Soppeng, Sigapnews.com, Kepala Desa Panincong Kecamatan Marioriawa Andi Mardiana menghadiri kegiatan Pertemuan Koordinasi Dukungan Serap Gabah Petani (Sergap) untuk mendukung kelancaran penyerapan hasil panen pada musim tanam Oktober–Maret tahun 2025/2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Gabungan Dinas pada Senin (16/3), dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, dinas pertanian, hingga kelompok tani.
Pertemuan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas hasil pertanian, khususnya komoditas gabah yang menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan daerah.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas strategi penyerapan gabah petani agar hasil panen dapat terserap secara optimal dengan harga yang stabil dan menguntungkan petani.
Dalam arahannya, para pemangku kebijakan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk memastikan hasil panen petani tidak mengalami kendala dalam proses distribusi maupun pemasaran.
Program Sergap menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar.
Kepala Desa Andi Mardiana dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah Desa siap mendukung penuh program serapan gabah, terutama dengan memperkuat komunikasi antara petani, kelompok tani, dan pihak pembeli hasil panen.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Oleh karena itu, kami di tingkat desa akan terus mendorong agar hasil panen mereka terserap dengan baik dan memberikan keuntungan yang layak,” ujarnya.
Selain membahas teknis penyerapan gabah, pertemuan ini juga menyoroti peran pemerintah desa dalam membantu kelancaran pendataan hasil panen serta koordinasi distribusi.
Pemerintah Desa diharapkan mampu menjadi jembatan antara petani dan pihak terkait agar informasi mengenai harga, kebutuhan pasar, dan jadwal penyerapan dapat tersampaikan dengan cepat dan akurat.
Kades Andi Mardiana juga menegaskan pentingnya pendampingan kepada petani agar mereka lebih siap menghadapi dinamika harga pasar.
Menurutnya, peningkatan kapasitas petani dalam memahami mekanisme pasar akan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka.
Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
Kegiatan koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan daerah, khususnya pada periode musim tanam 2025/2026.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, petani, dan stakeholder lainnya, diharapkan produksi pertanian dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Di akhir kegiatan, para peserta sepakat untuk memperkuat koordinasi berkelanjutan serta melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program Sergap di lapangan. Hal ini diharapkan dapat memastikan seluruh hasil panen petani terserap dengan baik dan tepat sasaran.
(Red)



FOLLOW THE SIGAPNEWS.COM AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow SIGAPNEWS.COM on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram