-->

Selasa, 31 Januari 2023

Mentan SYL Tegaskan SDM Pertanian Jadi Kunci Peningkatan Mutu dan Produktivitas

Jakarta, Sigapnews.com, - Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP) terus berupaya meningkatkan kapasitas petani yang mendukung peningkatan usaha tani.

Melalui Pusat Pelatihan Pertanian, Kementan menggelar Pelatihan Teknis Integrated Farming bagi Petani di wilayah program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-up Innitiative (READSI) yang dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Sulawesi.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan bahwa SDM pertanian jadi kunci untuk meningkatkan mutu dan produktivitas pertanian.

"Apabila SDM kita maju, maka maju pula sektor pertanian kita. 

"Kalau SDM pertanian kita mumpuni, maka pertanian yang maju, mandiri dan modern juga dapat kita capai," kata Mentan SYL.

Mentan SYL juga mendorong segenap unsur untuk mengembangkan pertanian terpadu (integrated farming) dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah usaha tani.

Sementara Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi dalam arahannya menyampaikan bahwa kontribusi yang paling besar dalam menggenjot produktivitas, meningkatkan kualitas, dan menjamin kontinuitas produk yang pertama dan utama adalah SDM pertanian.

"Jadi, peningkatan produktivitas itu bukan karena pupuk, bukan karena alat mesin pertanian (Alsintan), bukan karena benih. Akan tetapi, ditentukan peningkatan produktivitas pertanian ditentukan oleh SDM," ucap Dedi.

Dia menambahkan bahwa SDM pertanian yang mampu menggenjot produktivitas pertanian tidak lain SDM pertanian profesional, mandiri, dan berjiwa entrepreneurship.

"Itulah yang akan menjadi pelopor di dalam peningkatan produktivitas pertanian kita, pelopor di dalam peningkatkan kualitas produksi pertanian kita, pelopor di dalam menjamin kontinuitas produksi pertanian kita," tegas Dedi.

Selanjutnya, Dedi menyampaikan tiga amunisi untuk terus menggenjot produksi pertanian, kualitas pertanian, dan kontinuitas produk pertanian  untuk ditujukan untuk pencapaian tujuan pembangunan pertanian.

Pertama, adalah smart farming alias pertanian cerdas. Dedi mengatakan, smart farming sudah terbukti mampu menggenjot produktivitas pertanian dan juga sudah terbukti mampu meningkatkan kualitas dan kontinuitas produk pertanian.

"Manfaat amunisi pertama ini. Oleh karena itu, saya yakin bahwa dengan smart farming produktivitas bisa kita genjot, kualitas bisa kita perbaiki, dan kontinuitas produk bisa kita jamin," Ujar Dedi.

Menurut Dedi di dalam smart farming ada pemanfaatan produk biosains, bioteknologi, biofertilizer, biopestisida. Sebagai contoh pemanfaatan high yiedling variety (varietas yang berpotensi hasil tinggi).

"Ingat, pertanian itu dimulai dari benih dan dari varietas yang berpotensi hasil tinggi. Kalau bibit dan benihnya asal-asalan apalagi hoaks, maka pasti hasilnya juga hoaks. 

"Kalau kalian mau bertani, maka pastikan dulu benihnya berkualitas dan berpotensi produktivitas tinggi," kata Dedi.

Di dalam smart farming juga ada pemanfaatan alsintan. Di samping itu, ada pemanfaatn Internet of Things, Big data, Artificial intelligence (AI), Robot construction, dan Sensor.

"Kita sekarang sudah memasuki era 4.0, dimana segala sesuatunya otomatis, segalanya sesuatunya menggunakan internet dari hulu hingga hilir. 

"Dari hulu memilih benih dan bibit yang berkualitas cukup menggunakan robot. 

"Berbicara mengenai ukuran benih, robot bisa menyeleksi benih yang bagus," kata Dedi.

"Bahkan sekarang irigasi juga bisa dihubungkan dengan Iot. 

"Putra-putri Indonesia sekarang bahkan sudah mampu membuat Smart Irrigation System untuk usaha tani cabai dan sayur-sayuran lainya," sambungnya.

Amunisi yang kedua adalah memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang didedikasikan pemerintah kepada seluruh pelalu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk petani dengan bunga hanya 6 persen.

"KUR itu ibarat bensin. Percuma kita punya traktor, motor, mobil, dan kendaraan lainnya kalau bensinnya tidak ada. 

"Jadi, KUR itu adalah bensin yang akan menggerakkan wirausaha pertanian kita," kata Dedi.

Terakhir, lanjut Dedi, membangun kolaborasi dengan seluruh offtaker, bayer, eksportir, foundation yang menyediakan dana, dan perbankan. 

"Dengan membangun jaringan, kata Dedi, rezeki akan meningkat.

"Prisipnya, kita harus bangun kolaborasi bukan kompetisi, kita harus bersanding, bukan bertanding, kita harus merangkul bukan baku pukul, kita juga harus memeluk bukan baku gebuk, Itu yang harus kita lakukan," imbuhnya.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Muhammad Amin menambahkan, pelatihan akan dilaksanakan selama tujuh hari, 30 Januari- 06 Februari 2023, secara offline di Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang, Balai Diklat Pertanian Sidera, Sulawesi Tengah, dan Bali Diklat Distanak, Sulawesi Utara.

"Adapun Peserta pelatihan sebanyak 210 orang (7 angkatan) yang terdiri dari petani yang berasal dari 5 Provinsi dan 14 Kabupaten wilayah Program READSI," jelas Muhammad Amin.

Sedangkan kurikulum pelatihan ini yaitu kebijakan pengembangan integrated farming, penguatan kelembagaan petani, perencanaan usaha dan implementasi integrated farming, smart farming dalam integrated farming, pengendalian dan pemantauan, dan KUR.

Meteri-materi ini, kata Muhammad Amin akan disampaikan oleh Badan PPSDMP, Perbankan, Pengelola P4S, Praktisi serta widyaiswara BPP Batangkaluku dan BBPP Kupang.

"Bukan hanya penyelenggaraan pelatihan, hal utama yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana hasil pelatihan ini diterapkan di lapangan. 

"Dengan demikian, diperlukan peran aktif dari penyuluh dan fasilitator desa selaku pendamping petani di lokasi READSI dan dukungan penuh dari Tim," tegas dia.

Sebagai informasi, pelatihan ini terselenggara atas kerja sama BPPSDMP dengan Tim PPSU READSI di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo dan NTT Tim DPMO READSI Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kolaka, Kolaka Utara, Pohuwato, Bone Bolango, Gorontalo, Poso, Parigi Moutong, Buol, Banggai, Belu, dan Kupang, serta pemerintah daerah.

(Red/**)

Rabu, 25 Januari 2023

Jaga Sinergitas Di Wilayah, Babinsa Koramil Srengat Gelar Kegiatan Komsos Dengan Aparat Desa

Babinsa Koramil 0808/06 Srengat Kodim 0808/Blitar Serka Matwira Atmaja.

Blitar, Sigapnews.com, - Untuk meningkatkan kerja sama di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0808/06 Srengat Kodim 0808/Blitar Serka Matwira Atmaja melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan aparat Desa Bagelenan Kec. Srengat Kab. Blitar, Rabu (25/1/2023).

Serka Matwira saat di temui mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini guna meningkatkan hubungan kerja sama yang lebih baik lagi dengan aparat desa yang ada di wilayah binaan.

Danramil 0808/06 Srengat Kodim 0808/ Blitar Kapten Inf Edy Prayitno menegaskan, dengan adanya sinergitas antara Babinsa dengan aparat desa, diharapkan dapat mempermudah dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah.

Kegiatan Komsos ini juga besar manfaatnya, selain untuk mempererat tali silaturahmi, juga dapat meningkatkan koordinasi dalam membangun komunikasi yang lebih baik lagi, antara Babinsa dengan aparat desa, ujarnya.

Kapten Inf Edy juga menuturkan, bahwa kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa dengan aparat desa secara langsung ini, hasilnya akan lebih efektif, sehingga nantinya aparat desa dapat segera menyebar luaskan apa yang menjadi masukan atau informasi dari Babinsa kepada warganya.

Demikian sebaliknya, Babinsa juga lebih cepat dalam mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat, sekaligus untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini.

Dengan adanya sinergitas dan kerjasama yang baik di wilayah binaan, harapannya dapat mendukung kelancaran dalam pelaksanaan tugas Babinsa sehari hari dilapangan, tegasnya (Dim0808).***

Senin, 23 Januari 2023

Sekber Gerindra-PKB, Prabowo Subianto :Suatu Langkah Untuk Bela Kepentingan Rakyat


Jakarta, Sigapnews.com,  Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meresmikan Sekretariat Bersama Gerindra – PKB, yang beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 23 Januari 2023.

Prabowo Subianto mengatakan bahwa sekretariat Bersama ini merupakan bukti solidnya kerja sama politik antara Partai Gerindra dan PKB dalam menyongsong pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Hari ini kita resmi membuka Sekretariat Bersama Gerindra – PKB, sebagai wujud pelaksanaan implementasi kerja sama politik yang telah kita putuskan Bersama pada beberapa bulan yang lalu” ungkap Prabowo Subianto Ketika membuka secretariat Bersama Gerindra – PKB.

Dalam peresmian Sekber Gerindra – PKB ini juga, Prabowo Subianto meyakinkan bahwa Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) ini solid dan terbuka untuk bekerja sama dengan partai-partai lain dalam memajukan dan mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia.

“Hari ini adalah suatu bukti bahwa kerja sama kita solid, semangat kita tinggi, optimis kita besar, keyakinan kita besar untuk maju dan membela kepentingan rakyat. 

Ini awalan yang jelas ada partai kebangsaan yang agamis, partai agamis yang kebangsaan dan kami yakin logonya tidak hanya terbatas dua partai,” terang Prabowo Subianto.

Sementara Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar disamping Prabowo mengatakan bahwa hari ini sengaja dipilih untuk meresmikan Sekber Gerindra – PKB agar Langkah awal perjuangan Gerindra – PKB membawa keberkahan.

“Tanggal 23 Januari 20233 yang bertepatan dengan 1 Rajab bagi kalangan santri dan umat islam adalah momentum berbenah dan persiapan membawa keberkahan menuju Ramadhan,” ungkap Cak Imin.

Cak Imin juga melanjutkan bahwa kerja sama Gerindra – PKB akan saling melengkapi dan percaya akan lebih lengkap jika ditopang dengan kekuatan politik dari partai-partai lain.

“PKB-Gerindra saling percaya adalah kekuatan yang bisa diamanati untuk menata Indonesia menjadi lebih baik, melanjutkan kesuksesan yang ada. PKB-Gerindra kekuatan yang saling melengkapi dan akan sangat lengkap lagi disusul partai-partai yang bergabung untuk Indonesia adil, makmur dan sejahtera,” tandasnya.

Pada peresmian Sekber Gerindra-PKB ini, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan persatuan dan kesatuan menjadi kunci yang fokus utama perjuangan Gerindra-PKB ke depan.

“Persatuan dan kesatuan adalah hal yang diutamakan Gerindra-PKB dan calon pasangan presiden dan wakil presiden yang akan lahir dari tempat ini.” Ujar Muzani.

Muzani juga berharap sekber Gerindra-PKB ini akan menjadi saksi lahirnya keputusan penting bagi masa depan bangsa Indonesia.

“Kami berharap tempat ini menjadi saksi tentang pembicaraan visi yang sama tentang Indonesia ke depan. Dari tempat ini kita akan membicarakan masa depan Indonesia, masa depan kita semua mudah-mudahan akan melahirkan keputusan penting bagi perubahan kesejahteraan, keadilan Indonesia di masa yang akan datang,” tutupnya.

Pada peresmian ini hadir jajaran pengurus teras Partai Gerindra, seperti Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sugiono, Budisatrio Djiwandono, Rahayu Saraswati. Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, serta anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra.

(Hendra)

Sabtu, 21 Januari 2023

Deklarasi Sekber Bukti Nyata Komitmen Koalisi Gerindra -PKB

Jakarta, Sigapnews.com, – Sebagai wujud keseriusan dan kekompakan koalisi, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa akan memasuki babak baru dengan meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) pada Senin, 23 Januari 2023 mendatang. 

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bersama dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, akan hadir dalam peresmian tersebut. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Gerardus Budisatrio Djiwandono,  21 Januari 2023 

“Peresmian Sekber ini merupakan bagian dari rangkaian program dan komitmen koalisi yang sudah resmi terbentuk antara Gerindra dan PKB sejak beberapa bulan yang lalu dimulai dari penandatanganan Piagam Deklarasi Koalisi, hingga berbagai rangkaian pertukaran kunjungan antar kedua ketua umum dalam acara resmi masing-masing partai,” ungkap Budi.

Selain itu, makna dari Sekber ini juga adalah untuk menunjukan kedudukan yang sejajar dalam merumuskan ideologi, strategi, dan arah pembangunan bangsa secara bersama sama, dengan melibatkan seluruh struktur kedua partai dari tingkat pusat hingga daerah. 

“Sekber ini bukan hanya menjadi wadah untuk pemenangan pemilu 2024, tetapi juga sebagai platform perjuangan bersama untuk menggabungkan pandangan, dan program masing-masing partai untuk membangun Indonesia, dalam bingkai persatuan,” terang Jubir Milenial Partai Gerindra ini.

Kemudian, rencana penyampaian hasil Ijtima Ulama Nusantara oleh PKB kepada Gerindra juga akan menjadi salah satu agenda peresmian Sekber tersebut, yang tentu saja akan didengar, dan di pertimbangkan dengan matang oleh Partai Gerindra. 

“Pembentukan Sekber ini adalah langkah konkrit dari Gerindra dan PKB untuk saling menguatkan dan membesarkan dalam menatap pemilu 2024, dan merupakan rangkaian pertama dari sekber-sekber lain yang akan dibentuk di seluruh penjuru nusantara, demi membangun Indonesia yang lebih baik secara bergandengan tangan,” paparnya.

(Hendra)

Abraham Sebut Hadirnya Maung Dengan Segala Improvement Berangkat dari Ide Inovatif Menhan Prabowo Subianto

Jakarta, Sigapnews.com, – Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengatakan, Maung yang ditampilkan dalam rapim merupakan kendaraan versi ketiga.

Abraham mengungkap Maung sejak awal pembuatan merupakan inisiasi Prabowo Subianto. 

Hadirnya Maung dengan segala improvement yang ada hingga hari ini juga berangkat dari ide inovatif Menhan Prabowo. 

"Kami memberikan satu penghargaan tertinggi untuk Pak Menhan (Prabowo Subianto -red), karena sudah mendorong dan memberi kesempatan pada kami," kata Abraham, Sabtu 21 Januari 2023. 

"Lebih canggih dari (Maung) versi sebelumnya, dari segi performance, secara power, secara struktur body, dari segi penampilan juga lebih baik,"sambung Abraham. 

Bukan hanya itu Abraham mengakui bahwa capaian PT Pindad tersebut tidak lepas dari peran Menhan Prabowo Subianto. 

Menurutnya, Maung versi terbaru yang memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sekitar 65%, merupakan bagian dari upaya yang terus didorong oleh Prabowo. 

"(Pembuatan Maung) adalah ide yang inovatif dari Pak Menhan (Prabowo-red). Sejak tahun awal menjadi Menhan, beliau bertanya soal tactical vehicle 4x4. Kemudian Pindad membuatnya, dan beliau beri nama Maung. Itu versi yang pertama sekali," ungkap Abraham.

 "Lalu pemikiran beliau berkembang lagi. Beliau memanggil (PT Pindad) untuk membuat Jeep yang (Maung versi terbaru) ini," sambungnya mengapresiasi Prabowo.

Kemudian berkat dukungan Prabowo untuk melibatkan ahli dan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, Pindad pun mengaku selalu berusaha memberikan yang terbaik. 

Selanjutnya, Abraham juga mengatakan target berikutnya yang akan diupayakan sesuai arahan Prabowo Subianto adalah membangun pabrik engine mandiri untuk meningkatkan TKDN produk-produk kendaraan dalam negeri. 

"Kalau (pabrik engine) sudah ada di indonesia, mulai dari body-nya sudah bisa dibuat di Indonesia, tubular frame dan enginenya juga (bisa dibuat di Indonesia), maka TKDN akan naik, mendekati 70 sampai dengan 80%," kata Abraham.

Seperti diketahui bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan kendaraan operasional satuan (ranops) TNI 4x4 WD terbaru produksi PT Pindad pada Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Kemhan) 2023, Rabu (18/1/2023). 

Peresmian kendaraan taktis (rantis) yang kemudian dinamai ' Maung ' ini ditandai dengan pemecahan kendi oleh Jokowi didampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

(Red/Hendra)

Kamis, 19 Januari 2023

Komitmen Terhadap Bangsa dan Negara Jadi Alasan Mayoritas Masyarakat Pilih Prabowo Subianto Capres 2024

Jakarta, Sigapnews.com, – Hasil survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ) merilis data menyebutkan pendukung Prabowo Subianto di Pemilu 2019 termasuk pemilih loyal karena mereka memilih tetap mendukung pada Pemilu 2024.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono menilai pemilih Prabowo Subianto memiliki alasan konsisten mendukung karena melihat komitmennya terhadap bangsa dan negara.

Komitmen Prabowo, kata Budi Djiwandono, menular dan dicontoh oleh para pendukungnya apalagi saat ini Prabowo lebih dikenal sebagai sosok pemersatu bangsa.

“Bapak Prabowo ini menjadi contoh, soal loyalitas dan komitmen tidak diragukan lagi, jadi sangat wajar jika pemilih Prabowo loyal,” kata jubir milenial Partai Gerindra ini, Kamis, 19 Januari 2023.

Bukan hanya itu kata Budi, menduga migrasi pemilih Presiden Jokowi ke Prabowo Subianto lantaran prestasi dan kinerja sebagai Menhan RI menjadi penopang penguatan kabinet Indonesia Maju dibawah kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf serta masyarakat menilai Indonesia butuh sosok yang mempersatukan Indonesia dan itu telah dibuktikan Prabowo dengan bergabung ke Kabinet Indonesia Maju.

“Beberapa waktu lalu juga keluar hasil survei yang menyebutkan bahwa kepuasan publik terhadap Pemerintahan Jokowi juga memberikan efek terhadap meningkatnya elektabilitas Prabowo Subianto sebagai calon Presiden yang diharapkan mampu melanjutkan kepemimpinan Jokowi,” paparnya.

Diketahui, lembaga survei LSJ merilis data yang menyebutkan bahwa jika Pilpres 2024 hanya diikuti tiga capres (Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan), maka pemilih Jokowi/Ma’ruf pada Pilpres 2019 yang menjatuhkan pilihan pada Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo hampir sama besar.

Sementara itu mayoritas pemilih Prabowo-Sandi ternyata tetap loyal mendukung Prabowo di Pemilu 2024.

"Dengan demikian isu yang menyatakan bahwa mayoritas pemilih Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 pindah ke Anies Baswedan terbantahkan oleh hasil survei LSJ kali ini," kata Direktur Riset LSJ Fetra Ardianto dalam rilis nya di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2023.

Begitu pula menurutnya informasi tentang mayoritas migrasi pemilih Jokowi ke Ganjar Pranowo ternyata tak sepenuhnya sesuai dengan realitas di lapangan.

"Temuan LSJ tersebut dilakukan dengan melalui analisis cross-tabulation antara data hasil survei pilihan responden jika pilpres dilaksanakan saat ini dan hanya diikuti tiga capres dengan data hasil survei pasangan capres/cawapres yang dipilih responden pada Pemilu 2019," ucapnya.

Hasil analisis menunjukkan bahwa memang benar ada migrasi dukungan dari pemilih Prabowo pada Pemilu 2019 ke Anies Baswedan, namun tidak signifikan.

Dia mengatakan ketika LSJ menanyakan kepada responden siapa yang akan dipilih jika Pilpres 2024 diikuti tiga nama, maka hanya 20,5 persen pemilih Prabowo pada Pilpres 2019 yang mengaku akan memilih Anies Baswedan. "Jadi sangat jauh untuk disebut mayoritas," kata dia.

Hasil analisis LSJ menegaskan bahwa mayoritas pemilih Prabowo pada Pilpres 2019 atau 62,2 persen tetap loyal memilih Ketua Umum Partai Gerindra tersebut jika Pilpres dilaksanakan saat ini.

"Mereka ini dalam terminologi survei opini publik disebut dengan loyal voters. Kemudian sebanyak 10,5 persen pemilih Prabowo pada Pilpres 2019 bergeser ke Ganjar Pranowo dan sisanya (6,8 persen) belum bisa menentukan pilihan (undecided)," tuturnya.

Kemudian, isu migrasi pendukung Prabowo Subianto ke Anies Baswedan ternyata dominan terjadi di dunia maya (media sosial).

Realitas di akar rumput sebagaimana terpantau dari survei LSJ menegaskan bahwa pendukung Prabowo termasuk pemilih loyal yang fanatik yang tidak mudah terombang-ambing isu-isu yang beredar di dunia maya.

Pemilih loyal Prabowo Subianto kebanyakan adalah masyarakat bawah yang tinggal di daerah-daerah seperti petani, nelayan, buruh, pekerja sektor informal, emak-emak, dan generasi muda kritis yang tidak mudah terpengaruh medsos.

(Red/Hendra/**) 

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved