Selasa, 21 April 2020

Mentan Tegaskan Penyuluh di Setiap Kostratani Harus Mampu Fasilitasi Petani Dapatkan Harga Yang Layak

Mentan Tegaskan Penyuluh di Setiap Kostratani Harus Mampu Fasilitasi Petani Dapatkan Harga Yang Layak


Sigapnews.com, Bantaeng (Sulsel) - Kementerian Pertanian mendapat tanggung jawab untuk memastikan stok pangan cukup dalam mewujudkan ketahanan pangan, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat memiliki akses terhadap pangan sekalipun mereka berada di rumah akibat wabah Covid-19.

Dalam kunjungannya di Kabupaten Bantaeng, untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus melaksanakan panen jagung, Mentan berpesan agar kesejahteraan Petani diperhatikan.

"Kita sangat butuh agar pangan tidak bermasalah, oleh karena itu mari kita perhatikan kesejahteraan petani yang telah menyiapkan pangan untuk kita. Petani yang telah berjuang menyiapkan pangan adalah pahlawan, apalagi dalam suasana seperti saat ini," tutur Mentan.

Menyikapi harga jagung yang berada pada kisaran harga Rp.1600-1700, Menteri Pertanian meminta kepada seluruh tim satgas pangan agar bekerja lebih giat untuk membantu petani.

”Saya minta, satgas pangan agar bekerja maksimal, Bupati, Kadis, Kapolres, Dandim, Kajari agar lebih maksimal lagi dalam membantu petani.

Harus tegas demi kesejahteraan petani, jangan sampai ada orang-orang yang bermain, dia hanya membeli tapi keuntungannya lebih besar dari petani," ungkap Mentan, Rabu (21/4/2020).

"Semua integrator harus diajak untuk stabilisasi harga, kestabilan pangan dan kondisi antara harga pasar dengan petani harus seimbang," tutur Mentan.

Di sisi lain, Mentan meminta kepada Petani agar memenuhi semua syarat-syarat yang dibutuhkan dalam menjual jagung dengan harga yang layak.

"Tolong diperhatikan, kalau menjual jagung, diusahakan untuk melakukan penanganan pascapanen. Lakukan pengertian sehingga kadar airnya sesuai dengan kebutuhan industri, dan pasti harganya bagus," tegas Mentan.

Terkait dengan ketidak stabilan harga jagung di beberapa daerah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa BPPSDMP akan memaksimalkan peranan Kostratani agar ikut membantu petani dalam mengawal stabilisasi harga.

"Kostratani akan dimaksimalkan agar turut serta mengawal stabilisasi harga.

"Penyuluh di setiap kostratani harus mampu memfasilitasi agar setiap petani binaannya mendapatkan harga yang layak dari setiap komoditas yang dibudidayakan.

"Petani harus mengawal dan membina cara pengolahan pascapanen yang baik sehingga kualitas produk, khususnya kadar air sesuai dengan kebutuhan pasar." Jelas Dedi. .(JML) BBPP-BK.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved