-->

Minggu, 22 Maret 2026

Udara Sejuk dan Air Panas Jadi Magnet, 4.334 Wisatawan Padati TWA Lejja Saat Lebaran

Udara Sejuk dan Air Panas Jadi Magnet, 4.334 Wisatawan Padati TWA Lejja Saat Lebaran


Soppeng, Sigapnews.com Taman Wisata Alam (TWA) Lejja di Kabupaten Soppeng kembali membuktikan posisinya sebagai destinasi unggulan saat libur Lebaran 2026. Pada puncak kunjungan, Minggu (22/3/2026), sebanyak 4.334 wisatawan tercatat memasuki kawasan wisata alam tersebut hingga pukul 17.00 WITA.

Lonjakan ini tidak hanya terjadi pada jumlah pengunjung, tetapi juga volume kendaraan. Manajemen TWA Lejja mencatat sebanyak 513 kendaraan roda dua dan 465 kendaraan roda empat memadati area parkir dan ruas jalan menuju lokasi.

Manajer TWA Lejja, Andi Zulqibral Yusari, mengungkapkan bahwa data akurat diperoleh melalui sistem Dashboard Point of Sale (POS) yang terintegrasi di pintu masuk kawasan. Sistem ini mencatat setiap transaksi tiket masuk secara real-time, sehingga memberikan gambaran akurat mengenai tingginya minat masyarakat.

Data ini menunjukkan minat masyarakat terhadap Lejja masih sangat tinggi, khususnya di momen libur Lebaran. Kami melihat antusiasme keluarga untuk menghabiskan waktu bersama di alam terbuka sangat besar, ujar Andi Zulqibral, Senin (23/3/2026).

Manajemen menyebut dua faktor utama menjadi daya tarik TWA Lejja: udara pegunungan yang sejuk dan sensasi berendam di pemandian air panas alami. 

Kombinasi ini dinilai sulit ditemukan di destinasi wisata lain di Sulawesi Selatan, menjadikan Lejja pilihan utama bagi wisatawan lokal yang ingin berlibur tanpa harus keluar daerah.

Anak-anak senang bermain air, sementara orang tua bisa menikmati relaksasi di kolam air panas. 

Ditambah lagi pemandangan alam yang hijau, ini paket lengkap untuk liburan keluarga, tambahnya.

Dari data yang dihimpun, tren kunjungan tahun ini diproyeksikan meningkat dibanding periode Lebaran tahun lalu yang berada di kisaran 6.000 pengunjung selama masa libur. 

Dengan masih tersisanya beberapa hari dalam masa libur Lebaran 2026, manajemen optimistis total kunjungan dapat melampaui capaian sebelumnya.

Andi Zulqibral menilai tingginya minat ini tidak terlepas dari sistem promosi yang efektif. Selain mengandalkan reputasi lokal, pengelola gencar memanfaatkan media digital, termasuk media sosial dan jejaring informasi berbasis komunitas, untuk menjangkau wisatawan dari berbagai wilayah.

"Kami terus memperkuat promosi digital karena pola perjalanan wisatawan sekarang banyak dipengaruhi oleh konten dan rekomendasi daring. Efeknya terasa pada lonjakan kunjungan saat long weekend seperti ini, jelasnya.

Menyikapi lonjakan pengunjung, manajemen TWA Lejja menerapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari penambahan petugas kebersihan, pengaturan arus kendaraan, hingga penambahan loket pembelian tiket untuk mengurangi antrean. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kendala signifikan yang mengganggu kenyamanan wisatawan.

Manajemen mengimbau pengunjung yang akan datang pada sisa hari libur untuk memanfaatkan jam kunjungan pagi hingga siang hari guna menghindari kepadatan puncak. 

Data jumlah pengunjung dan kendaraan tersebut bersifat sementara berdasarkan pencatatan internal per pukul 17.00 WITA, Minggu (22/3/2026), dan dapat mengalami pembaruan sesuai rekapitulasi akhir pengelola.

(Yun)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved