Rabu, 27 Mei 2020

Rumput Laut Di Desa Lasama Mulai Digalakkan dan Menjadi Komoditi Unggulan

Rumput Laut Di Desa Lasama Mulai Digalakkan dan Menjadi Komoditi Unggulan


Ketgam : Kades Lasama La Ode Baali saat Meninjau Langsung Proses Pembibitan Rumput Laut

Sigapnews.com, Laworo Muna Barat (Sultra) - Rumput laut merupakan salah satu komoditas ekonomis bernilai tinggi beberapa tahun belakangan di pasar dunia. Salah satu bahan utama kosmetik ini memiliki permintaan yang tinggi di dunia internasional. Indonesia sebagai salah satu produsen rumput laut tercatat memiliki pangsa pasar sebesa 30% dengan total volume ekspor pada tahun 2018 sebesar 213 ribu ton.

Beberapa sentra produksi rumput laut tersebar di berbagai daerah yakni Lombok, Sulawesi, dan Jawa. Namun, di wilayah Muna Barat, budidaya rumput laut juga mulai di galakan, tepatnya di Desa Lasama Kecamatan Tiworo Kepulauan Kab. Muna Barat. 

Jenis rumput laut yang di budidayakan oleh warga Desa Lasama ialah Catoni. Jenis rumput laut Catoni merupakan salah satu komoditi bernilai tinggi.

Husaini, warga Desa Lasama Kec. Tiworo Kepulauan kepada wartawan, Kamis (28/05/2020) mengaku dengan adanya budidaya rumput, masyarakat merasa legah karena dapat membiayai sekolah anak- anak dan kebutuhan sehari-hari. 

"Kehadiran rumput laut ini kami warga Desa Lasama merasa sangat bersyukur dan berterima kasih. Terutama kepada Kepala Desa Lasama, La Ode Baali yang telah memberikan bantuan bibit rumput laut yang bersumber dari Dana Desa sehingga warga Desa Lasama saat  ini sudah menikmati hasilnya," tutur Husaini.

Husaini mengatakan, produksi rumput laut dilakukan warga setelah 3 bulan  penananam. Setelah itu, rumput laut dikeringkan selama tiga hari menggunakan sinar matahari. Dan setelah kering akan dijual ke penampung dengan harga Rp. 11.000.

Kepala Desa Lasama La Ode Baali, mengatakan bantuan bibit rumput laut ini bersumber dari Dana Desa, yang merupakan proritas utama dan menjadi produk unggulan di Desa Lasama. 

"Ada empat kelompok yang mendapatkan bantuan bibit rumput laut, masing-masing kelompok berjumlah lima belas Kepala Keluarga jadi nominal yang mendapat bantuan bibit rumput laut ini sebanyak enam puluh kepala keluarga.

Kami selaku Pemerintah Desa telah melakukan penyeleksian kepada kepala keluarga yang betul-betul dan layak untuk diberikan bantuan bibit rumput laut, jadi tidak semua warga Desa Lasama yang mendapatkan bantuan. 

"Warga Desa Lasama antusias membudidayakan rumput laut. Dengan ini, nelayan di desa kami mulai merubah pola pikir untuk kesejateraan mereka," ungkapnya La Ode Baali. 

Laporan: AE

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved