-->

Rabu, 10 Mei 2023

Mencuat, Dugaan Indikasi Nepotisme Di Infokom Sinjai


 Sinjai-

Diduga salah satu bidang pada manajemen Dinas Infokom Sinjai dikendalikan oleh oknum tertentu, dikutip info dihimpun, Rabu, (10/5/2023)

Mansyur Kepala Dinas Kominfo yang hendak diwawancarai mengaku sedang otw dari kota Sinjai.

Padahal penting melakukan wawancara secara langsung. pasalnya, sebagai bahan informasi dihimpun, seharusnya di tanggapi langsung kepala Dinas Infokom. Bukan hanya ditanggapi Iswan selaku bawahan Kadis Kominfo.

Info yang hendak dikonfirmasi sangat berkaitan langsung dengan kebijakan/ Kewenangan Kepala Dinas Infokom.

Seperti contoh atau semisal, dugaan penetapan fariasi jangka waktu kontrak maupun angka anggaran publikasi serta persyaratan kerjasama.

Selanjutnya dalam konteks aturan tidak dapat disepelekan, karena menganut dasar sebagai rambu dalam mengelola manajemen keuangan Negara di bidang tersebut. Dan, juga sistem yang disebut e-katalog aturan terikat sejak pencairan anggaran publikasi sejak Januari, termasuk besar anggara di bidang tersebut, tidak kalah penting diungkapkan ke publik, semua informasi tersebut adalah informasi yang semula dihimpun sniperjurnalis.com Selasa malam (9/5/2023) sehingga melakukan konfirmasi dan berharap di tanggapi kepala Dinas Kominfo Rabu pagi. (9/5/2023)

Lanjut dikutip dari informasi "Di Dinas kominfo sebenarnya dugaan indikasi sudah menyeruak sejak Februari, dimana dalam pengelolaan manajemen salah satu bidang di Dinas tersebut disinyalir di monopoli oleh oknum, terindikasi adanya dugaan Nepotisme", imbuh sumber yang menolak untuk disebut namanya terenyuh, (9/5/2023) Selasa malam, sambil menyinggung dugan kongkalikong pengelolaan anggaran tahun 2023.

Kendati demikian dalam pengelolaan anggaran tahun 2023 tersebut, Mansyur selaku kepala Dinas di Kominfo, belum dapat di wawancarai jurnalis secara tatap muka. Sempat berkomunikasi, dan terkoneksi lokasi Mansyur melalui peta daring.

"Maaf Lagi Dinas Luar saya Otw ke Makassar. Insya Allah besok masuk Kantor temui Iswan selaku Humas;", tulis Mansyur melalui sambungan WhatsApp. Saat hendak di wawancarai di kantor nya Rabu pagi (10/5).

Lantas, sekedar kabar mengingat hal yang hendak ditanyakan berhubungan langsung dengan kebijakan kepala dinas Kominfo, maupun Iswan, sebaiknya keduanya menanggapi dengan sportif secara offline.


(Supriadi Buraerah).

Senin, 03 Oktober 2022

Terkuak Amburadul Proyek P3A di Sinjai

Sigapnews.com||Sinjai


Sinjai, Sigapnews.com,-Ada hal yang perlu diusut tuntas oleh pihak berwenang. Kenapa tidak, galian pondasi dan metode pekerjaan sangat tidak berbanding lurus dengan sistem pengelolaan kegiatan yang menggunakan uang negara pada umumnya. Ini sangat jelas patut diduga merupakan perbuatan/kasus menyimpang, ungkap sejumlah narasumber baru-baru ini.


Kendati di lokasi terungkap, Papan proyek tidak ditemukan walaupun berukuran satu centi meter. Pendamping Teknik konstruksi juga tidak stanbai di lokasi sedang diduga pekerjaan Amburadul.


Kegiatan berlokasi di area persawahan milik warga, kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.


Menurut pekerja di lokasi, "kegiatan berjalan sejak bulan September 2022", ungkapnya Senin siang.


Saat sniperjurnalis.com berada di lokasi kegiatan Senin siang (3/10/2022) terlihat sejumlah pekerja tampak memasang mal.

Mal tersebut lalu diisi dengan ramuan Kontruksi yang semula diracik berjarak selompatan dari titik dimaksud.

Sedang galian pondasi berdasarkan gambar saat sniperjurnalis.com berada di lokasi. Dapat diketahui, seperti pada gambar dalam berita terkini

Sebelumnya pekerjaan bangunan yang dikerjakan pada bulan September lalu, ditemukan di permukaan dua sisi bagian dinding pondasi, terdapat sejumlah lobang. Semen bercampur pasir sebagai perekat, mudah berjatuhan saat dicoba di sentuh tangan.

Lantai bangunan belum dikerjakan meskipun ratusan meter bagian dinding sudah terealisasi.

Inisial MN membenarkan hal tersebut. Lantai akan dikerjakan nanti bersamaan dengan plesteran dinding, ungkapnya saat dijumpai, Senin sore (3/10/2022).

Lantas, Lader program P3A ini (MN), tidak menapik temuan sniperjurnalis.com.

Dikatan dengan gamblang, bahwa Mal di lokasi betul digunakan pada kegiatan tersebut, Mal dipasang pada dinding bagian dalam saat pekerjaan berlangsung.

Bangunan yang telah jadi bulan lalu mudah retak, karena masih labil, ditambah faktor cuaca (matahari). Tapi nanti akan dipoles lebih lanjut melalui plasteran, ungkapnya dengan alod.

Melanjut penjelasan MN, pekerjaan proyek tersebut berukuran Volume panjang 316 meter. Jumlah anggaran sebesar Rp195.000.000,-

Sumber anggaran uang Negara melalui Aspirasi DPR-RI bekerja sama dengan instansi BWS Pompengan Jeneberang Makassar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut dinamai Proyek saluran air P3A kegiatan tahun 2022, terang MN.

Dia mengatakan lebih lanjut dirinya baru dua kali kelokasi.

"Saya baru dua kali kelokasi, ujarnya sambil mengulit secara detail lokasi proyek tersebut. (Bersambung)

Laporan Tim Sinjai


© Copyright 2019 SIGAPNEWS.COM | All Right Reserved