-->

Sabtu, 28 November 2020

Dukung Sukses Pilkada Selayar Disduk Capil Buka Special Layanan Perekaman KTP EL, di Hari Libur




Selayar,Sigapnews.com,- Komitmen dan dukungan terhadap penyelenggaraan pilkada serentak, yang akan dihelat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, pada hari, Rabu, 9 Desember 2020 mendatang, disampaikan secara terbuka oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisduk Capil), Drs. Andi Patonrangi Pasbal.

Sebagai wujud dukungan terhadap kesuksesan penyelenggaraan pilkada serentak Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Selayar, kami dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disduk Capil) akan stand by memberikan pelayanan perekaman dokumen identitas kependudukan KTP EL, di luar jam kerja atau hari libur.

Pelayanan perekaman pada setiap  hari, Sabtu-Minggu, dan hari libur lain  yang diperuntukkan bagi warga masyarakat dan atau pemilih pemula yang belum melakukan proses perekaman atau belum mengantongi KTP EL, akan dibuka mulai dari pukul 09.00-13.00 siang wita.

Layanan ini akan dibuka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) sampai dengan hari Rabu, 9 Desember 2020.

Spesial layanan perekaman KTP EL, dibuka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) dalam menjamin hak konstitusional warga negara untuk tetap bisa menggunakan serta menyalurkan hak pilihnya di bursa pilkada serentak mendatang, urai Patonrangi Pasbal dalam press release yang dilayangkannya kepada wartawan pada hari Sabtu, (28/11) malam.

Penegasan ini disampaikannya, menyusul ditemukannya salah seorang pemilih pemula atas nama Ahmad Putra Hanri, warga lingkungan Bonto Tangnga, Kelurahan Batangmata yang sudah tercatat pada lembaran daftar pemilih tetap (DPT) namun ternyata belum melakukan perekaman KTP EL.

Terkait dengan temuan tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Andi Patonrangi Pasbal menyampaikan petunjuk dan arahan agar yang bersangkutan bisa melaporkan diri dan melakukan perekaman pada hari Minggu, (29/11) pagi yang dibuka dari pukul 09.00-13.00 Wita. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Kamis, 12 November 2020

Berawal Dari Kota Kalong, di Takabonerate Rakor DPT dan DPPh di Gelar Kembali




Selayar, Sigapnews.com, - Perjalanan expedisi menjajal kawasan wisata Taman Nasional (TMN) Takabonerate diawali rombongan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia dari Dermaga Rauf Rahman Benteng dengan menumpangi KM Reivero, kapal ber gt 88 yang dibangun di kawasan Tanaberu, Kecamatan Bontobahari, kota Butta Panrita Lopi, Kabupaten Bulukumba.

KM Reivero bertolak menuju Pulau Tinabo, Kecamatan Takabonerate, pada pukul 00.42 Wita, hari, Selasa, (10/11) malam kemarin, sesaat setelah lego jangkar di kawasan Dermaga Rauf Rahman, Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Mengangkut rombongan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia yang didampingi oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi-Selatan, bersama dua belas ketua KPU penyelenggara pilkada serentak di Sulsel, kapal yang ditumpangi bergerak perlahan membelah samudera dan bentangan laut luas di tengah hembusan dingin angin malam serta temaram cahaya bintang dan rembulan menuju kawasan Pelabuhan Pattumbukang, di Desa Lowa, Kecamatan Bontosikuyu.

Menyertai perjalanan rombongan, turut hadir, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, bersama koordinator divisi data yang didampingi jajaran staf sekretariat KPU dan segenap komponen panitia pemilihan kecamatan (PPK) dari sebelas wilayah kecamatan daratan dan kepulauan Selayar.

Setiba di kawasan Taman Nasional (TMN) Takabonerate, rombongan kembali melanjutkan agenda rapat koordinasi (Rakor) membahas persoalan evaluasi daftar pemilih tetap dan persiapan data pemilih pindahan yang sebelumnya telah dilaksanakan, di ruang pola kantor bupati Selayar selama kurang lebih dua hari.

Koordinator divisi data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sukardi menjelaskan, “penunjukan Selayar sebagai tuan rumah penyelenggara rapat koordinasi (rakor) evaluasi daftar pemilih tetap (DPT) dan persiapan daftar pemilih pindahan (DPPh) didasari oleh hasil keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi-Selatan yang menunjuk dan mendaulat Selayar selaku tuan rumah penyelenggara rakor”.

Sebelumnya, sejumlah rangkaian agenda rapat koordinasi juga sempat dilaksanakan di kota Kalong, Kabupaten Soppeng, Tanah Toraja, dan kawasan wisata Malino, Kabupaten Gowa. Lokasi yang menjadi tempat dipusatkannya kegiatan rapat koordinasi tekhnis pemungutan suara yang dirangkaikan dengan kegiatan simulasi pemungutan suara dalam penerapan si rekap, kuncinya kepada wartawan pada hari, Selasa, (11/11) siang di kawasan Taman Nasional Takabonerate. (JJ/AFDB)

Selasa, 22 September 2020

Pastikan Produksi Terus Berjalan, BPP Benteng Bontoharu Dampingi Petani Binaan Panen Padi



Selayar (Sulsel), Sigapnews.com, - Jubair, A.Md, Salah satu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bontoharu terus dampingi petani binaannya dalam melakukan panen padi yang saat ini sedang berlangsung dibeberapa desa di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Selasa (22/9/2020). 

Menurutnya, meski dimasa pandemi covid-19 yang sudah memasuki masa new normal, namun pendampingan kepada petani tidak boleh kendor atau menurun, perhatian dan semangat kepada petani harus terus diberikan guna memberikan motivasi kepada mereka agar terus punya semangat untuk tingkatkan produksi.

“Panen dikepulauan selayar ini sudah dilakukan hampir serentak diberbagai kecamatan, kami sebagai penyuluh bersama-sama turun kesawah lakukan panen, namun tidak lupa tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan demi keselamatan dan kesehatan kita bersama”,katanya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di berbagai kesempatan selalu mengatakan bahwa pertanian tidak boleh berhenti guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Kementan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor,” tegas SYL.

Peran penyuluh harus dioptimalkan dalam mendampingi petani kecil agar keberpihakan terhadap petani kecil benar-benar terwujud. Dan salah satu langkah penyuluh yang dapat diambil agar pendampingan benar-benar dirasakan oleh petani adalah dengan memberikan solusi permasalahan yang sedang dan selalu dihadapi petani disuatu wilayah.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi menegaskan, tugas pertanian di saat pandemi harus lebih giat lagi dan tetap produktif.

Di mana para penyuluh tetap harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan masing-masing panen dan pemrosesannya berjalan dengan baik, jangan sampai ada pangan yang tertahan.

Salahuddin, petani dari Poktan Cinta Alam 2, Dusun Palemba, Desa Kalepadang, Kecamatan Bontoharu saat ditemui dilapangan mengatakan saat ini kami sudah mulai panen sekitar 1 ha, dengan luas lahan 11 Ha menggunakan varitas ciherang.

“Kami sangat berterimkasih kepada para penyuluh yang selalu setiap mendampingi kami selaku petani, selain itu memberikan solusi dan keluhan/permasalahan kami dilapangan, setelah panen ini rencananya akan kami segera olah untuk persiapan tanam berikutnya sehingga produksi tidak terhenti”,ujarnya.

Rabu, 09 September 2020

Semangat Petani Bontobaru Kepulauan Selayar Panen Padi di Masa New Normal




Selayar, Sigapnews.com, - Petani di Desa Bontobaru Kecamatan Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan gelar panen padi. Panen padi dimulai pada september dan diperkirakan akan berakhir pada oktober 2020 mendatang. Rabu, (09/09/2020).

Dengan semangat luar biasa petani Desa Bontobaru ini terus berupaya meningkatkan hasil produksinya, dari masa pandemi covid -19 hingga menuju masa new normal saat ini.

Ketersediaan pangan di era new normal harus dipastikan aman baik khususnya di kabupaten kepulauan selayar  maupun di daerah lainnya.  Namun meski new normal tetap harus melaksanakan protokoler Kesehatan. 

 Petani tetap bekerja dan pergi ke sawah untuk terus berproduksi, dengan tetap menjaga social and physical distancing serta pola hidup bersih dan sehat harus terus diterapkan.

Hamaruddin Petani dari Poktan Sinar Baru mengatakan sangat bersyukur sekali saat ini bisa panen kembali seperti biasanya, meski menuju masa new normal namun tetap harus mengikuti protokol kesehatan untuk saling mejaga satu sama lainnya.

“Saat ini sudah panen sekitar 1 hektar dengan padi varietas ciherang,  provitas 7,04 ton/hektar, potensi lahan 25 hektar dan untuk didaerah kecamatan lainnya perkiraan panen hingga oktober mendatang,”ungkapnya.

Penyuluh Pertanian Kec. Pastim, Darmawati,  menyampaikan agar para petani melaksanakan anjuran dan instruksi sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus covid 19 yang telah disampaikan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. 

“Petani kita luar biasa, memiliki rasa optimis bahwa di era new mormal ini produksi akan semakin meningkat dan harus tetap semangat untuk melaksanakan panen padi serta tidak menjadikan pandemi covid 19 sebagai halangan bagi petani untuk melakukan proses panen,”katanya.


Beliau juga berharap kepada para petani agar tetap melakukan aktivitas sesuai dengan protokol pencegahan covid 19, agar petani tetap aman dalam berusahatani.
Pemerintah berharap kondisi saat ini bukan menjadi penghalang bagi petani untuk tetap berproduksi.

 Tentunya pemerintah juga akan terus mengupayakan semaksimal mungkin petani terlindungi dan masyarakat pun dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian bahwa pertanian harus tetap berproduksi pada setiap kondisi apapun. Pangan tidak boleh berhenti. Pertanian Indonesia "Maju, Mandiri, Modern".

Penulis :  Al Aziz
Sumber : Darmawati Penyuluh Pertanian Kab.Kep.Selayar/ Hari Ismanto

Kamis, 03 September 2020

Sosialisasi Pelaporan Program Utama Kementan Turut Maksimalkan Peran BPP Kepulauan Selayar



Gowa (Sulsel), Sigapnews.com, -  Kepala BBPP Batangkaluku, Sabir, Kamis (03/09) menggelar Sosialisasi Pelaporan Program Utama Kementerian Pertanian bersama Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Serta Balai Pelatihan Penyuluhan (BPP) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan melalui Video Telekonferensi  via Aplikasi Zoom.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan yang diwakili oleh Sekertaris Dinas Pertanian, Agussalim yang sekaligus membuka sosialisasi menyampaikan bahwa Kab. Kepulauan selayar memiliki 10 BPP, diantaranya, BPP Bontomarannu, BPP Bontomanai, BPP Bontomatene, BPP Bontosikuyu, BPP Buki, BPP Pasilambena, BPP Pasimarannu, BPP Pasimasunggu, BPP Pasimasunggu Timur, dan BPP Takabonerate.



Yang saat ini semua bisa hadir dalam sosialisasi Pelaporan Program Utama Kementerian Pertanian.

Beliau juga berharap para penyuluh aktif memaksimalkan peran BPP, terutama peran untuk memperkuat pelaporan data dan informasi dengan pengiriman melalui aplikasi pelaporan program utama Kementan yang harus dilaporkan setiap minggunya.

Dikesempatan yang sama Fitriani Kabid. Program dan Evaluasi BBPP Batangkaluku mengatakan sebagaimana salah satu tujuan Kostratani adalah untuk  mengoptimalisasi tugas fungsi dan peran BPP sebagai  pusat gerakan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan, dengan demikian kostratani ini nantinya akan menjadi garda terdepan dalam pembangunan pertanian.

“Salah satu dari 5 peran kostratani saat ini adalah peran BPP sebagai pusat data dan informasi, dimana semua data tersebut nantinya akan terkoneksi/terhubung dengan Agriculture War Room (AWR) di kementerian pertanian,”tuturnya.



Data yang dimaksud adalah yang terkait dengan program utama kementan yang nantikan akan secara periodik dilaporkan melalui aplikasi laporan utama kementerian pertanian.

“Sosialisasi yang merupakan bagian dari pendampingan BBPP Batangkaluku terhadap model BPP kostratani di Kab. Kepulauan Selayar, dan berharap dapat membekali para penyuluh pertanian yang ada di BPP mengenai cara penginputan data khususnya komoditas strategis menggunakan aplikasi laporan utama kementan melalui aplikasi laporan Utama di alamat http://laporanutama.pertanian.go.id,”katanya.

Sementara arahan Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian  (BBPP) Batangkaluku, Sabir, Sebagaimana tujuan pembangunan pertanian yaitu menyediakan pangan untuk 267 juta jiwa, meningkatkan kesejahteraan petani  dan meningkatkan ekspor.

Tujuan pembangunan pertanian ini  bisa kita wujudkan dengan cara peningkatan profuktivitas,  perbaikan kualitas dan kontinyutas produk, hal ini bisa kita capai tentunya dengan kerja  keras kita  sebagai insan pertanian.

Oleh karena itu kita sebagai insan pertanian dituntut untuk bekerja keras , bisa bekerja luar biasa dengan cara luar biasa dalam rangka untuk tetap berswasembada pangan dan dalam rangka tetap menyediakan pangan bagi  untuk 267 jiwa, hal ini bisa kita capai bersama dengan salah satu program unggulan kementerian pertanian saat ini adalah adanya kostratani.

Kegiatan dilanjutkan dengan panduan singkat aplikasi dengan cara login dan penginputan data pada aplikasi laporan Utama Kementan.

Petugas BPP Kostratani harus login ke Kostratani  dengan username dan password yang telah dibagikan dan bisa mengentry data dan informasi sesuai dengan username yang tersedia di layar komputer.

Kali ini, dipandu oleh widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, Hari Ismanto.
Dan diakhiri dengan acara tanya jawab. (Al-Az). 

Rabu, 17 Juni 2020

Manfaatkan Lahan Ditengah Pandemi, P2L Sebagai Solusi Ketersediaan Pangan Bagi Keluarga



Sigapnews.com, Selayar (Sulsel) - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam setiap kesempatan, meminta agar insan pertanian untuk terus aktif bergerak, menjaga ketersediaan stok pangan. Walau dalam kondisi pandemi Covid-19, pertanian tidak boleh berhenti, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah pangan.

Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa, begitu kata Syahrul.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan, langkah itu penting terutama pada saat pandemi  virus corona atau Covid-19.

Dengan situasi pandemi yang masih berlangsung ini, kita harus terus menggenjot produksi pangan lokal. Saya minta petani, penyuluh, dan petani milenial, untuk terus tanam.


Jangan biarkan sejengkal tanah tidak tanam, jangan sampai ada waktu kosong untuk tidak tanam. Dimana saja, kapan saja, kita harus tanam, tanam, dan tanam. Utamanya, tanam komoditas pangan lokal. Apalagi Indonesia kaya akan pangan lokal seperti singkong, jagung, ubi, dan lainnya," ujar Dedi

Diverifikasi pangan
dimaksudkan agar masyarakat tidak terpaku dengan satu jenis makanan pokok, sehingga terdorong untuk mengonsumsi makanan pokok lainnya yang mengandung gizi tinggi.

Kegiatan tersebut salah satunya dilakukan dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah atau dikenal dengan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dikembangkan dengan tujuan meningkatkan ketersediaan, akses dan pemanfaatan pangan bagi keluarga dengan memanfaatkan pekarangan dengan menanam aneka tanaman. 

Seperti kegiatan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek, di Desa Laiyolo Baru Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, yang menanam mentimun, kacang panjang, kangkung dan bayam di pekarangan sekitar rumah yang tidak digunakan, Rabu (17/6).

Hasil panen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. (BBPP-BK).

Penulis : Hari Ismanto
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved