-->

Senin, 30 Maret 2026

Sekolah Rakyat, Janji Politik Prabowo, Mulai Diwujudkan Pemerintah



Jakarta Sigapnews.com Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu janji politik Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan mulai menunjukkan realisasi. Pemerintah melalui sinergi antarkementerian dan keterlibatan BUMN tengah mengupayakan hadirnya lembaga pendidikan yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa mengakses pendidikan bermakna dan berkualitas.

Program ini dirancang tidak hanya membebaskan biaya pendidikan, tetapi juga menyediakan fasilitas belajar yang layak, pemenuhan gizi, serta pembinaan karakter dan keterampilan vokasi. Pendekatan holistik tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan masih adanya anak usia sekolah yang putus akses akibat keterbatasan ekonomi.

Kami ingin tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Sekolah Rakyat hadir untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan agar siap bersaing di masa depan, ujar salah satu perwakilan tim pengembang program, Selasa (30-03-2026).

Sekolah Rakyat mengusung konsep link and match dengan dunia usaha dan industri. Selain mata pelajaran formal, peserta didik akan mendapat pelatihan vokasi dasar seperti pertanian, tata boga, teknologi digital, dan kerajinan yang disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Dengan demikian, lulusan diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil dan mandiri.

Masyarakat menyambut positif program ini. Para orang tua dari kalangan kurang mampu menilai Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi atas keterbatasan biaya dan akses pendidikan. Ini harapan baru buat kami. Anak-anak jadi punya kesempatan yang sama untuk sekolah dan meraih cita-cita, ujar Sumiati (42), seorang warga.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat pada tahun ini masih dalam tahap proses pembangunan

Pemerintah menegaskan bahwa program ini akan dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan. Sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat dan swasta menjadi kunci keberhasilan program yang digadang-gadang sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

Jumat, 27 Maret 2026

Pengakuan Mengejutkan Wali Kota Makassar: Peran Besar Putra-Putri Soppeng di Balik Pembangunan Kota


Makassar, Sigapnews.com,– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuat pengakuan yang cukup mengejutkan dalam sebuah forum silaturahmi warga Soppeng di Kota Makassar.

Ia secara terbuka mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Makassar selama masa kepemimpinannya tidak lepas dari kontribusi besar putra-putri asal Kabupaten Soppeng.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Halalbihalal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Jumat (27/3/2026).

Acara itu dihadiri ratusan warga Soppeng perantauan, termasuk Bupati Soppeng, Suwardi Haseng.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa banyak kebijakan strategis Pemerintah Kota Makassar lahir dari kontribusi pemikiran para akademisi asal Soppeng.

Ia menyebut daerah tersebut sebagai salah satu penyumbang terbesar tenaga intelektual, khususnya guru besar, yang berperan aktif dalam pembangunan kota.

“Soppeng adalah daerah yang paling banyak menyumbangkan guru besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar. Banyak kebijakan yang saya ambil berasal dari masukan para akademisi asal Soppeng,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran para akademisi ini tidak hanya memperkaya perspektif dalam perumusan kebijakan, tetapi juga memperkuat kualitas keputusan yang diambil pemerintah.

Tidak hanya dalam ranah pemikiran, Munafri juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sedikitnya lima figur muda berdarah Soppeng yang dipercaya mengisi posisi penting di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Kelima figur tersebut menempati jabatan eselon II atau kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Ia menilai kinerja mereka sangat profesional dan berdampak signifikan terhadap efektivitas jalannya pemerintahan.

“Saat ini saya dibantu oleh lima sosok muda asal Soppeng di posisi eselon II. Mereka memiliki kinerja yang luar biasa dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kesuksesan kita bersama,” ujarnya, yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengaku merasa bangga sekaligus terharu atas pengakuan tersebut.

Ia menilai keberhasilan warga Soppeng di perantauan menjadi bukti nyata kualitas sumber daya manusia daerahnya.

Menurut Suwardi, momentum halalbihalal ini menjadi simbol kuatnya solidaritas warga Soppeng, sekaligus menunjukkan bahwa kontribusi mereka mampu memberikan dampak positif di daerah lain.

“Kami memerlukan dukungan kuat dari seluruh warga Soppeng, termasuk yang berada di perantauan, untuk terus memberikan yang terbaik bagi daerah. Kontribusi bapak dan ibu sekalian sangat kami harapkan,” tuturnya.

Suwardi juga berharap hubungan antara Makassar dan Soppeng dapat terus terjalin dengan baik. 

Ia menekankan pentingnya sinergi antar daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Acara halalbihalal ini pun menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas daerah, khususnya melalui peran diaspora, mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan. 


(Yunandar) 

Kamis, 26 Maret 2026

Bupati Soppeng Manfaatkan PSBM 2026 untuk Gaet Investor dan Undang Gubernur ke HJS ke 765 Tahun


Makassar, Sigapnews.com, Pemerintah Kabupaten Soppeng terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle dalam ajang Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026.

Kegiatan bergengsi tersebut berlangsung di Phinisi Ballroom Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026), dengan mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”.

Forum ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, pengusaha nasional Aksa Mahmud, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Dalam keterangannya, Bupati Soppeng menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam PSBM 2026 bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.

“Keikutsertaan kami dalam PSBM ini merupakan upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan investasi dan kerja sama lintas wilayah, serta membangun kolaborasi yang lebih erat dengan para pelaku usaha asal Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa PSBM memiliki peran penting sebagai wadah yang mempertemukan berbagai elemen strategis, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga organisasi seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta transaksi bisnis konkret serta kemitraan berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah adanya kerja sama nyata dan transaksi bisnis yang berdampak langsung, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Soppeng menjelaskan bahwa forum ini memberikan banyak manfaat bagi daerah, khususnya dalam memperluas jejaring bisnis antarwilayah, membuka peluang investasi baru, serta menjadi ruang pertukaran gagasan dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam PSBM juga diharapkan mampu memperkuat posisi daerah dalam ekosistem ekonomi regional yang semakin kompetitif.

Selain itu, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Soppeng kepada investor dan pelaku usaha.

“Ini menjadi kesempatan strategis bagi kami untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Tidak hanya menghadiri kegiatan utama PSBM, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, mereka secara langsung menyerahkan undangan kepada Gubernur Sulawesi Selatan untuk menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Soppeng (HJD) ke-765.

Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menjelaskan bahwa undangan tersebut disampaikan secara langsung sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan akan kehadiran pemerintah provinsi dalam momentum penting daerah.

“Insya Allah, puncak peringatan Hari Jadi Soppeng ke-765 akan dilaksanakan pada 8 April 2026. Kami berharap Bapak Gubernur dapat hadir dan bersama-sama merayakan momentum bersejarah ini,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.

(Yunandar)

Bupati Dan wakil Bupati Soppeng Hadiri PSBM XXVI Dorong investasi dan Sinergi Regional



Makassar Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng mengambil peran strategis dalam penguatan ekosistem ekonomi regional dengan berinteraksi dengan berbagai pemimpin daerah dan tokoh nasional di Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, bersama Wakil Bupati, Selle KS Dalle, tidak sekadar hadir sebagai peserta, tetapi secara aktif berinteraksi dalam hal investasi dan memperluas jejaring bisnis antar daerah dalam forum bergengsi tersebut.

Bertempat di Phinisi Ballroom Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026), kedua pemimpin daerah itu memanfaatkan momen yang dihadiri ribuan pengusaha dan pemangku kepentingan sebagai langkah konkret membuka pintu kolaborasi nyata. 

Di tengah forum bertema Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa kehadiran Soppeng merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah.

Kegiatan ini membawa manfaat luar biasa bagi Sulawesi Selatan, terutama penguatan investasi dan pertukaran ide. Dengan ribuan pengusaha hadir, ini peluang emas bagi daerah untuk melompat,tegas Suwardi.

PSBM XXVI tahun ini kian bergengsi dengan hadirnya sejumlah menteri dan pemimpin daerah, di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Tampak hadir pula mantan anggota DPR Fraksi Golkar, Dr Supriansah, dengan senyum dan antusiasme mengikuti kegiatan.

Di sela-sela hiruk-pikuk acara, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng melakukan manuver strategis dengan menyampaikan undangan resmi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Soppeng ke-765 langsung kepada Gubernur Sulsel. 

Wakil Bupati Selle KS Dalle mengungkapkan bahwa momen istimewa itu terjadi usai pertemuan kebetulan di mushala. 

Gubernur pun meminta agar undangan diserahkan langsung tanpa perlu melalui prosedur birokrasi yang berbelit.

"Pak Gubernur meminta agar undangan diserahkan langsung di tempat, tidak perlu repot-repot lagi. Kami pun menyerahkan undangan HUT Soppeng kepada beliau. Insya Allah, puncak peringatan akan digelar pada 8 April 2026. Ini bentuk sinergi yang kami jaga erat,ujar Selle.

Melalui dua langkah besar.memanfaatkan PSBM sebagai ajang promosi investasi sekaligus mempererat hubungan dengan provinsi.

Pemerintah Kabupaten Soppeng mengirimkan sinyal kuat bahwa daerah ini siap berkolaborasi, terbuka bagi investor dan konsisten menjalankan pembangunan berkelanjutan. 

HUT ke-765 yang akan datang pun diproyeksikan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi momentum memantik akselerasi pembangunan daerah.

(Yunandar) 

Tancapkan Ekspansi Ekonomi di Panggung Saudagar Bugis Makassar(PSBM) XXVI, Bupati Suwardi Haseng Serap Investasi dan Jalin Kalaborasi Strategis



MAKASSAR Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng tidak sekadar hadir, melainkan tampil sebagai aktor utama dalam penguatan ekosistem ekonomi regional di ajang Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026. Bertempat di Phinisi Ballroom Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026), Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle menunjukkan keseriusan daerahnya dalam memburu investasi dan memperluas jejaring bisnis antardaerah.

Di tengah lautan ribuan pengusaha dan pemangku kepentingan yang memadati forum bertema.Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh, Bupati Suwardi menegaskan bahwa kehadiran Soppeng merupakan langkah konkret membuka pintu kolaborasi nyata. Kegiatan ini membawa manfaat luar biasa bagi Sulsel, terutama penguatan investasi dan pertukaran ide. Dengan ribuan pengusaha hadir, ini peluang emas bagi daerah untuk melompat, tegasnya.

PSBM XXVI kali ini kian bergengsi dengan hadirnya deretan menteri dan pemimpin daerah. Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang juga Ketua BPP KKSS, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, serta Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla turut memeriahkan pembukaan. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman beserta para gubernur dari luar daerah dan seluruh bupati/wali kota se-Sulsel juga hadir, menjadikan forum ini sebagai simpul kekuatan ekonomi dan politik daerah.

Di sela-sela hiruk-pikuk acara, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng memanfaatkan momen emas untuk menyampaikan undangan resmi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Soppeng ke-765 langsung kepada Gubernur Sulsel. Wakil Bupati Selle KS Dalle mengungkapkan, penyampaian undangan yang awalnya dijadwalkan terpisah justru berlangsung istimewa setelah bertemu di mushalla.

Pak Gubernur meminta agar undangan diserahkan langsung di tempat, tidak perlu repot lagi. Kami pun menyerahkan undangan HUT Soppeng kepada beliau. Insya Allah, puncak peringatan akan digelar pada 8 April 2026. Ini bentuk sinergi yang kami jaga erat, ujar Selle.

Melalui dua langkah besar,memanfaatkan PSBM sebagai ajang promosi investasi sekaligus mempererat hubungan dengan provinsi.Pemerintah Kabupaten Soppeng mengirimkan sinyal kuat. daerah ini siap berkolaborasi, terbuka bagi investor dan konsisten menjalankan pembangunan berkelanjutan. HUT ke-765 yang akan datang tidak hanya menjadi seremonial tetapi momentum memantik akselerasi pembangunan yang telah dirancang bersama.

Rabu, 25 Maret 2026

Terobosan Dahsyat. Soppeng Siap Rp67 Miliar dari Pusat, Listrik Masuk Sawah Resmi Digulir demi Swasembada Pangan


SOPPENG Sigapnews.com Pemerintah Kabupaten Soppeng tidak lagi sekadar bicara visi. Dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di ruang pimpinan Kantor Bupati, Kamis (25/3/2026), dimatangkanlah langkah monumental: optimalisasi lahan non rawa dengan suntikan dana pusat Rp67 miliar serta program listrik masuk sawah yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, secara tegas menyebut bahwa pertemuan ini adalah tindak lanjut langsung dari kesepakatan strategis dengan Kementerian Pertanian. Kami tidak mau sekadar wacana. Listrik masuk sawah adalah solusi nyata atas kekurangan air saat musim tanam. Tahun ini, kita wujudkan, ujarnya dengan penuh keyakinan di hadapan jajaran Tim LPPM Universitas Hasanuddin, PLN, para kepala dinas, hingga koordinator penyuluh pertanian dari delapan kecamatan.

Yang membuat langkah ini luar biasa adalah sinkronisasi total antara program pusat dan daerah. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran fantastis Rp67 miliar untuk program Optimasi Lahan (OPLAH). Namun Soppeng tidak sekadar menjadi pelaksana. Kabupaten ini memastikan agar intervensi pusat benar-benar menyentuh akar masalah. keterbatasan energi dan Air

Ketua Tim Penyusun SID LPPM Unhas, Andang Suryana Soma, Ph.D. memaparkan bahwa pendekatan teknis kali ini berbeda. Tidak ada lagi tebang pilih. Lokasi dan kelompok penerima manfaat akan ditentukan berdasarkan data calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang dikumpulkan langsung oleh penyuluh lapangan. Ini jaminan ketepatan sasaran, tegasnya.

Dukungan paling krusial datang dari PLN Cabang Soppeng. Manajer PLN, Ria Fitriani Rachman, menyatakan kesiapen penuh untuk membangun jaringan instalasi listrik guna mendukung program tersebut. Listrik masuk sawah bukan sekadar penerangan. Ini adalah energi produktif yang akan menggerakkan pompanisasi, irigasi modern, dan menjamin tanam sepanjang tahun. Kami siap berkontribusi untuk swasembada pangan nasional, ujarnya.

Para penyuluh pertanian yang hadir pun menyambut dengan antusias. Mereka menilai bahwa kolaborasi antara Pemkab Soppeng, Unhas dan PLN kali ini menghadirkan harapan baru. Seorang koordinator PPL dari Kecamatan Lilirilau mengungkapkan, Selama ini petani non rawa sering terbatas akses air. Dengan listrik masuk sawah, kami optimistis produksi padi bisa meningkat drastis.

FGD ini tidak sekadar diskusi biasa. Ia menjadi momen bersejarah di mana program APBN bertemu dengan visi daerah, lalu dikawal oleh riset akademisi dan infrastruktur kelistrikan. Semua bergerak dalam satu peta jalan yang sama. menjadikan Soppeng sebagai lumbung pangan baru yang tangguh, bahkan di tengah tantangan perubahan iklim.

Dengan persiapan SID yang matang, dana yang sudah dianggarkan, serta komitmen semua pihak, langkah besar ini diyakini akan menjadi titik balik sektor pertanian Soppeng. Bukan lagi cerita biasa.ini adalah gerakan kolektif menuju kemandirian pangan yang dimulai dari aliran listrik di sawah dan tekad yang tidak pernah padam.

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved