-->

Jumat, 04 Agustus 2023

Sekda Soppeng : Keberhasilan RS Latemmamala Capai Target Program Nasional Jika Lakukan Hal Ini

Soppeng, Sigapnews.com, Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng Drs HA Tenri Sessu, M.Si  menghadiri acara Sosialisasi Program Nasional dan Penguatan Jejaring Rujukan, yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemmamala dilangsungkan di Aula Hotel Maryam Palace. Jumat (4/8/2023).

Ketua Panitia, dr. Andi Nildawaty, Sp. PD dalam laporannya mengatakan, " Program Nasional merupakan program-program prioritas dari Kementerian Kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas dan taraf Kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. 

"Pada standar akreditasi RS, Program Nasional meliputi Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak, Penurunan Angka Kesakitan TB, Penurunan Angka Kesakitan HIV/AIDS, Penurunan prevalensi stunting dan wasting, pelayanan KB RS Program Yang termasuk dalam Prognas ini Sebagian besar bukanlah sesuatu yang baru.

"Bagi tenaga Kesehatan, Program-program ini telah kita geluti bersama sejak puluhan tahun terakhir. 

"Namun bahkan dengan berbagai Upaya target-target dari program tersebut masih jauh dari harapan, misalnya angka kematian ibu nasional pada tahun 2022 berkisar 305 kematian per 100.000 KH (183), deteksi TBC di Indonesia mencapai rekor tertinggi di tahun 2022.

"Oleh karena itu, Kemenkes masih menjadikan kelima program tersebut sebagai prioritas pelayanan di tahun 2023 dan RS sebagai pusat pelayanan Kesehatan yang bersifat kuratif diharapkan berperan dalam menurunkan angka kematian dan kesakitan dari kasus-kasus tersebut, sehingga dimasukkanlah sebagai standar akreditasi RS, jelasnya.

"Namun segala Upaya tenaga Kesehatan di RS tidak akan memberikan hasil yang maksimal tanpa adanya kerja sama dari pemerintah daerah dan puskesmas sebagai fasilitas Kesehatan tingkat pertama. 

"Puskesmas dan pemerintah daerah, terutama dari lingkup terkecil, adalah ujung tombak dan berada di garis terdepan dalam memperbaiki taraf Kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Soppeng, katanya.

"Kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan hari ini dapat membuka wawasan kita Bersama mengenai kasus-kasus atau kondisi-kondisi masyarakat seperti apa yang harus kita kawal Bersama hingga mendapat pelayanan Kesehatan yang terbaik dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas Kesehatan masyarakat Kabupaten Soppeng.

"Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yakni, Mensosialisasikan program nasional RS, Memberikan penyegaran dan tambahan pengetahuan dalam deteksi dini kasus di lapangan, kemudian tercapainya penguatan jejaring rujukan kasus yang termasuk dalam Program Nasional (Prognas).

Dalam kegiatan ini sebagai peserta yakni terdiri dari, Kepala DP3APPKB Kabupaten Soppeng Kabid Kesmas Dinas Kesehatan, Kabid P2P Dinas Kesehatan, Kabid Yankes Dinas Kesehatan, Para Camat, Kepala Puskesmas, Dokter Pkm, Bidan Koord, Tenaga Gizi PKM, sebut ketua panitia.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD La Temmamala Soppeng, dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ dalam sambutannya mengatakan, " Kegiatan ini kami sangat harapkan bagaimana koordinasi bisa berjalan antara pihak rumah sakit dengan pihak lainnya, dan para Camat yang hadir yang merupakan stakeholder kita,  yang tidak kalah pentingnya leading sektor para Kepala Puskesmas yang selalu mendukung program pemerintah dalam hal pelayanan rujukan yang ada di rumah sakit, sehingga program nasional ini dapat berjalan dengan baik, jelasnya.

"Kami sangat mengharapkan nantinya para teman-teman yang dari Puskesmas dapat menerima dan menyerap materi-materi dari para narasumber nantinya sehingga dapat mengimplementasikan di pelayanan, terutama penanganan stunting yang merupakan program nasional serta penanganan -penanganan kesehatan yang lainnya.

"Dan perlu kami sampaikan bahwa di RSUD Latemmamala akan melaunching Poliklinik stunting yang merupakan suatu inovasi aksi perubahan dari peserta diklatpim 3 yaitu Wakil Direktur II RSUD La Temmamala, Drg. Aswan M.Kes.

Sekretaris Daerah, Drs.H.A.Tenri Sessu, M.Si dalam sambutannya yang mewakili Bupati Soppeng sekaligus membuka Sosialisasi Program Nasional Dan Penguatan Jejaring Rujukan mengatakan bahwa," Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.

"Pada rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) bidang kesehatan telah ditentukan prioritas pelayanan kesehatan dengan target yang harus dicapai. 

"Salah satu fungsi Rumah Sakit adalah melaksanakan program pemerintah dan mendukung tercapainya target-target pembangunan nasional. 

"Salah satu target tersebut terdapat pada standar akreditasi Rumah Sakit yaitu program nasional yang meliputi, peningkatan kesehatan ibu dan bayi, penurunan angka kesakitan tuberkulosis/TBC, penurunan angka kesakitan HIV/AIDS, penurunan prevalensi stunting dan wasting, pelayanan Keluarga Berencana rumah sakit.

"Pelaksanaan program Nasional oleh Rumah Sakit diharapkan mampu meningkatkan akselerasi pencapaian target RPJMN bidang kesehatan sehingga upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat segera terwujud. 

"Keberhasilan RS dalam mencapai target program nasional ini baru dapat terwujud dengan bantuan dan kerjasama dari segala sektor seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas DP3AAKB, dan Pemerintah Daerah. 

"Peran dari sektor tersebut terutama dalam hal deteksi dini kasus dan upaya percepatan rujukan melalui jejaring Pemda, Puskesmas, dan Dinkes ke Rumah Sakit.

"Saya berharap semoga kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar sampai dengan selesai dan hasil yang diperoleh dapat bermanfaat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Soppeng yang kita cintai, pungkas Sekda H Andi Tenri Sessu.

Turut Hadir pada kegiatan ini, Kadis Kesehatan, Kadis P3AAKB, Jajaran Manajemen RSUD La Temmamala kabupaten Soppeng.

Published : Edil Rauf 

Jumat, 03 Juni 2022

Luar Biasa Perhatian Kapolri, Bantu Bad Pasien di Klinik Milik Penemu Obat Penyakit Kulit


Jakarta, Sigapnews.com,- Muhammad Ja'far Hasibuan, sang Ilmuwan Dunia Penemu Biofar SS dan Jawara Kelas Dunia secara resmi membuka Klinik Biofar SS dan Toko Obat Herbal Alisha (Alisha Zhafra Medina Hasibuan) sekaligus tempat penelitiannya di Kota Medan.

Usaha rintisan Muhammad Ja'far Hasibuan pemuda inspiratif Segudang Prestasi Dunia , dibuka secara gratis untuk masyarakat Kota Medan dan sekitarnya, yang ingin konsultasi maupun berobat terkait penyakit kulit.

Klinik Biofar SS dan Toko Obat Herbal Alisha kini berlokasi di alamat Jalan Seksama Ujung nomor 86 Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai Kota Medan.

Sebelumnya, klinik dan tempat penelitian yang dibuka Muhammad Ja'far Hasibuan berada di Jalan Bustaman Desa Bandar Khalippa Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang, telah dirusak oleh sekelompok maling.

Ternyata musibah yang dialami ayah satu anak ini, membawa keberkahan tersendiri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatensikan kasus Ja'far Hasibuan. Bahkan, orang nomor di institusi Polri tersebut berupaya membantu meringankan beban kerugian yang dialami Muhammad Ja'far Hasibuan.

Tak hanya sampai disitu saja perhatian sang jenderal. Kapolri melalui tangan Polda Sumut mengirimkan bantuan berupa Bed Pasien/Tempat tidur untuk pasien klinik Biofar SS.

"Alhamdulillah, atensi dan perhatian ayah angkat Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tidak henti-hentinya dicurahkan kepada saya maupun keluarga. Kali ini, Bapak Kapolri melalui Polda Sumut mengirimkan bantuan tempat tidur untuk pasien Klinik Biofar SS yang akan dipergunakan secara gratis untuk pasien berobat," ucap Muhammad Ja'far Hasibuan, Kamis, 19 Mei 2022, di Medan.

Pria berkacamata ini bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. "Bantuan Bapak Kapolri ini sangat bermanfaat bagi orang banyak yang akan berobat di Klinik Biofar SS. Berobat penyakit kulit di Biofar SS gratis. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat untuk mendapatkan pengobatan dan konsultasi gratis," beber Ja'far sedang puasa Sunnah hari ini.

Ja'far mendoakan Bapak Kapolri dan jajaran Polda Sumut untuk terus berkarya mengabdi untuk masyarakat. "Terkhusus semuanya semoga selalu diberikan kesehatan dalam mengabdi untuk bangsa dan negara," sebut Ja'far sudah banyak mengharumkan NKRI baik skala Nasional Dan International.

Ja'far mengajak warga Sumut khususnya Kota Medan agar berobat ke Klinik Biofar SS, milik anak bangsa yang telah berkarya dan juara dunia, secara gratis.

Sebelumnya saat lebaran kemarin,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengirimkan ucapan selamat selamat Idul Fitri 1443 H 2022 Muhammad Ja'far Hasibuan dan Keluarga Ucap Ilmuwan Kelas Dunia Pemuda Inspiratif Segudang Prestasi Dunia Jawara Kelas Dunia Sang Penemu ini.

Minggu, 08 Agustus 2021

Join Bone Peduli Negeri, Warga Antusias Ikuti Vaksinasi dan Donor Darah


Bone (Sulsel), Sigapnews.com,-
Ratusan warga masyarakat kota Watampone dan warga beberapa kecamatan Dari luar kota rela antri untuk mendapatkan vaksin Yang digelar di lapangan merdeka watampone kabupaten Bone ,
Senin 09-08-2021 pagi

Bupati Bone Dr H A.Baso Fahsar Mahding Padjalangi MSI dalam sambutannya saat membuka Secara Resmi kegiatan Join peduli negeri ini , Intinya menekankan pentingnya prokes dan Juga mengharap kerjasama Semua Pihak baik' masyarakat , Panitia pelaksana Agar kegiatan ini Bisa berjalan Lancar aman Dan terkendali ,

Bupati Fahsar Juga mengharap agar tidak cepat percaya dengan berita-berita- Dan informasi berbau HOAX terkait vaksinasi dan Covid-19 , karena Bisa menyesatkan di masyarakat
tutup"orang nomor satu Bone ini

Ketua JOIN BONE ,A.Trisna Arif menuturkan kegiatan Join peduli negeri Ini dilaksanakan sebagai wujud kecintaan terhadap Indonesia yang akan merayakan HUT nya Yang ke 76 tahun

INSYA Allah kegiatan join peduli negeri ini , berupa Vaksin massal sebanyak 500an warga dan Juga donor darah target 100an kantong bekerja Sama dengan Kodim 1407/Bone,didukung Polres Bone Dan Pemkab Bone , ungkap Andi Trisna

Dalam kegiatan Ini Juga melibatkan PT Wings Bone Yang memberikan minuman Kopi gratis Top coffe bagi warga masyarakat yang menunggu antrian untuk vaksin dan donor darah ,Muh Yunus team promosi Top coffe mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana Sudah diundang bergabung di kegiatan ini

Hendrik 35 tahun warga kota Watampone bersyukur adanya' kegiatan Join peduli negeri ini , sehingga bisa Vaksin bersama keluarganya , Terimah kasih Join Bone

Kegiatan Join peduli negeri dihadiri
Bupati Bone Dr Andi Baso Fahsar Mahding Padjalangi MSI , Dandim 1407/BONE , Letkol kav Budiman SH , Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya putra Sik, Ketua umum Kadin Bone ,Hj Cheriani H Kaddas

Laporan : Muhammad Ishak Hammer

Minggu, 06 Juni 2021

Tekan Sebaran Covid di Kudus Jateng, Ini Penyampaian Kapolri, Panglima dan Kepala BNPB


Kudus (Jateng), Sigapnews.com, – Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di tiga kabupaten di Jawa Tengah, Yaitu Kabupaten Blora, Ciacap dan Pati, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito meninjau Kabupaten Kudus yang terkonfirmasi Covid-19 paling tinggi di Jawa Tengah, Minggu pagi (6/6/21).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang diwakili Sekda Provinsi Jateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pandam IV Kodam Diponegoro Mayjend TNI Rudianto, pejabat utama Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro.


Kapolri mengaku sangat prihatin dengan meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Kudus ini. Dia meminta kepada semua pihak termasuk TNI dan Polri agar lebih intensif dalam penanganan Covid 19.

Dari data yang diterima, Sigit mengungkapkan jumlah yang terkonfirmasi Covi-19 ini berjumlah 7.975 orang, sedangkan sembuh 5.918 orang, dan meninggal dunia 659 orang. Hal ini menjadi perhatian khusus dirinya bersama Panglima dalam menangani Covid di Kabupaten Kudus.

"Hal ini memang menjadi perhatian kami, dengan adanya ketersediaan tempat tidur di 7 rumah sakit di Kabupaten Kudus yang semakin menipis dari 393 tempat tidur isolasi sudah terisi 359 tempat tidur (91%). Sementara ruang ICU dari jumlah 41 tempat tidur sudah terisi 38 tempat tidur (92%)," jelas Mantan Kapolda Banten ini.

Menurut Sigit dengan kondisi tersebut membuat Kabupaten Kudus dalam kondisi yang kurang baik apalagi jika terjadi penambahan kasus aktif di wilayah sekitarnya. Untuk itu dia meminta semua intansi baik TNI Polri, bersama sama menangani Covid di Kabupaten Kudus agar kembali pulih seperti semula.

“Masalah Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya pemerintah, TNI ataupun Polri saja. Tetapi hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memutus mata rantai Covid-19, karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, oleh karena itu kita semua harus bergerak bersama," terangnya.

Dikatakan Sigit, saat ini pemerintah, TNI dan Polri membutuhkan peran serta masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Minimal kata dia kita semua saling mengingatkan untuk disiplin terhadap protokol kesehatan yaitu 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan).

Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan, Polri bersama dengan TNI telah menyiapkan 8 water Canon untuk dilakukan penyemprotan secara masal di semua tempat yang ada di Kabupaten Kudus.

“Water Canon ini akan berjalan 3 hari sekali di Kabupaten Kudus untuk melakukan penyemprotan Disinfektan. Dengan cara pola berjalan sesuai dengan arah, pertama untuk menyehatkan situasi, kedua memberikan wawasan kepada masyarakat, ketiga PPKM Mikro harus lebih maksimal dalam penangan Covid di Kudus ini, jika masih kurang kita akan tambah lagi water Canon,” ungkap Kaplolri.

Kapolri juga menyampaikan, telah memerintah Kapolda Jawa Tengah untuk lebih fokus menangani enam desa yang terpapar Covid 19 untuk menerjukan satu SSK pasukan Brimob menjaga desa tersebut. Sehingga, tidak ada warga yang keluar kemanapun selama Isolasi mandiri ini.

“Selain itu, semua pasukan baik dari Babinsa, Bahbinkamtibmas, Bataliyon dan Brimob serta tenaga kesehatan, semuanya kita Floting di Kabupaten Kudus ini. Dengan harapan Kita ingin Kabupaten Kudus kembali kesemula, target kita Covid harus hilang dari Kabupaten Kudus,” pungkasnya. (Humaspol).

Jumat, 04 Juni 2021

Dengan Swab Antigen dan Penyekatan Mudik Lebaran, Kebijakan Polri Berkontribusi Turunkan Angka Virus Corona

Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska (Ist)

Jakarta, Sigapnews.com, - Kebijakan Polri melakukan penyekatan pemudik saat Hari Raya Idul Fitri yang dilakukan dalam bagian Operasi Ketupat 2021 dinilai mampu membantu menekan dan mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska menjelaskan, operasi penyekatan tersebut dinilai efektif ikut mencegah ledakan virus corona lantaran pada saat arus mudik dan arus balik, polisi telah melakukan pendekatan tegas namun humanis kepada masyarakat.

"Penyekatan tersebut tentu berkontribusi bagi penurunan potensi angka penyebaran Covid-19," kata Darul saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Menurut Darul selain melakukan penyekatan, Polri sendiri melakukan pengetasan terhadap seluruh masyarakat dengan Swab Antigen pada saat arus mudik dan balik.

"Karena pada waktu penyekatan juga dilakukan pemeriksaan surat keterangan atau bukti negatif Covid-19," ujar Darul.

Menurut dia, operasi penyekatan aparat kepolisian memang masih terdapat beberapa catatan untuk proses evaluasi kedepannya. Tetapi, kata Darul, dengan adanya kebijakan tersebut dapat mengurangi pertumbuhan virus corona yang jauh lebih tinggi.

Dengan kata lain, apabila tidak diterapkannya kebijakan penyekatan maka pertumbuhan virus corona dewasa ini akan jauh lebih tinggi.

"Penyekatan belum sepenuhnya efektif tetapi telah membantu berkurangnya penyebaran covid dan meningkatnya jumlah orang terpapar baik di daerah tujuan mudik dan maupun dikota tempat mereka bermukim atau bekerja," ucap Darul.

Diketahui, Polri memulai Operasi Ketupat 2021 untuk menyekat pemudik selama masa larangan berlangsung pada 6-17 Mei 2021. Kemudian dilakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) terkait hal itu sampai tanggal 31 Mei.

Titik penyekatan itu tersebar dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bali. Adapun rincian titik yang disiapkan di masing-masing provinsi ialah, Polda Sumsel (10 titik), Polda Lampung (9 titik), Polda Banten (16 titik), Polda Metro Jaya (14 titik),

Kemudian, Polda Jawa Barat (158 titik), Polda Jawa Tengah (85 titik), Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (10 titik), Polda Jawa Timur (74 titik), dan Polda Bali (5 titik).

Kebijakan penyekatan merupakan implementasi dari adanya larangan Pemerintah terkait mudik. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19.

Selain pos penyekatan, Polri juga menyiapkan pos pengamanan untuk mengantisipasi terkait gangguan Kamtibmas dan Kamtibselcarlantas. (Edil Rauf).

Senin, 24 Mei 2021

Bupati Soppeng Sebut Delapan Aksi Integrasi Intervensi Penurunan Stunting

Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak (Foto Istimewa).

Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com,- Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng menggelar pertemuan penyusunan Rencana kegiatan Aksi I ( Analisis Situasi) Program Penurunan Stunting di Kabupaten Soppeng di hadiri Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak, SE yang dilangsungkan di
ruang rapat Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (24/5/2021).

Kegiatan tersebut secara resmi di buka oleh Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE yang dalam sambutannya mengatakan, "Pagi hari ini kita dipertemukan dalam rangka pertemuan kegiatan I analisis situasi dalam rangka penurunan Stunting di Kabupaten Soppeng, ujarnya.

Bupati Soppeng saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan pertemuan (Foto Istimewa).

"Tentu kehadiran kita di sini adalah merupakan suatu hal yang penting dan strategis, sehingga kami menganggap bahwa pertemuan ini adalah mutlak dan wajib kita hadiri, sebagai upaya kita dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab kita dalam menjalankan salah satu tugas berat kita yakni bagaimana menurunkan angka stunting di Kabupaten Soppeng. Tutur Kaswadi Razak dalam sambutannya.

"Oleh karena itu, lanjutnya, "Kami harapkan semuanya dapat berpartisipasi untuk serius, karena salah satu tugas pokok kita selaku pemerintahan yaitu sebagai pendukung, tentu hal ini sangat penting serta merupakan program cikal bakal menghadirkan generasi-generasi tangguh di masa-masa yang akan datang. Imbuh Bupati Soppeng.

Menurutnya, "Salah satu ciri-ciri stunting adalah pendek, mulai proses kehamilan dan proses melahirkan semua ada prosesnya, sehingga jika prosesnya salah maka lahirlah kriteria stunting, dengan demikian kita berusaha agar hal demikian tidak terjadi. Jelas Andi Kaswadi.

"Adapun delapan aksi integrasi intervensi penurunan Stunting yaitu melakukan analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan Bupati/kota tentang peran Desa, pembinaan KPM, sistem menajemen data, pengukuran dan publikasi stunting serta melakukan review kinerja tahunan. Papar Bupati Soppeng.

"Kondisi stunting ini tentu menjadi komitmen kita di Bumi Latemmamala bahwa, semua sektor dan kemampuan yang dimiliki akan kita gunakan dalam menangani masalah stunting ini, dan terlebih lagi di masa pandemi covid-19, oleh sebab itu marilah kita bekerja ikhlas serta semangat yang kuat, ajak Bupati Kaswadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Sallang, S.KM, M.Kes. menjelaskan bahwa, "Melalui pertemuan ini diharapkan adanya peningkatan kerjasama integritasi yang baik dengan lintas program dan lintas sektor untuk mendukung program penurunan stunting di kabupaten Soppeng, paparnya.

"Adapun waktu pelaksanaannya diselenggarakan selama 1 hari pada hari ini tanggal 24 Mei 2021 di ruang gabungan Dinas Kabupaten Soppeng.

Untuk nara sumber dalam kegiatan ini yakni Tim Investing in Nutrition and Early Years ( Regional V Bangda Kemendagri) yaitu : Lukman Nur Hakim (Public Policy Specialist) dan Besse Kuti (Technical Assistants Public Policy). Beber Sallang.

"Untuk peserta yakni, "para kepala SKPD terkait, para camat, tenaga ahli pelayanan sosial dasar dan Pengurus PKK Kab.Soppeng, Pungkasnya. (Red).

Selasa, 02 Maret 2021

Sebagai Garda Terdepan, Personil Polres Soppeng Antusias Ikuti Vaksinasi Covid 19 Tahap Kedua


Para personil Polres Soppeng yang akan jalani Vaksinasi Covid 19 Tahap Kedua (Foto Istimewa).

Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com, -Ratusan Personil Polres Soppeng mengikuti Vaksinasi tahap ke 2 Dosis ke I untuk personil TNI Polri yang dilaksanakan oleh Dinkes Soppeng dipusatkan di Gedung Pertemuan kl. Kesatria Kel. Botto Kec. Lalabata Kab. Soppeng, Rabu 03 Maret 2021.

Dalam kegiatan turut hadir Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak SE, didampingi Kapolres Soppeng Akbp Mohammad Roni Mustofa S.I.K M.I.K memantau langsung proses Vaksinasi tersebut.

Anggota Polri merupakan salah satu yang memperoleh prioritas tahap ini mengingat tugas dan tanggungjawabnya yang kerap bersinggungan langsung dengan masyarakat, Disamping itu, petugas Polri adalah salah satu garda terdepan dalam percepatan penanganan penyebara Covid-19 sehingga cukup rentan terpapar Covid-19.

Dalam pelaksanaanya, vaksinasi menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Selain diawasi langsung oleh Sipropam selaku pengamanan internal, petugas juga telah menyediakan ruang tunggu yang cukup luas baik antrian maupun observasi.

Rencananya Vaksinasi tahap ke II Dosis kedua untuk TNI Polri akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret mendatang. (Zulfikar).

Sabtu, 27 Februari 2021

Bupati Soppeng Harap Kamar Perawatan Tidak Terisi dan Jangan Lagi Ada Alumni Corona

 


Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak (Foto Istimewa).

Soppeng (Sulsel), Teropongsulawesi.com, - Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak, SE dan Wakil Bupati Soppeng Ir. H.Lutfi Halide beserta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK melaksanakan acara ramah tamah yang dilangsungkan di halaman rujab bupati Soppeng jalan pengayoman Watansoppeng, Sabtu siang (27/2/2021).

Usai menggelar ritual adat penerimaan, Bupati Soppeng didampingi wakil Bupati Soppeng menyampaikan pidato yang disaksikan seluruh pejabat lingkup pemkab Soppeng, forkopimda, organisasi, komunitas dan para tokoh masyarakat dan simpatisan.

Bupati Soppeng dalam kesempatannya mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya Pilkada yang aman dan damai sekaligus mengucapkan terimakasih kepada penyelengara, pihak polri dan TNI, para stakeholder serta seluruh lapisan masyarakat atas sumbangsinya menciptakan suasana damai dan aman di bumi latemmamala.

Selain itu Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak menyinggung terkait penanganan covid 19 di kabupaten Soppeng.

Dikatakannya, "Saya yakinkan bahwa Kami tak akan lemah dimata masyarakat, kami akan hadapi kondisi apapun karena keselamatan masyarakat bagi kami bersama wakil bupati Soppeng adalah hal yang utama.

"Kami bersama Satgas covid 19 dalam menjaga masyarakat kabupaten Soppeng dan yakinlah bahwa apa yang kami lakukan adalah yang terbaik bagi masyarakat.

" Kami ingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa sudah setahun kita bekerja tanpa pamrih, mengorbankan segala-galanya yang kita miliki, oleh sebab itu kami minta kesampingkan kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok karena yang kita hadapi adalah sesuatu yang maha berat, tapi kami rela mempertaruhkan jabatan demi keselamatan masyarakat, terang Bupati Soppeng.

"Saya tahu kami bersama wakil bupati Soppeng adalah abdi masyarakat, adalah pelayan masyarakat yang setiap saat akan mengabdikan diri untuk daerah yang kita cintai ini, ujarnya.

Untuk itu, lanjut Kaswadi, " Maafkan kami dan kami akan melindungi masyarakat kabupaten Soppeng, imbuhnya.

Bupati Soppeng juga menyinggung terkait suasana bulan Ramadhan di bulan April yang akan datang .

Kaswadi menuturkan, bahwa dirinya juga ingin melaksanakan tarawih seperti tahun-tahun sebelumnya sebelum adanya pandemi covid, cukup bagi kami yang kita alami seperti tahun kemarin bertarawih dan shalat berjamaah bersama tidak bisa kita lakukan disebabkan karena covid 19, bebernya.

"Kami tidak ingin melihat masyarakat melakukan ibadah di bulan ramadhan dengan tidak maksimal, tuturnya.

" Target kami bersama wakil bupati Soppeng bersama satgas covid 19 akan bekerja maksimal. Terangnya.

Terkait pendidikan bagi guru dan siswa di masa pandemi covid, Bupati Soppeng sangat prihatin dengan kondisi saat ini.

Dikatakan Kaswadi "Kami melihat Guru-Guru dan anak siswa kita dimasa pandemi ini tidak bisa mengajar dan belajar seperti sebelumnya, bayangkan anak-anak kita yang sudah kelas 3 SMP dan SMA yang akan menghadapi ujian akhir begitupun dengan anak yang baru masuk terdaftar di sekolah dan belum pernah menginjakkan kakinya di sekolahan, inilah masalah pendidikan yang harus diselesaikan, oleh sebab itu mari bersama bersatu padu dengan prinsip yassisoppengi dalam melawan covid 19 dengan mematuhi protokol kesehatan, imbuhnya.

"Siapapun yang menghalangi dan menghambat kewajiban-kewajiban pemerintah terhadap masyarakat, maafkan kami dan akan kami terobos semua itu, tegas Bupati Soppeng.

Lebih lanjut dikatakan" Kami rela memperjuangkan segala-galanya, jabatan adalah amanah yang wajib kami pertaruhkan dan akan terukir dalam sejarah, baik tidaknya kami akan ditentukan diakhir masa jabatan.

"Pengabdian bagi kami adalah segala-galanya, untuk itu permasalahan yang kita hadapi adalah sangat amat berat, masalah kesehatan juga segala-galanya, disisi lain ekonomi juga tidak bisa dikesampingkan yang harus kita jaga, namun kita patut syukuri bahwa walaupun pertumbuhan ekonomi yang hanya 2, sekian persen saja tapi itulah yang tertinggi di wilayah Sulawesi Selatan sesuai data yang ada dibanding beberapa kabupaten yang masih minus. Ungkap Bupati Kaswadi Razak.

"Alhamdulillah di kabupaten Soppeng dengan prinsip Yassisoppengi masalah kesehatan dan ekonomi masih tetap terjaga dan alhamdulillah perhari ini yang terkonfirmasi covid 19 tinggal 1 orang yang menjalani isolasi mandiri, jelasnya.

Kaswadi meminta doa restu agar tidak lagi terisi kamar perawatan karena menurutnya sudah banyak alumni corona di Soppeng, katanya.

Demi masa depan kita semua maka pemberlakuan prokes kita kedepanan demi kesehatan dengan tidak mengesampingkan masalah ekonomi, pungkasnya. (Red/Zulfikar).

Minggu, 24 Januari 2021

Kadis Kelautan dan Perikanan Mendukung dan Siap Menyukseskan Hadirnya Vaksin di Muna Barat


Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Muna Barat (Foto Istimewa).

Laworo, Sigapnews.com, -Pemerintah kabupaten muna barat kepala dinas Kelautan dan perikanan kabupaten muna barat sangat mendukung dengan adanya vaksin.

Kadis kelautan dan perikanan La Jono mengatakan Untuk memutus mata rantai dari pada penyebaran Covid-19 maka kita harus melakukan vaksinasi,
saya selaku pimpinan dikantor sini maka saya sangat mendukung ini vaksin bukan saja itu semua jajaran dikantor perikanan mendukung dengan adanya Vaksinasi Covid-19 ini .

"Lanjut dan pada intinya kami pihak Dinas Kelautan dan perikanan kabupaten mubar mulai dari diri Saya selaku pimpinan dan semua pegawai dan tenaga honorer sudah sepakat untuk menyukseskan Vaksinasi ini. Kami tinggal menunggu jadwal dari pihak teknisi yakni Dinas Kesehatan,” ungkapnya, pada saat diwawancara.


Menurutnya, Vaksinasi ini jangan menjadi persoalan yang menakutkan bagi masyarakat karena pemerintah sudah menguji dari pada Vaksin ini Dan vaksin ini juga merupakan untuk menambah daya tahan tubuh dan juga mencegah adanya covid 19.


“Intinya adalah, Saya secara pribadi sebagai Pimpinan dan juga seluruh pegawai dan honorer di jajaran Dinas Kelautan Dan Perikanan sangat Mendukung ini Vaksin,” tutupnya.

Don Sultra.

Sabtu, 23 Januari 2021

Delapan Desa Di Kecamatan Maginti Siap Untuk Divaksin


Camat Maginti Marwan (Foto Istimewa). 

Mubar (Sultra), Sigapnews.com, -Pemerintah kecamatan maginti siap untuk divaksin  serta pemerintah desa se kecamatan Maginti mengatakan dukungannya terhadap program vaksinasi Covid-19

Marwan,SE selaku camat Maginti mengatakan  dirinya dan pegawainya siap untuk divaksin kalau itu memenuhi ketentuan
bukan itu saja saya suda memanggil juga Kepala desa dikecamatan Maginti untuk melakukan sosialisasi dimasyarakat tentang adanya vaksin ini.

Kita berharap kepala desa dan seluruh masyarakat kecamatan maginti ini untuk tetap mau diperiksa untuk melakukan vaksin, karena kita tau bersama vaksin ini bukan racun tapi ini adalah obat untuk mencegah covid 19

Adapun desa desa dikecamatan maginti memiliki 8 desa yaitu 

1. Desa Maginti
2. Desa Pajala
3. Desa Kembarmaminasa
4. Desa  Bangko
5. Desa Abadi Jaya
6. Desa Gala
7. Desa Pasi Padanga
8.Desa Kangkunawe

Dari delapan desa ini mereka siap untuk divaksin dan untuk disosialisasikan dimasyarakat. 

Mantan Kabid Dinas pariwisata itu menyampaikan juga bahwa ini adalah program pemerintah yang sudah teruji dari daerah daerah lain juga sudah melakukan vaksin saat ini.

Lanjut Camat Maginti mengatakan
sebelum divaksin tentu pihak kesehatan atau dokter ahli melakukan pemeriksaan terlebih dahulu setiap masyarakat yang mau divaksin jangan sampai ada riwayat penyakit yang tidak cocok dengan vaksin tersebut dan itu kita serahkan kepada pihak kesehatan atau dokter yang melakukan vaksinasi.pungkasnya.

Don Sultra.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mubar Siap Divaksin Pertama


Kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Nakertrans) kabupaten muna barat Ahmad Ramadhan (Foto Istimewa). 


Laworo (Sultra), Sigapnews.com, -Kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Nakertrans) kabupaten muna barat dan beserta pegawai dan honorer siap divaksin covid 19 kapan saja sampai saat ini tidak ada penolakan dari para pegawai dan honorer yang ada disini selagi itu layak dan memenuhi kriteria.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Nakertrans ) mubar, Ahmad Ramadhan, menyampaikan mereka siap untuk divaksin termasuk dirinya sebagai pimpinan di instansi Nakertrans di muna barat.

"Kami siap untuk divaksin, dan semua yang ada disini kalau itu memenuhi kriteria. Dan kita tau bawah vaksin itu adalah obat untuk menguatkan daya imun tubuh dan mencegah covid 19 

Ahmad Ramadhan Menyampaikan  bahwa  vaksin ini merupakan program pemerintah pusat yang benar benar merupakan obat untk mencegah covid 19, adapun tetang informasi  diberbagai media bahwa vaksin ini adalah merupakan salah satu obat yang sangat berbahaya tapi saya yakin pemerintah pusat  tidak mungkin mau meracuni atau mau membunuh rakyatnya karena tanpa rakyat tidak akan terbentuk sebuah Negara, Provinsi, Kabupaten Kecamatan maupun Desa makanya kenapa saya hari ini saya siap nyatakan untuk divaksin, paparnya.

Lanjut mantan kepala diknas pendidikan Ramadhan  menyampaikan, kita ketahui bersama juga sebelum divaksin tentu ada pihak dari tim kesehatan atau dokter yang melakukan pemeriksaan kepada kita sebelum divaksin tentu pihak tim kesehatan  tau mana yang layak divaksin dan mana yang tidak layak divaksin. Tutupnya.

Don.

Jumat, 15 Januari 2021

Ormas Pekat IB Desak Polisi Usut Kasus Pelanggaran Prokes Raffi Ahmad



Lisman Hasibuan (Kanan) bersama Syafrudin Budiman (Foto Istimewa).

Jakarta, Sigapnews.com, - Ketua Infokom Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), Lisman Hasibuan mendesak polisi untuk segera menetapkan Raffi Ahmad sebagai tersangka, terkait pelanggaran protokol kesehatan (protkes).

Didampingi Syafrudin Budiman, SIP Ketua Barisan Pembaharuan, Lisman sambil membawa surat juga meminta orang-orang yang berada bersama Raffi Ahmad malam itu diproses secara hukum.


Lisman Hasibuan dan Syafrudin Budiman di depan awak media (Foto Istimewa).

"Ini ada suratnya. Kami minta Raffi Ahmad serta kawan-kawan menjadi tersangka. Kami minta demi keadilan semuanya diproses secara hukum," ujar Lisman Hasibuan di Polda Metro Jaya, Jumat (15/1/2021).

Selain itu, Lisman juga melaporkan Raffi Ahmad di Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

"Pertama, dia public figure. Kedua, dia influencer, baru suntik vaksin sama Pak Presiden. Terus melakukan pesta dan melakukan pemotretan tanpa pakai masker. Berarti itu menunjukkan ke publik bahwa seolah-olah Covid-19 ini nggak ada apa-apanya," kata Lisman menjelaskan.

Lisman mengaku, hasilnya sudah melapor ke SPKT Polda Metro Jaya (PMJ) dan kasus ini kata Direktur Reskrimsus sudah berjalan dan diproses oleh Polres Jakarta Selatan. Katanya, Lisman berencana akan ke Polres Jakarta Selatan untuk mempertanyakan dan mengawal kasus pelanggaran protkes ini.

"Kami sudah berkordinasi dengan Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, hasilnya kasus ini sudah berjalan dan diproses di Polres Jakarta Selatan. Ini Gus Din atau Syafrudin Budiman yang menjadi saksi saat konsultasi dengan Reskrimsus Polda Metro Jaya tadi," ujar Lisman.

Karena menurut pihak Polda seperti itu, artinya kasus ini sudah diproses secara hukum di Polres Jakarta Selatan. Apalagi Lisman mengaku sudah mengirim surat langsung lewat Serum Polda ke Kapolda Metro terkait kasus Raffi Ahmad dkk.

"Laporan kami tak perlu dilanjutkan, karena sudah diproses Polres Jakarta Selatan.. Namun kami besok (red-16/01/2021) akan ke Polres Jakarta Selatan untuk mengawal sejauh mana. Apakah Raffi Ahmad dkk sudah jadi tersangka apa belum," tandas Lisman.


Syafrudin Budiman (Foto Istimewa)

Sementara itu Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum Barisan Pembaharuan yang ikut hadir ke Polda Metro Jaya (PMJ) mendampingi Lisman Hasibuan mengatakan, demi rasa keadilan semua orang harus diproses secara hukum kalau melanggar. Apalagi katanya Polda Metro Jaya bukan lagi menerima laporan tetapi berkomitmen memburu para pelanggar protkes.

"Kalau rakyat kecil pasti ini cepat ditindak dan ditahan. Kami meminta polisi adil dan siapapun yang melanggar dihukum tanpa pandang bulu," kata Gus Din sapaan akrabnya, pria yang berprofesi sebagai Konsultan Media ini.

Katanya, jika dalam proses hukum Raffi Ahmad dkk, benar melanggar protokol kesehatan. Raffi terancam dikenakan Pasal 93 UU Karantina Kesehatan No 6/2018:

"Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).” terang Gus Din yang ketahui aktif sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Usaha Kecil Menengah (Partai UKM).

Sebelumnya, Raffi Ahmad menjadi artis pertama yang menerima vaksin Covid-19. Raffi disuntik di hari pertama bersama Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Rabu (13/01/2021) di Jakarta.

Di hari itu juga, ayah Rafathar ini langsung menuai kontroversi lantaran diduga melanggar protokol kesehatan saat menghadiri sebuah pesta di rumah Ricardo Gelael. Raffi hadir bersama sang istri dan rekan artis lainnya seperti Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), Gading Marten, Anya Geraldine, Sean Gelael dan lainnya. (red)

Memasuki Hari 4, Dinas PPK dan UKM Bersama Satpol PP Kembali Gelar Patroli Pembatasan di Warkop dan RM




Soppeng (Sulsel), Sigapnews.com, -Memasuki hari ke empat pembatasan jam operasional bagi restoran, rumah makan dan warung kopi, Dinas PPK dan UKM bersama Satpol PP Kabupaten Soppeng gelar patroli. Kamis malam, (14/1/2021)

Kabid Koperasi dan UKM, Andi Irwandy mengatakan, malam ini kami bersama Satpol PP sosialisasi dan evaluasi pelaksanaan pembatasan kegiatan untuk warung kopi, cafe dan pedagang kaki lima yang ada di pelataran mesjid raya.

Patroli tersebut sebagai tindak lanjut intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 01 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) serta dalam rangka pencegahan penularan.

Kami meminta para pemilik usaha untuk membatasi jumlah pengunjung maksimal 25% dari kapasitas tempat usaha dan jam operasional di batasi mulai pukul 7.30 hingga 22.00 Wita.

Diketahui pembatasan jam operasional berlaku 11 Januari sampai dengan 21 Januari 2021.

Senin, 05 Oktober 2020

Artis dan Pekerja Hiburan/Pariwisata Demo Tolak PSBB, Minta DPRD Gunakan Hak Angket Kepada Gubernur DKI Jakarta




Jakarta - Sigapnews.com, -Srikandi Pekat IB melakukan demonstrasi ke gedung DPRD DKI Jakarta, untuk meminta anggota legislatif dan pimpinan menggunakan Hak Angket kepada Gubernur DKI Jakarta. Terkait Kebijakan PSBB ketat yang merugikan dunia pariwisata, hiburan dan seni.

Aksi yang dipimpin artis penyanyi Dewinta Bahar selaku Ketum Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB), Senin siang (05/10/2020) diterima oleh pimpinan DPRD DKI Jakarta. Tampak Annisa Bahar kakak Dewinta Bahar, Lisman Hasibuan dan bersama lainnya total 10 orang melakukan dialog terkait tuntutan PSBB agar dibuka lebar.

“Kami Pekat IB, berjuang atas dasar kemanusiaan dan aspirasi yang kami terima. Baik dari kalangan Pekerja Seni, Hiburan malam dan Pekerja PKL / UMKM serta banyak rakyat Jakarta yang di rugikan akibat dampak dari PSBB Covid 19. Kami menolak PSBB di perpanjang karena membuat rakyat makin susah dan banyak menjadi pengangguran,” kata Dewinta Bahar kepada media.

Ia menegaskan, Srikandi Pekat IB meminta kepada Ketua/Pimpinan DPRD DKI Jakarta, agar bisa memanggil Bapak Gubernur DKI Jakarta dan mempertanyakan kebijakan salah arah tersebut. Dimana Pemerintah DKI Jakarta bisa mencabut PSBB dan mengembalikan Provinsi DKI Jakarta kembali hidup new normal.

“Saya dan teman-teman pekerja seni dan hiburan, meminta DPRD DKI Jakarta melakukan Hak Angket terhadap Gubernur DKI Jakarta. Akibat dampak PSBB diperpanjang ini, menyebabkan kebijakan yang merugikan rakyat dan tidak sesuai dengan UUD 1945,” terangnya.

Dewinta berharap, Gubernur DKI Jakarta bisa membuka kembali aktivitas usaha Hiburan Malam/Sektor Parawisata DKI Jakarta, dengan mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19.

“Ini adalah aspirasi murni kami kepada Pimpinan DPRD DKI Jakarta, agar dapat menerima aspirasi ini. Tentu ini juga untuk membentuk rasa kemanusiaan terhadap Rakyat Jakarta yang terkena dampak PSBB,” pungkas Dewinta Bahar dalam orasinya.

Aksi ini berjalan tertib dan bubar setelah Dewinta Bahar, Annisa Bahar, Lisman Hasibuan beserta 7 orang perwakilan lainnya, selesai diterima menyampaikan aspirasi bertemu pimpinan DPRD DKI Jakarta. (red)

Penulis: RB. Syafrudin Budiman SIP
Foto/Video: RB. Syafrudin Budiman SIP

Sabtu, 23 Mei 2020

Alfred SP Panduu Sebut Bertambahnya Pasien Positif Covid 19 Akibat Uji Swab Massal Bukan Langkah Mundur



Sigapnews.com, Soppeng (Sulsel) - Pemerintah khususnya kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Bupati HA.Kaswadi Razak melakukan berbagai langkah penanganan dan pencegahan penyebaran covid 19 yang telah di lakukan baik melalui penyemprotan disinfektan massal,  melalui pesawat tanpa awak (drone) maupun langsung yang di lakukan oleh tim gugus, juga memperketat pengawasan di perbatasan, instruksikan jajaran pencegahan melalui himbauan sampai ketingkat Desa yang secara massif semua sudah di lakukan.

Selain itu juga telah di lakukan dengan pengadaan alat PCR dan ruang isolasi bagi yang terpapar covid 19 sehingga mendapat apresiasi dari pemerintah provinsi dan berbagai kalangan.

Tak hanya itu ide cemerlang pun dari seorang Kaswadi Razak muncul dengan pengadaan mobil uji swab  yang menyasar 70 Desa Kelurahan dan nampaknya membuahkan hasil.

Hal itu diapresiasi oleh ketua LSM LPKN Alfred SP Pandduu dengan mengatakan, meskipun setelah data paparan covid 19 baik positif, ODP maupun PDP menurun tetapi setelah di adakan uji swab massal maka pasien positif bertambah yang di ketahui 1 warga dari kecamatan marioriawa dan 1 dari wilayah kecamatan marioriwawo dan terakhir dari kecamatan Lalabata (23/5) saya sangat apresiasi langkah tersebut dengan bertambahnya pasien positif, ujar aktivis LSM ini, Sabtu malam (23/5/2020).

"Bertambahnya pasien positif menurut Alfred, jangan di nilai langkah mundur tetapi itu adalah langkah maju sebab dengan adanya uji swab massal maka pemerintah daerah kabupaten Soppeng dapat pengetahui karena ingin memastikan wilayahnya terbebas dari paparan infeksi novel Corona virus disiase 19, tandas Alfred.

"Gencarnya Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak dalam melakukan berbagai langkah penanganan dan pencegahan paparan covid 19 dapat di acungi jempol, terlebih jelang Ramadhan dalam melakukan pengaktifan pasar serentak dengan hari yang bersamaan untuk menghindari warga berdesakan yang dapat berpotensi penyebaran virus corona, ini langkah strategis dalam menghindari paparan covid 19 karena tidak bisa di pungkiri dari sisi ekonomi juga harus jalan sehingga berjalan berdampingan, apa lagi akhir Ramadhan jelang lebaran kebutuhan masyarakat penting untuk di perhatikan, tandas Alfred.

Olehnya itu Alfred meminta semua elemen masyarakat untuk mendukung langkah Bupati dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid 19.

"Marilah kita mendukung langkah Bupati Soppeng dan senantiasa tetap menjalankan penerapan pencegahan paparan covid 19 sesuai himbauan resmi pemerintah khususnya dari pemerintah kabupaten Soppeng agar kita semua cepat terbebas dari wabah ini dan penyebaran infeksi novel Corona virus cepat berlalu, pungkasnya.(red).

Jumat, 22 Mei 2020

Belum Jelas Kapan Berakhir, Dolfie Rompas: Berdamai Dengan Virus Corona Patut Direspon Positif



Sigapnews.com, Jakarta - New Normal atau Kebiasaan Baru melalui ide berdamai dengan Virus Corona yang dilontarkan oleh Presiden Jokowi patut direspon secara positif oleh masyarakat. 

Hal ini menjadi pilihan paling rasional karena sampai sekarang belum ada kepastian kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir, terutama karena belum ditemukan obat ataupun vaksinnya.

Akibat wabah Covid-19, pertumbuhan ekonomi mengalami tekanan paling berat di tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi kita terancam bergerak dari skenario sebesar 2,3 persen menuju skenario sangat berat yaitu kontraksi minus 0,4 persen, seperti disampaikan Menkeu Sri Muliani dalam Rapat Paripurna DPR RI Selasa, 12 Mei 2020.

Menurut salah satu pemerhati masalah sosial kemasyarakatan, Dolfie Rompas, S.Sos, SH, MH, mengatakan bahwa dirinya mendukung langkah Pemerintah Indonesia untuk membuka kembali aktivitas perekonomian.

“Saya sangat mendukung langkah Pemerintah untuk membuka kembali aktivitas ekonomi, tentu dengan berbagai pertimbangan yang matang, karena persoalan ekonomi tidak kalah pentingnya dengan persoalan penanganan wabah Covid-19. Saat ini masyarakat harus produktif untuk dapat memulihkan keadaan ekonomi,” urai Rompas kepada media ini, Jumat, 22 Mei 2020. 

Menurutnya, persoalan wabah Covid-19 dan masalah ekonomi sama pentingnya, tergantung dari dampak kerusakannya. 

“Yang harus Pemerintah antisipasi adalah apabila terlalu fokus pada penanganan wabah Virus Corona, mengabaikan bidang ekonomi, maka hal itu akan berimbas kepada menurunnya secara drastic tingkat kesejahteraan rakyat. 

Kondisi ini dapat mengakibatkan terjadinya krisis sosial yang bisa saja membawa dampak kerusakan melebihi dampak kerusakan yang diakibatkan oleh wabah Covid-19,” terang Rompas yang sehari-hari sebagai praktisi hukum itu.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat, imbuh Dolfie Rompas, Pemerintah harus berpegang pada prinsip hukum ‘Salus Populi Supreme Lex Esto’. “Artinya kesehatan, kesejahteraan, kebaikan, keselamatan, dan kebahagian rakyat adalah Hukum Tertinggi. Berarti Kesejahteraan Rakyat dan Kesehatan Rakyat sama pentingnya,” pungkas Rompas. (Red).

Sabtu, 16 Mei 2020

Bagi Ratusan Paket Sembako, Andi Etti : Penyuluh Agama Harus Mengedukasi Masyarakat Terkait Covid-19



Sigapnews.com, Wajo (Sulsel)  - Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin kembali membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini, Minggu (17/5/2020).

Setelah pekan lalu, Andi Etti sapaannya memberikan bantuan kepada penyuluh Agama di Kabupaten Soppeng, kali ini giliran ratusan penyuluh Agama dari 14 Kecamatan di Kabupaten Wajo provinsi Sulawesi Selatan yang mendapatkan paket sembako.

"Alhamdulilah, hari ini Kami kembali menyalurkan paket sembako ke penyuluh agama. Pekan lalu di Soppeng, hari ini di Kabupaten Wajo. Semoga ini cukup membantu teman-teman penyuluh yang juga terkena dampak Covid-19," ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel ini juga menitipkan pesan kepada para penyuluh agama di Kabupaten Wajo untuk terus mengedukasi masyarakat agar mentaati keputusan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Peran penyuluh agama sangat penting untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat khususnya di Majelis Taklim binaanya masing-masing terkait himbauan pemerintah misalnya beribadah di rumah saja dan meniadakan untuk sementara salat di Masjid," jelasnya.

Salah satu penyuluh Agama Kabupaten Wajo, Zulkifli menyampaikan apresiasi atas perhatian Angggota DPRD Sulsel dari Soppeng dan Wajo ini kepada penyuluh agama yang juga merasakan dampak wabah Covid-19.

"Kami atas nama pribadi dan teman-teman penyuluh menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ibu Andi Nurhidayati atas perhatiannya. Jujur, selama wabah Covid-19 ini aktifitas penyuluh sangat terbatas, baik untuk kegiatan keagamaan maupun aktifitas lainnya," ujarnya.

Ratusan paket sembako, Wakil Ketua PPP Sulsel ini berisi 5 Kg beras premium, Gula 2 Kg, Minyak 1 Liter dan 1 kaleng susu. (Red/Rhm).

Ketua Fraksi Golkar Lapsel Gelar Reses dan Salurkan Bantuan APD



Sigapnews.com, Lampung Selatan (Lapsel) - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra (TEC) memberikan Belasan Ribu Masker dan Ratusan Alat Pelindung Wajah (Face Shield) kepada perwakilan umat Katolik dan umat Protestan di sela kegiatan "Reses" yang di gelar di Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (16/5/2020).

Dalam kegiatan Reses tersebut, H.Tony Eka Candra (TEC) yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung mengatakan, Virus corona (Covid-19) merupakan ancaman bersama yang telah melanda dunia termasuk Indonesia.

Oleh sebab itu, dibawah Kepememimpinan Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi, Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota gencar melakukan sosialisasi percepatan, pencegahan, penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para Tokoh Umat Kristiani Kabupaten Lampung Selatan dan perwakilan umat Katolik dan umat Protestan dari seluruh Kecamatan Se-Kabupaten Lampung Selatan yakni Antonius Benny Raharjo, Yohanes Budiono, Simon Munaji, Tri Widi Wismoko, Sujoko, Thomas Setyo Harsono, serta para undangan lainnya.

Hadir juga Wakil Ketua dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung I Made Bagiasa dan Darlian Pone, fungsionaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H. Riza Mirhadi beserta jajaran, serta 4 orang Staff DPRD Provinsi Lampung, juga hadir para Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam paparannya politisi senior Partai Golkar Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra (TEC) mengatakan, bantuan Puluhan Ribu Masker dan Alat Pelindung Wajah (Face Shield) sejalan dengan Instruksi serta arahan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung yang juga Gubernur Lampung Bapak Ir. H. Arinal Djunaidi, bahwa Kelembagaan Partai Golkar di Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Anggota Fraksi Partai Golkar di Legislatif, baik Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota wajib berpartisipasi aktif mendukung dan membantu upaya Pemerintah dalam pencegahan, penanggulangan penyebaran wabah Covid-19 khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

Pada kesempatan tersebut juga, TEC menyempatkan berdialog dan menyerap aspirasi secara langsung, baik dari Perwakilan umat Katolik maupun umat Protestan Kabupaten Lampung Selatan, yang pada umumnya menyampaikan permasalahan dibidang insfrastruktur, pertanian, pemerataan pembangunan yang belum dinikmati masyarakat secara layak, tenaga pendidik dan Honorer, kemakmuran masyarakat yang masih rendah di Kabupaten Lampung Selatan, Pembentukan Karakter Bangsa dan pembinaan dibidang mental spiritual, serta belum menerima bantuan sosial baik Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Pemerintah lainnya.

Terkait permasalahan yang berkembang dalam dialog tersebut, TEC menyampaikan akan memperjuangkan seluruh aspirasi tersebut didalam Program Pembangunan Provinsi Lampung yang akan dituangkan dalam APBD sesuai dengan kewenangan Provinsi Lampung, serta akan menyampaikan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan, Penanggulangan, dan Penyebaran Virus Covid-19 baik di tingkat Provinsi maupun di Kabupaten Lampung Selatan.

"Permasalahan pembangunan yang berkaitan dengan kewenangan Pemerintah Kabupaten, akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan", imbuh TEC

TEC yang juga Ketua PD VIII FKPPI Provinsi Lampung ini menyampaikan kepada masyarakat Provinsi Lampung agar bersabar, karena target pembangunan yang telah tertuang dalam RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 belum terlaksana secara maksimal, dikarenakan Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Provinsi Lampung masih fokus untuk melakukan percepatan, penanganan, dan pencegahan Corona Virus Desaese (Covid-19) di Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.

TEC juga mengajak kepada masyarakat Lampung Selatan untuk ikut aktif terlibat dalam pengawasan penggunaan Dana Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 yang bersumber dari APBN APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota. TEC juga menambahkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) telah mengultimatum bagi siapapun yang melakukan penyimpangan Dana Penanganan Covid-19 akan diberikan hukuman seberat-beratnya, oleh karena itu masyarakat juga harus ikut mengawasi dan mengontrol penggunaan dana tersebut. Karena pengawasan yang paling baik dan efektif adalah pengawasan dari masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga, selain menyerap aspirasi, TEC juga sekaligus memberikan bantuan Belasan Ribu Masker dan Ratusan Alat Pelindung Wajah (Face Shield) yang disampaikan langsung secara simbolis oleh TEC kepada Perwakilan Umat Kristiani Kabupaten Lampung Selatan dan Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan, untuk kemudian dibagikan kepada warga masyarakat Lampung Selatan guna melindungi diri dari penularan wabah Covid-19.

Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung ini juga meminta kepada Masyarakat, agar dapat mematuhi anjuran Pemerintah; Untuk tetap berada di rumah, wajib menggunakan masker apabila ada kepentingan yang mendesak di luar rumah, melakukan pembatasan sosial dan menghindari kerumunan (Social Distancing), selalu menjaga jarak aman 1-2 meter dalam berinteraksi (Physical Distancing), selalu mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menjaga kebersihan dan pola hidup sehat guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. (*)
© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved