sejarah panjang serta kontribusi nyata bagi bangsa ini. Jangan biarkan perilaku tidak bermoral dari oknum tertentu merusak marwah partai maupun DPRD sebagai institusi publik. 

"Kami meminta DPD II Partai Golkar segera memanggil semua pihak yang terlibat, mengusut tuntas dugaan ini, dan jika terbukti benar segera mengusulkan PAW,” tegas Ruslan dalam keterangannya, Selasa (16/9/2025).

Ruslan menambahkan, publik menaruh harapan besar kepada para pejabat dan wakil rakyat agar senantiasa menjadi teladan moral. 

Karena itu, menurutnya, setiap perilaku yang melanggar norma, nilai etika, dan kepercayaan masyarakat harus diberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu. 

“Seorang anggota DPRD adalah wajah rakyat di parlemen. Jika perilakunya justru mencederai moral publik, maka hal tersebut tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.

Pemuda Muhammadiyah Soppeng menegaskan bahwa langkah tegas dari DPD II Partai Golkar akan menjadi bukti nyata bahwa partai politik memiliki komitmen dalam menjaga integritas, moralitas, dan kredibilitas di hadapan masyarakat. 

Organisasi kepemudaan ini juga berharap kasus tersebut dapat ditangani secara transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Selain itu, Ruslan mengingatkan pentingnya proses penyelesaian yang sesuai dengan mekanisme internal partai, aturan hukum, serta nilai-nilai demokrasi. 

Dengan begitu, penyelesaian kasus tidak hanya memberi efek jera bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga memberikan pelajaran penting bagi seluruh pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam menjaga perilaku dan integritasnya.

“Demokrasi hanya bisa tumbuh jika wakil rakyat menjaga amanah, bekerja dengan jujur, dan berperilaku sesuai norma moral yang berlaku di masyarakat". 

"Demokrasi hanya bisa tumbuh jika wakil rakyat menjaga amanah dan berperilaku sesuai norma moral. DPRD Soppeng harus tetap dihormati, bukan diragukan integritasnya,” tutup Ruslan.

(Yun) 

Minggu, 22 Juni 2025

Ketidakhadiran Fraksi Golkar dalam Rapat RPJMD Soppeng Picu Sorotan, Ini Klarifikasi Ketua DPD II Partai Golkar


Soppeng, Sigapnews.com, Ketidakhadiran mayoritas anggota Fraksi Partai Golkar dalam rapat perubahan jadwal Paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Soppeng menjadi sorotan publik. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, SE, bersama 11 anggota Fraksi Golkar DPRD Soppeng, menggelar konferensi pers di Hark Cafe, Jalan Malaka, Minggu malam (22/6/2025).  

Bukan Penolakan Tapi Masalah Prosedural. 

Andi Kaswadi menegaskan bahwa ketidakhadiran Fraksi Golkar bukanlah bentuk penentangan terhadap RPJMD, melainkan disebabkan kendala administratif dan konsultasi kelembagaan.  

Partai Golkar tidak akan membiarkan kadernya, dalam hal ini Bupati Soppeng, salah langkah. Namun, kami juga tidak boleh mengabaikan prosedur, tegasnya.  

Dijelaskannya, ketidakhadiran tersebut disebabkan bentroknya agenda, seperti keikutsertaan Ketua DPRD Soppeng, Andi Farid, dalam pelantikan pengurus AMPI Sulsel, serta konsultasi anggota fraksi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait substansi RPJMD.  

Kaswadi menyoroti kejanggalan dalam permohonan perubahan jadwal rapat. 

Menurutnya, surat permintaan ditandatangani oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) tanpa pelimpahan wewenang resmi dari Bupati.  

Surat baru diterima pukul 15.00 WITA, sementara rapat sudah dimulai pukul 14.00 WITA. Ini jelas cacat prosedur, ungkapnya.  

Selain itu, dokumen RPJMD dinilai belum final. Hasil konsultasi dengan Kemendagri menemukan sejumlah poin yang perlu direvisi, namun belum ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah (Pemda).  

Kaswadi menyayangkan narasi yang menyudutkan Golkar sebagai penghambat pembangunan.  

"Jangan digiring seolah partai ini menzalimi kader. Justru kami ingin mencegah kekeliruan. Bupati adalah simbol Partai Golkar di Soppeng. Pengawasan kami adalah bentuk tanggung jawab, tegasnya.  

Ia juga menyindir pihak-pihak yang mempolitisasi isu ini. 

"Jangan coba-coba urus rumah tangga kami. Urus dulu partaimu sendiri, ujarnya. 

Tak hanya itu, ia menyoroti adanya pembisik di lingkungan Bupati yang lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kemajuan Soppeng.   

Di akhir pernyataan, Kaswadi menegaskan komitmen Partai Golkar untuk mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat dan memastikan RPJMD sesuai prosedur dan kebutuhan publik.  

"Golkar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan sesaat, pungkasnya.  

Dengan klarifikasi ini, Fraksi Golkar berharap publik memahami alasan di balik ketidakhadiran mereka dan mendukung proses pembahasan RPJMD yang lebih transparan dan akuntabel. 

(YUN) 

Rabu, 22 Januari 2025

Pasangan SUKSES Akan Dilantik di Jakarta Era Baru Bagi Bupati Soppeng Terpilih



Jakarta, Sigapnews.com,Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Soppeng, Haji Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES), bakal dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, di istana Negara, Jakarta, tanggal 6 Februari 2025 mendatang.

Keputusan itu setelah Komisi II DPR dan Mendagri Tito Karnavian bersama KPU, Bawaslu dan DKPP telah menyetujui jadwal pelantikan kepala daerah tanpa sengketa Mahkamah Konstitusi (MK). 

DPR dan pemerintah sepakat pelantikan digelar pada 6 Februari.

Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja di ruang rapat Komisi II DPR, gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2025). Pelantikan akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota terpilih hasil pemilihan serentak nasional tahun 2024 yang tidak ada sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi RI dan telah ditetapkan oleh KPUD, serta sudah diusulkan oleh DPRD provinsi/kabupaten/kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati. 

Selain itu, 50 Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan pelantikan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibu Kota Negara, kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dilaksanakan,” ujar Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy, membacakan bunyi poin kesimpulan rapat diikuti ketukan palu.

(dtc/stc)

Kamis, 05 Desember 2024

Ketua Tim Pemenangan SUKSES Sampaikan Terimakasih Seluruh Pihak Atas Kemenangan di Pilkada Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com, Politisi Golkar yang juga Ketua Tim Pemenangan pasangan SUKSES Dr Syamsuddin secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Partai Pengusung, Tim, Relawan, Simpatisan dan semua Pendukung atas Doa, dukungan dan kebersamaan dalam memenangkan Pasangan SUKSES di Pilkada serentak 2024 sebagai Bupati - Wakil Bupati Soppeng terpilih periode 2025-2030.

"Alhamdulillah, terima kasih masyarakat Soppeng! Terima kasih kepada Partai Pengusung, Tim, Relawan, Simpatisan dan Semua Pendukung atas Doa, dukungan dan kebersamaan dalam memenangkan Pasangan SUKSES sebagai Bupati - Wakil Bupati Soppeng terpilih periode 2025-2030,” ujar Syamsuddin usai KPU Soppeng  menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara calon Bupati dan wakil Bupati Soppeng yang dimenangkan oleh pasangan SUKSES, Kamis (5/12/2024).

Ketua Tim Kampanye pasangan SUKSES ini menekankan bahwa kemenangan ini bukan hanya hasil kerja keras tim, namun juga dukungan penuh  masyarakat Soppeng.

"Kita telah berjuang dengan hati, doa dan ikhtiar kita semua, termasuk sinergitas para stakeholder,

"Pilkada di Bumi Latemmamala yang kita cintai bersama berjalan aman, lancar dan sukses, dengan semangat YASSISOPPENGI yang menjadi komitmen kita bersama," ujar Syamsuddinnyang juga Ketua Bappilu Partai Golkar ini.

Pasangan nomor urut 2, Suwardi-Selle berhasil meraih 80.266 suara (56,52%),  mengungguli pasangan nomor urut 1, Andi Mapparemma dan Andi Adawiah 61.758 suara (43,48%). 

Kemenangan yang meyakinkan ini menunjukkan bahwa masyarakat Soppeng telah memilih SUKSES sebagai pemimpin yang tepat untuk membawa Soppeng menuju masa depan yang lebih baik.

"Meskipun Pilkada telah usai, kita semua berharap Pasangan SUKSES akan melanjutkan kepemimpinan pemerintahan sebelumnya untuk membawa Soppeng yang lebih baik dan lebih sejahtera," terang Syamsuddin.

Syamsuddin juga mengurai tentang sosok HA Kaswadi Razak SE (Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng) yang memiliki peran besar dalam kemenangan pasangan SUKSES.

"Terima kasih kepada mentor kami, Bapak Andi Kaswadi Razak atas dukungan dan bimbingannya yang tidak ternilai selama ini.

"Beliau telah menjadi motivator utama kami dalam memenangkan Pilkada Soppeng," ucap Syamsuddin.

Kemenangan SUKSES ini menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat Soppeng terhadap visi dan misi mereka untuk membangun Soppeng yang lebih maju dan sejahtera.

“Semoga di bawah kepemimpinan SUKSES, kabupaten Soppeng akan terus berkembang dan mencapai puncak kejayaannya,” pungkas Dr Syamsuddin.

(Red)

Jumat, 22 November 2024

40 Ribu Massa Bakal Hadiri Kampanye Akbar Pasangan SUKSES

Soppeng, Sigapnews.com,- Tim Pengendali Pasangan H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES) menyebut target 40.000 massa yang akan datang ke Kampanye Akbar SUKSES, di Stadion H. A. Wana, Watansoppeng, Sabtu, 23 November 2024, besok, bakal terlewati. 

Hal itu setelah melihat antusiasme warga Soppeng untuk ikut berpartisipasi dalam kampanye bertema "Kemenangan untuk Semua" itu. 

Pengendali SUKSES, Dr. Nurmal Idrus, MM, mengatakan gelombang antusiasme warga mulai terlihat sejak Rabu, 20 November 2024, kemarin. 

"Kami kewalahan menerima permintaan warga yang akan ikut. Agar lebih teratur, kami kemudian mengkoordinasi permintaan warga dengan mendelegasikan tanggungjawab ke sejumlah relawan dan tim inti kami di lapangan," katanya. 


Nurmal memastikan tak ada batasan maksimal untuk warga yang akan datang pada kampanye yang akan dihibur Band Anak Muda, "Hello" dan Ratu Dangdut Elvi Sukaesih itu. 

"Ini Kampanye bertema Kemenangan untuk semua, jadi semua boleh datang tanpa terkecuali, baik pendukung lawan, terlebih lagi pendukung Nomor 2, SUKSES," tambahnya. 

Banyaknya massa membuat pengendali harus menempuh sejumlah skenario mobilisasi. 

"Massa Marioriawa dan Donri-Donri akan dikumpulkan di area Waduk Ompo untuk kemudian Long March ke  Stadion H.A. Wana, sementara massa Lalabata berkumpul di Lapangan Gasis. 

"Untuk dari Marioriwawo, berkumpul di Lapangan Hikmat Takkalala, kemudian bergerak mengawal Selle KS Dalle ke Watansoppeng, sementara Liliriaja berkumpul di dua titik, Lapangan Pattojo dan di Appanang," katanya. 

Massa besar juga akan datang dari Lilirilau dan Ganra yang akan menyatu di Cabbenge untuk mengantar Suwardi Haseng ke Kota Watansoppeng. 

"Kami memohon maaf jika terjadi kemacetan di Kota Watansoppeng dan sepanjang perjalan menuju lokasi acara. Kami telah mendorong pendukung SUKSES untuk datang dan pulang dari lokasi acara untuk tetap santun dan tak ugal-ugalan di jalan raya," tukas pria berkacamata ini. (*)

Senin, 18 November 2024

Yakin Pasangan SUKSES Dominan, Millenial SUKSES Gelar Nobar di 2 Tempat Ini


Soppeng, Sigapnews.com- Millenial pendukung Pasangan H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES), menggagas nonton bareng Debat Kandidat Kedua Pilkada Soppeng.

Dua kelompok millenial SUKSES, yaitu Generasi Millenial Gen-Z SUKSES (GEMESS) dan Millenial SKD, menggelar nobar di dua tempat berbeda. 

GEMESS menggelar Nobar di Posko GEMESS di Taman Segitiga Cabbenge. Sementara Millenial SKD menggelar Nobar di Posko Marioriwawo di Depan Pasar Sentral Takkalala.  

Nobar digelar pada, Selasa, 19 November 2024, pukul 20.00 WITA. "Kami mengundang seluruh pendukung SUKSES terutama kelompok millenial untuk nobar bersama sekali silaturahmi dan menambah ilmu dengan menyaksikan pendalaman visi misi ini. 

"Kami yakin, SUKSES mampu unggul dalam debat kali ini," kata Rezki Ashari, koordinator GEMESS.

Di Takkalala, Nobar Millenial SKD akan disertai dengan diskusi kecil-kecilan mengenai materi debat. 

"Kami berharap masyarakat bisa menyaksikan dan mendalami kelebihan visi misi SUKSES lewat debat ini," kata Ical Aly.

Debat Kandidat Putaran Kedua Pilkada Soppeng, akan digelar, di Hotel Harper Makassar, Selasa, 19 November 2024. 

Debat dimulai pukul 20.00 WITA malam dan rencananya akan disiarkan langsung oleh TVRI Sulsel. (*)

Minggu, 17 November 2024

Posisi Gambar SUKSES Tunjukkan Tanda-tanda Kemenangan di Pilkada Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com, Tanda tanda kemenangan pasangan Suwardi Haseng-Selle KS Dalle di Pilkada Soppeng 27 November 2024 mendatang semakin nampak. 

Hal ini terlihat dari dukungan mayoritas warga Soppeng yang kian hari kian membesar terhadap pasangan yang berlatar belakang pengusaha dan mantan aktivis ini. Senin (18/11/2024). 

Ketua Tim Kendali Pasangan SUKSES DR Nurmal Idrus SE MSI mengungkapkan, meski jagoannya saat ini diunggulkan oleh berbagai lembaga survey dan membludaknya dukungan warga dalam setiap kampanye pasangan ini. 

Namun, pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan kemenangan pasangan SUKSES di Pilkada. 

"Tanda tanda kemenangan ini semakin nampak, apalagi jika di lihat dari Posisi Gambar SUKSES di kertas suara yang terletak di sebelah kanan yang secara harfiah, ini menggambarkan keutamaan dan sikap optimis".

"Gambar yang berada di sebelah kanan, menuntun kita ke arah yang memudahkan untuk mendatangkan kesuksesan dan kesejahteraan" ungkapnya

Nurmal menambahkan, "Pilih Suwardi - Selle, untuk selamatkan Soppeng dari kemudharatan dan kesengsaraan"

"Jangan pernah Golput, suara anda sangat menentukan untuk Soppeng yang lebih baik lagi" pungkasnya.

Sabtu, 16 November 2024

Kampanye SUKSES di Kubba Potensi Besar Kemenangan Nomor urut 2 Pilkada Soppeng


Soppeng, Sigapnews.com- Kampung Kubba di Desa Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata, Sabtu, 16 November 2024, berubah meriah. 

Di sore yang cerah itu, ratusan orang di kampung perbatasan dengan Kota Watansoppeng itu, mendatangi titik kampanye dialogis yang digelar Pasangan H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES).

H. Suwardi Haseng hadir langsung dalam kesempatan itu. Ia berterima kasih atas kedatangan warga di acara itu. 

"Ini menjadi pelecut semangat bagi SUKSES untuk bisa meraih kemenangan di Pilkada Soppeng. 

"Datanglah ke TPS tanggal 27 November 2024 ini, dan jangan ragu beri pilihan kepada SUKSES Pasangan Nomor urut 2," katanya.

Tokoh masyarakat Kubba, Rustan Amin, yang menjadi penggagas acara menyebut pihaknya tak melakukan mobilisasi warga untuk datang ke acara itu. 

"Warga datang sendiri dan hanya undangan terbuka saja. Alhamdulillah, acaranya lancar dan meriah," kata salah seorang koordinator tim 4 SUKSES ini. 

Ia mengaku optimis bisa memberi kemenangan besar pada SUKSES ini daerah itu. 

"Di sini ada satu TPS dengan sekitar 400-an pemilih. Jika melihat sambutan warga, dan pemetaan awal kita, optimis sekali mampu di atas 60 persen," tambahnya. 

Hari ini, pasangan SUKSES mendatangi lima titik kampanye dialogis. Suwardi dan Selle berbagi tugas di tiga kecamatan yaitu Lalabata, Donri-Donri dan Marioriawa. (*)

Selasa, 05 November 2024

Seiring Survey Semakin Tinggi, Dukungan SUKSES Terus Mengalir

Soppeng, Sigapnews.com- Kampanye Dialogis Pasangan Calon Bupati, H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES), di Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Selasa, 5 November 2024, tadi malam, menegaskan dominasi pasangan ini di desa tersebut. 

Dominasi itu terlihat dengan tumpah ruahnya massa ke lokasi acara. Dalam absensi tim pengendali SUKSES, tercatat 573 warga yang hadir. "Padahal, ini tak ada mobilisasi dan yang dari luar desa hanya hitungan jari," kata Andi Mallingkara, salah seorang Tim SUKSES di desa ini.

Jumlah massa yang datang itu diperkirakan mencapai 25 persen dari total pemilih yang dimiliki desa ini. Dalam rilis KPU, Desa Rompegading mengontrol 5 TPS dengan 2.103 pemilih.

Selle KS Dalle yang hadir langsung dalam kampanye itu. Ia menegaskan posisi strategis Rompegading dalam visi misi Soppeng Setara. 

"Kita akan membangun ekosistem agropolitan dimana desa dan kecamatan akan mendukung keberadaan Kota Watansoppeng dalam memenuhi segala kebutuhan pangan," katanya. 

Desa Rompegading memegang posisi sentral karena dikenal sebagai daerah penghasil pangan terbesar. "Sawah di sini luas demikian pula perkebunan. Desa Rompegading akan memegang posisi sentral," tambahnya. 

Dalam kesempatan itu, Selle ditemani sejumlah tokoh di Soppeng, seperti Ketua PPP Soppeng, Andi Nurhidayati Zainuddin, Ketua Nasdem Andi Zulkarnaen Soetomo, Ketua PKB Andi Syamsu Rijal, Ketua PKS Arisman,  pengusaha Syahrul, pengurus Demokrat Andi Mallingkara, dan anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Andi Takdir Akbar Singke.

Dalam survey Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA dan SRC, September dan Oktober 2024, kedua lembaga kredibel ini memprediksi kemenangan SUKSES di Desa Rompegading hingga di atas 60 persen. (*)

Dukung Pasangan SUKSES di Pilkada Soppeng, Haji Bahri Akui Program SUKSES Akan Jadikan Soppeng Lumbung Pangan

Soppeng, Sigapnews.com- Santer terdengar kabar bahwa sejumlah pengusaha asal Kalimantan Timur akan datang ke Soppeng untuk mengkampanyekan salah satu Paslon di Pilkada Soppeng, ternyata benar adanya. 

Salah satunya yang telah tiba di Soppeng adalah pengusaha sukses Kaltim asal Soppeng, H. Bahri. Ia mengaku datang ke Soppeng untuk mendukung penuh Pasangan Calon H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES). 

"Saya sengaja datang ke Soppeng karena ingin mendukung Pak Haji Suwardi Haseng dan Pak Selle. Pilihan ini murni dari hari nurani karena melihat banyak kemajuan yang bisa diperoleh Soppeng dengan SUKSES jadi pemimpin," kata pengusaha top yang bergerak dibidang assesoris ini, Selasa, 5 November 2024.

Ia mengaku telah bertemu dengan Haji Suwardi dan disarankan memperkuat barisan SUKSES di sejumlah desa yang menjadi basis keluarganya. 

"Ada keluarga di Lilirilau, Liliriaja dan Marioriawa. Saya akan tinggal dulu sementara untuk menguatkan dukungan bagi SUKSES," katanya. 

H. Bahri mengaku cukup tertarik dengan rencana SUKSES yang ingin menjadikan Soppeng sebagai lumbung pangan Ibukota Nusantara (IKN) di Kaltim. 

"Itu ide cemerlang karena semua yang dibutuhkan IKN terutama bahan pangan ada di Soppeng. 

"Saya dan sejumlah teman pengusaha di Samarinda akan menyambut peluang itu dengan menjalin kerjasama bisnis dengan saudara - saudara kita di Soppeng ini," tukasnya. (*)

Senin, 04 November 2024

Target 85 Persen untuk SUKSES di Ganra, Selle Ks Dalle Kampanye Dihadiri Ribuan Massa

Soppeng, Sigapnews.com,- Seribuan warga dari berbagai wilayah di Desa Ganra, memenuhi Kampanye Dialogis Pasangan Calon Bupati, H. Suwardi Haseng - Selle KS Dalle (SUKSES), di Ganra, Senin, 4 November 2024, malam. 

Selle KS Dalle hadir langsung dalam kampanye itu dan bertemu muka dengan warga. Dalam absensi panitia, jumlah warga yang hadir sekira 1.231 orang. 

Salah seorang pentolan Tim SUKSES di Ganra, Andi Hadisaputra, mengatakan pihaknya menargetkan penguasaan suara hingga 85 persen di Desa Ganra. 

"Ini hitungan realistis kami mengingat keinginan warga Ganra yang besar untuk memenangkan SUKSES," katanya. 

Mantan Caleg Golkar ini, menyebut banyaknya warga yang datang ke lokasi kampanye cukup mengejutkan karena tak ada mobilisasi khusus yang dilakukan pihaknya. 

"Karena jarak antar rumah warga dekat, maka kita hanya mengundang terbuka saja dan tak ada mobilisasi. Ternyata yang datang besar sekali, kita optimis meraih dukungan besar ke depan," tambahnya. 

Selle sendiri mengaku merinding dengan limpahan kedatangan warga. "Saya tidak menduga ada dukungan sebesar ini, apalagi ini hanya kampanye tingkat desa. 

"Insya Allah ini modal yang besar untuk kami untuk terus berjuang bersama saudara-saudara ku semua memenangkan Pilkada Soppeng," tambahnya. 

Ia memaparkan sejumlah program dalam visi misi Soppeng Setara. "Kita punya visi Soppeng sehat yang juga berarti kita ingin semua sektor menjadi sehat. 

"Bukan hanya badan dan lingkungan yang sehat, tetapi juga semua sektor, baik itu pertanian dan perekonomian," jelasnya. (*)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved