-->

Jumat, 17 April 2026

Jumat Curhat di Lalabata, Kapolres Soppeng Serap Aspirasi Masyarakat


Soppeng Sigapnews.com Polres Soppeng kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung dengan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Invinite Coffee, Jalan Tuju Wali-Wali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.  Jumat, 17 April 2026, pukul 09.00 WITA.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K bersama Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, perwakilan BPN Soppeng, para pejabat utama Polres Soppeng, Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, Camat Lalabata Risqun, S.STP., M.Si, Danramil Lalabata Kapten Arh. Soekarno Halim, Lurah Lalabata Rilau H. Rama Scorpianto, Bhayangkari, personel Polres dan Polsek Lalabata, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli membuka kegiatan sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di wilayah tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Soppeng serta sesi dialog interaktif bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan keluhan secara langsung.

Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar secara langsung permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Ini menjadi bahan evaluasi kami dalam meningkatkan pelayanan serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta menjalin sinergi dengan TNI-Polri.

Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan yang terjadi di lingkungannya,
tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan, saran, dan masukan secara langsung kepada pihak kepolisian. Suasana kegiatan berlangsung santai, terbuka, dan penuh keakraban.

Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Soppeng.

Program Jumat Curhat ini menjadi salah satu langkah Polres Soppeng dalam membangun komunikasi yang efektif dan humanis dengan masyarakat. Kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WITA dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

[The Yund]

Senin, 06 April 2026

Suasana Tegang! Aparat Gabungan Serbu Lapas Soppeng, Hasil Razia Bikin Kaget!


Soppeng, Sigapnews.com, Aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, dan petugas lembaga pemasyarakatan menggelar patroli sekaligus razia di Lapas Kelas II Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA tersebut dipimpin oleh IPDA Zainandar Zain, S.H., sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Soppeng.

Patroli sebelumnya menyasar sejumlah titik rawan di wilayah perkotaan. Namun, fokus utama kegiatan diarahkan ke lembaga pemasyarakatan yang berada di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata.

Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan razia secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di beberapa blok hunian warga binaan.

Petugas memeriksa setiap kamar tahanan secara detail, termasuk tempat tidur, barang pribadi, serta sudut-sudut ruangan yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang terlarang.

Razia ini menyasar sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan, seperti narkotika, senjata tajam, dan telepon genggam ilegal yang kerap disalahgunakan untuk mengendalikan aktivitas dari dalam lapas.

Namun, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan narkotika maupun telepon genggam ilegal.

Meski demikian, petugas mengamankan sejumlah barang lain yang dianggap berpotensi membahayakan, di antaranya kaleng, gelas kaca, piring, korek gas, botol parfum, serta benda berbahan logam.

Barang-barang tersebut disita untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan yang dapat mengganggu keamanan di dalam lapas, baik terhadap sesama warga binaan maupun petugas.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan arahan dan peringatan kepada warga binaan agar tetap mematuhi aturan yang berlaku di dalam lembaga pemasyarakatan.

Pengawasan di dalam lapas, menurut petugas, akan terus diperketat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di masa mendatang.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif aparat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa patroli tidak hanya difokuskan pada lembaga pemasyarakatan, tetapi juga menyasar berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah Soppeng.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah keluhan masyarakat terkait aktivitas balap liar dan penggunaan kendaraan yang meresahkan di jalanan.

“Patroli ini akan terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di lokasi dengan tingkat kerawanan tertentu seperti lembaga pemasyarakatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.15 WITA. Razia berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan tanpa insiden berarti.

Situasi di dalam lapas maupun di wilayah sekitar dilaporkan tetap terkendali.

(Yunandar)

Jumat, 03 April 2026

Polisi Bekuk Terduga Pelaku Narkoba di Area SPBU Takalala, 4,48 Gram Sabu Diamankan


Soppeng, Sigapnews.com, Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Soppeng kembali menunjukkan hasil signifikan. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang terduga pelaku dalam operasi yang dilakukan pada Rabu malam, 1 April 2026.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 22.00 WITA di kawasan SPBU Takalala, Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo.

Lokasi tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian aparat kepolisian setelah adanya laporan masyarakat yang menyebutkan area itu kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satresnarkoba yang dipimpin oleh Kanit I langsung melakukan penyelidikan intensif.

Petugas melakukan pemantauan selama beberapa waktu guna memastikan kebenaran informasi serta mengidentifikasi target yang dicurigai.

Setelah memastikan keberadaan terduga pelaku di lokasi, aparat segera melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial A.A.L (43). Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di tempat kejadian, petugas menemukan lima sachet plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut memiliki berat bruto sekitar 4,48 gram dan ditemukan dalam penguasaan pelaku.

Dari hasil interogasi awal di lokasi, A.A.L mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Pengakuan ini kemudian menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Hasil pengembangan tersebut membuahkan hasil. Polisi kembali berhasil mengamankan satu orang lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan pelaku utama.

Pria kedua berinisial S kini juga telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Soppeng untuk menjalani proses penyidikan lebih mendalam.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Selain itu, keduanya juga berpotensi dikenakan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkoba.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di Kabupaten Soppeng. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya narkoba,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkotika dengan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat penting. Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.

Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Soppeng.

(Yunandas S)

Kamis, 19 Maret 2026

Polsek Lalabata Kerahkan Personil, Amankan Shalat Isya dan Tarawih di Malam Terakhir Ramadan 1447 H


Soppeng, Sigapnews.com, Personel Polsek Lalabata melaksanakan pengamanan Shalat Isya dan Shalat Tarawih di sejumlah masjid dalam wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis malam, 19 Maret 2026, sekitar pukul 19.30 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus untuk memastikan pelaksanaan ibadah pada malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan rumah ibadah menjadi salah satu fokus utama Polsek Lalabata dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan. Pada malam terakhir pelaksanaan Shalat Tarawih, kehadiran personel kepolisian di sejumlah masjid diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaah yang datang untuk beribadah.

Sejumlah personel diterjunkan ke beberapa masjid yang menjadi sasaran pengamanan. Masjid Babul Jannah Sentral di Kelurahan Lapajung diamankan oleh Aipda Ibrahim. Sementara itu, Masjid Al Aqsa Lompo di Kelurahan Lemba diamankan oleh Aiptu Budiaman, dan Masjid Taqwa diamankan oleh Aiptu Suherman. Penempatan personel ini dilakukan untuk memastikan situasi di sekitar area masjid tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Selain melakukan penjagaan di lingkungan masjid, personel Polsek Lalabata juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di depan masjid guna mencegah terjadinya kemacetan. Langkah tersebut dinilai penting mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat pada waktu pelaksanaan Shalat Isya dan Tarawih, terutama pada malam terakhir Ramadan yang biasanya dihadiri lebih banyak jemaah. Dengan pengaturan lalu lintas yang baik, para jemaah dapat datang dan pulang dengan lebih aman serta tertib.

Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap keamanan kendaraan yang diparkir selama pelaksanaan shalat. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya di sekitar tempat ibadah. Polisi mengingatkan warga agar memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan diparkir di lokasi yang aman.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Lalabata turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dari Kapolres Soppeng kepada masyarakat. Warga diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan, termasuk pada malam terakhir pelaksanaan Shalat Tarawih. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.

Kapolsek Lalabata AKP Mahmuddin mengatakan bahwa kegiatan pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan suasana aman dan kondusif selama kegiatan keagamaan berlangsung.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan untuk melakukan pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk kedekatan Polri dengan warga. Dengan hadir langsung di lokasi kegiatan ibadah, polisi diharapkan mampu memberikan rasa tenang sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.

“Pengamanan ini kami laksanakan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk, terutama pada malam terakhir Ramadan. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan serta memperhatikan keamanan kendaraan saat beribadah,” ujar AKP Mahmuddin.

Ia menambahkan, keterlibatan personel dalam pengamanan rumah ibadah merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Lalabata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Pelaksanaan Shalat Tarawih di wilayah hukum Polsek Lalabata pun berjalan tertib tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol. Kondisi ini menunjukkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat berjalan dengan baik dalam menjaga suasana tetap nyaman di penghujung Ramadan.

Dengan adanya pengamanan tersebut, masyarakat diharapkan semakin merasa tenang dalam menjalankan aktivitas ibadah. Di sisi lain, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Lalabata tetap terjaga dengan baik hingga akhir Ramadan, sejalan dengan harapan bersama untuk menciptakan lingkungan yang damai, aman, dan penuh kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.

(Yunandar/JOIN)

Selasa, 17 Maret 2026

Pasar Lolloe Tetap Kondusif, Polsek Lalabata Intensifkan Pengamanan


Soppeng, Sigapnews.com, Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Lalabata meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik keramaian. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Pasar Rakyat Lolloe, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, S.Sos, bersama sejumlah personel kepolisian. Patroli dimulai sekitar pukul 10.15 WITA hingga menjelang siang hari, menyesuaikan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di pasar selama bulan Ramadhan.

Seperti diketahui, pasar tradisional menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan signifikan selama bulan puasa. Masyarakat memanfaatkan waktu pagi hingga siang hari untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, baik untuk konsumsi harian maupun persiapan berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Lalabata, AKP Mahmuddin, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan aktivitas jual beli di pasar berjalan dengan lancar dan tertib. Ini merupakan bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hal ini penting dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya masih dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan yang signifikan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Para pedagang di Pasar Lolloe pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung selama bulan Ramadhan.

“Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli polisi. Pembeli juga lebih tertib, jadi suasana pasar tetap kondusif,” ungkap salah seorang pedagang.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Situasi di Pasar Rakyat Lolloe terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Polsek Lalabata menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah hukum Polsek Lalabata.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

(Yund)

Minggu, 15 Maret 2026

Tol Jakarta–Cikampek Terpantau Lancar, Bersama Dirgakkum Korlantas Polri, Wakapolri Pantau Langsung Pergerakan Pemudik


Jakarta, Sigapnews.com,– Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan arus mudik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemantauan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo terhadap kondisi lalu lintas di sejumlah jalur utama mudik.

Pemantauan tersebut dilakukan pada Sabtu (14/3/2026) dengan menggunakan jalur udara untuk melihat secara langsung kondisi arus kendaraan dari wilayah Jakarta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Setelah melakukan pemantauan dari udara, Wakapolri melanjutkan kegiatan dengan meninjau Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, yang menjadi salah satu pusat pemantauan lalu lintas dalam Operasi Ketupat tahun ini.

Dalam kegiatan tersebut, Komjen Pol. Dedi Prasetyo didampingi oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K. yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kasatgas Kamseltibcarlantas) dalam Operasi Ketupat 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan dari udara, arus kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju arah timur mulai mengalami peningkatan volume. Namun demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau lancar tanpa adanya kepadatan yang signifikan.

Wakapolri menyampaikan bahwa situasi tersebut menunjukkan kesiapan aparat di lapangan dalam mengelola pergerakan kendaraan para pemudik.

“Secara umum saya pantau dari udara, arus lalu lintas yang keluar Jakarta berjalan sangat lancar. Meskipun sudah ada peningkatan volume kendaraan, namun masih dalam kategori sangat lancar,” ujar Dedi saat memberikan keterangan kepada awak media di Command Center KM 29.

Ia menjelaskan, sejumlah jalur strategis yang menjadi lintasan utama para pemudik masih dapat dilalui dengan baik. Mulai dari ruas Tol Jakarta–Cikampek, jalur menuju Cirebon, hingga kawasan perbatasan Jawa Tengah di Kalikangkung, arus kendaraan masih bergerak dengan normal.

Tidak hanya wilayah Jawa Tengah, pemantauan juga dilakukan hingga jalur yang mengarah ke wilayah Jawa Timur. Menurut laporan yang diterima dari petugas di lapangan, pergerakan kendaraan menuju kawasan Ngawi juga masih dalam kondisi lancar.

Kondisi ini dinilai sebagai hasil dari berbagai strategi pengaturan lalu lintas yang telah diterapkan oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Berbagai skema rekayasa lalu lintas serta kesiapan personel di titik-titik rawan kemacetan dinilai mampu menjaga kelancaran perjalanan masyarakat yang mulai melakukan mudik lebih awal.

Selain jalur mudik menuju Pulau Jawa, perhatian juga diberikan terhadap jalur transportasi yang mengarah ke Pelabuhan Merak, Banten. Pelabuhan tersebut menjadi salah satu titik penting bagi masyarakat yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatra.

Berdasarkan laporan petugas, arus kendaraan menuju kawasan pelabuhan juga masih terpantau lancar. Meski demikian, langkah-langkah antisipatif tetap disiapkan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.

Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pengalihan kendaraan berat bersumbu tiga keluar dari jalan tol menuju jalur arteri di wilayah Cilegon.

Langkah tersebut diambil untuk mengurangi beban kendaraan di jalan tol sehingga arus kendaraan pemudik dapat tetap terjaga kelancarannya.

“Untuk kendaraan sumbu tiga sudah dilakukan pengalihan keluar tol menuju jalur arteri. Ini bagian dari langkah antisipasi agar arus kendaraan pemudik tetap lancar,” jelas Dedi.

Dalam Operasi Ketupat 2026, Polri juga memanfaatkan sistem pemantauan berbasis teknologi melalui Command Center yang terintegrasi dengan berbagai perangkat pengawasan lalu lintas.

Melalui sistem tersebut, petugas dapat memantau kondisi jalan secara real time di berbagai titik jalur mudik nasional.

Dengan sistem pemantauan tersebut, aparat dapat segera mengambil langkah cepat apabila terjadi lonjakan volume kendaraan atau potensi gangguan lalu lintas di lapangan.

Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan operasi juga dilakukan secara rutin melalui kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) yang dilaksanakan setiap hari.

Menurut Wakapolri, hasil evaluasi pada hari pertama dan kedua pelaksanaan Operasi Ketupat menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat masih berada dalam kondisi kondusif.

“Dari hasil Anev hari pertama dan hari kedua ini, secara umum situasi kamtibmas dalam kondisi sangat kondusif dan arus lalu lintas masih bisa dikendalikan dengan baik,” katanya.

Polri memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.

Dengan dukungan personel di lapangan, rekayasa lalu lintas, serta pemantauan teknologi dari command center, diharapkan potensi kemacetan maupun gangguan keamanan selama periode mudik dapat diminimalkan.

(Yunandar)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved