Kamis, 05 Maret 2020

Kadis Pertanian Kotamubagu Buka Pelatihan Tematik Cabai dan Bawang yang di Selenggarakan Oleh BBPP Batangkaluku

Kadis Pertanian Kotamubagu Buka Pelatihan Tematik Cabai dan Bawang yang di Selenggarakan Oleh BBPP Batangkaluku


Sigapnews.com, Kotamubagu (Sulut) - Kadis Pertanian dan Perikanan Kotamubagu Muhammad Yahya, SP.  membuka secara resmi Pelatihan Tematik Cabai Angkatan IV dan Bawang Merah Angkatan III yang dilaksanakan di P4S Bungatani Kotamubagu, (4/3/2020).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh BBPP Batangkaluku yang berlangsung selama 3 hari dari 04 s/d 06 maret mendatang dengan Jumlah peserta 39 orang, yang berasal dari Kecamatan Kotamobagu Barat, Timur, Selatan dan Utara.

Kegiatan pelatihan ini di selenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi pengurus dan anggota kelompok tani sehingga dapat mengatasi persoalan hama dan penyakit tanaman cabai yg mengacu pada GAP sehingga produksi optimal dapat tercapai.

Dalam arahan Kadis Pertanian dan Perikanan Kotamubagu, beliau menyampaikan mengenai pembinaan terhadap petani milenial komoditi cabai dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada dilahan mereka.

Kata Dia "Apalagi komoditas tanaman cabai juga saat ini di kotamobagu sebagian besar telah mandiri dan kegiatan usaha tani saat ini dananya  bersumber dari swadaya tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, " ungkap Muhammad Yahya.

Dikatakannya bahwa "Dinas Pertanian Kotamobagu saat ini melakukan pengawalan terhadap 3 komoditas pertanian yaitu Cabai, Bawang Merah dan Tomat, "jelasnya.

Yayat Sudrajat salah satu Kelompok Tani “Baru Muncul” Kecamatan Kotamobagu Selatan mengatakan bahwa, pelatihan - pelatihan seperti ini sangat diharapkan oleh petani, dengan harapan kedepannya, mereka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta produksi tanaman cabai mereka.

Besar harapan mereka untuk bisa mengikuti pelatihan yang lain dengan komoditas pertanian lainnya.

Untuk diketahui saat ini pemerintah meluncurkan Program Program  KUR ( Kredit Usaha Rakyat) yang merupakan program proritas pemerintah berupa kebijakan pemberian kredit/pembiayaan modal kerja kepada individu, badan usaha atau kelompok usaha yang produktif dan layak, untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil dan menengah yang selanjutnya  dapat digunakan oleh kelompok tani yayat untuk menumbuh kembangkan pertanian di Kotamobagu.(Al-Az).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved