-->

Selasa, 10 Februari 2026

Bontangku Resmi Kembali di Hari Pers Nasional 2026, Perkuat Literasi Digital Kalimantan Timur


Bontang, Sigapnews.com,– Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan media digital di Kalimantan Timur. Bertepatan dengan hari istimewa bagi insan pers Indonesia, platform media massa modern Bontangku resmi mengumumkan keaktifannya kembali dengan formasi tim yang lebih solid serta legalitas formal di bawah naungan PT Okin Kreatif Digital.

Kembalinya Bontangku bukan sekadar aktivasi ulang platform media, tetapi menandai transformasi besar dalam manajemen, struktur organisasi, serta arah pengembangan bisnis perusahaan yang kini berorientasi pada ekosistem digital terintegrasi.

Perjalanan Bontangku dimulai sejak 18 Mei 2018 sebagai pionir informasi berbasis media sosial di Kota Bontang. Dalam kurun waktu tersebut, Bontangku dikenal luas sebagai sumber informasi cepat dan relevan bagi masyarakat.

Seiring dinamika industri media digital, Bontangku terus berbenah. Puncaknya terjadi pada Oktober 2023 ketika platform ini resmi bergabung dalam Ekosistem Promedia, sebuah jaringan media nasional yang memperkuat kapasitas pemberitaan, distribusi konten, serta integrasi informasi lintas daerah.

Langkah strategis tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan jurnalisme yang lebih mendalam, terverifikasi, dan terhubung secara nasional.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Momentum ini kami jadikan titik balik untuk menghadirkan jurnalisme yang lebih cerdas, inovatif, dan inklusif bagi masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Muhammad Olifiansyah, Pimpinan Redaksi sekaligus Direktur Utama PT Okin Kreatif Digital. Rabu (11/2/2026).

Kebangkitan Bontangku kali ini juga ditandai dengan penguatan aspek legal dan manajerial. Sejak 19 November 2025, perusahaan secara resmi memiliki payung hukum tetap melalui PT Okin Kreatif Digital.

Transformasi ini memperluas peran Bontangku tidak hanya sebagai portal berita, tetapi juga sebagai pusat industri kreatif yang mencakup:

Periklanan digital

Produksi film dan animasi

Desain multimedia

Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Manajemen konten digital

Dengan struktur hukum yang kuat, Bontangku kini siap bersaing dalam industri media modern yang menuntut profesionalisme, transparansi, dan inovasi berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Muhammad Olifiansyah sebagai Pimpinan Redaksi sekaligus Direktur Utama, Bontangku didukung oleh Handika Pratama Putra selaku Komisaris Utama.

Operasional pemberitaan dikelola oleh Rizky Maulizar sebagai Redaktur Pelaksana, bersama tim kontributor berita yang terdiri dari:

Dani Putra Hermawan

Muhammad Hasyim Muzakki

Fergi Julian

Sementara itu, penulisan konten kreatif didukung oleh:

Khusnul Khotimah

Siti Nur Amalia

Kualitas visual dan produksi multimedia dipercayakan kepada Rusli Azis sebagai fotografer dan videografer. Distribusi serta jangkauan informasi di media sosial dikelola oleh tim digital yang terdiri dari:

Agustian Saputra

Muhammad Reihan Wahyudi

Mauluddin Khan

Rasdiana

Nurul Azmi

Di sisi manajemen internal, perusahaan diperkuat oleh:

Eny Ardhika Putri (HRD)

Laila Salsabila (Sekretaris Redaksi)

Dewi Anjani (Finance & Accounting)

Pendampingan aspek hukum dilakukan oleh R. Imam Rahmat Sjafi’i, SH., M.Kn selaku Penasehat Hukum.

Komitmen di Tengah Pembangunan IKN
Kembalinya Bontangku hadir di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Momentum ini dinilai sebagai peluang besar bagi media lokal untuk mengambil peran strategis dalam membangun literasi informasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital daerah.

Dengan mengusung motto “Membangun Wawasan Luas Dari Kalimantan Timur”, Bontangku berkomitmen menjadi pusat ekosistem digital yang menginspirasi kemajuan masyarakat.

“Vakumnya kami di masa lalu adalah bagian dari proses pendewasaan. Hari ini, di Hari Pers Nasional, kami kembali dengan komitmen penuh untuk memberikan informasi yang menarik dan bermanfaat kepada siapa saja,” pungkas Olifiansyah.

Bontangku diterbitkan secara resmi oleh PT Okin Kreatif Digital yang beralamat di:

Dusun Wonosari, RT.09, RW.05
Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari
Kabupaten Malang

Dengan fondasi hukum yang kuat, tim profesional, serta jaringan media nasional, Bontangku optimistis dapat menjadi salah satu media digital terdepan di Kalimantan Timur sekaligus bagian dari penggerak literasi informasi nasional.

(Red)

Senin, 27 Januari 2025

Pelajaran Verifikasi Berita dari Kesalahan Publikasi Bontangku

Bontang, Sigapnews.com, Media Massa melalui Media sosial dan media online Bontangku menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dalam publikasi berita terkait kasus pencurian motor di kawasan Bontang Lestari yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Melalui klarifikasinya, pihak Bontangku mengakui bahwa informasi yang sebelumnya telah disebarluaskan belum sepenuhnya diverifikasi kebenarannya.

Saudara Dimas Aidil, salah satu pihak pertama yang menyebarkan informasi video CCTV dalam kejadian tersebut, telah memberikan klarifikasi berbeda mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Dengan adanya klarifikasi ini, Bontangku berkomitmen untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam menyajikan berita di masa mendatang.

"Kami akan selalu mengedepankan akurasi dan independensi dalam setiap pemberitaan," ujar Muhammad Olifiansyah selaku Founder dan Pimpinan di Bontangku.

Pihak redaksi mengakui bahwa mereka telah kecolongan dalam proses verifikasi informasi sehingga menyebarkan berita yang tidak akurat.

Hal ini membuat Bontangku menyadari pentingnya melakukan cross-check dan verifikasi terhadap semua informasi sebelum dipublikasikan.

Bontangku meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyajikan berita di masa mendatang.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyebaran berita bohong dan selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya," tandasnya menutup.

(Red) 

Sabtu, 27 Juli 2024

Gilang: Pemerintah Kecamatan Bontang Barat Diduga Tidak Punya Nyali Selesaikan Persoalan Tanah Atas Nama Sadike

Bontang, Sigapnews.com -Klaim kepemilikan lahan yang kini sudah disampaikan kepada Pemerintah kelurahan Kanaan dan Camat Bontang Barat,  kota Bontang, hingga kini belum menemukan solusi, olehnya itu salah seorang ahli waris berharap kiranya kasus ini segera menemukan titik terang agar kasus ini dapat segera terselesaikan dengan baik.

Terkait hal ini, Pemerintah Kecamatan Bontang Barat Kota Bontang Propinsi Kalimantan Timur telah melakukan pertemuan yang kedua antara Ahli waris sadike dan ahli waris Aco Abubakar Asidik, kamis 25/7/2024 diruang rapat kantor kecamatan Bontang Barat.

Pihak ahli waris Sadike Muhammad Gilmansya (Gilang) sangat menyayangkan ketidak hadiran ahli waris aco abu bakar dalam rapat ini untuk kesekian kalinya, dilakukan mediasi antara keduanya

Pihak Pemerintah kecamatan sudah melayangkan surat panggilan kepada ahli waris aco abu selaku penggugat tidak kunjung hadir, dalam pertemuan tersebut dan tidak menghargai surat kedua pemerintah kecamatan.

Selaku ahli waris Sadike pemilik tanah yang keluar surat tanahnya tahun 1980, kepada Awak media lewat via WhatsAppnya Jumat,26/7/2024, sangat menyayangkan ke tidak hadiran dari ahli waris aco abu bakar yang mengklaim, saya juga menganggap bahwa rapat kemarin itu bukan rapat klarifikasi, dia juga melihat di undangan sifatnya juga biasa, jadi kita ngobrol biasa saja ini sangat lucu” ungkap Gilang. 

Lanjut Gilang sampai sekarang ini kasus tanah milik orang tuanya sesuai bukti surat 1980, belum ada titik terangnya menurutnya, Pemerintah Kecamatan Bontang Barat seakan tidak punya nyali untuk menyelesaikan persoalan kami ujarnya

Terkait pertemuan pada hari selasa tanggal 09/07/2024 yang dimana dalam pertemuan tersebut Camat Bontang Barat memimpin langsung pertemuan tersebut didampingi Lurah Kanaan, dari hasil rapat tersebut keluarlah keputusan yang bersifat Red Notice diantaranya :

1. Apabila ada pihak yang tidak hadir pada pertemuan selanjutnya maka dianggap suaranya tidak bisa didengar lagi.

2. Peninjauan lokasi

3. Tidak ada yang dinamakan tiga pihak, yang ada hanya dua pihak, yaitu pihak satu dan dua.

Pihak Ahli waris Sadike juga sangat kecewa dengan perilaku ibu Camat Bontang Barat dan Lurah kanaan ” sangat kecewa atas ketidak hadiran Ibu Camat dan Pak Lurah, padahal

"Kami juga sudah lama menunggu selama dua minggu untuk rapat/pertemuan lanjutan ini, kami menganggap bahwa rapat kemarin itu ya tidak ada gunanya tidak mendapatkan titik terang” Ujar Gilang. 

Terpisah dari pihak Pemerintah kecamatan Bontang Barat (Ibu nurma) mengatakan ketidak hadiran Ibu Camat dikarenakan masih adanya kegiatan lain.

Gilang juga berharap kedepannya ahli waris dari almarhum aco abu bakar harus hadir dan mempertanggung jawabkan perbuatannya Terkait surat pernyataan tersebut yang mengklaim lokasi kami miliknya pihak yg bersengketa hal ini harus di tuntaskan keadilan harus di tegakkan tutup gilang

Terpisah camat Bontang Barat Ida Idris, provinsi Kalimantan Timur saat di konfirmasi via WhatsAppnya belum memberikan tanggapan Sabtu sore 27/7/2024,sampai naiknya berita ini. 


(tim)

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved