-->

Selasa, 15 September 2026

Satpol PP Soppeng Tegur PKL Masjid Agung: Tetap Jualan, Jangan Bikin Semrawut

Satpol PP Soppeng Tegur PKL Masjid Agung: Tetap Jualan, Jangan Bikin Semrawut


Soppeng, Sigapnews.com, Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di pelataran Masjid Agung Darussalam Soppeng kembali mendapat perhatian. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Soppeng turun langsung melakukan penataan, Selasa malam (15/9/2026).

Dipimpin Kabid Satpol PP Soppeng, Andi Hendra Ishak, S.Sos., petugas menyambangi satu per satu pedagang. Bukan dengan pendekatan represif, penataan dilakukan melalui dialog dan imbauan secara persuasif.

Pesannya sederhana: tetap boleh berjualan, tetapi jangan membuat kawasan masjid terlihat semrawut.

Petugas mengingatkan pedagang agar kendaraan, barang dagangan maupun perlengkapan jualan ditata dengan baik. Kebersihan sekitar lapak juga menjadi perhatian.

Para PKL turut diminta tidak mendirikan tenda yang berpotensi mengganggu kerapian dan fungsi pelataran Masjid Agung Darussalam.

Andi Hendra Ishak mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari tugas Satpol PP dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum sekaligus menegakkan Peraturan Daerah.

“Kami dari Satpol PP selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada pedagang kaki lima. Tugas Satpol PP adalah menyelenggarakan ketenteraman dan ketertiban umum, penegakan Perda serta perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, penataan tidak dimaksudkan untuk menghambat masyarakat dalam mencari nafkah.

Sebaliknya, keberadaan UMKM tetap didukung selama aktivitas perdagangan dilakukan dengan memperhatikan ketertiban dan kondisi lingkungan.

“Kami tetap mendukung UMKM yang berada di pelataran masjid, tetapi tetap menjaga keindahan dan kebersihan pelataran Masjid Agung Darussalam yang merupakan ikon Kabupaten Soppeng,” jelasnya.

Menurut Andi Hendra, kawasan Masjid Agung memiliki fungsi yang lebih luas. Selain menjadi tempat ibadah, kawasan tersebut juga merupakan ruang publik yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat.

Karena itu, aktivitas ekonomi di sekitarnya perlu berjalan seiring dengan kepentingan menjaga kenyamanan dan estetika kawasan.

“Jangan sampai aktivitas jual beli membuat kawasan terlihat tidak tertata. Kami berharap pedagang tetap berjualan, tetapi kebersihan dan kerapian juga menjadi perhatian,” harapnya.

Satpol PP Soppeng pun berharap penataan tersebut tidak berhenti pada imbauan petugas. Kesadaran pedagang untuk menjaga lingkungan dinilai menjadi kunci agar aktivitas UMKM tetap berjalan tanpa mengorbankan wajah Masjid Agung Darussalam.

Jualan tetap jalan, tetapi kawasan tetap rapi. Itulah pesan Satpol PP Soppeng dalam penataan PKL kali ini.

(Yund)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved